Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Redaksi

Pengobatan Gratis Satgas Yonif 521/DY Memberikan Layanan Cintai Kesehatan Bagi Masyarakat di Papua

PAPUA || jejakindonesia.id - Sebagai salah satu upaya untuk mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan masyarakat, Satgas Yonif 521/DY Pos Bolakme melakukan anjangsana dan pengobatan gratis untuk masyarakat di Kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (12/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Danpos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han menyampaikan bahwa di samping tugasnya menjaga keamanan, juga dituntut harus mampu menjalin komunikasi yang baik serta bersinergi dengan para tokoh dan seluruh lapisan masyarakat dengan frasa atau moto Dekati, Kenali dan Layani.

"Adanya kegiatan pengobatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat", ujar Danpos.

"Kami berharap semoga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat serta dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat", harapnya.

Sementara itu Mama Yalige Tabuni, salah seorang masyarakat yang menerima pengobatan mengucapkan terima kasih dan berharap kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan.

"Kami ucapkan terima kasih pada Bapak TNI Satgas Yonif 521/DY yang sudah datang ke kampung kami dan mengobati kami," ungkapnya.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Satuan tugas (Satgas) TNI secara rutin memberikan layanan kesehatan gratis, termasuk konsultasi terlebih di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

Program dan kegiatan Cintai kesehatan yang di dilakukan Satgas Yonif 521/DY ini dengan memberikan pelayanan medis langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, yang bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan, membantu meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn Sambut Presiden Prabowo dengan Upacara Kenegaraan

Jejakindonesia.id || Presiden RI Prabowo Subianto disambut oleh Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn dalam upacara kenegaraan yang digelar di Admiralty House, Sydney, Rabu (12/11/2025).

Di halaman Admiralty House, Presiden Prabowo dan Gubernur Jenderal Mostyn disambut oleh tembakan kehormatan sebanyak 21 kali. Selanjutnya, Presiden Prabowo didampingi Komandan Upacara melakukan inspeksi terhadap barisan pasukan kehormatan.

Seusai inspeksi, dilakukan sesi perkenalan antara delegasi resmi dari masing-masing negara kepada kedua pemimpin. Sebagai penutup rangkaian upacara, Presiden Prabowo menandatangani buku tamu resmi di Admiralty House sebagai simbol persahabatan dan penghormatan antara Indonesia dan Australia.

Sumber: Menteri Sesneg Republik Indonesia

Bertemu PM Albanese, Presiden Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Jejakindonesia.id || Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan tête-à-tête dengan PM Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, Rabu (12/11/2025). Pertemuan ini menjadi salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, sebagai langkah penguatan hubungan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.

Setibanya di Kirribilli House, Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Albanese di halaman depan salah satu kediaman resmi PM Australia tersebut. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai momen penyambutan, mencerminkan hubungan personal yang erat di antara kedua pemimpin.

Setelah prosesi penyambutan, kedua pemimpin berjalan bersama menuju sitting room untuk melaksanakan pertemuan empat mata. Dalam suasana yang akrab dan produktif, pertemuan ini berlangsung dalam format tertutup, menandakan pentingnya pembahasan yang bersifat strategis antara kedua kepala pemerintahan.

Pertemuan tête-à-tête ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, terutama di sektor ekonomi dan pembangunan, hubungan antar masyarakat, pertahanan dan keamanan, serta kemaritiman. Selain memperkuat fondasi kemitraan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade, kedua pemimpin juga menaruh perhatian pada stabilitas kawasan Indo-Pasifik serta penguatan kapasitas industri strategis di tingkat bilateral.

Sumber: Mensesneg Republik Indonesia

Presiden Prabowo Tiba di Sydney untuk Kunjungan Kenegaraan

Jejakindonesia.id || Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Sydney, Australia, Selasa (11/11/2025) malam, untuk memulai rangkaian kunjungan kenegaraan. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Bandar Udara Sydney Kingsford Smith sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Dari bandara, Kepala Negara langsung menuju hotel tempat bermalam selama kunjungan kenegaraan di Sydney dan disambut meriah oleh puluhan warga dan diaspora Indonesia seraya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh kemitraan strategis Indonesia dan Australia, sekaligus mempertegas komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik.

Sumber: Mensesneg Republik Indonesia

Wakapolri: Puslitbang Harus Urip, Jadi Api Perubahan Polri dan Motor Reformasi Berbasis Riset

BOGOR || jejakindonesia.id — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri harus benar-benar urip — hidup, dinamis, dan menjadi api perubahan Polri.

Ia menjelaskan, mengapa pasca dibentuknya Komisi Percepatan Reformasi Polri oleh Presiden Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto, lembaga pertama yang dikunjungi adalah Puslitbang Polri.
Alasannya jelas: karena perbaikan Polri harus dimulai dari riset, dari lembaga yang mampu menguji setiap gagasan dan kebijakan secara ilmiah.

“Mengapa yang pertama dikunjungi adalah Puslitbang? Karena kita ingin perbaikan Polri tidak hanya berdasarkan persepsi atau tekanan publik, tetapi melalui riset yang valid dan teruji secara keilmuan,” tegas Wakapolri.
“Riset adalah fondasi perubahan. Tanpa data dan ilmu pengetahuan, reformasi hanya akan menjadi slogan. Puslitbang harus menjadi laboratorium kebijakan dan kompas arah perubahan Polri.”

Pernyataan itu disampaikan Wakapolri dalam kunjungan kerja ke Puslitbang Polri di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (12/11).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mempercepat transformasi organisasi pasca pembentukan Komisi Reformasi Polri, dengan menekankan pentingnya reformasi yang berbasis bukti, sains, dan penelitian lapangan.

Dalam arahannya, Komjen Dedi Prasetyo menekankan bahwa reformasi sejati tidak lahir dari meja rapat, tetapi dari data dan fakta lapangan.
“Puslitbang harus urip, hidup, dan turun. Harus hadir di tengah masyarakat, di ruang pelayanan, di tempat anggota bertugas. Riset tidak boleh berhenti di laboratorium — ia harus menyentuh realitas, mendengar keluhan publik, dan melihat tantangan langsung di lapangan,” ujarnya.

Setelah memberikan arahan di Puslitbang, Wakapolri langsung melakukan uji petik pelayanan publik di Polsek Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
Langkah ini menjadi bukti bahwa arah reformasi Polri kini bergerak dari konsep menuju praktik, dari kebijakan menuju perubahan konkret di tingkat pelayanan dasar.

“Kita jadi tahu bagaimana alur pelayanan publik di tingkat dasar berjalan. Bagaimana laporan diterima, bagaimana pengaduan masyarakat ditindaklanjuti, dan mengapa sering muncul keluhan. Ternyata masalah bukan hanya di personel, tapi juga di alur pelayanan, penganggaran, dan pembagian tugas. Ini yang harus kita benahi,” jelas Wakapolri.

Wakapolri menegaskan bahwa ke depan, Puslitbang harus menjadi lembaga yang mengawal reformasi Polri secara berkelanjutan.
Setiap kebijakan harus melalui tahapan riset, pengujian, dan evaluasi agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.
“Perbaikan Polri harus terukur. Harus ada baseline-nya, datanya, indikatornya. Dan semua itu dimulai dari Puslitbang,” ujar Wakapolri.

Lebih lanjut, Komjen Dedi menggambarkan Puslitbang sebagai “api perubahan Polri” — sumber energi yang menyalakan semangat transformasi di seluruh jajaran.
“Kalau Puslitbang hidup, Polri bergerak. Kalau Puslitbang menyala, reformasi berjalan. Api perubahan itu harus dijaga, agar semangat membenahi institusi tidak padam,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri juga meninjau Laboratorium Elektronika, Alpalhankam, Persenjataan, dan Transportasi yang menjadi sarana pengujian perlengkapan operasional Polri.
Ia menilai, fasilitas Puslitbang telah sangat maju dan dapat dioptimalkan untuk mendukung pengujian alat, teknologi, serta kajian ilmiah terhadap pelayanan kepolisian berbasis digital dan empati sosial.

Sementara itu, Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. FX. Surya Kumara, S.H., M.H. menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti perintah dan arahan Wakapolri.

“Kami akan segera melaksanakan perintah dan arahan Wakapolri. Apa yang beliau sampaikan menjadi bara semangat kami untuk terus menyala dan berkontribusi nyata dalam mengawal perubahan Polri melalui riset yang berbasis ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Kunjungan kerja ini menjadi simbol bahwa reformasi Polri kini bergerak dengan pendekatan ilmiah dan empiris.
Puslitbang tidak lagi hanya berfungsi sebagai laboratorium alat, tetapi sebagai pusat riset kebijakan publik kepolisian, yang menyalakan api perubahan di seluruh lini organisasi.

Dengan Puslitbang yang urip — yang hidup, turun, dan mendengar — Polri berkomitmen mempercepat reformasi menuju institusi yang presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

“Puslitbang adalah api perubahan Polri. Dari sinilah bara reformasi itu dijaga agar terus menyala,” tutup Wakapolri.

error: Content is protected !!