Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pembangunan “Aula Prabowo Subianto” di Sekolah Teologi Wamena Segera Dimulai

WAMENA || jejakindonesia.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memastikan pembangunan “Aula Prabowo Subianto” di Sekolah Tinggi Alkitab (STA)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Tom Bozeman Sinakma Wamena segera dimulai. Pembangunan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan sarana pendidikan dan pembinaan karakter di wilayah Papua.

Kunjungan kerja Ribka ke STA/SMTK Tom Bozeman Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (17/10/2025), menjadi tindak lanjut janji Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat berkunjung bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Agustus lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan meluruskan miskomunikasi yang sempat muncul di lapangan.

“Jadi kita coba luruskan pemahaman yang terjadi miskomunikasi dalam rencana pembangunan di STA/SMTK Tom Bozeman Sinakma Wamena. Pak Menteri PKP itu menginginkan ada tiga program utama. Pertama, pembangunan aula yang akan diberi nama Aula Prabowo Subianto,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan akan melibatkan putra-putri asli daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Ia pun menekankan kualitas desain karena proyek ini membawa nama Presiden. Selain aula, Menteri PKP juga memberikan dukungan untuk penguatan GMKI dan perbaikan simbol keagamaan di Wamena.

“Satu lagi beliau beri tugas kepada saya untuk mengawal GMKI. Saat makan malam waktu itu, mahasiswa datang dan Pak Menteri PKP langsung memberikan bantuan rencana pembangunan kantor sekretariat GMKI, kemudian bantuan memperbagus tugu salib sebesar Rp1 miliar, dan selanjutnya bantuan untuk STA/SMTK ini sebesar Rp3 miliar,” lanjutnya.

Ribka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang memfasilitasi pertemuan dengan pihak sekolah guna penyamaan persepsi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah memfasilitasi pertemuan ini. Kita sudah menyamakan persepsi dan bertemu dengan dewan guru. Semuanya sudah jelas dan kami akan segera melaporkan kembali kepada Bapak Menteri untuk tindak lanjut selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan teologi di wilayah pegunungan tengah Papua. Ia menyebut, kehadiran Wamendagri mempercepat koordinasi pembangunan.

“Sore hari ini bertepatan dengan kunjungan Ibu Wakil Menteri Dalam Negeri di kompleks STA/SMTK Tom Bozeman Wamena, kami bertemu dengan staf dan akademisi di STA/SMTK. Kami sedang membahas penempatan lokasi pembangunan aula gedung yang diberikan oleh Pak Menteri PKP,” ungkapnya.

Adapun Kepala Sekolah STA/SMTK Tom Bozeman Sinakma Wamena Hosea Murip juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah.

“Saya sebagai pimpinan sekolah STA mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri yang telah membantu kami untuk membangun aula, dan juga kepada Ibu Wamendagri, serta Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan dan perhatian bagi sekolah teologi kami di Sinakma,” ucapnya.

Ia menegaskan, bantuan pembangunan ini sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan teologi dan pelayanan gereja di wilayah pegunungan tengah Papua.

“Atas nama gereja dan sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah membantu kami. Pembangunan aula dan perumahan bagi murid-murid kami akan menjadi berkat besar bagi generasi penerus di Tanah Papua,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan berbasis iman di Papua, sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah pegunungan.

Puspen Kemendagri

Tinjau Perumahan ASN di Kota Malang, Mendagri Ajak Pemda Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

MALANG || jejakindonesia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah (Pemda) untuk menyukseskan program tiga juta rumah. Menurutnya, program tersebut sangat mulia karena menunjukkan keberpihakan terhadap rakyat kecil.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat meninjau Perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (17/10/2025). Dalam kesempatan itu, Mendagri bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyapa masyarakat dan meninjau langsung lokasi perumahan.

Mendagri menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto telah berulang kali menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat kecil. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program strategis, di antaranya program Tiga Juta Rumah, Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Swasembada Pangan, Kampung Nelayan, serta program prioritas lainnya. Karena itu, ia mengajak seluruh Pemda untuk memberikan dukungan nyata agar program tersebut dapat terealisasi secara optimal.

Dari sisi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mendagri menegaskan bahwa pihaknya juga telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program tiga juta rumah. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama mengenai pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Itu sangat membantu sekali. Tujuannya supaya Bapak-Bapak, Ibu-Ibu yang bangun rumah, renovasi rumah, sepanjang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah, itu bebas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membangun sistem pelayanan perizinan PBG yang cepat dan efektif. Ia mencontohkan inovasi layanan perizinan yang telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya, di mana proses penerbitan PBG dapat diselesaikan hanya dalam waktu 15 menit.

“Kami menyaksikan langsung [layanan penerbitan PBG selesai dalam] 15 menit itu. Surabaya, Pak Wahyu (Wali Kota Malang) 15 menit PBG-nya, kami tunggu dengan Pak Ara. Paling cepat yang pernah kami temukan,” sambung Mendagri.

Ia berharap, kualitas pelayanan serupa dapat ditiru dan diterapkan secara lebih luas oleh Pemda lainnya. Menurutnya, pelayanan yang cepat dan mudah akan mempercepat realisasi program perumahan rakyat serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Tapi sekali lagi, Pak Menteri Perumahan, Pak Ara enggak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itulah kami mutar ke seluruh Indonesia untuk mendapatkan dukungan juga oleh Pemda, oleh perbankan, oleh para pengembang, kontraktor, [agar] semua diberikan kemudahan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Adhy Karyono, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier Dinas Pertanian dan Pangan di Kelurahan Banjarsari Diduga Pekerjaan Asal Jadi dan tidak sesuai SOP

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Proyek pembangunan Jaringan Irigasi Tersier "asal jadi" dari dinas pertanian dan pangan kabupaten Banyuwangi di Kelurahan Banjarsari yang dikerjakan oleh CV Sumber Artha Kalandra diduga tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Pihak tim investigasi media pada Sabtu 18 Oktober 2025, menemukan bukti pekerjaan proyek pembangunan jaringan irigasi tersier tanpa melakukan pemasangan pondasi dan tinggi bangunan dengan rata rata mulai dari pasangan bawah sampai Finishing tinggi bangunan hanya 60 cm dengan Penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang seharusnya, seperti penggunaan matrial berupa pasir campur tanah.

Diduga lemahnya pengawasan dinas terkait, penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis, dan pengerjaan yang tidak mengikuti Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hal ini dapat merugikan negara dan masyarakat, sehingga pihak berwenang perlu melakukan kroscek dan tindakan perbaikan, serta meningkatkan pengawasan ke depan.

Pekerjaan proyek pembangunan jaringan irigasi tersier dikerjakan oleh CV Sumber Artha Kalandra diduga mengakibatkan kerugian uang Rakyat dan Negara senilai kurang lebih Rp 50.000.000,- (limapuluh juta rupiah).

Jika proyek tidak dikerjakan sesuai standar, maka dapat berpotensi merugikan keuangan negara dan tidak memberikan manfaat optimal bagi petani sebagai penerima manfaat utama.

Proyek tidak dikerjakan sesuai RAB atau spesifikasi teknis, meskipun anggarannya jelas, tetapi pelaksanaannya asal-asalan dan
lemahnya pengawasan oleh pihak dinas terkait atau pengawas lapangan,"ungkap Kelompok tani

Atas kejadian tentang hal tersebut diatas sehingga bangunan tidak berkualitas baik alias jelek, ujar Masyarakat kelompok tani saat di wawancarai tim investigasi media di lapangan

Pihak berwenang, termasuk masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat, mendesak dilakukannya kroscek dan evaluasi secara menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Jika ditemukan pelanggaran, pelaksana proyek diminta untuk memperbaiki pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Pentingnya bagi dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan di lapangan agar proyek-proyek serupa di masa mendatang dapat dikerjakan sesuai standar dan aturan yang berlaku. (Nur Hakim)

Pangdam I/Bukit Barisan Terima Audiensi Bupati Batu Bara, Bahas Pembangunan Yon Teritorial dan Penguatan Sinergi Daerah

MEDAN || jejakindonesia.id – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto menerima audiensi dari Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si beserta rombongan di Makodam I/BB, Medan. (16 Oktober 2025). Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dengan Kodam I/BB, khususnya dalam bidang ketahanan wilayah dan pembangunan teritorial.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Batu Bara menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus kerja sama. Di antaranya, dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Laut Tador, dengan luas lahan sekitar ±150 hektar. Dukungan tersebut dituangkan dalam surat resmi Bupati Batu Bara Nomor 500.17/6705/2025 tertanggal 9 Oktober 2025 yang memohon hibah tanah dari PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) untuk pembangunan satuan teritorial tersebut. Rencana ini diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Bupati Baharuddin juga mengusulkan beberapa bentuk kerja sama strategis, seperti pembinaan dan pelatihan bagi putra-putri daerah Batu Bara untuk mengikuti seleksi prajurit TNI, pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Nibung Hangus pada tahun 2026, serta penyelenggaraan retreat bagi Kepala OPD dan Kepala Desa guna meningkatkan wawasan kebangsaan.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Pangdam menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Yon TP serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya , juga menegaskan bahwa pelatihan calon prajurit Bintara akan dipusatkan di Yonif 126/Kala Cakti pada Januari 2026, dan pelatihan calon Tamtama akan digelar pada April 2026. Kodam I/BB, lanjut Pangdam, siap mendukung pelaksanaan TMMD dan kegiatan retreat guna memperkuat semangat kebangsaan di kalangan aparatur pemerintah daerah dan masyarakat Batu Bara.

Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Kodam l/BB dan Pemkab Batu Bara, antara lain Asintel kasdam l/BB, Asops kasdam l/BB, Aster kasdam l/BB, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Hadisupraapto, MM, Plt. Kasatpol PP Ronald Farel Siahaan, S.Pd, Plt. Kadis Pendidikan Wali Wala Azahari Sagala, S.Pd, Kabag Pemerintahan Yasser Abdillah, S.STP, serta Kabid Infrastruktur Bappelitbangda Faisal Rahman Nasution, S.T. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, menandai langkah konkret sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional dari daerah.

(Pendam l)

Ajang Bergengsi Pelajar Pasuruan: Turnamen Voli Piala Kapolres 2025 Resmi Dibuka

PASURUAN || jejakindonesia.id – Sebanyak 34 tim pelajar dari SMA dan SMK se-Kabupaten Pasuruan unjuk kemampuan dalam ajang bergengsi Turnamen Bola Voli Piala Kapolres Pasuruan Tahun 2025, yang digelar di halaman Polres Pasuruan, Sabtu pagi (18/10/2025).

Turnamen ini menjadi simbol pembinaan generasi muda melalui olahraga, sekaligus wadah positif untuk menyalurkan bakat, semangat, dan sportivitas pelajar. Suasana semarak tampak mewarnai halaman Polres—seragam beraneka warna, sorak-sorai dukungan, dan semangat juang para atlet muda menjadikan ajang ini begitu hidup dan penuh energi positif.

Dalam sambutannya, Waka Polres Pasuruan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata pertandingan bola voli, melainkan bagian dari program Cooling System Sitkamtibmas, sebuah inisiatif strategis Polres Pasuruan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan yang membangun jiwa kebersamaan dan kedisiplinan.

Lewat turnamen ini, kami ingin para pelajar menyalurkan energi dan semangat mereka ke arah yang positif. Olahraga menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan,” ujarnya.

Turnamen ini diharapkan menjadi momentum lahirnya bibit-bibit unggul olahraga bola voli dari Pasuruan, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, dalam membangun karakter yang kuat, sportif, dan berintegritas.