Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Kalapas Banyuwangi Kunjungi Kodim 0825, Perkuat Sinergi dan Stabilitas Keamanan Pemasyarakatan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya memperkuat sinergi antarlembaga serta memastikan stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, A.Md., S.AP., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi, Senin (04/05).

Kedatangan Kalapas disambut langsung oleh Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen kuat kedua institusi dalam menjalin kerja sama yang solid demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Banyuwangi, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Solichin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Lapas dan TNI, dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi faktor kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang lebih intens dengan jajaran Kodim 0825. Dukungan dari TNI sangat penting, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam maupun di sekitar lingkungan Lapas,” ujar Solichin.

Ia juga menambahkan bahwa Lapas sebagai bagian dari sistem penegakan hukum memiliki tanggung jawab besar dalam pembinaan warga binaan, yang tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan jajaran Kodim untuk terus bersinergi dengan Lapas Banyuwangi. Menurutnya, kerja sama yang baik antarinstansi merupakan langkah strategis dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung terciptanya stabilitas yang berkelanjutan.

“Kami siap mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi ini penting untuk memastikan situasi tetap kondusif, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk membahas berbagai langkah strategis ke depan, termasuk peningkatan koordinasi dalam pengamanan, pertukaran informasi, serta kemungkinan pelaksanaan kegiatan bersama yang bersifat preventif.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi awal yang semakin mempererat hubungan antara Lapas Kelas IIA Banyuwangi dan Kodim 0825/Banyuwangi. Dengan sinergi yang kuat dan komunikasi yang berkelanjutan, kedua institusi optimistis dapat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat Banyuwangi.

Biro Pasuruan Media Jejak-indonesia.id Apresiasi Penunjukan Lucky Danardono sebagai Plh Sekda Kota Pasuruan

PASURUAN || Media Jejak-Indonesia.id menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat atas penugasan Lucky Danardono, A.P., M.M. sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pasuruan. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kesinambungan tata kelola pemerintahan serta memastikan stabilitas birokrasi tetap berjalan optimal.

Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Harian yang dikeluarkan oleh Wali Kota Pasuruan, sebagai bagian dari mekanisme administratif yang sah dalam sistem pemerintahan. Dalam konteks ini, kehadiran Plh Sekretaris Daerah memiliki peran krusial dalam mengoordinasikan perangkat daerah, menjaga ritme pelayanan publik, serta memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan efektif dan terukur.

Biro Pasuruan Media Jejak-indonesia.id memandang bahwa sosok Lucky Danardono memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni dalam birokrasi, khususnya dalam mengemban amanah strategis lintas sektor. Dengan latar belakang sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan , pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi koordinatif dan administratif di tingkat sekretariat daerah.

Ucapan selamat ini juga disertai harapan agar dalam masa penugasan sebagai Plh Sekretaris Daerah, Lucky Danardono dapat menjalankan amanah dengan profesionalitas tinggi, integritas yang kuat, serta mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah. Stabilitas pemerintahan yang terjaga diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Pasuruan.

Lebih lanjut, Jejak-indonesia.id menegaskan bahwa dinamika penugasan dalam birokrasi merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi yang wajar, selama tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan tugas tersebut.

Dengan penuh rasa hormat, Jejak-indonesia.id kembali mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban. Semoga dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pasuruan.

 

(RED)

Gerak Cepat! Kurang dari Sepekan, Polsek Gunung Malela Ringkus Pelaku Curanmor di Garasi Rumah Korban

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Aksi cepat dan sigap kembali ditunjukkan jajaran Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Hanya dalam hitungan hari setelah laporan masuk, seorang pelaku pencurian sepeda motor berhasil diringkus oleh tim gabungan kepolisian. Penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada hari Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 14.48 WIB, membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. "Ini merupakan bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat. Polres Simalungun terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan humanis," ujar AKP Verry Purba.

Peristiwa bermula pada hari Rabu, 29 April 2026, sekira pukul 05.20 WIB. Korban bernama Juliati (41), warga Huta III Sukosari, Nagori Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, keluar sebentar dari rumah untuk membeli minyak Pertalite eceran di rumah tetangganya. Sekembalinya ke rumah, ia bergegas menuju garasi untuk mengisi bahan bakar sepeda motornya.

Betapa terkejutnya Juliati ketika mendapati kunci grendel pintu besi garasi miliknya dalam kondisi rusak. Setelah membuka pintu dan masuk ke dalam, sepeda motor Honda Beat warna hijau dengan nomor polisi BK 3796 TBV yang biasa ia parkir di sana sudah raib tanpa jejak. Sepeda motor senilai sekitar Rp 14.000.000,- (empat belas juta rupiah) dengan nomor rangka MH1JM9127PK994863 dan nomor mesin JM91E2992717 itu lenyap digondol maling.

Tak tinggal diam, Juliati segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Malela pada hari yang sama, pukul 14.00 WIB, dengan nomor laporan LP/B/99/IV/2026/SPKT/Polsek Gunung Malela/Polres Simalungun/Polda Sumut.

Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan. "Begitu laporan diterima, Kanit Reskrim IPDA B. Situngkir, S.H. bersama tim opsnal dan penyidik segera turun melakukan penyelidikan, mengumpulkan alat bukti, dan menelusuri identitas pelaku," ucap AKP Hengky.

Penyelidikan intensif yang melibatkan pula AIPTU Ipran Saragih selaku Kanit Intelkam Polsek Gunung Malela membuahkan hasil. Tim berhasil mengidentifikasi pelaku, yakni seorang pria bernama Sutedi (25), warga Huta III Sukosari, Nagori Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela — yang ternyata masih satu kawasan dengan korban.

Pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 00.10 WIB, tim gabungan berhasil meringkus Sutedi di kawasan kompleks lokalisasi Bukit Maraja, Huta III, Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela. Tak hanya itu, tim juga bergerak cepat melacak keberadaan barang bukti sepeda motor yang ternyata disembunyikan pelaku di Huta III Gondang, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.

"Pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Sepeda motor korban telah berhasil kita amankan dan akan dikembalikan kepada yang berhak," ungkap AKP Hengky.

Sutedi kini dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f KUHPidana tentang pencurian. Penyidik akan segera melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dilanjutkan dengan gelar perkara untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengungkapan kasus ini kembali mempertegas bahwa Polsek Gunung Malela, di bawah naungan Polres Simalungun, senantiasa hadir dan responsif dalam melindungi serta melayani masyarakat.

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat-Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program strategis nasional (PSN). Hal ini salah satunya dalam menyukseskan pembangunan dan pengelolaan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Penegasan tersebut disampaikannya dalam Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan, Pembangunan, dan Pengelolaan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026). Dalam forum tersebut, Ribka menekankan bahwa sinkronisasi regulasi dan perencanaan akan memperkuat efektivitas implementasi program strategis nasional di daerah.

Dalam konteks itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berperan mengawal kesiapan regulasi sekaligus memfasilitasi pemerintah daerah (Pemda) yang wilayahnya dilintasi program tersebut. Langkah ini untuk memastikan kebijakan pusat dan daerah berjalan selaras dan efektif.

"Peran strategis Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini mengawal dan memfasilifasi seluruh pemerintah daerah khsusnya yang dilintasi oleh program strategis nasional ini," ujar Ribka.

Ia menjelaskan, keterlibatan aktif Pemda dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut, sebagaimana juga ditekankan oleh kementerian/lembaga terkait.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan pentingnya kesesuaian dokumen perencanaan daerah dengan arah kebijakan nasional. Ini khususnya melalui sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Bapak Mendagri sangat mengharapkan adanya sinkronisasi khususnya dalam penyusunan RTRW daerah dan juga terkait dengan RPJMD-nya," sambungnya.

Sebagai tindak lanjut, Kemendagri akan terus mendorong Pemda untuk memastikan program pembangunan pesisir Pantura Jawa dapat berjalan secara strategis, terarah, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Puspen Kemendagri

Respon Cepat Polsek Bandar Huluan Sigap Olah TKP : Pria Pengidap Gangguan Jiwa Tewas Tertabrak Kereta Api

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Sebuah kejadian tragis mengguncang warga di sekitar jalur rel kereta api di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu, 03 Mei 2026. Seorang pria muda yang diketahui mengidap gangguan jiwa ditemukan tewas tertabrak kereta api di pinggir rel, tepatnya dekat Jembatan Kereta Api Sungai Bah Bolon, Huta VI Sumanggar, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar. Jajaran Polsek Bandar Huluan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani kejadian tersebut.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 16.15 WIB membenarkan kejadian itu. "Anggota kami merespons dengan cepat begitu informasi diterima. Ini adalah wujud nyata Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, termasuk dalam penanganan kejadian non pidana seperti ini," ujar AKP Verry Purba.

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui pada Minggu, 03 Mei 2026, sekira pukul 16.37 WIB. Informasi awal diterima oleh anggota SPKT Aiptu Charles Hutauruk sekira pukul 17.56 WIB dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya sesosok mayat laki-laki di tepi jalur rel kereta api.

"Begitu informasi diterima, Kanit SPK segera menyampaikan kepada Pawas dan bersama anggota SPK serta personil Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian," ucap IPTU Patar Banjarnahor.

Setibanya di TKP, petugas menemukan korban tergeletak dalam posisi terlentang di pinggir rel kereta api jalur perjalanan Medan–Perlanaan, KM 111 (6/7), tepatnya dekat Jembatan Kereta Api Bah Bolon. Korban diidentifikasi sebagai Habib Pandawa Fahreza Siregar (29 tahun), tidak bekerja, beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan keterangan saksi dari petugas Polsuska bernama Amadhani Saputra, korban ditabrak kereta api yang datang dari Medan dengan tujuan Tanjung Balai saat melintas di lokasi kejadian. "Menurut keterangan petugas Polsuska yang berada di lokasi, kereta api tersebut melintas dan menabrak korban yang sedang berjalan kaki di sekitar jalur rel pada pukul 16.37 WIB, dan korban meninggal dunia di tempat," ungkap IPTU Patar Banjarnahor.

Keterangan lebih lanjut diperoleh dari pihak keluarga korban. Saksi Rosmawati Sinaga (54 tahun), yang merupakan anggota keluarga, menyampaikan bahwa selama ini korban memang mengalami gangguan jiwa berupa stres dan depresi. Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan atas proses penanganan yang dilakukan kepolisian.

Sekira pukul 20.00 WIB, jenazah korban dibawa ke rumah keluarganya di Huta II, Nagori Sugarang Bayu, Kecamatan Bandar, untuk disemayamkan. Di lokasi tersebut, bidan desa bernama April, Am.Keb., melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan kondisi yang memprihatinkan, yakni kepala korban remuk dan mengalami luka, tangan kanan patah, serta pergelangan kaki kanan patah.

Dari hasil olah TKP, petugas juga menemukan barang bukti berupa sebuah tas perempuan berbahan kulit berwarna coklat yang berisi uang tunai sebesar Rp 13.147.000. Barang bukti tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kejadian ini ditangani sebagai kasus non pidana dengan nomor laporan L/Gangguan/A/5/V/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara, yang dilaporkan pada Senin, 04 Mei 2026, pukul 00.38 WIB. Motif kejadian masih dalam penyelidikan, sementara modus operandi dicatat sebagai kelalaian.

AKP Verry Purba mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada di sekitar jalur rel kereta api. "Kami turut berbelasungkawa atas kepergian korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati di sekitar jalur kereta api, demi keselamatan bersama," pungkas AKP Verry Purba.

error: Content is protected !!