Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Mendarat di Bumi Blambangan, Brigjen TNI Dwi Hariyono Buka Kunjungan Kerja

SITUBONDO || jejakindonesia.id – Suasana Bandara Internasional Banyuwangi siang itu tampak lebih sibuk dari biasanya. Tepat pukul 10.15 WIB, pesawat Super Air Jet IU 370 mendarat membawa rombongan penting dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Brigjen TNI Dwi Hariyono, Direktur Fasilitas dan Jasa (Dirfasjas) Ditjen Kuathan Kemhan, tiba bersama jajaran pejabat tinggi Kemhan dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo.

Rombongan perwira tinggi itu terdiri dari Kolonel Inf Adiarso, S. Hub. Int., M.H.I. (Kasubdit Faslan dan Rahlat Dit Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan), Kolonel Czi Devananda De Mercurio, S.T. (PPBJ Madya Puskon Baloghan Kemhan), Letkol Czi Vipbrian, S.T., M.Han. (Kasubbid Sunrenja Bid Renkon Puskon Baloghan Kemhan), serta Letkol Czi Haripuddin, S.H. (Kasi Pemindahtanganan Subdit Tanah dan Bangunan Dit Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Kav Suprapto, Danramil 0825/12 Rogojampi Kapten Cba Guntur, serta perwakilan TNI AU Rajegwesi dan Danposal Blimbingsari.

Setelah prosesi penyambutan singkat di area VIP bandara, Brigjen TNI Dwi Hariyono beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi Kota menggunakan kendaraan dinas Pajero Sport B 1676 KJQ, dikawal personel Subdenpom Banyuwangi. Agenda singkat di “Kota Gandrung” ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja mereka ke wilayah Tapal Kuda Jawa Timur.

Kegiatan berlangsung tertib dan aman di bawah koordinasi Kodim 0825 Banyuwangi. Penyambutan tersebut mencerminkan sinergi solid antara jajaran TNI AD, TNI AU, dan instansi pertahanan lainnya dalam mendukung tugas-tugas strategis Kementerian Pertahanan. Kehadiran Brigjen Dwi Hariyono di Banyuwangi sekaligus menegaskan posisi daerah ujung timur Pulau Jawa ini sebagai simpul penting dalam rantai penguatan pertahanan nasional.

Kasad: Dalam Pertandingan, Mental dan Disiplin Menentukan Kemenangan

JAKARTA || jejakindonesia.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa dalam setiap pertandingan, faktor terpenting yang harus dimiliki seorang atlet adalah mental bertanding yang kuat serta disiplin tinggi.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat meninjau kesiapan sekaligus melepas Tim Tembak TNI Angkatan Darat yang akan berlaga pada ajang ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025 di Singapura. Kegiatan pelepasan berlangsung di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (12/11/2025), dan juga dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa serta para pejabat utama TNI AD.

Dalam arahannya, Kasad menyampaikan bahwa mental bertanding merupakan kunci utama dalam menghadapi ajang besar seperti AARM. Ia juga menyatakan rasa bangganya terhadap semangat, disiplin, dan profesionalisme para prajurit terbaik TNI AD yang terpilih mewakili Indonesia pada kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut.

“Saya hanya ingin menyampaikan satu hal, dalam bertanding itu yang penting adalah mental bertanding. Kalau mental bertanding sudah terbentuk, saya yakin semua punya, tinggal bagaimana kamu mengendalikan diri pada saat bertanding agar bisa tampil maksimal. Jadi seperti motto kita saat latihan, berlatih seperti bertempur, bertempur seperti berlatih. Saat berlatih kita harus serius, agar saat bertanding kamu mendapatkan hasil yang maksimal,” tegas Kasad.

Kasad menambahkan bahwa keikutsertaan TNI AD dalam AARM bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk kehormatan dan kebanggaan bangsa. Ia menekankan pentingnya latihan yang berkesinambungan, fasilitas yang memadai, dan semangat juang tanpa henti agar prestasi dapat terus ditingkatkan.

Selain mental dan keterampilan, Kasad juga menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai faktor mutlak yang harus dijaga oleh seluruh anggota tim. Ia mengingatkan agar para prajurit tidak terlena dengan situasi maupun kondisi dan tetap fokus hingga akhir perlombaan.

Kontingen TNI AD yang diberangkatkan ke AARM ke-33 di Singapura berjumlah 44 personel, terdiri dari 25 atlet petembak (20 putra dan 5 putri) serta 19 orang _official_, dengan Komandan Kontingen Letkol Inf Indra Widiyanto.

Tim Tembak TNI AD direncanakan akan mengikuti beberapa kategori lomba, meliputi pistol putra dan putri, karaben, senapan, dan senapan otomatis (SO). Kompetisi akan berlangsung mulai 21 hingga 27 November 2025 dan diharapkan menjadi ajang untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

*(Dispenad)*

Ungkap 104 Kasus dan Amankan 71 Tersangka, Polres Pasuruan Raih Peringkat 5 Ops Sikat Semeru 2025

PASURUAN || jejakindonesia.id – Polres Pasuruan berhasil mengungkap 104 kasus kriminal selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang digelar selama 12 hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025. Dari seluruh pengungkapan tersebut, sebanyak 71 tersangka laki-laki berhasil diamankan dalam berbagai kasus kejahatan.

Operasi yang menargetkan 3C (pencurian, curat, curas, curanmor), penyalahgunaan senjata api/bahan peledak/senjata tajam, serta street crime ini menjadi salah satu operasi terbesar Polres Pasuruan di tahun 2025.

Dari hasil operasi, jajaran kepolisian berhasil menyita berbagai barang bukti, antara lain empat unit sepeda motor — Yamaha Jupiter hitam, Beat hitam, Beat hijau putih, dan Beat biru putih — serta enam dosbook HP berbagai merek, delapan lembar fotokopi STNK, sembilan lembar fotokopi BPKB, dua set kunci T, satu pedang, tiga celurit, satu pisau belati, serta berbagai pakaian dan aksesoris seperti jaket, kaos, celana, jam tangan, topi, daster, dan dompet.

Selain itu, barang bukti berbahaya berupa 310 petasan, 10 kilogram serbuk bahan peledak, 9 kilogram bubuk belerang, 5 kilogram bubuk potasium kasar, dan 10 kilogram potasium halus juga dimusnahkan oleh aparat kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja keras dan koordinasi yang baik selama operasi berlangsung.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pencegahan agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujar AKBP Jazuli.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Pasuruan akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang bersifat preemtif dan preventif agar kejahatan jalanan dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor bila menemukan tindakan yang mencurigakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Berkat hasil kerja tersebut, Polres Pasuruan berhasil menempati peringkat ke-5 dari 39 Polres jajaran Polda Jawa Timur dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, sebuah capaian yang menunjukkan komitmen Polres Pasuruan dalam menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari kriminalitas.

Satgas Yonif 700/WYC Hadirkan Semangat Belajar di SD Mayuberi: Kopda Yusuf Jadi Guru Sehari untuk Anak Papua

PAPUA || jejakindonesia.id – Di tengah sejuknya udara pegunungan dan suasana damai Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, para prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti kembali menunjukkan kepeduliannya kepada dunia pendidikan. Melalui Pos Titik Kuat Mayuberi, Satgas melaksanakan kegiatan Binter terbatas dengan menjadi tenaga pendidik di SD Mayuberi, Rabu, (12/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kopda Yusuf ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak di sekolah tersebut. Dengan semangat dan wajah penuh antusias, para siswa mengikuti pelajaran yang disampaikan prajurit TNI itu — mulai dari membaca, berhitung, hingga bercerita tentang cinta tanah air dan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak di sini luar biasa semangatnya. Meski dengan fasilitas terbatas, mereka punya kemauan belajar yang tinggi. Kami datang bukan hanya untuk mengajar, tapi juga untuk menumbuhkan harapan dan semangat mereka agar terus mengejar cita-cita,” ujar Kopda Yusuf, usai kegiatan mengajar.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata kepedulian Satgas terhadap masa depan generasi muda Papua. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai sahabat dan pembimbing bagi adik-adik kita di pedalaman,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu siswa, Jacklin, tampak gembira dengan kehadiran prajurit TNI di sekolahnya. “Saya senang sekali diajar oleh Bapak Tentara. Cara mengajarnya seru, saya jadi lebih paham berhitung. Saya ingin jadi tentara juga kalau besar nanti,” ujarnya polos sambil tersenyum malu.

Kegiatan tenaga pendidik ini menjadi bagian dari program Binter terbatas Satgas Yonif 700/WYC, yang terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan karya nyata lainnya.

Dengan langkah kecil namun berdampak besar, para prajurit TNI ini menunjukkan bahwa pengabdian di tanah Papua bukan hanya soal menjaga perbatasan dan keamanan, tetapi juga membangun masa depan melalui pendidikan dan kasih sayang.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Dukung Uji Kesiapan Operasional Satuan, Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-V MONUSCO Laksanakan Operational Readiness Inspections

BENI || jejakindonesia.id - Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-V MONUSCO melaksanakan Operational Readiness Inspections (ORI) sebagai uji kesiapan operasional satuan dalam mendukung tugas misi di Beni, Mavivi, Republik Demokratik Kongo. (11 November 2025).

Inspeksi ini mencakup pemeriksaan personel, kendaraan, peralatan zeni, kelengkapan logistik, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional standar.

Kegiatan ini merupakan pemeriksaan resmi dari PBB terhadap kesiapan operasional dan seluruh perlengkapan Satgas Kizi, mulai dari alat berat, kendaraan, hingga sarana pendukung operasi.

Melalui ORI ini, Satgas Kizi TNI Konga XX-V MONUSCO kembali menegaskan komitmen profesionalisme dan kesiapan penuh dalam melaksanakan setiap tugas teknik dan dukungan misi MONUSCO.

Kontingen Garuda, Profesional dan Siap Berkarya untuk Perdamaian Dunia.

Sumber: Pen PMPP TNI

error: Content is protected !!