Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 41

Berita

IMG-20260716-WA0095

Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Perkuat PSR, Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

SERGAI || Jejak-indonesia.id - PTPN IV PalmCo membuktikan komitmennya dalam mendukung program B50 dan ketahanan pangan nasional melalui penguatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) serta peningkatan serapan TBS petani hingga 1,73 juta ton. Langkah progresif tersebut diwujudkan melalui komitmen PTPN IV PalmCo menjalankan program Ketahanan Pangan Nasional dan Mandatori Biodiesel B50 yang menempatkan perusahaan sebagai salah satu pemasok strategis bahan baku energi nabati nasional sekaligus penggerak penguatan ekonomi petani sawit rakyat.

Dukungan terhadap B50 dan ketahanan pangan tersebut semakin ditegaskan saat kunjungan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto, ke PKS Adolina PTPN IV Regional 2 di Serdang Bedagai didampingi Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa. Kunjungan tersebut menegaskan peran PalmCo dalam memperkuat pasokan pangan, energi, dan keberlanjutan sektor perkebunan melalui peningkatan produktivitas sawit rakyat, penguatan kemitraan petani, serta dukungan terhadap implementasi mandatori biodiesel B50, Rabu (15/07/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Heru Tri Widarto menegaskan bahwa PTPN IV PalmCo memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan energi nasional. Menurutnya, implementasi B50 membutuhkan dukungan pasokan CPO domestik yang kuat, keberhasilan program tersebut dapat didukung melalui peningkatan produktivitas kebun rakyat dan penguatan rantai pasok sawit nasional.

Ia juga memastikan bahwa Kementerian Pertanian melihat langkah PalmCo sebagai momentum strategis untuk mempercepat transformasi industri sawit nasional.

“Kami mengapresiasi peran PTPN IV PalmCo yang menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas sawit rakyat dapat berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan dukungan terhadap program energi nasional,” ujar Heru dalam dialog bersama petani di Adolina.

*B50 Dorong Kebutuhan CPO Domestik*

Program Biodiesel B50 yang telah di mandatori pemerintah mewajibkan pencampuran 50 persen solar fosil dengan FAME berbasis 50 persen sawit. Kebijakan ini diproyeksikan menyerap tambahan sekitar 1–2 juta ton CPO domestik per tahun, sehingga memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Dari sisi produksi, hingga Juni 2026 PTPN IV PalmCo telah menghasilkan 1,29 juta ton CPO yang tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng nasional, tetapi juga untuk mendukung peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel B50. Perusahaan menilai bahwa peningkatan produktivitas nasional menjadi kunci agar kebutuhan pangan dan energi dapat dipenuhi secara bersamaan.

Kontribusi PalmCo terhadap penguatan petani juga terlihat dari penyerapan TBS. Sepanjang 2025, perusahaan menyerap 3,26 juta ton TBS petani. Hingga Juni 2026, serapan telah mencapai 1,73 juta ton, dengan sekitar 30 persen bahan baku industri PalmCo berasal dari petani rakyat. Selain itu, hingga Juni 2026, PalmCo telah membina 28.786 keluarga petani di lahan seluas 54.148 hektare.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan menjadikan momentum implementasi B50 sebagai penggerak penguatan produktivitas sawit rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI kepada PTPN IV PalmCo. Dukungan tersebut semakin memperkuat komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap peningkatan kebutuhan energi nasional juga menciptakan peningkatan kesejahteraan bagi petani,” ujarnya.

Menurut Jatmiko, penguatan produktivitas dilakukan melalui empat Program PTPN untuk Sawit Rakyat, yaitu pola single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan swadaya/offtaker, dan pemberdayaan koperasi petani. Pendekatan tersebut dirancang agar petani memperoleh akses teknologi, pendampingan, dan kepastian pasar secara berkelanjutan.

Strategi hilirisasi tersebut juga diperkuat melalui pengembangan teknologi energi berbasis sawit. PalmCo saat ini bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam riset “Bensin Sawit” sebagai bagian dari diversifikasi produk hilir dan penguatan ekosistem energi terbarukan nasional.

Menutup kunjungan tersebut, Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa PalmCo akan terus memperkuat sinergi antara peningkatan produktivitas sawit, penguatan petani rakyat, dukungan terhadap B50, dan pengembangan inovasi energi berbasis sawit.

IMG-20260716-WA0092

Gandeng Komdigi dan UPH, Polri Gelar ‘Goes to Campus’ Cegah Judi Online di Kalangan Mahasiswa

TANGGERANG || Jejak-indonesia.id – Polri menggelar program Polri Goes to Campus sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan mencegah maraknya praktik judi online di kalangan generasi muda. Kegiatan bertajuk Kampus Sehat, Mahasiswa Hebat: Cegah Judi Online Bersama Polri, Komdigi dan Akademisi ini diselenggarakan di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Kamis (16/7).

Dalam kegiatan ini, Polri menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bareskrim Polri, serta akademisi untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya judi online, pinjaman online ilegal, keamanan digital, hingga kesehatan mental.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang paling aktif menggunakan internet, namun sekaligus paling rentan menjadi sasaran kejahatan digital.

"Polri tidak hanya berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap bandar judi online dan jaringan pinjaman online ilegal, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi. Kami ingin mahasiswa memiliki literasi digital dan literasi keuangan yang kuat agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan digital," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menjelaskan, melalui program Polri Goes to Campus, Polri bersama Komdigi dan kalangan akademisi membangun ruang dialog yang terbuka guna memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya judi online, modus pinjaman online ilegal, serta pentingnya membangun budaya digital yang sehat.

Melalui kolaborasi ini kami berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi pelopor literasi digital di lingkungan kampus maupun masyarakat sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan dengan sumber daya manusia yang unggul dan bebas dari pengaruh judi online maupun pinjaman online ilegal, tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pelita Harapan, Dr. (Hon.C.) Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc., mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara UPH dan Divisi Humas Polri sejak 2024. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki ketahanan menghadapi tantangan era digital.

"Kami berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bersih dengan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk perjudian online, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku lain yang dapat merusak masa depan mahasiswa," kata Jonathan.

Ia menegaskan, pencegahan judi online tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, Polri, pemerintah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Melalui kolaborasi lintas sektor, kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga karakter yang kuat, literasi digital yang memadai, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Irjen Pol. Dr. Alexander Sabar, S.I.K., M.H. memaparkan strategi pemerintah dalam memberantas judi online melalui patroli siber, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta pemblokiran konten dan rekening yang terindikasi terkait aktivitas perjudian.

Sementara itu, AKBP Reza Fahlevi, S.H., S.I.K., M.Si. dari Bareskrim Polri menjelaskan keterkaitan erat antara judi online dan pinjaman online ilegal yang kerap membentuk siklus utang berkepanjangan. Adapun Dr. Yusak Novanto, S.Psi., M.Psi., Psikolog. dari Fakultas Psikologi UPH mengulas dampak psikologis judi online terhadap kesehatan mental dan prestasi akademik mahasiswa.

Melalui program Polri Goes to Campus, Polri berharap kolaborasi bersama Komdigi dan perguruan tinggi dapat memperkuat literasi digital, meningkatkan kesadaran hukum, serta membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai bentuk kejahatan digital, khususnya judi online dan pinjaman online ilegal.

IMG-20260716-WA0022

Aktif Lakukan Pencegahan Radikalisme Tim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Bekali Ponpes Nurun Nabi Islami Wawasan Kebangsaan

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Tim Cegah Satgaswil Sumut aktif dalam meningkatkan rasa Nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa serta aktif mencegah masuk nya paham Radikalisme di lingkungan Sekolah.

Kali ini pada Selasa 13 Juli 2026 sekira pukul 09.00 wib Tim Cegah Satgaswil Sumut berada di Ponpes Nurun Nabi Al Islami yang berlokasi di jl. Benteng Hilir No. 10 Desa Bandar Khalifah Kec. Percut Sei Tuan kab. Deli Serdang Prov. Sumut dalam rangkaian memberikan Sosialisasi/edukasi kepada para Santriawan/Santriwati tentang Wawasan Kebangsaan dan pencegahan Radikalisme serta Kekerasan di lingkungan Ponpes Nurun Nabi Al Islami.

Kegiatan tersebut di hadiri Kepala MTs Nurun Nabi Al Islami Ustadz Azwar, pada guru pembimbing dan 57 ( lima puluh tujuh ) Santriawan/Santriwati Ponpes Nurun Nabi Al Islami.

Menurut Tim Cegah Satgaswil Sumut melalui Briptu Ahmad Rizki Fauzi S.Pd., M.Si menjelaskan walaupun pada Santriawan maupun Santriwati yang di didik di ponpes ini tidak boleh menggunakan Handphone, lebih mengedepankan ilmu agama yang di ajarkan oleh para guru pembimbingnya.

Namun hal itu harus tetap jadi Atensi, jika nanti kembali pulang ke rumah, pada saat liburan atau pun permisi pasti sampai rumah menggunakan handphone nya, untuk itu kepada Santriawan/santriwati tetap lah bijak dalam menggunakan handphone nya, tidak sembarang, pergunakan dengan baik, tidak perlu main game online atau pun bermedia sosial yang terlalu berlebihan, karena hal itu bisa melanggar Hukum, karena dari penggunaan handphone tersebut bisa membuat diri kita tidak waspada, menjadi malas, tidak peduli serta tersisipi paham Radikalisme, sudah banyak contoh di luar sana yang terpapar paham Radikalisme di kalangan pelajar, tegas Briptu Ahmad Rizki Fauzi.

" Mari sama - sama kita sebarluaskan informasi Pencegahan Radikalisme ini kepada keluarga dan sanak saudara serta teman - teman kita, agar lingkungan kita ini tetap aman, damai dan bebas dari pengaruh Radikalisme serta kekerasan, nanti dari sini akan muncul Santriawan/santriwati terdepan yang mampu menangkal berkembangnya Radikalisme di lingkungan sekitarnya, Pungkas Briptu Ahmad Rizki Fauzi, S.Pd.,M.Si

IMG-20260715-WA0102

Sentuh Pelajar Tingkat SD Densus 88 AT Berikan Imunitas Ideologi Terhadap Paham IRET

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Tim Cegah Satgaswil Sumatera Utara Densus 88 AT Polri sentuh Pelajar tingkat SD guna memberikan Vaksin IRET guna membentuk Imunitas Ideologi terhadap Paham IRET, Senin, 11 Juli 2026 sekira pukul 08.05 wib di lapangan UPT SD Negeri 067690 jl. Karya Jaya No. 52 Pangkalan Mansyur Kec. Medan Johor Kota Medan.

Tim Cegah Satgaswil Sumut yang mendapatkan undangan dari UPT SDN 067690 untuk mengisi wawasan kebangsaan dan bertepatan dengan Masa Pengenalan Iingkungan Sekolah ( MPLS ) tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan segera merapat ke lokasi.

Di hadapan Kepala Sekolah SD Negeri 067690 dan para guru serta pelajar menyampaikan betapa pentingnya untuk saling menghargai antara satu dan yang lainnya, seperti perbedaan Suku Agama dan Ras agar tidak terjadi Bullying di lingkungan sekolah, contoh nya sekarang kemajuan teknologi berupa Handphone jika di gunakan secara berlebihan akan mengakibatkan Kecanduan, Malas belajar, dan Indera penglihatan akan rusak serta malas untuk bersosialisasi dengan teman lainnya,

Sambung Tim untuk itu kepada adik - adik pelajar mari kita sepakat untuk menjaga Lisan dan perbuatan kita di sekolah ini, di lingkungan tempat tinggal kita agar tidak menyakiti perasaan orang lain, mari kita bergandengan tangan untuk berbuat yang baik terhadap sesama, ajak Tim.

Kegiatan Sosialisasi wawasan kebangsaan di SD Negeri 067690 berjalan dengan baik aman dan lancar, baik Kepala Sekolah, guru - guru serta murid - murid antusias mengikuti kegiatan tersebut dan sepakat untuk kebaikan di lingkungan sekolah mereka agar terhindar dari paham IRET.

IMG-20260715-WA0092

Kapolda Kalteng Perkuat Sinergi Bersama LCKI Cegah Narkoba dan Kriminalitas

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan memberikan apresiasi sekaligus dukungan atas Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Provinsi Kalteng.

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Seminar Pencegahan Kejahatan Penyalahgunaan Narkoba tersebut berlangsung di Hotel Luwansa, Palangka Raya, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng mengucapkan selamat kepada Dra. Kameluh Kumiwaty Ngantung yang dipercaya memimpin DPD LCKI Provinsi Kalteng.

"Selamat atas pelantikan ini, semoga kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ungkap Kapolda.

Irjen Iwan juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sebagai wujud sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya mencegah tindak kejahatan, khususnya penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

"Pencegahan kejahatan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat," katanya.

"Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif," imbuh Kapolda.

Kapolda menjelaskan bahwa strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara komprehensif melalui penguatan edukasi sejak usia dini, peningkatan peran keluarga sebagai benteng utama, pengawasan lingkungan, serta optimalisasi kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan dunia usaha.

"Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi untuk kampanye edukasi serta deteksi dini terhadap peredaran narkoba menjadi langkah penting dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika," terangnya.

Diakhir kesempatan, Irjen Iwan menekankan tentang pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif, termasuk pengembangan koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai salah satu upaya preventif untuk mengurangi kerentanan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap penyalahgunaan narkoba maupun tindak kriminal lainnya.

"Semoga kepengurusan DPD LCKI Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri dalam mengedukasi masyarakat, membangun budaya sadar hukum, memperkuat ketahanan sosial, mencegah tindak kejahatan, serta mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tutupnya.

error: Content is protected !!