We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Polda Papua Barat Daya Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Berencana di Tambrauw, Pastikan Transparansi Hukum

SORONG || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya bergerak cepat memberikan kepastian hukum atas kasus pembunuhan berencana yang menewaskan dua orang korban di Kabupaten Tambrauw. Sebagai bentuk keseriusan penanganan perkara, penyidik menggelar rekonstruksi reka ulang adegan guna mencocokkan keterangan saksi dan tersangka dengan fakta di lapangan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Junov Siregar, S.H., S.I.K., M.K.P. Rabu, (15/4/2026). Kehadiran pejabat utama menunjukkan bahwa kasus ini menjadi atensi serius demi tegaknya keadilan bagi para korban, yakni keluarga almarhum Yohanis E. Bido dan almarhum Yermia Lobo.

Jalannya rekonstruksi dikawal ketat dan disaksikan oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kabid Propam Polda PBD, AKBP Mathias Yosias Krey, S.Pd.; Kasubdit Jatanras Krimum Polda PBD, AKBP Ardy Yusuf, S.I.K., M.H.; serta Kasat Reskrim Polres Tambrauw, Iptu Rudolf Kasenda, S.Tr.K. Turut hadir pula Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari pihak Kejaksaan, Harlan, S.H.

Selain dari pihak kepolisian dan kejaksaan, jalannya reka adegan ini juga dihadiri oleh perwakilan keluarga korban serta tim kuasa hukum dari empat tersangka. Tim hukum tersebut berasal dari Yayasan Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis (YBH-GERIMIS) yang terdiri dari Iis Rusyawanti, S.H., Muhammad Iqbal Banya, S.H., Abdulah Salam Lewataka, S.H., Karmen Saraparayi, S.H., Waidin, S.H., serta Septinus Mandurun, S.H. (Advokat Magang).

Langkah kolaboratif antara penyidik Satreskrim Polres Tambrauw dan Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya ini diharapkan dapat mempercepat proses pelimpahan berkas ke pengadilan. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menangani tindak pidana secara transparan, profesional, dan akuntabel di wilayah hukum Papua Barat Daya.

Respons Cepat Polres Serang Tangani Laporan Penipuan Jual Beli Motor Online

SERANG || Jejak-indonesia.id – Personel Satuan Samapta Polres Serang yang didukung oleh Polsek Cikande melaksanakan kegiatan penanganan pengaduan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 15 April 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, di lokasi Perumahan Metropolis Kibin, Desa Nagara, Kecamatan Kibin.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bripka Yuda Triyana P selaku Danru Patroli Regu 1 Sat Samapta ini, merupakan respon cepat terhadap laporan dugaan tindak pidana penipuan dalam transaksi jual beli motor secara online melalui sebuah aplikasi.

Dalam kejadian tersebut, diketahui bahwa korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp13.000.000,- (tiga belas juta rupiah). Namun, setelah dilakukan pendekatan dan mediasi oleh petugas, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan tidak melanjutkannya ke ranah hukum, yang dibuktikan dengan pembuatan surat pernyataan kesepakatan.

Selain menyelesaikan konflik tersebut, personel juga melakukan pendekatan preemtif dengan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga sekitar. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada terhadap modus kejahatan, khususnya penipuan transaksi online dan pencurian kendaraan bermotor. Petugas juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam melakukan jual beli kendaraan secara daring dan mengimbau agar segera melapor ke nomor 110 jika terjadi gangguan keamanan.

Kapolsek Cikande AKP. TATANG, S.H menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam bertransaksi online guna terhindar dari kejahatan dan penipuan online.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas serta mewujudkan kehadiran dan kedekatan Polri dengan masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

HUMAS POLRES SERANG

Personel Polresta Serang Kota laksanakan pengajian rutin penguatan rohani dan mental

SERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka menjaga kesehatan rohani serta memperkuat mental personel, Polresta Serang Kota melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) melalui pengajian rutin yang bertempat di Masjid Nurul Hukkam pada Kamis pada 16/04/26.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polresta Serang Kota AKBP Winarno, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama, serta seluruh personel Polresta Serang Kota.

Kabag SDM Polresta Serang Kota, Kompol Detti Ratnasari, S.H., menuturkan bahwa kegiatan pengajian rutin ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan spiritual. “Untuk menjaga kesehatan rohani dan penguatan mental, personel Polresta Serang Kota secara rutin melaksanakan pengajian dan mendengarkan tausiyah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Ustadz Rusdi memimpin pembacaan Surat Yasin serta surat-surat pendek yang diikuti oleh seluruh peserta dengan khidmat.

Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Ustadz KH. Ade Kurniawan yang mengangkat tema tentang dua perkara yang tiada tanding. Ia menjelaskan bahwa perkara pertama adalah nikmat menjadi orang yang beriman, dan yang kedua adalah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat iman sebagai bentuk keyakinan atas janji Allah SWT, di mana setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan oleh Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polresta Serang Kota dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Humas

Sinergi Kamtibmas: APOC Perkuat Barisan Sebagai Mitra Strategis Polsek Cikande Polres Serang

CIKANDE || Jejak-indonesia.id – Aliansi Pengemudi Online Cikande (APOC) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui kegiatan kopi darat (kopdar) yang digelar di depan Swiss-Belinn Modern Cikande, Rabu malam (15/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan APOC sebagai mitra Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di bawah binaan langsung Kapolsek Cikande, AKP Tatang.

Kapolsek Cikande, AKP Tatang, yang menggagas langsung sinergi ini, menekankan pentingnya peran pengemudi online sebagai mitra kepolisian di lapangan. Mengingat mobilitas mereka yang tinggi, para driver dianggap memiliki posisi strategis dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.

“Kami merangkul rekan-rekan APOC sebagai mitra strategis Polri. Driver online adalah mata dan telinga kami di jalanan. Dengan komunikasi yang solid, mereka dapat memberikan informasi cepat jika ada hal-hal yang mencurigakan, sehingga kita bisa bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Cikande,” ujar AKP Tatang.

Di bawah naungan APOC, berbagai komunitas besar bersatu untuk menyelaraskan visi keamanan dan sosial, di antaranya:

SOC (Solidaritas Online Cikande) – Dipimpin Reno.
RC (Rental Car Cikande) – Dipimpin Ibnu.
Pilot Darat – Dipimpin Oman.
GCSC (Grabcar Serang Community) – Dipimpin Itong.
DOPC (Driver Online Perumahan Community) – Dipimpin Tri Black.
OSTC (Online Serang Timur Community) – Dipimpin Iwan.
DSEMVAK (Driver Semprul dan Kompak) – Dipimpin Icam.
Dampak Positif bagi Masyarakat

Ketua APOC, Reno, menyambut baik arahan dan pembinaan dari pihak kepolisian. Menurutnya, bimbingan dari AKP Tatang memberikan arah yang jelas bagi aliansi agar tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi juga berkontribusi nyata melalui aksi kemanusiaan dan penjagaan ketertiban.

“Kegiatan kopdar rutin ini adalah wadah kami untuk menjalin komunikasi dan mempererat silaturahmi. Harapannya, solidaritas yang terbina di bawah pembinaan Polsek Cikande Polres Serang ini terus menguat, sehingga kehadiran driver online benar-benar dirasakan manfaatnya secara positif oleh masyarakat luas,” pungkas Reno.

Desak Reshuffle Jilid V, Agus Flores Soroti Menteri Kehutanan dan ESDM Terkait Maraknya Tambang Ilegal

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, angkat bicara terkait mencuatnya isu reshuffle kabinet jilid V yang kini menjadi perhatian publik. Dalam pernyataannya pada Kamis (16/04/2026), ia menyoroti serius berbagai persoalan krusial yang dinilai belum tertangani secara optimal oleh pemerintah, khususnya di sektor sumber daya alam.

Menurut Agus Flores, maraknya praktik tambang ilegal, kerusakan hutan yang semakin meluas, hingga peredaran BBM ilegal dan mafia LPG, menjadi indikator lemahnya pengawasan serta penegakan hukum di lapangan. Ia menilai kondisi ini berpotensi mengancam stabilitas negara jika tidak segera ditangani dengan langkah tegas dan terukur.

“Kalau ingin negeri ini aman dan tertata dengan baik, Presiden harus melihat kondisi riil saat ini. Banyak persoalan yang belum terselesaikan, terutama terkait tambang ilegal, kerusakan hutan, BBM ilegal, dan mafia LPG,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus secara gamblang menyebut dua kementerian yang dinilai memiliki tanggung jawab besar atas persoalan tersebut, yakni Kementerian Kehutanan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia menyarankan agar Presiden melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kedua kementerian tersebut.

“Kalau ingin negara ini rapi dan aman, maka dua menteri tersebut sebaiknya diganti dengan sosok yang benar-benar profesional dan tidak memiliki kepentingan tertentu,” ujarnya.

Pernyataan ini menambah deretan desakan dari berbagai kalangan terkait perlunya penyegaran kabinet guna meningkatkan efektivitas pemerintahan, khususnya dalam mengatasi persoalan sumber daya alam yang selama ini menjadi sorotan publik.

Hingga saat ini, isu reshuffle kabinet masih menjadi spekulasi. Namun, berbagai masukan dari tokoh masyarakat dan elemen sipil diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi Presiden dalam mengambil langkah strategis ke depan.