Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Wujudkan Ketahanan Pangan Polres Pakpak Bharat dan Stackholder Terkait Laksanakan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026

SALAK || Jejak-indonesia.id -  Dalam rangka terus mendukung Program Pemerintah dalam bidang Ketahanan Pangan Polres Pakpak Bharat dan Stackholder terkait melaksanakan Panen Raya Kuartal II Tahun 2026 yang berlokasi di Desa Salak I Kec. Salak Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu, 16 Mei 2026 sekira pukul 14.30 wib.

Sebelum di laksanakan Panen Raya secara serentak di seluruh wilayah se - Indonesia sebelum nya mengikuti kegiatan Zoom Meeting dari Provinsi Jawa Timur sekaligus peresmian Groundbreaking 10 ( sepuluh ) Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 ( seratus enam puluh enam ) SPPG Polri yang di hadiri Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto, Kapolri, para menteri terkait, anggota DPR RI dan PJU Mabes Polri.

Turut hadir dalam acara Panen Raya Kuartal II di Desa Salak I diantaranya : Bupati Pakpak Bharat yang di wakili Sekda Jalan Berutu. S.Pd., MM., Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., Danyonif TP 906 / Sanalenggam Letkol Inf. Rachmat Shaleh, S.H., M.han., Dandim 0206 / Dairi di wakili Pabung Mayor Inf. M. Manurung,

Selanjutnya Waka Polres Pakpak Bharat Kompol Donris E Pasaribu, S.H., Ketua DPRD Kab. Pakpak Bharat di wakili anggota DPRD Lukman Banurea, Kadis Pertanian Kab. Pakpak Bharat Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd.,MM, para PJU Polres Pakpak Bharat, Camat Salak Herlita Banurea, Staf Bulog Tanah Karo M. Aqshal dan pemilik lahan jagung Ramsen Samosir.

Dalam kegiatan Zoom Meeting Panen Raya Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 SPPG Polri para peserta yang hadir mendengarkan Sambutan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan terakhir Sambutan serta Arahan dari Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto dan di lanjutkan dengan Panen Raya serta Groundbreaking, Personil Polres Pakpak Bharat beserta tamu dan undangan juga melaksanakan Panen Raya Jagung di lahan masyarakat milik Ramsen Samosir seluas 2 Ha.

Di lokasi yang sama Kapolres Pakpak Bharat melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H menambahkan. bahwa Polres Pakpak Bharat dan Stackholder terkait terus melakukan koordinasi dan sinergitas dalam menciptakan Ketahanan Pangan di Kabupaten Pakpak Bharat guna membantu petani dalam meningkatkan hasil panen jagung serta meningkatkan taraf hidup perekonomian para petani, karena hasil dari petani Jagung ini Polres Pakpak Bharat yang menjembatani dengan cara membeli langsung dari masyarakat selaku petani jagung dan di jual ke Bulog Karo yang membawahi 3 Kabupaten, Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, pungkas AKP Amron Simanullang, S.H.

Ungkap Penjualan Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Kosmetik, Polsek Metro Tamansari Sita Ribuan Pil

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan keras ilegal yang berkedok toko kosmetik di kawasan Jalan Keamanan II RT 02/07, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M Zulfikar mengatakan, Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin (11/5/2026) setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas penjualan obat keras tanpa izin edar di lokasi tersebut.

Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwansyah, S.I.K., M.Si., didampingi Kasubnit Narkoba AKP Madjen Silaban, S.H., M.H., tim opsnal langsung melakukan observasi dan penyelidikan di lokasi.

Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga sedang melakukan transaksi obat-obatan terlarang.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pelaku berinisial MR (21).

" Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menyita sebanyak 500 butir Tramadol dan 725 butir Hexymer yang dikemas dalam sejumlah plastik klip siap edar," ujarnya, Jumat, 15/5/2026

Selain itu, turut diamankan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp489 ribu dan satu unit telepon genggam Oppo A17.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru bekerja selama dua minggu sebagai penjaga toko yang berkedok warung tissue dan kosmetik tersebut.

Ia menerima upah sebesar Rp2 juta per bulan dari seorang pria berinisial T alias “Bos Tam” yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka juga mengaku omzet penjualan obat keras ilegal tersebut bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari.

Barang-barang tersebut diantar oleh orang suruhan bosnya secara bergantian.

Keberadaan toko berkedok kosmetik tersebut diketahui telah meresahkan warga sekitar karena diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan keras ilegal.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Panen Raya Jagung Serentak di Buleleng Dipimpin Wakapolda Bali, Polisi Tegaskan Petani Tetap Jadi Pelaku Utama

BULELENG || Jejak-indonesia.id – Hamparan jagung yang menguning di lahan ketahanan pangan Polres Buleleng, Desa Sambangan, Sabtu (16/5/2026), menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menariknya, panen raya jagung kuartal II yang digelar serentak seluruh Indonesia untuk wilayah Bali dipusatkan di Kabupaten Buleleng.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., didampingi Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak nasional yang dilaksanakan Polri bersama masyarakat dan kelompok tani.

“Ini merupakan panen raya serentak seluruh Indonesia dan untuk wilayah Bali saat ini dilaksanakan di Buleleng. Terkait kegiatan bertani, yang melaksanakan tetap para petani, sedangkan Polri memberikan pendampingan dan support untuk membantu meningkatkan produksi jagung, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Kombes Pol Ariasandy.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita itu digelar di lahan ketahanan pangan Polres Buleleng di Jalan Srikandi, Gang Markisa, Desa Sambangan. Selain panen raya jagung kuartal II, kegiatan juga dirangkaikan dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Bali, I Made Astawa, yang hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Bali dan disambut Kapolres Buleleng, Ruzi Gusman, beserta jajaran.

Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, TNI, tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, hingga kelompok petani setempat.

Sekitar pukul 10.05 Wita, Wakapolda Bali bersama tamu undangan melakukan panen jagung secara simbolis di lahan ketahanan pangan Polres Buleleng. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Suasana kebersamaan terlihat saat jajaran kepolisian dan para petani turun langsung ke lahan panen. Para petani yang selama ini mengelola lahan mendapat dukungan berupa pendampingan, motivasi, hingga bantuan sarana penunjang pertanian.

Kabid Humas Polda Bali menegaskan bahwa Polri tidak mengambil peran petani, melainkan hadir untuk memperkuat produktivitas dan keberlanjutan sektor pangan di daerah.

“Harapannya melalui pendampingan ini produksi jagung masyarakat bisa meningkat dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan groundbreaking gudang ketahanan pangan dan launching SPPG Polri disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat distribusi dan pengelolaan hasil pangan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Buleleng maupun Bali secara umum.

Sembari Panen Raya, Kapolres Karangasem Bagikan Paket Sembako dalam Program “Polres Karangasem Berbagi”

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Tidak hanya fokus pada penguatan sektor ketahanan pangan, Kepolisian Resor (Polres) Karangasem juga menunjukkan kepedulian sosialnya yang tinggi terhadap kesejahteraan para petani lokal.

Di sela-sela kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang berlangsung di Subak Yeh Sayang, Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Bebandem pada Sabtu (16/5/2026), Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada para petani subak setempat melalui program kemanusiaan "Polres Karangasem Berbagi".

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres didampingi oleh jajaran Forkopimda, Wakapolres, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem. Penyerahan bantuan ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral kepada para petani yang telah bekerja keras menjaga stabilitas pangan di daerah.

"Petani adalah pahlawan ketahanan pangan kita. Melalui program 'Polres Karangasem Berbagi' ini, kami ingin sedikit berbagi kebahagiaan dan meringankan beban dapur keluarga para petani subak di sini. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat," ungkap AKBP I Made Santika.

Kehadiran program "Polres Karangasem Berbagi" di tengah hamparan lahan panen seluas 25 are tersebut disambut dengan senyum bahagia dan rasa syukur oleh para petani Subak Yeh Sayang.

Pemilik lahan beserta perwakilan petani yang menerima bantuan menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian kepolisian.

Polres Karangasem berharap hubungan silaturahmi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas pertanian, dapat berjalan semakin erat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Karangasem.

Sinergi Forkopimda Karangasem: Kapolres AKBP I Made Santika Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di Bebandem

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Resor (Polres) Karangasem bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karangasem menggelar aksi nyata. Kegiatan diwujudkan melalui pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 pada Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dipusatkan di hamparan lahan pertanian Subak Yeh Sayang, Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem.

Panen raya yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini menyasar lahan produktif seluas 25 are. Kehadiran jajaran kepolisian dan pemerintah daerah di tengah-tengah petani ini menjadi bukti komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung di wilayah Karangasem.

"Kegiatan panen raya serentak ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata sinergi antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam menguatkan sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan kita," ujar AKBP I Made Santika di sela-sela kegiatan.

Apresiasi besar juga disampaikan oleh pemilik lahan seluas 25 are yang dipanen hari ini. Pihaknya merasa termotivasi dengan kehadiran langsung Kapolres dan para pejabat daerah yang turun ke sawah untuk ikut memanen hasil bumi bersama para petani.

Melalui pelaksanaan Panen Raya Kuartal II ini, Polres Karangasem berharap dapat terus memotivasi para petani lokal untuk mengoptimalkan lahan mereka, sekaligus memastikan jalur distribusi dan ketahanan pangan di Kabupaten Karangasem tetap terjaga dengan aman dan kondusif.

error: Content is protected !!