Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Redaksi

Polisi Sambang Warga, Polsek Blang Mangat Perkuat Kamtibmas Lewat Patroli Dialogis

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id -  Personel Polsek Blang Mangat melaksanakan patroli dialogis dengan metode sambang warga guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (19/4/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 21.40 WIB tersebut dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda dua, menyasar sejumlah titik rawan serta kawasan permukiman warga. Patroli ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Blang Mangat.

Melalui pendekatan humanis, petugas mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol.

Kapolres Lbokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Blang Mangat AKP Saipul Bahri menyampaikan bahwa patroli dialogis dengan pola sambang warga merupakan langkah efektif dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi yang harmonis di tengah lingkungan.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Blang Mangat terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Kegiatan patroli dialogis ini akan terus ditingkatkan guna menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Patroli Malam Polsek Banda Sakti, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Sejumlah Titik Rawan

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id -  Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banda Sakti melaksanakan patroli malam di sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya, Minggu (19/4/2026) malam.

Kegiatan patroli yang melibatkan personel piket ini difokuskan pada upaya pencegahan gangguan kamtibmas, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminalitas serta tempat berkumpulnya masyarakat, terutama kalangan anak muda pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan langkah preventif dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, warga juga diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau kejadian menonjol di lingkungan masing-masing.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melaluk Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah., S.Ag., M.M menegaskan bahwa patroli rutin merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

Dari hasil patroli yang dilaksanakan, situasi di wilayah Kecamatan Banda Sakti terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.

Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polsek Banda Sakti dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Kejutan Haru di Usia 89 Tahun: Ruliyono, S.H. Wujudkan Bakti dan Cinta untuk Sang Ibunda

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Momen penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti perayaan ulang tahun ke-89 seorang ibu yang akrab disapa “Emak” oleh keluarga besarnya. Di hari istimewa tersebut, Ruliyono, S.H., menunjukkan wujud kasih sayang dan balas budi yang mendalam kepada ibundanya melalui sebuah kejutan sederhana namun sarat makna.

Sebagai seorang anak, Ruliyono menyadari bahwa jasa dan pengorbanan orang tua tidak akan pernah bisa terbalaskan sepenuhnya. Namun, melalui momen ulang tahun sang ibunda, ia berusaha menghadirkan kebahagiaan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas cinta yang telah diberikan sepanjang hidupnya.

Didampingi sang istri tercinta, Sri Yuliani, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Ruliyono mempersiapkan kejutan tersebut dengan penuh ketulusan. Kehadiran keduanya di tengah keluarga besar menjadi simbol kuat akan pentingnya nilai kekeluargaan, terutama dalam menghormati orang tua.

Suasana haru begitu terasa saat kejutan diberikan. Sang ibunda tampak tak kuasa menahan air mata bahagia, menyaksikan perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh anak dan menantunya. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan orang tua sering kali hadir dari hal-hal sederhana, seperti perhatian, kehadiran, dan cinta yang tulus dari anak-anaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Ruliyono menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya adalah bagian kecil dari upaya membalas jasa orang tua. “Ini bentuk rasa cinta dan bakti kami kepada Emak. Tanpa beliau, kami tidak akan sampai di titik ini,” ungkapnya dengan penuh haru.

Perayaan ulang tahun ini tidak hanya menjadi momen keluarga semata, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas tentang pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua selagi masih ada. Di tengah kesibukan dan tanggung jawab, perhatian kepada orang tua tetap menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Kehangatan yang tercipta dalam momen tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, seperti penghormatan kepada orang tua, masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat Banyuwangi. Ruliyono dan Sri Yuliani pun berharap, momen sederhana ini dapat menjadi contoh bahwa kasih sayang dalam keluarga adalah fondasi utama dalam membangun kehidupan yang harmonis.

Dengan penuh kebahagiaan, perayaan ulang tahun ke-89 sang ibunda pun berlangsung sederhana namun berkesan. Sebuah bukti nyata bahwa cinta, perhatian, dan kebersamaan adalah hadiah terindah bagi orang tua di usia senjanya.

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

PROBOLINGGO || Jejak-indonesia.id – Polres Probolinggo Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tahun 2026, Satlantas Polres Probolinggo menggelar kegiatan edukasi keselamatan berkendara (safety riding) di Alun-alun Kraksaan, Minggu (19/4/26).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang melibatkan komunitas sepeda motor, komunitas cosplay, serta masyarakat umum yang hadir.

Edukasi keselamatan berkendara tersebut dikemas dalam kegiatan kopi darat (kopdar) gabungan, sehingga penyampaian materi berlangsung secara santai namun tetap efektif.

Dalam kegiatan ini, Polres Probolinggo Polda Jatim memberikan pemahaman terkait pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, serta larangan berkendara secara ugal-ugalan dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas AKP Safiq Jundhira Z menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas sepeda motor, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tegas AKP Safiq.

Lebih lanjut, AKP Safiq Jundhira menekankan agar seluruh pengendara senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menjaga etika berkendara di jalan.

AKP Safiq juga mengingatkan agar tidak melakukan konvoi yang mengganggu ketertiban umum, tidak menggunakan knalpot brong, serta menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ia mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Probolinggo pada Momentum Harjakapro mengisi dengan kegiatan positif.

"Jangan sampai euforia perayaan justru menimbulkan gangguan kamtibmas ataupun kecelakaan lalu lintas. Mari kita jaga bersama situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Probolinggo,” kata AKP Safiq.

Selain itu, AKP Safiq juga mengajak para orang tua dan tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif di jalan raya.

Diharapkan melalui kegiatan edukasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat mewujudkan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya. (*)

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

MALANG || Jejak-indonesia.id – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui pendekatan edukatif.

Kali ini, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo melaksanakan silaturahmi sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan di sekolah.

Dalam paparannya, AKP Rahmad Aji Prabowo menekankan pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang turut membuka celah terjadinya kejahatan siber.

Ia menjelaskan bahwa kejahatan siber mencakup berbagai bentuk, mulai dari penipuan online, peretasan akun, penyebaran konten ilegal, hingga praktik judi online (judol) yang kini marak menyasar generasi muda.

Contoh yang sering terjadi adalah penipuan melalui media sosial atau aplikasi pesan instan, di mana pelaku memanfaatkan kelengahan korban untuk memperoleh data pribadi atau keuntungan finansial.

"Dampaknya tidak hanya kerugian materiil, tetapi juga trauma psikologis bagi korban,” jelas AKP Aji, Senin (20/4/26).

Ia juga mengingatkan bahwa pelaku kejahatan siber dapat dijerat dengan undang-undang yang berlaku, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman pidana yang tidak ringan.

Oleh karena itu, siswa diimbau untuk bijak dalam menggunakan teknologi serta tidak terlibat dalam aktivitas ilegal di dunia maya.

Terkait masih maraknya praktik judi online yang belum sepenuhnya terblokir, AKP Aji menjelaskan bahwa penanganan judi online merupakan tanggung jawab lintas sektor dan terus diupayakan secara berkelanjutan oleh pemerintah bersama aparat penegak hukum.

Pemblokiran situs judi online memang terus dilakukan, namun pelaku kerap membuat domain baru dengan cepat.

Di sinilah pentingnya peran masyarakat, termasuk pelajar, untuk tidak mengakses maupun terlibat dalam aktivitas tersebut.

"Edukasi dan kesadaran menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebarannya,” tegasnya.

AKP Aji menambahkan, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran hukum sejak dini serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman, cerdas, dan berintegritas.

“Kami ingin para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman hukum yang baik dan bisa menjadi agen perubahan yang turut menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)