Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Lansia 84 Tahun Dijadikan Korban Pemalsuan Akta Tanah, Keluarga Ancam Lapor Polisi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Keluarga besar Siti Aminah (84) mengancam akan melaporkan tiga pihak ke Polresta Banyuwangi terkait dugaan pemalsuan akta jual beli tanah yang mencatut nama perempuan lanjut usia tersebut sebagai penjual tanpa sepengetahuan dan persetujuannya.

"Kami masih memberikan kesempatan 7 hari kerja untuk klarifikasi sebelum laporan polisi resmi diajukan," tegas Supriyadi, S.H., M.H., kuasa hukum keluarga, dalam siaran persnya, Senin (24/6/2024).

Bukti Kuat Pemalsuan

Berdasarkan pemeriksaan awal, terungkap sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan pemalsuan sistematis:

1. Siti Aminah tidak pernah memiliki tanah di lokasi yang disebutkan dalam Akta Jual Beli Nomor 125/JB/II/2012
2. Tanda tangan Siti Aminah dalam akta diduga tidak autentik
3. Terdapat kejanggalan waktu yang fatal - akta bertanggal 1 Agustus 2011, sementara KTP yang digunakan baru diterbitkan 10 September 2012

"Bagaimana mungkin sebuah akta dibuat dengan menggunakan dokumen identitas yang belum ada? Ini bukti yang sangat kuat," tegas Hisyam Nawawi, cucu kandung Siti Aminah yang mewakili keluarga.

Proses Menunggu Klarifikasi

Keluarga menyatakan masih menunggu klarifikasi dari:

· Slamet Haryadi dan Titin Purniawati (pihak pembeli)
· Rusli Effendi, S.H. (PPAT pembuat akta)
· Pihak lain yang terkait

"Kami berharap semua pihak bertanggung jawab dan memberikan penjelasan sebelum kami mengambil langkah hukum," tambah Supriyadi.

Jika tidak ada tanggapan memuaskan, keluarga akan mengajukan laporan polisi dengan menjerat Pasal 263, 264, 266, dan 55 KUHP tentang Pemalsuan Surat.

Polresta Banyuwangi Kukuhkan 280 Pelajar Jadi Duta Kamtibmas 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Sebanyak 280 pelajar dari berbagai sekolah di Banyuwangi resmi dikukuhkan sebagai Duta Kamtibmas 2025. Kegiatan ini digelar Polresta Banyuwangi melalui Satuan Binmas di MAN 2 Genteng, Kamis (30/10/2025).

Acara bertema “Pelajar Berdaya, Kamtibmas Terjaga, Membangun Solidaritas dalam Keamanan Bersama” itu dibuka oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K.

Dalam sambutannya, Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., mengajak para pelajar menjadi agen perubahan dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Pelajar harus mampu menjadi contoh dan pelopor ketertiban. Melalui Duta Kamtibmas, kami ingin menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar,” katanya

Kegiatan juga dihadiri perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Kepala Sekolah MAN 2 Genteng Drs. Saerozi, M.Ag., serta Kasat Binmas Kompol Toni Irawan, S.H., M.H.

Para Duta Kamtibmas mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber lintas instansi, mulai dari wawasan kebangsaan, moderasi beragama, bahaya narkoba, etika berlalu lintas, hingga waspada kejahatan siber di media sosial.

Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Toni Irawan,S.H., M.H., menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pelajar untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya.

“Mereka kami bekali agar mampu menjadi agen positif di sekolah dan masyarakat. Duta Kamtibmas bukan sekadar simbol, tapi peran nyata generasi muda dalam menjaga keamanan bersama,” pungkasnya

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Panen Kedelai Garuda Merah Putih di Lampung Utara

LAMPUNG || jejakindonesia.id - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung hasil panen kedelai di lahan pertanian Komplek Pemukiman TNI AL (Kimal), Desa Madukoro, Kotabumi, Lampung Utara, Lampung, Rabu (29/10/2025). Kegiatan yang dihadiri pula oleh Menteri Pertanian RI ini, menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan nasional.

Dalam panen raya tersebut, kedelai varietas Garuda Merah Putih yang dikembangkan di lahan seluas 30 hektare menunjukkan hasil panen yang sangat produktif, dengan capaian rata-rata 4 ton per hektare. Varietas unggulan ini dikenal memiliki produktivitas tinggi serta ketahanan baik terhadap kondisi iklim tropis, sehingga berpotensi menjadi salah satu komoditas strategis dalam mendukung kebutuhan pangan nasional.

Menteri Pertahanan RI dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa panen ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kemandirian pangan nasional melalui peran aktif TNI dan kolaborasi lintas sektor. “Ini adalah hari yang betul-betul bersejarah strategis. Kita memulai garis awal rencana untuk menanam swasembada kedelai, dan ini akan diprakarsai oleh Tentara Nasional Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menhan RI menyampaikan bahwa panen ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan Lampung Utara sebagai salah satu pusat pengembangan kedelai nasional. Melalui sinergi dan kerja keras TNI bersama masyarakat, Indonesia memiliki peluang besar untuk berdaulat di bidang pangan. “Wilayah ini harus menjadi pusat swasembada kedelai untuk seluruh Indonesia. Dengan formula, dengan pola, dan kemauan kerja keras dari TNI, maka Indonesia bisa menjadi negara bukan pengimpor kedelai lagi, tapi negara pengekspor kedelai yang akan kita rebut pada kesempatan pertama tahun 2025 dan 2026 ini,” tegas Menhan RI.

Kedelai Garuda Merah Putih memiliki masa panen relatif singkat, sekitar 90 hari setelah tanam, dan telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Laut sebagai komoditas utama dalam program ketahanan pangan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produksi nasional, menekan ketergantungan impor, serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Guna mendukung target tersebut, TNI AL menyiapkan strategi swasembada kedelai untuk tiga tahun ke depan melalui penyediaan bibit unggul, penggunaan pupuk organik, pendampingan petani, serta penerapan sistem pascapanen yang efisien agar kualitas hasil panen terjaga hingga proses distribusi ke pasar domestik.

Selain kegiatan panen tersebut, TNI AL juga menyelenggarakan bakti sosial berupa pembagian sembako dan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada lima ratus siswa di sekitar lokasi, tidak hanya itu, TNI AL juga turut menampilkan UMKM binaan yang mengolah hasil komoditas kedelai menjadi berbagai produk olahan pangan. Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan Indonesia mampu berdiri kokoh sebagai negara yang mandiri pangan, berdaulat, dan tangguh menghadapi tantangan global.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat
#setahunberdampak

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Satlantas Polrestabes Semarang Sediakan Ruang Laktasi, Wujud Pelayanan Prima bagi Masyarakat

SEMARANG || jejakindonesia.id - Sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Satlantas Polrestabes Semarang kini menyediakan ruang laktasi bagi para ibu menyusui. Fasilitas ini disiapkan khusus untuk memberikan kenyamanan bagi ibu yang tengah menyusui atau sedang menunggu proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ruang laktasi tersebut dilengkapi dengan fasilitas yang bersih, nyaman, dan tertutup, sehingga memberikan privasi bagi para ibu. Kehadiran ruang ini menjadi salah satu bentuk perhatian Satlantas Polrestabes Semarang terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kaum ibu yang membawa anak saat mengurus SIM.

Kanit Regident Polrestabes Semarang AKP Widiastuti menjelaskan, penyediaan ruang laktasi ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menghadirkan pelayanan yang ramah keluarga dan berperspektif gender.

"Kami ingin semua masyarakat merasa nyaman saat mengurus administrasi di Satpas, termasuk para ibu menyusui. Pelayanan prima bukan hanya cepat dan tepat, tetapi juga memperhatikan kebutuhan khusus masyarakat,” ujar AKP Widiastuti.

Langkah ini sejalan dengan arahan Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, S.H., M.H., yang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Satlantas Polrestabes Semarang.

Dengan adanya ruang laktasi ini, diharapkan pelayanan di Satpas 1421 Satlantas Polrestabes Semarang semakin humanis, inklusif, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

(Red)

Polres Kediri Kota Sidak Sejumlah SPBU Respon Keluhan Warga Soal Kualitas BBM

KEDIRI || jejakindonesia.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur bersama Pertamina Region Kediri dan Disperindag Kota Kediri melakukan pengecekan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu (29/10/2025).

Pengecekan dan uji sampel ini dilakukan untuk memastikan BBM yang terdistribusi atau beredar di Kota Kediri dalam keadaan aman.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., berserta anggota terlihat turut hadir langsung untuk mengecek bahan bakar di Tiga SPBU di Jalan Joyoboyo Kota Kediri, Jalan Letjend Mt Haryono Kecamatan Pesantren, dan Jalan Ahmad Dahlan Mojoroto.

Kegiatan ini merupakan respon langsung terhadap keluhan masyarakat yang beredar di media sosial setelah sejumlah pemilik kendaraan melaporkan motornya mengalami masalah seperti brebet hingga mogok usai mengisi Pertalite.

"Kami Satreskrim Polres Kediri Kota bersama sales brand manager Pertamina region Kediri pemkot Kediri,
melaksanakan uji sampel pada beberapa SPBU di wilayah Kediri," kata AKP Cipto Dwi Leksana.

Ia mengatakan, uji sampel ini dilakukan untuk memastikan dan melakukan pengawasan terhadap kualitas maupun kuantitas BBM yang terdistribusi di Kota Kediri.

Ada tiga SPBU yang dilakukan uji kualitas baik secara spesifikasi standar dan mutu untuk memastikan apakah sudah sesuai.

"Bawasanya BBM yang distribusi di Kota Kediri khususnya yang kita cek semuanya masih dalam batas normal," terangnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, dalam uji kuantitas melalui tera pengukuran mengunakan bejana ukur dan gelas ukur juga ditemukan dalam batas toleransi baik semua bahan bakar baik jenis Pertalite, Solar, dan Pertamina Dex.

"Ini adalah wujud nyata kami dari Polres Kediri Kota, Pertamina, dan Pemkot untuk memastikan BBM beredar di wilayah Kediri aman serta tidak ada permasalahan," pungkas Kasat Reskrim Polres Kediri Kota

error: Content is protected !!