Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Aliansi Poros Tengah Gugat Transparansi terkait Dana PBJT di PLN Pasuruan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id — Selasa, 28 APRIL 2026. Upaya Aliansi Poros Tengah membongkar tabir transparansi anggaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu Tenaga Listrik (PBJT TL) berakhir antiklimaks.

Audiensi yang digelar dengan pihak PLN wilayah Pasuruan menemui tidak kepuasan, terkait anggaran tanpa kejelasan soal aliran dana yang selama ini dipungut dari masyarakat melalui tagihan listrik.

Aliansi Poros Tengah datang dengan agenda yang terukur: meminta data konkret terkait besaran kontribusi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang dihimpun, skema perhitungan, hingga mekanisme distribusi ke dinas-dinas di lingkungan pemerintah daerah. Namun, alih-alih mendapatkan jawaban terbuka, mereka justru dihadapkan pada respons normatif yang dinilai menghindari substansi.

“Ini bukan soal teknis semata, ini soal akuntabilitas. Uang yang dipungut setiap bulan dari rakyat tidak boleh dikelola dalam ruang gelap,” tegas salah satu perwakilan Aliansi.

Dalam forum tersebut, sejumlah pertanyaan kunci mulai dari total setoran PBJT per periode, rincian distribusi anggaran, hingga dasar hukum operasional tidak dijawab secara transparan.

Pihak PLN dinilai hanya memberikan penjelasan umum tanpa menyertakan data terukur yang bisa diuji publik. Situasi ini memperkuat kecurigaan adanya celah dalam tata kelola PBJT, terutama pada titik krusial, relasi antara PLN sebagai pemungut dan pemerintah daerah sebagai penerima. Aliansi Poros Tengah menilai, tanpa transparansi yang jelas, potensi penyimpangan atau setidaknya maladministrasi tidak bisa dikesampingkan.

PBJT sendiri merupakan pajak daerah yang dibebankan atas konsumsi listrik, baik rumah tangga maupun sektor usaha. Dalam desain kebijakan, dana ini seharusnya menjadi tulang punggung pendapatan daerah untuk pembiayaan layanan publik terutama penerangan jalan dan infrastruktur dasar. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya jurang antara pungutan dan keterbukaan pengelolaan.

“Publik hanya tahu membayar, tapi tidak pernah benar-benar tahu ke mana uang itu mengalir dan bagaimana digunakan,” lanjutnya. Aliansi menilai ada “zona abu-abu” dalam siklus pengelolaan PBJT, mulai dari pengumpulan oleh PLN, pencatatan, hingga distribusi ke dinas teknis.

Minimnya akses terhadap data membuat publik kehilangan kontrol terhadap dana yang sejatinya berasal dari mereka sendiri.
Tak berhenti pada audiensi, Aliansi Poros Tengah memastikan akan mengeskalasi persoalan ini. Mereka mendorong dilakukannya audit independen dan membuka peluang pelaporan kepada aparat penegak hukum serta lembaga pengawas keuangan negara jika tidak ada klarifikasi terbuka dalam waktu dekat.

Audiensi yang gagal tidak menghasilkan kejelasan, ini menjadi alarm keras, transparansi pengelolaan dana publik bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Tanpa itu, kepercayaan masyarakat akan terus tergerus dan dugaan penyimpangan akan semakin menguat.

 

(RED)

Polrestabes Bandung Menerima Kunjungan Tim Audit Kinerja Tahap I TA 2026

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Plt. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., melalui Wakapolrestabes Bandung, AKBP Dr. Dedi Wahyudi, S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K., menerima kunjungan Tim Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dari Itwasda Polda Jabar yang dipimpin oleh Kombes Pol Budi Susarwo, S.I.K. selaku Ketua Tim, didampingi Kombes Pol Benny Subandi, S.I.K., serta Sekretaris Tim Penata Tk. I M. Zainal Arifin, S.Kom., M.M., dalam pelaksanaan Audit Kinerja Tahap I TA 2026 yang berlangsung di Aula Polrestabes Bandung, Senin (28/4/2026).

Sebelum pelaksanaan audit di Polrestabes Bandung, tim terlebih dahulu melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan di SPPG Polrestabes Bandung, Jalan Saritem No. 10, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Dalam arahannya, Kombes Pol Budi Susarwo, S.I.K. menyampaikan bahwa Audit Kinerja Tahap I TA 2026 difokuskan pada bidang perencanaan dan pengorganisasian yang meliputi aspek operasional, sumber daya manusia, logistik, dan anggaran sesuai kebijakan strategis Polda Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Selanjutnya tim audit bersama tim pendamping Siwas Polrestabes Bandung yang dipimpin oleh AKP Edwin Wibawa Solichin melaksanakan pendalaman terhadap Bag, Sat, Si dan Polsek jajaran berdasarkan checklist Itwasda Polda Jabar guna menilai efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas tata kelola organisasi serta memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.

Memperingati Hari (K3) Polrestabes Bandung Melaksanakan Olahraga Bersama Forkopimda

Polrestabes Bandung - Plt. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., melalui Wakapolrestabes Bandung AKBP Dr. Dedi Wahyudi, S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K., melaksanakan kegiatan olahraga bersama Forkopimda Kota Bandung dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia, bertempat di Lapangan Apel Mapolrestabes Bandung, Selasa (28/4Bandung

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polrestabes Bandung, Kodim, Lanud, Lanal, Dishub, dan Satpol PP dengan jumlah keseluruhan sebanyak 515 personel.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Wakapolrestabes Bandung, dilanjutkan dengan olahraga gerak jalan, senam aerobik, serta makan bersama sebagai bentuk sinergitas dan soliditas Forkopimda Kota Bandung dalam membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi dan kolaborasi yang semakin kuat antar unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di Kota Bandung.

Satpam SIGAP Gada Pratama Resmi Dibuka di Banyuwangi, Tekankan Profesionalitas dan Sinergi Kamtibmas

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) kualifikasi Gada Pratama bertajuk SATPAM SIGAP (Siap, Inisiatif, Gesit, Amanah, Profesional) resmi dibuka melalui upacara yang digelar pada Senin (27/4/2026) sore. Kegiatan berlangsung di Aula Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Jalan Ikan Tongkol No.22, Kertosari, Kecamatan Banyuwangi.

Upacara pembukaan dimulai pukul 16.00 WIB dan dipimpin oleh Kompol Hari Aziz, S.H., M.M., selaku Inspektur Upacara yang juga menjabat Kasibinlat Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jawa Timur. Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 27 pria dan 1 wanita.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Basori Alwi, S.H., M.H., Kanit Bhabinkamtibmas AKP Karnoto, S.H., Direktur PT Cakra Karya Nusantara Hermawan, S.Kom, serta jajaran anggota Satbinmas dan perwakilan perusahaan.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan pentingnya peningkatan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menjalani pelatihan. Selain itu, peserta diingatkan untuk mempersiapkan fisik dan mental guna menghadapi seluruh rangkaian pendidikan yang menuntut kedisiplinan dan ketahanan.

“Pembentukan Satpam yang profesional dan kompeten harus melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur. Hal ini sejalan dengan kewenangan Polri dalam membina fungsi kepolisian terbatas pada satuan pengamanan swakarsa,” tegasnya.

Pelatihan Gada Pratama ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar, mulai dari pengaturan, penjagaan, patroli, hingga penanganan situasi darurat dan tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, peserta juga didorong untuk aktif menyerap materi serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama pelatihan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Polda Jawa Timur dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Cakra Karya Nusantara sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa dan menyanyikan Mars Satpam, dilanjutkan kegiatan pembinaan oleh pendamping. Seluruh kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Dengan digelarnya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi Satpam yang berkarakter, profesional, dan siap menjalankan tugas pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.

Polresta Banyuwangi Gelar Simulasi Sispam Mako dan Latihan Dalmas, Antisipasi May Day 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Polresta Banyuwangi menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan latihan Pengendalian Massa (Dalmas), Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Banyuwangi mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.

Simulasi tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama Polresta Banyuwangi, termasuk Wakapolresta, Kabag Ops, para Kasat, anggota Polresta, Dalmas inti dan kerangka, serta tim negosiator. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya yang berpotensi terjadi saat momentum May Day.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel persiapan, dilanjutkan arahan dari Kabag Ops dan Wakapolresta Banyuwangi. Selanjutnya, personel mengikuti Tactical Floor Game (TFG) sebagai gambaran taktis penanganan situasi kontinjensi, sebelum dilanjutkan simulasi langsung pengamanan Mako. Kegiatan ditutup dengan analisa dan evaluasi (anev) serta latihan Dalmas.

Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Basori Alwi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan perannya dalam menghadapi situasi darurat, termasuk potensi kerusuhan yang menyasar markas komando.

“Melalui simulasi ini, personel dilatih untuk merespons cepat dan tepat dalam setiap tahapan pengamanan, sekaligus memperkuat koordinasi antar fungsi di lapangan,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan, seluruh personel dinilai mampu memahami prosedur penanganan situasi kontinjensi, mengetahui peran masing-masing, serta menunjukkan peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Polresta Banyuwangi berharap, melalui latihan ini, kesiapsiagaan personel semakin optimal dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya menjelang peringatan May Day 2026.

error: Content is protected !!