Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Pimpin Sertijab dan Pengantar Purna Tugas, Kadivhumas Polri Tekankan untuk Selalu Berbuat yang Terbaik

JAKARTA || jejakindonesia.id — Divisi Humas Polri menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Karo Multimedia serta pengantar purna bakti bagi sejumlah personel, bertempat di Aula Rastra Sewakottama Gedung Divhumas Polri, Kamis (6/11/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dipimpin langsung oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Serah terima jabatan dilakukan dari Irjen Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K. yang mendapat promosi menjadi Dosen Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri kepada Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya. Mutasi jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025.

Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan pengantar purna bakti kepada tiga personel Divhumas Polri yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, yakni Kombes Pol. (Purn) Ir. Pertiwi Sitardhani, AKBP (Purn) Drs. Suwanda, M.Si., dan Penata Dwi Restuadi.

Acara dihadiri oleh para Karo, Penata Kehumasan Utama, para Kabag, Penata Kehumasan Madya, serta seluruh personel Divisi Humas Polri. Momentum tersebut menjadi wujud penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan para personel selama bertugas di lingkungan Divhumas Polri.

Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan sinergi dalam menjaga soliditas organisasi. Ia menyebut bahwa kekuatan Divisi Humas Polri lahir dari kerja kolektif seluruh personel, bukan dari individu semata.

“Kehebatan Humas adalah karena hebatnya anak buah kita. Baik di tingkat PNS, Bintara, Perwira, Pamen, maupun Pati, semuanya memiliki peran yang sama. Ibarat puzzle, setiap bagian jika digabungkan akan membentuk satu kekuatan besar,” ujar Kadivhumas.

Mengakhiri sambutannya, Kadivhumas mengingatkan seluruh personel agar senantiasa berbuat dan memberikan yang terbaik dalam setiap tugas.

"Maka itu, orang-orang baik adalah hatinya baik, dan orang yang baik pasti akan beri kerja yang terbaik,” pesannya disambut tepuk tangan hangat dari seluruh peserta acara.

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan apresiasi terhadap dedikasi para pejabat dan personel yang telah mengabdi bagi Divisi Humas Polri.

Kapolda Jatim Terima Penghargaan Penggerak Pangan, Sukses Ubah Ribuan Hektar Lahan Tidur Menjadi Produktif

MALANG || jejakindonesia.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan untuk kategori Penggerak Ketahanan Pangan di panggung detikJatim Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan atas perannya dalam menggerakkan jajaran kepolisian di seluruh Jawa Timur untuk ikut serta dalam program penanaman jagung serentak, yang berhasil mengubah ribuan hektare lahan tidur menjadi lahan produktif dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Seperti diketahui, di bawah arahannya, seluruh Polres dan Polresta di Jawa Timur berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif.

Berdasarkan data hingga kuartal II tahun 2025, program ini berhasil menjangkau 18.956 hektare lahan dengan estimasi hasil panen mencapai 37.993 ton jagung, menjadikan Jawa Timur salah satu provinsi dengan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Selain mendorong produktivitas sektor pertanian, inisiatif ini juga membawa efek sosial-ekonomi yang luas.

Di Banyuwangi misalnya, panen jagung dari 433 hektare lahan menghasilkan 1.445,46 ton jagung, yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan penguatan ekonomi lokal.

Kepemimpinan Irjen Nanang Avianto menunjukkan bahwa peran Polri kini melampaui fungsi keamana, menjadi penggerak solidaritas, kemandirian pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Program ini menjadi bukti konkret bagaimana keamanan dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan melalui sinergi lintas sektor.

DetikJatim Awards 2025, adalah ajang penghargaan untuk tokoh masyarakat hingga pelaku bisnis dan instansi pemerintah yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Jawa Timur.

Tahun ini, pemberian penghargaan digelar di Grand Mercure Malang Mirama, Kota Malang, pada Rabu 5 November 2025.

Anugerah detikJatim Awards 2025 diberikan kepada individu, komunitas, instansi pemerintahan, kampus, DPRD, BUMD, dan perusahaan swasta.

Seleksi penerima dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dan detikJatim, dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing.

Dugaan Pencemaran Lingkungan PT. IMIP, DPRD Morowali Rekomendasikan Pembentukan Tim Terpadu

Morowali || jejakindonesia.id - Warga dusun Kurisa, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morowali terkait dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Hal ini mendapat respon positif dari DPRD Morowali dengan menggelar Rapat Dengar Pandapat Umum (RDPU) di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Morowali dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait, pada Kamis, 6 November 2025. Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi III, Moh. Sadhaq Husain, didampingi Wakil Ketua Komisi III, Gafar Hilal dan Anggota DPRD Morowali, Reflin Abdul Rauf.

Sementara perwakilan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali yang diundang, diantaranya, Asisten ll Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Camat Bahodopi.

Instansi lainnya yang ikut diundang, antara lain Perwakilan Cabang Dinas ESDM Propinsi Sulawesi Tengah di Morowali, Kapolsek Bahodopi, Danramil Bahodopi, Perwakilan Pengelola Kawasan Industri IMIP, Pemerintah Desa Fatufia dan Perwakilan Masyarakat Dusun Kurisa Desa Fatufia.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Morowali, Moh Sadhaq Husein diselal-sela rapat, RDPU ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat tanggal, 24 Juni 2025. Perihal laporan dampak lingkungan terkait pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran suara akibat aktifitas perusahaan di kawasan PT. IMIP.

Dalam RDPU tersebut, Ada tiga poin yang menjadi cacatan kesimpulan dan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani secara bersama.

1. Bahwa setelah mendengarkan pendapat para pihak dalam Forum Rapat Dengar Pendapat, diperoleh kesimpulan belum diperoleh adanya kesepakatan dalam bentuk solusi yang berkeadilan dalam merespon tuntutan masyarakat yang terdampak dengan pilhak Pengelola Kawasan Industri PT. lMIP.

2. Bahwa dengan mempertimbangkan belum adanya kesepahaman sebagaimana poin 1, maka DPRD Kabupaten Morowali merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali untuk membentuk tim terpadu dalam melakukan kajian komprehenship dalam merespon aduan Warga Dusun Kurisa, Desa Fatufia tentang Dampak Lingkungan Pencemaran Udara, Pencemaran Air dan Pencemaran Suara akibat aktivitas Perusahaan di Kawasan IMIP yang akan dijadikan rujukan bersama dalam menentukan solusi yang berkeadilan bagi para pihak.

3. Bahwa DPRD Kabupaten Morowali merekomendasikan para pihak ntuk
menjalankan komitment dan tanggungjawab terkait rekomendasi hasil kajian komprehenship tim terpadu sebagaimana ditegaskan pada poin 2.

Sukseskan Program Tiga Juta Rumah, Mendagri Ajak Perguruan Tinggi Ambil Peran Dukung Kebijakan Pro Rakyat

SALATIGA || jejakindonesia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak perguruan tinggi untuk mengambil peran dalam menyukseskan program Tiga Juta Rumah. Pasalnya, program tersebut merupakan bentuk keberpihakan terhadap masyarakat.

Hal ini disampaikan Mendagri saat menghadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (5/11/2025) malam.

Ia menjelaskan, program Tiga Juta Rumah sejalan dengan paradigma ekonomi kerakyatan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam konteks ini, negara memiliki peran untuk mengintervensi suatu kebijakan demi membela kalangan lemah.

"Oleh karena itulah lahir program-program yang pro kepada rakyat. Mulai dari program Tiga Juta Rumah untuk rakyat yang tidak mampu, kemudian program MBG untuk melindungi masyarakat, anak-anak agar mereka sehat, ibu hamil, program-program desa nelayan, program Koperasi Desa Merah Putih," ujarnya.

Mendagri menambahkan, kebijakan program Tiga Juta Rumah dibangun karena masih banyak rakyat yang belum memiliki rumah. Kebijakan ini digagas dengan tujuan menegakkan prinsip keadilan bagi rakyat kecil. Guna mengoptimalkan implementasi program tersebut, Presiden Prabowo secara khusus membentuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Mendagri meyakini, apabila program Tiga Juta Rumah dapat direalisasikan dengan baik, maka akan memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kebijakan ini juga akan menghidupkan sektor perbankan karena banyaknya permintaan (demand) di pasar. Dengan demikian, bank juga dapat memberikan pinjaman kepada masyarakat. Di samping itu, program tersebut juga akan memberikan manfaat bagi sektor real estat karena kemudahan yang diberikan.

"Kalau rumah-rumah dibangun, rumah ini kan memerlukan material. Industri material akan bergerak. Industri baja, semen, batu bata, kayu, aluminium, semua akan bergerak dengan adanya program Tiga Juta Rumah," sambung Mendagri.

Dalam kesempatan itu, secara khusus Mendagri mengajak perguruan tinggi untuk membantu menyosialisasikan program Tiga Juta Rumah kepada masyarakat. Terlebih, suara dari akademisi di perguruan tinggi lebih didengar oleh publik. Selain itu, perguruan tinggi juga dapat berperan dalam melakukan penelitian yang mengkaji program tersebut guna memperkuat program Tiga Juta Rumah.

"Di samping tentunya tetap kita membutuhkan kritik, daya kritis dari perguruan tinggi. Hal yang kurang bagus, yang telah dikerjakan, apa yang sudah positif yang perlu terus dipertahankan, itu kita mengharapkan dukungan dari kalangan perguruan tinggi," tandasnya.

Turut hadir dalam forum tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Salatiga, Rektor UKSW Intiyas Utami, serta pihak terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

POLDA KEPRI GELAR SILATURAHMI DAN DEKLARASI KAMTIBMAS BERSAMA KOMUNITAS PENGEMUDI ONLINE SE-KEPRI

BATAM || jejakindonesia.id  – Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Kamtibmas bersama komunitas pengemudi online se-Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung di Hotel AP Premier Kota Batam, Pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kadishub Provinsi Kepri Junaidi, S.E., M.H., Kadisnaker Provinsi Kepri Dr. Diky Wijaya, S.E., M.Si., Kepala BPTD Kelas II Kepri Dini Kusumahati Damarintan, S.T., M.T., Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam Ir. Suhar, S.T., M.PWK., Kapolresta Barelang, serta perwakilan komunitas pengemudi online se-Provinsi Kepri.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa keberadaan pengemudi online merupakan bagian penting dari masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kepri.

“Saya berharap pengemudi online dapat menjadi mata dan telinga kamtibmas serta menjadi mitra jajaran kepolisian untuk bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepri,” ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas pengemudi online perlu terus dijaga untuk memperkuat stabilitas kamtibmas dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di masyarakat.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi menuturkan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, penyedia aplikasi, dan komunitas pengemudi online untuk mewujudkan sistem transportasi yang adil, aman, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 pengemudi ojek online dan taksi online yang merupakan perwakilan dari berbagai komunitas pengemudi di Provinsi Kepulauan Riau.

Acara ditandai dengan pemasangan rompi kemitraan dan pembacaan Deklarasi Kamtibmas Komunitas Pengemudi Online se-Provinsi Kepri, yang berisi empat poin komitmen:

1. Siap menjaga stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Kepri;

2. Menolak segala bentuk provokasi dan aksi kekerasan;

3. Menjunjung tinggi persatuan, solidaritas, dan keselamatan berlalu lintas;

4. Siap bersinergi dengan Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Perwakilan komunitas pengemudi online, Sdr. Jafri Rajab, turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kepri atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan momentum bagi kami untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Provinsi Kepri. Kami berharap setelah kegiatan ini, silaturahmi antara sesama pengemudi online dan aparat keamanan di Kepri dapat semakin erat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan komunitas pengemudi online semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, tertib, dan damai.

Salam Presisi
Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!