Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 43

Berita

IMG-20260715-WA0044

Media Online dan Dansubdenpom V/3-2 Jember Pererat Silaturahmi, Perkuat Sinergitas untuk Membangun Informasi yang Positif

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Hubungan harmonis antara insan pers dan aparat penegak hukum terus diperkuat melalui kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Kantor Subdenpom V/3-2 Jember, Jalan Letjen S. Parman No. 156, Kabupaten Jember, pada Rabu (15/7/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Dansubdenpom V/3-2 Jember, Kapten Cpm Joko Mursodo, S.H., dengan pimpinan media online Jejak-Indonesia.id, Selamet Solichin atau yang akrab disapa Mbah Semar, dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun sinergi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cpm Joko Mursodo, S.H. menyampaikan bahwa hubungan baik antara TNI, khususnya Polisi Militer, dengan insan media merupakan bagian penting dalam menciptakan keterbukaan informasi yang sehat serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

"Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Subdenpom V/3-2 Jember dengan rekan-rekan media. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersifat objektif, edukatif, dan membangun," ujar Kapten Cpm Joko Mursodo.

Sementara itu,Mbah Semar, selaku Pimpinan Media Online Jejak-Indonesia.id, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Dansubdenpom V/3-2 Jember. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara institusi dan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan bersilaturahmi dengan Dansubdenpom V/3-2 Jember. Semoga hubungan baik ini semakin mempererat sinergitas antara media dan institusi TNI, khususnya Polisi Militer, dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta memberikan edukasi kepada masyarakat," ungkap Mbah Semar.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat kemitraan antara media dan aparat, sehingga tercipta komunikasi yang efektif, saling mendukung, serta bersama-sama menjaga stabilitas, keamanan, dan kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

IMG-20260715-WA0035

Kepsek SDN 39 Hulondalangi Fitri Datau A. Flores Prakarsai Sosialisasi Tertib Lalu Lintas, Kasat Lantas dan Kejari Kota Gorontalo Hadir Bekali Siswa dalam MPLS

GORONTALO || Jejak-indonesia.id – Komitmen membangun budaya disiplin dan keselamatan sejak usia dini kembali ditunjukkan SDN 39 Hulondalangi. Kepala Sekolah Fitri Datau A. Flores, S.Pd. menggagas kegiatan Sosialisasi Tertib Lalu Lintas yang digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota beserta jajaran sebagai narasumber utama yang memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenal rambu-rambu, serta menanamkan budaya tertib dan disiplin kepada para siswa sejak dini.

Tidak hanya itu, kegiatan edukatif tersebut juga mendapat dukungan dari Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo yang turut memberikan materi tentang kesadaran hukum, pembentukan karakter, serta pentingnya menjadi generasi muda yang taat aturan dan bertanggung jawab.

Dalam suasana yang interaktif dan penuh antusiasme, para siswa mengikuti setiap materi dengan semangat. Kehadiran aparat kepolisian dan kejaksaan di lingkungan sekolah menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik dalam memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan terhadap hukum sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kepala SDN 39 Hulondalangi, Fitri Datau A. Flores, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, kepolisian, dan kejaksaan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, etika, dan budaya tertib berlalu lintas sebagai bekal menjadi warga negara yang baik.

Bravo Siswa! Bravo Guru! Bravo Satlantas Polresta Gorontalo Kota! 🇮🇩🇮🇩🙏

IMG-20260715-WA0020

Terbongkar! 12 Motor Diduga Hasil Curian Hendak Diseberangkan ke Sumatera, Polisi Amankan Truk Pengangkut

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 12 unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana pencurian ke Pulau Sumatera.

Motor-motor tersebut disembunyikan secara rapi di dalam sebuah truk dengan modus dikamuflase menggunakan berbagai perabot rumah tangga dan mainan anak-anak agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Kegiatan pengungkapan tersebut merupakan dalam rangka Operasi berantas jaya tahun 2026

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Akp Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K. didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora Akp Sudrajat Djumantara, S. Tr. K., S.I.K., M. Si dan panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo, S.H. menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang diterima Unit Reskrim Polsek Tambora pada Selasa (7/7/2026).

Warga melaporkan adanya sebuah truk yang diduga mengangkut kendaraan hasil kejahatan dan akan melintas di kawasan Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora segera melakukan penyelidikan.

Namun saat tiba di lokasi, truk yang dimaksud telah lebih dahulu melintas dan masuk ke jalan tol.

Petugas kemudian melakukan pelacakan hingga memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut berada di ruas Tol Cikupa.

Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan truk tersebut di kawasan Exit Tol Cikupa.

"Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan satu truk yang mengangkut 12 unit sepeda motor. Seluruh kendaraan ditumpuk dan disamarkan dengan berbagai barang rumah tangga serta mainan anak-anak. Berdasarkan keterangan sopir, motor-motor tersebut rencananya akan dikirim ke Sumatera," ujar AKP Wahyu Hidayat, Selasa, 14/7/2026

Modus penyamaran tersebut dilakukan dengan menutupi sepeda motor menggunakan berbagai barang seperti sapu, ember, lemari, hingga mainan anak-anak sehingga dari luar truk tampak hanya mengangkut perlengkapan rumah tangga.

"Ini merupakan upaya pelaku untuk mengelabui petugas maupun masyarakat selama perjalanan agar muatan sebenarnya tidak terlihat," jelasnya.

Setelah seluruh kendaraan diamankan, penyidik langsung melakukan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin serta mencocokkannya dengan data laporan kehilangan kendaraan bermotor.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dua unit sepeda motor telah dipastikan merupakan hasil pencurian, masing-masing berdasarkan laporan polisi di wilayah Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Cengkareng.

Sementara 10 unit sepeda motor lainnya masih dalam proses identifikasi untuk memastikan asal-usulnya.

tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut juga merupakan hasil tindak pidana pencurian yang belum teridentifikasi atau berkaitan dengan laporan kehilangan di wilayah hukum lainnya.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap sepuluh kendaraan tersebut. Apabila ditemukan kecocokan dengan laporan kehilangan maupun pemilik yang sah, kami akan segera menghubungi korban agar kendaraannya dapat dikembalikan sesuai prosedur," kata AKP Wahyu Hidayat.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga mengamankan sopir truk berinisial RA yang saat ini masih berstatus sebagai saksi dan pengungkapan ini merupakan rangkaian kegiatan operasi berantas jaya tahun 2026

Dari hasil pemeriksaan diketahui adanya seorang pria berinisial TA yang diduga berperan dalam pengiriman kendaraan tersebut dan kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah yang berperan sebagai eksekutor, penadah, hingga pengirim kendaraan ke luar Pulau Jawa.

Kapolsek Tambora mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera datang ke Polsek Tambora dengan membawa dokumen kepemilikan seperti STNK maupun BPKB guna dilakukan proses pencocokan.

"Kami membuka kesempatan kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk datang ke Polsek Tambora. Apabila identitas kendaraan sesuai, tentu akan kami serahkan kembali kepada pemilik yang sah sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas AKP Wahyu Hidayat.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

IMG-20260715-WA0017

Seskab Teddy Indra Wijaya Bekali 1.600 Taruna Akmil: Integritas, Disiplin, dan Pengabdian Jadi Fondasi Perwira Penjaga NKRI

MAGELANG || Jejak-indonesia.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pembekalan kepada lebih dari 1.600 taruna tingkat I, II, dan III Akademi Militer di Magelang, Selasa (14/7/2026). Pembekalan tersebut menjadi momentum penting dalam membentuk karakter calon-calon pemimpin TNI yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen kuat terhadap pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam arahannya, Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa tantangan yang akan dihadapi para perwira TNI di masa depan tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan negara, tetapi juga menyangkut dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, ancaman nonmiliter, hingga tuntutan masyarakat terhadap aparatur negara yang bersih, profesional, dan berintegritas. Karena itu, menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan kecakapan militer, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat sebagai fondasi dalam setiap pengambilan keputusan.

Berbekal pengalaman selama menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan, Seskab Teddy membagikan berbagai nilai kepemimpinan yang menurutnya menjadi kunci keberhasilan seorang pemimpin. Ia menekankan bahwa integritas merupakan modal utama yang tidak boleh ditawar dalam mengemban amanah negara. Integritas akan menjadi penentu lahirnya kepercayaan, baik dari institusi maupun masyarakat yang dilayani.

Selain integritas, Teddy juga menyoroti pentingnya disiplin sebagai identitas utama seorang prajurit. Menurutnya, disiplin bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi merupakan cerminan tanggung jawab, profesionalisme, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi yang penuh tekanan dan berisiko tinggi.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak pernah dibangun secara individual. Kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, membangun komunikasi yang efektif, serta mengedepankan semangat kebersamaan merupakan nilai-nilai yang harus terus dipupuk sejak masih berada di lingkungan pendidikan militer.

Dalam pembekalan tersebut, Teddy menekankan bahwa hakikat kepemimpinan bukanlah soal jabatan, pangkat, ataupun kewenangan, melainkan tentang keteladanan, tanggung jawab moral, keberanian mengambil keputusan yang benar, serta kesediaan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Perhatian khusus diberikan kepada para taruna tingkat III yang dijadwalkan akan dilantik menjadi perwira pada pekan depan. Kepada mereka, Teddy berpesan agar senantiasa menjaga kehormatan korps, memegang teguh Sumpah Prajurit dan Sapta Marga sebagai pedoman hidup, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan rasa tanggung jawab kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, setiap perwira TNI merupakan representasi negara yang dituntut mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sikap profesional, etika, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan harus senantiasa dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pembekalan kepada lebih dari 1.600 taruna Akmil tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia di lingkungan TNI, khususnya dalam mencetak calon-calon perwira yang tidak hanya unggul dalam kemampuan intelektual dan kemiliteran, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kokoh, berintegritas, adaptif terhadap perubahan zaman, serta siap mengemban amanah menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia.

Melalui pembekalan ini, diharapkan para taruna mampu membawa nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan integritas, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian ke dalam setiap tugas yang akan mereka emban, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan TNI sekaligus memperkuat persatuan dan ketahanan nasional.

IMG-20260715-WA0013

Senyum Anak-Anak Wesaput Sambut Kedatangan Komjen Pol. Fadil Imran di Pusat Olah Seni Jayawijaya

JAYAWIJAYA || Jejak-indonesia.id – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (14/7/2026). Kehadiran Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., menjadi momen istimewa bagi masyarakat setempat.

Didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk. II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, S.I.K., beserta tim. Jenderal bintang tiga tersebut meninjau langsung ruang kreatif yang selama ini menjadi wadah belajar dan berkarya bagi generasi muda Papua.

Kunjungan kerja diawali dengan kedatangan rombongan Astamaops Kapolri di Bandara Udara Wamena. Rombongan kemudian menuju Distrik Wesaput untuk meninjau Pusat Olah Seni yang berada di kediaman Ipda John Stenly Rewang.

Disambut tarian adat dan siswa sekolah

Setibanya di lokasi, Astamaops Kapolri beserta rombongan disambut meriah dengan tarian adat yang dibawakan anak-anak binaan Pusat Olah Seni, disusul penampilan siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Penampilan tersebut mencerminkan semangat generasi muda Papua dalam melestarikan budaya sekaligus menunjukkan bahwa Pusat Olah Seni telah menjadi ruang pembinaan yang mendorong anak-anak untuk terus belajar, berkarya, dan percaya pada kemampuan diri mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita.

Tangis haru dan kebanggaan seorang guru

Bagi para tenaga pendidik, perhatian yang diberikan Polri menjadi motivasi tersendiri. Kepala SD Inpres Wesaput menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada sekolah dan anak-anak didiknya.

“Kehadiran Bapak merupakan berkat yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Terlebih lagi bagi anak kami, Ipda John Stenly Rewang, yang kami didik sejak di bangku SD hingga berhasil mengabdi sebagai anggota Polri. Selama 38 tahun saya mengajar, hari ini menjadi salah satu momen yang sangat membanggakan karena perhatian yang diberikan bukan hanya memotivasi guru, tetapi juga membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ungkapnya.

Apresiasi untuk inovasi personel Polri

Selain menyerahkan bantuan kepada para siswa, Astamaops Kapolri juga memberikan bingkisan kepada Ipda John Stenly Rewang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menghadirkan Pusat Olah Seni sebagai wadah pembinaan generasi muda Papua. Rombongan kemudian meninjau fasilitas Pusat Olah Seni yang selama ini dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran seni, pengembangan kreativitas, dan pembinaan karakter bagi anak-anak di Distrik Wesaput. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama para siswa, tenaga pendidik, dan seluruh tamu undangan.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., mengatakan bahwa pendidikan dan pembinaan karakter anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Menurutnya, kehadiran Pusat Olah Seni menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap generasi muda dapat diwujudkan melalui ruang yang positif untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.

“Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat, bakat, dan harapan yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan meraih cita-cita. Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak sebagai bekal membangun Papua di masa depan," ujar Astamaops Kapolri.

Komitmen Polri untuk masa depan Papua

Senada dengan hal tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa perhatian terhadap pendidikan dan ruang pembinaan seperti Pusat Olah Seni merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Papua melalui penguatan kualitas generasi mudanya.

“Kami berharap dukungan yang diberikan hari ini menjadi penyemangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita. Pendidikan, seni, dan pembinaan karakter merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang mampu membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik," ujar Kaops.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa dan tenaga pendidik, sekaligus memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan ruang-ruang kreativitas di Papua Pegunungan. Polri kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan, pengembangan potensi generasi muda, serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan penuh harapan.

error: Content is protected !!