Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Lapas Banyuwangi Peringati Hari Bakti Kemenimipas ke Satu dengan Bagikan Paket Sembako

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang ke 1 pada tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan positif ini dilaksanakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Jumat (14/11).

Sebanyak 50 paket sembako disiapkan dan dibagikan secara langsung oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat sekitar, khususnya warga yang kurang mampu, sebagai wujud kepedulian dan bakti institusi Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti, Kemenimipas, tetapi juga bentuk nyata kontribusi Lapas terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

"Kami berharap, dengan paket sembako yang kami bagikan ini dapat memberi manfaat dan dapat meringankan sebagian beban mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Wayan juga mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin yang aktif dilakukan oleh Lapas Banyuwangi. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk merealisasikan moto pemasyarakatan, yaitu "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat".

"Ini adalah implementasi nyata dari motto kita. Keberadaan Lapas harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal pembinaan Warga Binaan, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial," tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Masyarakat yang menerima bantuan tampak antusias dan mengapresiasi langkah Lapas Banyuwangi. “Terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar NA yang merupakan salah satu penerima paket sembako.

Diharapkan, sinergi positif antara Lapas dan masyarakat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan sejahtera.

Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

MOJOKERTO || jejakindonesia.id – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Tim Pengkajian Gabungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Kamis (13/11/2025).

Kunjungan ini difokuskan untuk melakukan evaluasi dan pengkajian mendalam terhadap pelaksanaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri serta kontribusi hasil didik Tahun Anggaran 2025.

Tim pengkaji yang hadir terdiri dari Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Budi Indra Darmawan, S.I.K., M.M.; Kabagjiandiklat Rojianbang Lemdiklat, Kombes Pol Satria Rizkiano, S.I.K., M.Si., M.M.; dan Kasubbagjiandikbangspes Bagjiandiklat Rojianbang Lemdiklat Polri, AKBP Juli Isnanywati, S.H.

Para pejabat di lingkungan Polri itu juga didampingi oleh peneliti kajian Diktukba, Dr. Sandi Budi Iriawan, M.Pd., dan peneliti hasil didik, Fauziah Roshafara, S.Stat. M.Stat.

Rombongan tim, yang sebelumnya melaksanakan pendalaman serupa di Polres Mojokerto Kota, tiba di SPN Polda Jatim dan disambut langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwakilan siswa Diktukba.

Dalam sambutannya, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menyambut hangat kedatangan tim pengkaji.

Ia menegaskan kesiapan SPN Polda Jatim untuk mendukung penuh proses evaluasi demi kemajuan institusi pendidikan Polri.

"Merupakan suatu kehormatan bagi SPN Polda Jatim menerima kunjungan Tim Pengkaji Gabungan Lemdiklat Polri. Kami sepenuhnya terbuka dan siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan pengkajian ini," ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Ia menambahkan, kegiatan ini sebagai bagian krusial dari continuous improvement (perbaikan berkelanjutan).

Masukan dan temuan dari tim akan menjadi acuan strategis bagi kami untuk memastikan proses pendidikan di SPN Polda Jatim selaras dengan standar mutu yang ditetapkan, demi melahirkan Bintara Polri yang profesional, presisi, dan siap melayani masyarakat.

Mewakili tim, Kombes Pol Satria Rizkiano menjelaskan maksud dan tujuan spesifik dari kunjungan tersebut.

Ia menekankan bahwa pengkajian ini bertujuan untuk memotret secara objektif implementasi kurikulum dan dampaknya terhadap kualitas lulusan.

"Terima kasih atas sambutan hangat dari Ka SPN dan jajaran. Kehadiran kami di sini adalah untuk melaksanakan mandat pimpinan Lemdiklat Polri, yakni mengkaji secara komprehensif implementasi Diktukba T.A. 2025," jelas Kombes Pol Satria.

Menurut Kombes Pol Satria, fokus tim pengkajian adalah menganalisis efektivitas penerapan tujuh standar Diklat, mengukur indeks kualitas pendidik, serta melihat sejauh mana pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.

Tim pengkajian juga ingin menangkap secara langsung indeks persepsi peserta didik dan kepuasan mereka terhadap penyelenggaraan pendidikan di SPN Polda Jatim ini.

"Data ini sangat vital untuk perumusan kebijakan pendidikan Polri ke depan," kata Kombes Pol Satria.

Sesuai agenda, tim pengkaji segera melaksanakan serangkaian kegiatan metodologis.

Proses diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam yang dilaksanakan secara simultan namun terpisah dengan tiga kelompok responden yakni Pejabat Utama SPN, para Tenaga Pendidik (Gadik)/Gadikan dan Pengasuh, serta perwakilan Siswa Peserta Didik (Serdik).

Tidak berhenti di situ, tim melanjutkan studi dokumen secara teliti.

Berkas-berkas terkait implementasi tujuh standar Diklat, data engagement pendidik, dan pemanfaatan teknologi digital ditelaah secara mendalam.

Tim juga melaksanakan observasi langsung di lingkungan SPN untuk meninjau proses belajar mengajar di kelas dan fasilitas yang tersedia di SPN Polda Jatim, mulai dari barak, dapur, ruang makan hingga dojo atau tempat latihan beladiri Polri.

Kapolda Jatim Kunjungi Pondok Pesantren Al-Hikmah Melathen di Tulungagung

TULUNGAGUNG || jejakindonesia.id - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Tulungagung. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., hadir dalam agenda Kunjungan Kerja di Kota Marmer, kedatangan Kapolda Jatim disambut hangat dengan jajar kehormatan di depan penjagaan Mako Polres Tulungagung pada Kamis (13/11/2025).

Bupati Tulungagung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir menyambut.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mendampingi langsung Kapolda Jatim dan memperkenalkan satu per satu jajaran Forkopimda, Pejabat Utama, para Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim memberikan pengarahan untuk motivasi penting kepada jajaran.

Setelah memberikan arahan dilanjutkan dengan penandatangan prasasti peresmian Gedung Sat Tahti Polres Tulungagung dan pemberian Penghargaan kepada tokoh masyarakat dan media yang ikut berperan aktif menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Usai di Mapolres Tulungagung rombongan Kapolda Jatim beserta PJU Polda Jatim dan Kapolres Tulungagung mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hikmah Melathen di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman untuk melaksanakan silaturahmi.

Rombongan disambut Pimpinan Ponpes sekaligus Ketua MUI Tulungagung KH. Hadi mahfudz, bersama Ketua Yayasan Moch Faris Wahdani, Wakil ketua KBIH Al-Hikmah H. Muh. Anis Adnan, Bendahara KBIH Al-Hikmah KH. Turmudi dan Kepala Sekolah SMP Al-Hikmah Fachrur Rozi, S.Hi.,

Kegiatan Silaturahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen, Tulungagung ini merupakan wujud sinergi dan mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama serta pondok pesantren.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya pribadi serta keluarga besar Polres Tulungagung atas berkenannya Bapak Kapolda Jatim ke Tulungagung. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutannya,” ujar AKBP Taat usai mendampingi kunker Bapak Kapolda Jatim.

Kapolres Tulungagung menambahkan, kunjungan ini menjadi dorongan semangat bagi seluruh personel Polres Tulungagung.

“Kedatangan Bapak Kapolda menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik demi menjaga keamanan dan ketertiban di Wilayah Kabupaten Tulungagung”, ucapnya. (*)

HUT ke-80 Korps Brimob Polri Kapolda Jatim Tegaskan Profesionalisme dan Humanisme

SURABAYA || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri digelar di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan upacara dan syukuran ini dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Roice, Dansat Brimob, PJU Polda Jatim, Ketua Bhayangkari Daerah Jatim, unsur forkopimda, tokoh masyarakat, hingga mitra kamtibmas.

Dalam momentum 80 tahun pengabdian Brimob, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh personel Brimob Jatim yang dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri. Semoga Brimob, khususnya di Jawa Timur, semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat,” ujar Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa tema tahun ini, “Brimob Presisi untuk Masyarakat”, bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pasukan elite Polri yang presisi secara taktis, adaptif terhadap ancaman, sekaligus humanis dalam setiap layanan.

Sepanjang tahun, Brimob Jatim menjadi kekuatan utama dalam berbagai operasi seperti Operasi Aman Nusa I, pengamanan Pemilu dan Pilpres termasuk penanganan unjuk rasa bereskalasi tinggi.

Operasi Aman Nusa II, memperlihatkan sisi humanis Brimob dalam penanggulangan bencana seperti erupsi Semeru, banjir, dan tanah longsor.

Operasi Aman Nusa III, menjadi power on hand Kapolda dalam menghadapi situasi kontinjensi kamtibmas.

Selain itu, menjelang HUT ke-80, Brimob Jatim juga melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah dan khitanan massal sebagai implementasi nilai Setia, Berani, dan Peduli.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa tantangan Brimob semakin kompleks, mulai dari dinamika politik pascapemilu, ancaman keamanan kontemporer, kejahatan transnasional, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Untuk itu, Kapolda memberikan tujuh penekanan strategis agar personel Brimob mewujudkan tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat” melalui tindakan profesional dan humanis.

Kapolda Jatim juga meminta agar memperkuat soliditas internal dan sinergi dengan TNI, BNPT, BNPB, dan Pemda, menjaga integritas, menghindari sikap arogan, dan menjaga kepercayaan publik serta meneguhkan loyalitas kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.

"Dorong modernisasi peralatan dan optimalisasi PRC serta Jeep Maung, asah kemampuan tempur urban warfare, jungle warfare, dan RASI serta sukseskan pengamanan Pilkada Serentak 2026," tegas Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga mengatakan bahwa Brimob adalah garda terdepan yang menjadi harapan masyarakat.

"Jaga kehormatan Korps dan teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara,” tutup Kapolda Jatim.

Sementara itu Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H juga menegaskan makna historis Korps Brimob yang telah delapan dekade berbakti kepada bangsa.

Ia mengawali sambutan dengan mengulas makna yel-yel Brimob:

“‘Selama Merah Darahku Kujamin Tetap Tegaknya NKRI’ bukan sekadar seruan, melainkan simbol bahwa kesetiaan Brimob tidak pernah berkhianat kepada bangsa dan negara,” tegas Kombes Suryo.

Ia memaparkan bahwa peringatan HUT tahun ini dilaksanakan dalam bentuk syukuran sesuai arahan Presiden RI H. Prabowo Subianto.

Meski demikian, kegiatan dilakukan di lapangan dengan kapasitas sekitar 1.000 personel.

Ia menegaskan kembali makna tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat”, yang bukan hanya tentang kemampuan taktis, tetapi juga kontribusi nyata dalam program strategis pemerintah seperti ketahanan pangan nasional.

“Brimob hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanam harapan bagi ketahanan bangsa,” ujarnya.

Kombes Suryo juga mengajak seluruh personel untuk terus adaptif, memegang nilai Satya Haprabu, dan menjalankan pesan Presiden Prabowo Subianto agar Polri selalu berada di tengah masyarakat.

“Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Jadilah Bhayangkara Brimob yang setia tanpa ragu, berbakti tanpa henti,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Kombes Suryo juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim atas tingginya kelulusan personel dalam seleksi PAG dan SBP (10 personel lulus PAG dan 69 personel lulus SBP), serta pemberian lahan 5 hektare di Jember untuk pembangunan Mako Kompi Brimob baru.

Pada rangkaian acara HUT, Korps Brimob memberikan penghargaan Warga Kehormatan kepada Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, atas pendampingan hukum tragedi Kanjuruhan.

Penghargaan juga diberikan untuk Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, atas hibah sarana dan prasarana Mako Batalyon C Pelopor.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, atas hibah bangunan untuk Kompi 4 Batalyon B Pelopor. (*)

Polresta Banyuwangi Gelar Mayur Kamtibmas di Srono, Disambut Antusias Warga

BANYUWANGI || – Polresta Banyuwangi terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program-program pembinaan yang humanis. Salah satunya adalah kegiatan Mayur Kamtibmas yang kembali digelar oleh Satuan Binmas Polresta Banyuwangi bekerja sama dengan Polsek Srono pada Jumat (14/11/2025) di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Srono AKP Sutarkam, S.Sos, Kanit Binkamsa, PS Kasubnit Bintibsos, Kanit Binmas Polsek Srono, personel Sat Binmas Polresta Banyuwangi, seluruh anggota Polsek Srono, Bhayangkari Polsek Srono, serta ratusan warga masyarakat Desa Rejoagung.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa Mayur Kamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam menghadirkan Polri secara humanis di tengah masyarakat.

“Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi jembatan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa didengar, dilindungi, dan didampingi dalam menjaga keamanan lingkungannya,” ujar Kapolresta.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menambahkan bahwa upaya pencegahan melalui pendekatan pembinaan masyarakat menjadi pilar penting dalam mempertahankan keamanan wilayah yang kondusif.

“Kami terus mendorong personel untuk hadir secara aktif, mendengarkan aspirasi warga, serta memberikan edukasi kamtibmas secara berkelanjutan. Sinergi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan menjaga Banyuwangi tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., menerangkan bahwa Mayur Kamtibmas merupakan upaya memupuk keakraban sekaligus meningkatkan literasi keamanan di tingkat desa.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa Polri selalu ada bersama mereka, bukan hanya ketika terjadi masalah, tetapi juga dalam kegiatan keseharian. Melalui dialog, penyuluhan, dan interaksi langsung, kami berharap warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungannya,” ujar Kompol Toni.

Kasat Binmas juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi warga Desa Rejoagung yang begitu tinggi.

“Sambutan hangat warga menjadi bukti bahwa hubungan Polri dan masyarakat semakin erat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan yang lebih humanis,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, warga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan kriminalitas, pentingnya ronda dan keamanan lingkungan, hingga cara melaporkan potensi gangguan kamtibmas. Sesi dialog dibuka luas bagi warga untuk menyampaikan masukan, keluhan, maupun laporan terkait kondisi keamanan.

Personel Sat Binmas dan Polsek Srono memberikan tanggapan langsung, sebagai bentuk pelayanan cepat dan responsif.

Kehadiran Bhayangkari Polsek Srono turut menambah kehangatan suasana melalui kegiatan sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.

Warga Rejoagung menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polresta Banyuwangi yang dinilai semakin terbuka, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kapolresta Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Polresta Banyuwangi terus memperkuat strategi pencegahan berbasis pembinaan masyarakat. Melalui Sat Binmas, program-program humanis seperti Mayur Kamtibmas dihadirkan sebagai wujud nyata Polri Presisi—tanggap, unggul, dan humanis.

Dengan sinergi yang semakin solid antara Polri dan masyarakat, keamanan dan kenyamanan wilayah Banyuwangi diharapkan akan semakin terjaga dan berkelanjutan.

error: Content is protected !!