Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

mbah semar

Ditpolairud Polda Sumut Bersama Relawan Wak Young Gelar Beras Murah

Belawan, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ditpolairud Polda Sumut bersama Relawan Wak Young gelar puluhan ton beras murah kepada masyarakat Belawan, pada Senin.(11/8/2025)

Acara yang dilaksanakan di Mako Ditpolairud Polda Sumut, mendapat antusias dari masyarakat Kecamatan Medan Belawan.

Bahkan masyarakat merasa sangatlah terbantu dengan adanya beras murah, Karena saat ini harga beras melambung tinggi.

Ketua Relawan Wak Young Sumatera Utara, Abdul Rahman mengatakan kegiatan beras murah itu dilaksanakan dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun.

Abdul Rahman mengucapkan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Sumut yang bersedia berkolaborasi dengan Relawan Wak Young dalam mengatasi pangan, khususnya di Kecamatan Medan Belawan.

"Kegiatan ini kita laksanakan selama sepekan. Harga beras itu sebenarnya Rp 58 Ribu. Namun Bapak Kapolda Sumut mensubsidi Rp 8 Ribu. Sehingga masyarakat cukup membayar Rp 50 Ribu saja. Sedangkan untuk anggota Relawan Wak Young di subsidi oleh Pengurus Relawan Wak Young sebesar Rp 23 Ribu. Sehingga anggota Wak Young cukup membayar Rp 35 Ribu", Jelas Abdul Rahman yang akrab di sapa dengan Atan.

Semoga kata Abdul Rahman, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Medan Belawan. Dan meringankan beban masyarakat dalam membatasi pangan.

Sementara itu Simon Barus salah seorang warga Kelurahan Belawan ll mengucapkan terima kasih kepada Dirpolairud Polda Sumut, Bapak Kapolda Sumut serta Relawan Wak Young yang sangat perduli dengan masyarakat pesisir khusus nya masyarakat Kecamatan Medan Belawan.(Red/Tim)

Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Dukung Asta Cita Presiden Melalui Program Ketahanan Pangan dan Pertanian Ramah Lingkungan

Simalungun, Jejak - Indonesia.id |  Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis yang dilaksanakan di area pertanian. Bhabinkamtibmas Kecamatan Hutabayuraja Aipda Vonsa Tampubolon melaksanakan kegiatan pembinaan kepada petani lokal di areal perladangan Huta Girsang Nagori Pulobayu, Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, pada Senin (11/8/2025) mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Senin (11/8/2025) pukul 14.10 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan.

"Kegiatan sambang dan patroli dialogis yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan," ujar Kompol Asmon Bufitra.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Vonsa Tampubolon melakukan pendekatan persuasif kepada petani setempat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kamtibmas sekaligus mendukung program pertanian ramah lingkungan yang sejalan dengan visi pemerintah.

"Pada kesempatan ini, kami bertemu dengan Ibu Nurmala Gultom, seorang petani jagung yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah," ungkap Aipda Vonsa Tampubolon.

Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petani dan mengajak masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah pertanian. Pendekatan ini dinilai strategis mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan nasional yang perlu dijaga keamanannya.

Salah satu aspek penting yang dibahas dalam kegiatan ini adalah apresiasi terhadap petani yang telah menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan. Ibu Nurmala Gultom dan petani lainnya telah mentaati himbauan pemerintah dengan mengolah lahan pertanian tanpa menggunakan metode pembakaran.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah mentaati himbauan pemerintah dengan mengolah lahan pertanian miliknya tanpa membakar, melainkan mengolah tanah dengan menggunakan traktor," ucap Bhabinkamtibmas.

Praktik pertanian tanpa pembakaran ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian. Metode pengolahan lahan menggunakan traktor tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tanah untuk jangka panjang.

"Program ini sangat mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam aspek ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Petani yang menerapkan metode ramah lingkungan turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem dan meningkatkan produktivitas pertanian," ungkap Kapolsek Tanah Jawa.

Kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian dengan masyarakat petani, sehingga dapat tercipta sinergi dalam menjaga keamanan areal pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Hasil dari kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat petani. "Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta masyarakat setuju dengan himbauan yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas," ujar Aipda Vonsa Tampubolon.

Dukungan masyarakat petani terhadap program ini menunjukkan kesadaran tinggi dalam mendukung visi pemerintah. Mereka tidak hanya berkomitmen dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga aktif menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan jangka panjang.

Kapolsek Tanah Jawa menegaskan bahwa program seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polsek dalam mendukung program pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan di sektor strategis.

"Sektor pertanian merupakan fondasi ketahanan pangan nasional yang harus dijaga keamanannya. Melalui pendekatan community policing seperti ini, kami dapat membangun kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kamtibmas sekaligus mendukung program pembangunan nasional," ungkap Kompol Asmon Bufitra.

Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi unit-unit kepolisian lainnya dalam mengintegrasikan tugas kamtibmas dengan dukungan terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Keberhasilan implementasi program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. (red)

Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun Tanggap Cepat Atasi Kebakaran Rumah, Kerugian Rp 5 Juta

Simalungun, Jejak - Indonesia.id |  Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun kembali menunjukkan kinerja responsif dalam memberikan tindakan kepolisian dengan melakukan reaksi cepat menangani kasus kebakaran rumah yang menimpa warga di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Kebakaran yang terjadi pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 08.30 WIB ini mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 5.000.000.

Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G Silalahi, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin (11/8/2025) pukul 15.10 WIB, menjelaskan bahwa tim Polsek Bosar Maligas langsung bergerak cepat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan adanya kebakaran di area dapur rumah warga.

"Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas Aipda Surya Atmaja langsung melakukan pengecekan TKP kebakaran dapur rumah pada pukul 11.00 WIB untuk memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dan memberikan bantuan yang diperlukan," ujar IPTU Sonni G Silalahi.

Korban kebakaran adalah Sumiati (46), seorang ibu rumah tangga beragama Islam bersuku Jawa yang tinggal di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kronologis kejadian dimulai ketika korban meninggalkan rumah sekitar pukul 08.15 WIB untuk berkunjung ke rumah Ibu Ngatilah di Huta II Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu. Tidak lama setelah itu, korban mendapat informasi melalui panggilan telepon dari Leginem (43), seorang saksi yang juga ibu rumah tangga dan bertetangga dengan korban.

"Korban mendapat kabar dari saksi Leginem bahwa rumahnya terbakar, kemudian korban langsung pulang dan melihat api di dapur rumahnya serta warga yang antusias memadamkan api tersebut," ungkap Bhabinkamtibmas Aipda Surya Atmaja.

Saksi lain yang turut menyaksikan kejadian adalah Muhammad Sahari (23), seorang wiraswasta beragama Islam bersuku Jawa yang tinggal di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang.

Kebakaran yang terjadi di area dapur rumah ini menghanguskan berbagai peralatan dapur dan elektronik milik korban. Barang-barang yang terbakar meliputi kulkas, televisi, cosmos (rice cooker), dan kompor gas dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5.000.000.

"Dari hasil pemeriksaan di TKP, kami mengamankan satu unit cosmos yang terbakar sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan," ucap Aipda Surya Atmaja.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan tim, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari colokan cosmos nasi (rice cooker) yang sedang digunakan sebelum korban meninggalkan rumah.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari colokan cosmos nasi, sehingga kasus ini dikategorikan sebagai non pidana atau kejadian yang tidak mengandung unsur tindak kriminal," ungkap Kapolsek Bosar Maligas.

Dalam penanganan kasus ini, tim Polsek Bosar Maligas melakukan serangkaian tindakan profesional sesuai prosedur kepolisian. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pengecekan TKP secara menyeluruh, pengambilan keterangan dari para saksi, pengamanan barang bukti, serta memberikan saran kepada korban untuk membuat laporan polisi.

"Kami telah melakukan cek TKP, mengambil keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan menyarankan korban untuk membuat laporan polisi ke Polsek Bosar Maligas, namun pihak korban menyatakan tidak membuat laporan," ujar IPTU Sonni G Silalahi.

Meskipun korban memilih untuk tidak membuat laporan polisi, tim tetap melaporkan kejadian ini kepada pimpinan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Keberhasilan penanganan cepat kasus kebakaran ini menunjukkan komitmen Polsek Bosar Maligas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Respons cepat yang diberikan juga membuktikan bahwa Polsek Bosar Maligas selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam kasus pidana maupun non pidana.

"Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, karena keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami," tegas Kapolsek Bosar Maligas.

Insiden ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik dan selalu mematikan alat-alat listrik sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran. (red)

Shaka Bahurekso Kunjungi Dirlantas Polda Jateng, Sinergi Guna Keselamatan Berkendara

Jawa Tengah, Jejak - Indonesia.id | Pada hari Senin, 11 Agustus 2025, pengurus Shaka Bahurekso Kendal melakukan kunjungan ke Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah. Rombongan pengurus dipimpin langsung oleh Sekjen Mohk Jazuli, didampingi oleh Yanizari selaku pengawas, Suminto (bidang otomotif), dan Mbah Nyaman (media sosial).

Kunjungan ini disambut hangat oleh Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H. Kombes Pol. M. Pratama menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pengurus Shaka Bahurekso. Beliau menekankan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas, mengingat hampir 99% aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk dalam mencari nafkah, sangat bergantung pada mobilitas di jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. M. Pratama juga mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama untuk Shaka Bahurekso. Beliau berharap Shaka Bahurekso ini dapat terus kompak dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia juga menyampaikan salam kepada Presiden Shaka Bahurekso dan Bupati Kendal.

Menanggapi sambutan tersebut, Sekjen Shaka Bahurekso, Mohk Jazuli, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan dari Dirlantas Polda Jateng. Ia mengungkapkan bahwa Shaka Bahurekso memiliki sejarah panjang sinergi dengan instansi kepolisian, mulai dari Polres Kendal hingga Polda. Jazuli berharap, kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui program-program pembinaan terkait keselamatan berlalu lintas, terutama di daerah-daerah.

Sekjen Jazuli juga menceritakan bahwa Shaka Bahurekso pernah diutus Polres Kendal untuk mengikuti upacara di Monas dan menerima penghargaan pahlawan lalu lintas pada era kepemimpinan Dirlantas sebelumnya, Bapak Sony.

Ia menambahkan, Shaka Bahurekso berkomitmen menjaga ketertiban, termasuk melakukan patroli malam. Keanggotaan Shaka Bahurekso ini pun beragam, melibatkan anggota Polri, TNI, ASN, bahkan Kepala Desa. Hal ini memungkinkan Shaka Bahurekso untuk menggandeng semua elemen masyarakat dalam mewujudkan program-program prioritas keselamatan berkendara. Untuk mengurangi kecelakaan dijalan raya, "pungkasnya. (red)

Tiga Prajurit Yonif 509 Kostrad Raih Kemenangan KO di Kejuaraan Tinju Tropi DPRD & Kapolresta Banyuwangi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Tiga prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 509 Kostrad berhasil mengharumkan nama satuan dalam Kejuaraan Tinju Tropi DPRD & Kapolresta Banyuwangi yang digelar di Gedung Futsal Centre Sport ASDP, Minggu (10/8/2025). Ketiganya tampil perkasa dan mencatatkan kemenangan mutlak melalui Knock Out (KO).

Petarung pertama, Prada Aristar Kela Nope, yang turun di partai pembuka, tampil agresif sejak bel awal. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan membuat lawan tak mampu bertahan. Sebuah uppercut tajam di pertengahan ronde pertama langsung mengakhiri laga. KO Ronde 1.

Partai kedua diisi Prada Emha Zinedine Shena pada kelas 60 Kg. Bermain taktis di ronde pertama, ia kemudian melancarkan kombinasi jab dan hook keras yang menghantam kepala lawan di ronde kedua. Wasit menghentikan pertandingan. KO Ronde 2.

Petarung terakhir, Prada Engel Hart Masalip, tampil di kelas 54 Kg dengan tempo tinggi. Serangan cepatnya memojokkan lawan sejak awal, sebelum sebuah pukulan kanan keras ke rahang lawan memaksa wasit menghentikan pertarungan di ronde pertama. KO Ronde 1.

Komandan Yonif 509 Kostrad menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi tersebut. “Mereka bertarung tidak hanya untuk meraih kemenangan, tetapi untuk mengangkat nama satuan. Prajurit Condromowo selalu berjuang maksimal, baik di medan operasi maupun di arena olahraga,” tegasnya.

Tiga gelar juara, tiga kemenangan KO, menjadi bukti bahwa di setiap medan, Yonif 509 Kostrad siap menunjukkan keunggulan dan kehormatan prajurit. (red)

error: Content is protected !!