Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Redaksi

Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi menyelesaikan rangkaian Pelatihan Internal Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) hari kelima. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (20/4/2026), menjadi momentum krusial dalam memperkuat standar keamanan aset strategis negara.

Pelatihan ini diikuti oleh 106 peserta yang berasal dari berbagai instansi pengelola Obvitnas, Obter, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), serta personel Polri. Program ini dirancang untuk mencetak auditor yang memiliki kompetensi tajam dalam mengawasi dan mengevaluasi sistem pengamanan secara mandiri dan profesional.

Pada hari kelima ini, para peserta menjalani simulasi praktik audit yang intensif pada Elemen 3, 4, dan 5. Di bawah bimbingan narasumber ahli, Angelo M. Turang, S.E., M.Si., dan Drs. Sutrisno Dewo Gono Murti, M.M., peserta ditantang untuk mengimplementasikan teori perencanaan hingga pelaporan audit secara nyata.

"Fokus kami adalah memastikan setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mempraktikkan langsung bagaimana elemen-elemen audit ini bekerja di lapangan," ujar Kasubdit Audit Sispamobvitnas, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., yang menutup kegiatan secara resmi.

Sebelum rangkaian pelatihan berakhir, para peserta menjalani Post Test untuk mengukur sejauh mana penyerapan materi selama lima hari pelatihan. Hasilnya, peserta dinyatakan mampu mengimplementasikan perencanaan dan pelaporan audit pada elemen-elemen kritikal sistem manajemen pengamanan.

Acara ditutup dengan penuh khidmat pada pukul 16.30 WIB. Meski pelatihan internal telah usai, tantangan sesungguhnya bagi para calon auditor ini akan berlanjut esok hari dalam sesi Uji Kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi resmi.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Korsabhara Baharkam Polri dalam meningkatkan kualitas pengamanan objek vital nasional. Dengan hadirnya auditor internal yang kompeten di setiap instansi, diharapkan potensi gangguan keamanan terhadap aset negara dapat dideteksi dan dimitigasi sejak dini melalui sistem manajemen yang auditabel dan terukur.

Laporan Mandek di Meja Aparat, Korban Penganiayaan di Purwosari Pertanyakan Keseriusan Penanganan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id — Seorang perempuan warga Karangjati, Kecamatan Purwosari mendatangi kantor polisi dengan harapan mendapatkan keadilan atas dugaan tindak penganiayaan yang menimpanya. Namun hingga kini, proses hukum yang diharapkan berjalan justru terkesan stagnan.

Korban mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani prosedur medis berupa visum sebagai bagian dari alat bukti awal. Hasil visum tersebut semestinya menjadi dasar kuat bagi aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan secara profesional dan terukur. Sayangnya, waktu terus berjalan tanpa kejelasan perkembangan penanganan perkara.

Lebih jauh, korban juga menyampaikan kekecewaannya lantaran tidak menerima (STTL) Surat Tanda Terima Laporan Polisi dari pihak kepolisian—dokumen administratif yang secara prosedural wajib diberikan sebagai legitimasi bahwa laporan telah resmi diterima.

Ketiadaan dokumen ini tidak hanya menimbulkan ketidakpastian hukum, tetapi juga memperlemah posisi korban dalam mengawal proses keadilan.

“Visum sudah saya jalani, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Bahkan bukti laporan pun saya tidak diberikan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius terkait akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik di tingkat kepolisian sektor. Dalam kerangka penegakan hukum yang ideal, setiap laporan masyarakat seharusnya ditangani secara cepat, profesional, dan terdokumentasi dengan baik.

Pengamat hukum menilai, lambannya respons serta abainya prosedur administratif berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Terlebih, kasus penganiayaan merupakan delik pidana yang menyangkut keselamatan dan perlindungan individu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait alasan belum adanya tindak lanjut maupun tidak diterbitkannya surat tanda bukti laporan kepada korban.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keadilan tidak hanya soal proses hukum yang berjalan, tetapi juga tentang kepastian, transparansi, dan keberpihakan pada korban. Jika tidak segera ditangani secara serius, bukan hanya korban yang dirugikan—melainkan juga kredibilitas institusi hukum itu sendiri.

Patroli Dialogis di Pasar Inpres, Polsek Banda Sakti Antisipasi Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id -  Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banda Sakti melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pasar Inpres Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti, Minggu (19/4/2026) sekira pukul 10.00 WIB.

Kegiatan yang dilakukan oleh personel Polsek Banda Sakti ini menyasar area pasar sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat yang memiliki potensi kerawanan, terutama pada jam-jam ramai. Dalam pelaksanaannya, petugas berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pengunjung pasar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Melalui pendekatan humanis, personel mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta tidak segan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Selain itu, kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas masyarakat juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah munculnya niat dan kesempatan bagi pelaku kejahatan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melaluk Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah., S.Ag., M.M menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Banda Sakti.

“Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan dapat menekan potensi gangguan kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pasar Inpres Lhokseumawe terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli dialogis ini akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Kapolres Lhokseumawe Resmi Tutup Turnamen Voli Semi Open Cup II 2026, Aneuk Agam VC Tampil sebagai Juara

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id – Turnamen Bola Voli Semi Open Piala Kapolres Lhokseumawe Cup II Tahun 2026 resmi ditutup dalam suasana meriah dan penuh sportivitas di lapangan voli Desa Tanjong, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (19/4/2026) malam.

Turnamen yang diikuti sebanyak 16 klub dari empat kabupaten/kota ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda serta mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga bola voli di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

Dengan total hadiah sebesar Rp35 juta ditambah trofi juara, pertandingan berlangsung kompetitif sejak awal hingga partai final.

Menjelang pertandingan puncak, panitia terlebih dahulu menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial, yang disambut haru dan apresiasi oleh masyarakat yang hadir memadati lokasi kegiatan.

Laga final mempertemukan Aneuk Agam VC dari Dewantara dengan Harimau Kupas VC dari Nisam. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik perhatian penonton. Aneuk Agam VC akhirnya berhasil keluar sebagai juara pertama, sementara Harimau Kupas VC harus puas di posisi runner-up.

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., yang didampingi Waka Polres Kompol Salmidin, S.E., M.M., serta para pejabat utama Polres Lhokseumawe. Turut hadir sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh penting lainnya, di antaranya Ketua KONI Provinsi Aceh Saiful Bahri (Pon Yaya), Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, Asisten I Kabupaten Aceh Utara Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A., Ketua KONI Aceh Utara M. Dahlan Ishak, Ketua PBVSI Aceh Utara Misbahul Munir, S.T., serta unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Aceh Saiful Bahri memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet daerah.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe dalam sambutannya sekaligus menutup secara resmi turnamen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan ruang positif bagi generasi muda.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita berharap dapat memperkuat kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para finalis dan tamu undangan, serta penyerahan piala dan uang pembinaan kepada juara I dan II.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 23.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, dengan pengamanan yang dilakukan oleh personel Polres Lhokseumawe bersama jajaran Polsek Meurah Mulia.

Sat Samapta Polres Klungkung Intensifkan Blue Light Patrol di Sejumlah Titik Strategis

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Satuan Samapta Polres Klungkung melaksanakan patroli malam melalui kegiatan Blue Light Patrol sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, (19/4).

Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi strategis di wilayah hukum Polres Klungkung, di antaranya kawasan Alun-Alun Klungkung, Kertha Gosa, serta Pasar dan Terminal Galiran yang masih ramai aktivitas masyarakat pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak warga agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain itu, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Kasat Samapta Polres Klungkung, AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli malam merupakan langkah preventif dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Patroli Blue Light ini kami laksanakan secara rutin guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Klungkung tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif.