Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Polres Pandeglang Terima Audit Kinerja Tahap I TA 2026 dari Itwasda Polda Banten, Kapolres Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id -  Polres Pandeglang menggelar kegiatan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Tim Audit Itwasda Polda Banten pada Senin (18/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolres Pandeglang dan diikuti oleh para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira staf, operator fungsi, serta personel yang membidangi administrasi dan pengelolaan anggaran.

Audit kinerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Audit Itwasda Polda Banten, AKBP Maya Hitijahubessy bersama anggota tim audit lainnya. Kehadiran tim audit disambut langsung oleh Kapolres Pandeglang, AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi beserta jajaran.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kapolres Pandeglang. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Audit Itwasda Polda Banten dan menegaskan bahwa kegiatan audit merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi Polri, khususnya di lingkungan Polres Pandeglang.

Kapolres mengatakan bahwa audit kinerja bukan hanya sekadar kegiatan pemeriksaan administrasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan guna memastikan seluruh pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai dengan aturan, mekanisme, dan prinsip akuntabilitas.

“Melalui kegiatan audit ini, kami berharap seluruh fungsi dan satuan kerja dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas telah berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi.

Ia juga menginstruksikan seluruh personel dan operator yang terlibat agar bersikap kooperatif, terbuka, serta menyiapkan seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan oleh tim audit sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu, Ketua Tim Audit Itwasda Polda Banten, AKBP Maya Hitijahubessy, dalam arahannya menjelaskan bahwa Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 difokuskan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian di masing-masing satuan fungsi. Audit dilakukan untuk mengetahui kesesuaian antara pelaksanaan program kerja dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, kegiatan audit memiliki tujuan untuk mendorong terciptanya tata kelola organisasi yang lebih profesional, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan prinsip good governance dan clean government di tubuh Polri.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ada serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di setiap fungsi kepolisian,” ungkap AKBP Maya Hitijahubessy.

Selain melakukan pemeriksaan administrasi dan kelengkapan dokumen, tim audit juga memberikan arahan, koreksi, serta masukan terhadap berbagai aspek pengelolaan anggaran, administrasi operasional, maupun manajemen organisasi agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan audit kinerja tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh keseriusan. Seluruh peserta tampak aktif mengikuti arahan dan penjelasan dari tim audit sebagai bentuk komitmen Polres Pandeglang dalam mendukung pengawasan internal serta peningkatan kualitas kinerja institusi.

Dengan adanya kegiatan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Pandeglang semakin meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengelolaan administrasi, penggunaan anggaran, dan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan Polri yang Presisi dan dipercaya masyarakat.

Pengecatan RTLH TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Masuki Tahap Finishing

MANOKWARI || Jejak-indonesia.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, terus menunjukkan progres yang signifikan. Pada Senin (18/5/2026), personel Satgas TMMD melaksanakan pengecatan bangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari tahap finishing pembangunan.

‎Kegiatan pengecatan exterior bangunan dilakukan oleh Sertu Viktor bersama anggota Satgas TMMD dan warga setempat dengan menggunakan cat minyak agar hasil pengecatan lebih kuat, tahan lama, dan memberikan tampilan bangunan yang lebih rapi serta indah.

‎Sertu Viktor mengatakan bahwa pengecatan exterior menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelesaian RTLH sehingga rumah yang dibangun dapat segera ditempati oleh warga penerima manfaat.

‎“Pengecatan exterior bangunan menggunakan cat minyak ini bertujuan agar bangunan lebih awet dan terlihat lebih bagus sehingga warga dapat merasa nyaman menempati rumah yang telah dibangun,” ujar Sertu Viktor.

‎Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 1801/Manokwari terus berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan melalui pembangunan infrastruktur dan rumah layak huni bagi warga.

Sumber: Pendim 1801 Manokwari

Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Polsek Kebon Jeruk Temukan Celurit dan Sinte Saat Patroli

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 16/5/2026.

Patroli tersebut menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kawasan Asia Baru RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat melakukan patroli, petugas mendapati sejumlah remaja yang sedang berkumpul dan nongkrong di lokasi tersebut.

Namun ketika petugas menghampiri untuk dilakukan pemeriksaan, para remaja tersebut langsung melarikan diri.

Dari hasil penyisiran di sekitar lokasi, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit dan satu senjata mainan jenis klewang yang disembunyikan di sebuah bangunan kosong.

Selain itu, petugas juga menemukan narkoba jenis tembakau sintetis (sinte).

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan, patroli KRYD bersama 3 Pilar rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi wilayah yang aman serta mewujudkan zero tawuran di wilayah Kebon Jeruk.

“Kegiatan patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti tawuran, begal, curat, curas, curanmor hingga aksi geng motor,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto.

Ia menambahkan, keberhasilan petugas menemukan senjata tajam dan narkoba tersebut menjadi bukti pentingnya patroli kewilayahan dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminal melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Komitmen Tak Surut Berantas Narkoba, Polsek Jorlang Hataran Ringkus Terduga Pelaku Sabu di Simpang Kasindir

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali ditunjukkan jajaran Polsek Jorlang Hataran, Polres Simalungun. Melalui gerak cepat dan tindakan profesional di lapangan, satu orang laki-laki yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu berhasil diamankan pada Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 20.30 WIB, di simpang Jalan Kasindir, Nagori Kasindir, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun. Keberhasilan ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat serta menjaga lingkungan dari ancaman bahaya narkoba.

Saat dikonfirmasi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekira pukul 11.00 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan wujud nyata pelayanan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas penting kepolisian karena berkaitan langsung dengan keselamatan generasi muda, keamanan lingkungan, dan ketertiban masyarakat. “Ini adalah bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat melalui kegiatan yang profesional, berintegritas, dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Keberhasilan pengungkapan itu dilakukan oleh Polsek Jorlang Hataran di bawah pimpinan Kapolsek AKP Suit Purba, S.H., M.H. Kapolsek menjelaskan bahwa pada Jumat malam, 15 Mei 2026, pihaknya menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di wilayah Nagori Kasindir kerap terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen Polsek Jorlang Hataran dalam merespons cepat setiap laporan warga. “Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi yang dicurigai,” ucap AKP Suit Purba.

Menindaklanjuti perintah tersebut, Kanit Reskrim IPTU Sugeng Suratman bersama personel Polsek Jorlang Hataran segera bergerak melakukan penyelidikan tertutup. Sekira pukul 20.30 WIB, petugas melihat seorang laki-laki yang diduga terkait dengan penyalahgunaan narkotika sedang berboncengan mengendarai sepeda motor. Polisi kemudian melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap salah seorang pria yang dicurigai, sementara rekan pelaku yang mengendarai sepeda motor berhasil melarikan diri dari lokasi. Dari tindakan cepat itu, polisi mengamankan seorang pria bernama Erik Simanjuntak, 27 tahun, beragama Kristen, pekerjaan wiraswasta, warga Kampung Panuei, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Kapolsek Jorlang Hataran AKP Suit Purba mengungkapkan, setelah pelaku diamankan, personel langsung melakukan penggeledahan badan secara prosedural dan disaksikan petugas lainnya. Dari kantong celana terduga pelaku ditemukan satu bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta satu buah mancis. Dari hasil penimbangan awal, keseluruhan barang bukti narkotika yang diamankan berjumlah satu paket kecil dengan berat bruto 0,38 gram. “Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket kecil diduga sabu dan satu buah mancis yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika tersebut,” ungkap AKP Suit Purba.

Dalam interogasi awal di lapangan, terduga pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut dibelinya dari seseorang di kawasan Bangsal, Jalan Dr. Wahidin, Kota Pematangsiantar, dengan harga Rp100 ribu per paket. Kepada petugas, ia mengaku narkotika itu rencananya akan digunakan sendiri dan sebagian lainnya akan dijual kembali. Pengakuan itu selanjutnya menjadi bahan pengembangan bagi petugas untuk menelusuri asal barang dan kemungkinan jaringan yang lebih luas. “Pengakuan awal tersangka tentu kami dalami lebih lanjut untuk pengembangan kasus,” ujar Kapolsek.

Adapun pelapor dalam perkara ini adalah IPTU Sugeng Suratman, 51 tahun, anggota Polri yang bertugas dan berdomisili di Asrama Polsek Jorlang Hataran, Kelurahan Balata, Kecamatan Jorlang Hataran. Sementara dua personel Polri lainnya, yakni Alatan Siburian, 46 tahun, dan Bosta Sidabutar, 34 tahun, turut tercatat sebagai saksi dalam pengungkapan kasus tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh proses penindakan dilakukan secara sah, terukur, dan sesuai prosedur kepolisian.

AKP Verry Purba menegaskan, keberhasilan Polsek Jorlang Hataran ini memperlihatkan bahwa jajaran Polres Simalungun tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya. Menurutnya, sinergi antara informasi dari masyarakat dan respons cepat aparat menjadi kunci penting dalam menekan peredaran barang terlarang. “Komitmen memberantas narkoba akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” tegas AKP Verry Purba.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diboyong ke Polsek Jorlang Hataran dan selanjutnya diserahkan ke Sat Narkoba Polres Simalungun untuk proses penyidikan lebih lanjut. Langkah tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berkesinambungan. Melalui pengungkapan ini, Polsek Jorlang Hataran kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri yang sigap, humanis, dan konsisten dalam memberantas narkoba.

Di Balik Senyum Ramah Aipda Rolan Manik: Sosok Personel Sat Pam Obvit Polres Simalungun yang Tak Kenal Lelah Kawal Keamanan Wisata Danau Toba

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Di balik indahnya panorama Danau Toba yang memukau para wisatawan, terdapat sosok-sosok personel Polri yang dengan penuh dedikasi dan tanpa kenal lelah memastikan setiap pengunjung dapat menikmati keindahan alam Simalungun dengan rasa aman dan nyaman. Salah satu sosok tersebut adalah Aipda Rolan Manik, personel Satuan Pengamanan Objek Vital atau Sat Pam Obvit Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, yang pada Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB, kembali menjalankan tugasnya sebagai bagian dari tim pelaksana program unggulan Simalungun Safe Tourism dengan menyisir sepuluh destinasi wisata strategis di kawasan Danau Toba secara serentak.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekira pukul 20.20 WIB, memberikan apresiasi khusus atas dedikasi dan profesionalisme Aipda Rolan Manik beserta rekan-rekannya dalam menjalankan program Simalungun Safe Tourism yang telah menjadi salah satu program prioritas Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M.

"Aipda Rolan Manik dan seluruh personel yang terlibat dalam program Simalungun Safe Tourism adalah representasi terbaik dari Polri yang humanis dan berintegritas. Mereka hadir dengan sepenuh hati untuk memastikan setiap wisatawan yang datang ke Simalungun merasa aman, nyaman, dan terlindungi," ujar AKP Verry Purba dengan bangga kepada awak media.

Aipda Rolan Manik menjelaskan secara langsung bahwa program Simalungun Safe Tourism yang dijalankannya bersama tim merupakan program prioritas yang digagas dan diperintahkan langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang dalam rangka memastikan seluruh kegiatan pariwisata di wilayah hukum Polres Simalungun, khususnya di kawasan Danau Toba, dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tenteram bagi setiap wisatawan yang berkunjung.

"Program Simalungun Safe Tourism ini adalah amanah langsung dari Bapak Kapolres yang harus kami laksanakan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Kapolres sangat menekankan bahwa keamanan wisatawan adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan," ucap Aipda Rolan Manik.

Pada pelaksanaan patroli destinasi wisata hari itu, Aipda Rolan Manik bersama empat personel lainnya yakni Aiptu E. Rivai, Aipda Hendro Purba, Aipda Okto Fredy, dan Brigadir C. Sipayung, S.H., bergerak menyisir sepuluh titik destinasi wisata strategis secara serentak. Kesepuluh lokasi tersebut meliputi Bah Damanik, Kebun Teh Bahbutong, Cafe Dong Dong, Bukit Indah Simarjarunjung, Tekosima, Pantai Paris, Hotel My Nasha, Hotel Dio Refael, Pelabuhan Penyeberangan Tiga Ras, serta Pelabuhan Penyeberangan Tradisional Kapal Kayu Tigaras.

"Kami menyisir semua titik wisata ini satu per satu dengan teliti. Bukan sekadar lewat, tetapi kami benar-benar memastikan kondisi keamanan di setiap lokasi, menyapa wisatawan, dan memberikan himbauan dengan pendekatan yang ramah dan humanis," ungkap Aipda Rolan Manik.

Dalam setiap lokasi yang dikunjungi, Aipda Rolan Manik dan timnya konsisten menerapkan pendekatan yang hangat dan bersahabat kepada para wisatawan dan warga sekitar. Salam, senyum, dan sapaan dikedepankan sebagai cara membangun kepercayaan dan kedekatan antara personel Polri dengan masyarakat, sehingga himbauan keamanan yang disampaikan dapat diterima dengan tulus dan penuh kesadaran oleh seluruh pengunjung destinasi wisata.

Aipda Rolan Manik juga mengungkapkan bahwa salah satu hasil nyata yang ingin diwujudkan melalui program Simalungun Safe Tourism ini adalah menjadikan Tigaras sebagai kota tujuan wisata yang dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga karena reputasinya sebagai kawasan yang aman dan didukung oleh kearifan lokal yang hangat serta dapat diterima oleh wisatawan dari berbagai latar belakang.

"Kami ingin setiap wisatawan yang datang ke Tigaras dan seluruh destinasi wisata di Simalungun pulang dengan membawa cerita tentang keindahan alam dan keramahan masyarakat, bukan cerita tentang ketidakamanan. Itulah motivasi terbesar kami dalam menjalankan tugas ini setiap harinya," pungkas Aipda Rolan Manik dengan penuh semangat.

Polres Simalungun di bawah kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang berkomitmen untuk terus menghadirkan program Simalungun Safe Tourism sebagai jaminan nyata keamanan dan kenyamanan wisata di kawasan Danau Toba, demi terwujudnya Simalungun sebagai destinasi wisata kelas dunia yang aman, indah, dan berdaya saing tinggi.

error: Content is protected !!