Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Subkogartap 0825/Banyuwangi Intensifkan Patroli Siang & Malam, Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Banyuwangi, Sub Komando Garnisun Tetap (Subkogartap) 0825/Banyuwangi melaksanakan patroli rutin wilayah pada Kamis (13/11/2025). Patroli ini dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pukul 10.00–15.00 WIB dan 21.00–24.00 WIB, melibatkan delapan personel yang dibagi dalam dua tim.

Kegiatan pengamanan tersebut, merupakan bagian dari upaya Subkogartap 0825/Banyuwangi dalam mendukung tugas Kogartap III/Surabaya dalam menjaga keamanan obyek vital dan rumah dinas pejabat Forkopimda setempat.

Tim 1 (Patroli Siang) yang dipimpin Peltu Ttg Bayu Aditya bersama Sertu Ginarto, Kopka Ttu Bilod Eko Wisodo, dan Kopda Dedy Y, menyisir sejumlah titik strategis di pusat kota Banyuwangi. Adapun sasaran patroli meliputi Terminal Brawijaya, Hotel Aston, Stasiun Banyuwangi Kota, dan PLN Gardu Banyuwangi.

“Patroli siang kami fokuskan pada area publik dengan intensitas aktivitas tinggi. Hasilnya, seluruh titik terpantau aman dan tidak ditemukan gangguan menonjol,” ujar Peltu Ttg Bayu Aditya, pimpinan regu patroli siang.

Sementara Tim 2 (Patroli Malam) yang dipimpin Serka Indra Dwi Cahyo bersama Sertu Sofyan Asrori, Kopda Mar Iwan Dariawan, dan Praka Roni Febriansyah, bergerak melakukan pemantauan ke sejumlah rumah dinas pejabat Forkopimda Banyuwangi.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli malam meliputi Rumdis Danlanal, Rumdis Ketua Pengadilan Negeri, Rumdis Sekda, Rumdis Kepala Kejaksaan Negeri, Rumdis Wakil Bupati, Rumdis Bupati, Rumdis Dansubgar 0825, Rumdis Kapolresta, dan Rumdis Ketua DPRD Banyuwangi.

“Kami memastikan semua objek pengamanan Forkopimda dalam keadaan aman dan terjaga. Patroli malam dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” terang Serka Indra Dwi Cahyo, pimpinan regu patroli malam.

Dari hasil patroli siang dan malam, Subkogartap 0825/Banyuwangi memastikan tidak ditemukan pelanggaran prajurit TNI, maupun indikasi gangguan keamanan di wilayah binaan. Semua rumah dinas pejabat Forkopimda terpantau aman, dan kegiatan masyarakat di sekitar lokasi berlangsung tertib serta kondusif.

Selain pengawasan, petugas patroli juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan petugas jaga agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kassub Kogartap 0825/Banyuwangi Mayor Inf W. Ali Mufid menegaskan, bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari tugas rutin Subkogartap untuk memastikan situasi wilayah Banyuwangi tetap kondusif dan mendukung stabilitas keamanan nasional.

“Patroli ini tidak hanya bentuk tanggung jawab kami menjaga keamanan wilayah, tetapi juga bagian dari komitmen untuk memperkuat sinergitas antar instansi dan Forkopimda. Kami ingin memastikan bahwa setiap titik vital dan rumah dinas pejabat berada dalam pengawasan yang optimal,” tegas Mayor Inf W. Ali Mufid.

Ia juga menambahkan, bahwa seluruh prajurit Subkogartap 0825 siap siaga setiap saat untuk mendukung kebijakan Kogartap III/Surabaya dalam menjaga keamanan kawasan strategis di wilayah timur Jawa Timur.

Seluruh rangkaian patroli siang dan malam berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya hal menonjol.
Subkogartap 0825/Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan sebagai bagian dari penguatan keamanan wilayah dan stabilitas sosial di Banyuwangi.

SD Negeri Sumberrejo Banyuwangi Belajar Disiplin dan Cinta Tanah Air Lewat Kunjungan ke Kodim 0825

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Puluhan siswa SD Negeri Sumberrejo Banyuwangi tampak antusias saat berkunjung ke Markas Kodim 0825/Banyuwangi di Jalan RA Kartini No. 02 Kepatihan, Kamis (13/11/2025). Kunjungan edukatif ini digelar untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat cinta tanah air sejak dini melalui pengenalan langsung terhadap kehidupan prajurit TNI.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Panglima Sudirman Makodim itu dipimpin langsung oleh Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P.. Para siswa diajak mengenal lebih dekat tentang seragam kebanggaan TNI, kendaraan operasional, serta berbagai jenis perlengkapan dan senjata yang digunakan dalam tugas pertahanan negara. Suasana penuh semangat pun terlihat ketika anak-anak berkeliling dan berinteraksi dengan para prajurit.

Guru olahraga Romi Diki Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Anak-anak sangat senang bisa belajar langsung di lingkungan TNI. Mereka jadi lebih memahami makna disiplin dan tanggung jawab,” ujarnya. Sementara itu, Ibu Ima Fatmawati, S.Pd., menambahkan bahwa kunjungan tersebut memberi pengalaman berharga yang tak bisa diperoleh hanya dari pelajaran di kelas.

Dalam kesempatan itu, Dandim Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menegaskan pentingnya mengenalkan dunia TNI kepada generasi muda. “Kami ingin anak-anak melihat bahwa TNI bukan hanya pasukan bersenjata, tapi juga pelindung dan sahabat rakyat,” tuturnya. Melalui kegiatan semacam ini, Kodim 0825/Banyuwangi berharap semangat nasionalisme dan cinta tanah air dapat tumbuh kuat di hati para siswa sejak usia dini.

Dekatkan Layanan, Pemkab Banyuwangi Tambah Mobil Samsat Keliling

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Mendekatkan pelayanan pada masyarakat, Pemkab Banyuwangi menambah satu unit Mobil Samsat Keliling kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Provinsi Jatim di Banyuwangi.

Sebelumnya, UPT Bapenda Jatim juga telah memiliki 3 unit mobil layanan yang rutin beroperasi setiap hari secara terjadwal. Dengan demikian total saat ini ada 4 unit mobil layanan yang bisa optimalkan untuk mendekatkan pelayanan kepada warga.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Mobil Samsat Keliling diharapkan dapat menjangkau wilayah yang jauh, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke Samsat.

“Tambahan mobil samsat keliling ini untuk mendekatkan layanan, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor induk Samsat,” kata Ipuk, Rabu (12/11/2025).

Mobil Samsat Keliling itu telah diserahkan Kepala UPT Badan Pendapatan Provinsi Jatim Banyuwangi, Galih A Suryanto, di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (10/11/2025).

Kepala UPT Badan Pendapatan Provinsi Jatim Banyuwangi, Galih A Suryanto, mengapresiasi dukungan dari Pemkab Banyuwangi.

“Mobil dari Pemkab ini akan kami manfaatkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal jauh dari kota,” kata Galih.

Mobil Samsat Keliling tersebut akan beroperasi setiap hari, melayani pembayaran pajak maupun bea balik nama kendaraan bermotor di berbagai kecamatan di wilayah Banyuwangi.

“Selain yang terjadwal tiap hari, kami juga akan hadir di setiap kegiatan Pemkab. Misalnya, saat program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) maupun event Banyuwangi Festival,” ungkapnya.

Pelayanan Samsat Keliling ini juga dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis maupun pusat keramaian warga.

Seperti Kantor Kecamatan, Polsek hingga pasar, mulai pukul 08.00-12.00. Selain itu, layanan keliling juga dibuka setiap hari kerja di halaman Mal Pelayanan Publik.

“Warga bisa langsung datang ke lokasi terdekat sesuai jadwal yang sudah kami publish di instagram Samsat Banyuwangi,” tambahnya.

Akhir Pekan Ini, Banyuwangi Gelar Balap Sepeda BMX Internasional Diikuti Rider Lintas Negara

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Banyuwangi terus mengukuhkan diri sebagai kabupaten balap sepeda di Indonesia. Akhir pekan ini, digelar Banyuwangi BMX Supercross 2025, satu-satunya balap sepeda BMX di Indonesia yang masuk agenda federasi balap sepeda dunia (UCI).

Banyuwangi BMX Supercross 2025 akan digelar di Sirkuit BMX Supercross di Kecamatan Muncar, 15-16 November 2025. Sirkuit Muncar dikenal sebagai salah satu sirkuit yang memiliki trek terpanjang di dunia.

“Di tahun ini, Banyuwangi BMX Supercross menjadi satu-satunya BMX Racing di Indonesia yang masuk dalam agenda resmi UCI 2025. Bahkan di tingkat ASEAN, tahun ini hanya ada dua event yang masuk agenda resmi UCI. Indonesia di Banyuwangi dan satu lagi ada di Thailand,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk, Kamis (13/11/2025).

Sirkuit BMX Muncar merupakan sirkuit supercross berstandar Olimpiade. Sirkuit ini telah direvitalisasi Kementerian PU dengan melibatkan arsitek berpengalaman di dunia track BMX, Tom Ritzenthaler.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menambahkan ajang ini juga diikuti pembalap dari berbagai negara. Selain Indonesia, juga ada dari Latvia, China, dan Malaysia.

"Total ada 207 pembalap (rider),” ujar Alfin.

Ajang BMX Supercross kali ini melombakan kelas C1 race. Para peserta akan bertarung menjadi yang tercepat dalam 19 kategori yang dilombakan. Mereka terbagi dalam tiga kelompok usia baik putra dan putri. Yakni, Challence (5-16 tahun), Junior (17-18 tahun), dan Elite (19 tahun ke atas).

“Silakan menyaksikan langsung ke Sirkuit Muncar, atau melalui live streaming di youtube Banyuwangi Sport,” ujar Alfin.

Ditambahkan Race Director Banyuwangi BMX Supercross 2025, Dadang Haries Poernomo, sirkuit Muncar memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Memiliki lintasan terpanjang di dunia, dengan panjang track 465 meter, serta obstacle 4 high jump yang merupakan track terbanyak di dunia.

“Sirkuit ini juga dilengkapi dua start gate ketinggian 5 dan 8 meter, serta 7 line yang memiliki karekteristik berbeda dan bisa digunakan untuk perlombaan berbagai kelas,” urai Dadang.

Perkuat Akses Kesehatan, Banyuwangi Hadirkan Layanan Spesialis di Tiap Puskesmas

BANYUWANGI - Momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, dijadikan Pemkab Banyuwangi untuk memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan dokter spesialis di puskesmas. Ini dilakukan untuk memperkuat akses layanan medis yang komprehensif dari tingkat dasar ke lanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kebijakan ini untuk memudahkan mengakses layanan kesehatan. Bagibwarga yang membutuhkan layanan dokter spesialis bisa langsung datang ke puskesmas tanpa perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit,

“Dengan kehadiran dokter spesialis di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat. Ini juga memperkuat kesinambungan antara pelayanan dasar dan rujukan,” ujar Ipuk saat meninjau layanan spesialis di Puskesmas Mojopanggung, Rabu (12/11/2025)

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan dokter spesialis yang dihadirkan ke puskesmas antara lain dokter spesialis kandungan (Obgyn), jantung, paru, dan rehabilitasi medik secara bergiliran ditugaskan di 26 puskesmas yang ada di Banyuwangi.

"Dengan program ini puskesmas tak lagi hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga layanan kesehatan komprehensif terhubung dengan rumah sakit daerah," kata Amir.

Menurut Amir, integrasi ini penting untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tidak terputus, baik dari sisi pencegahan, penanganan dini, hingga rujukan lanjutan.

“Puskesmas harus menjadi bagian dari rantai layanan yang utuh, bukan sekadar tempat pengobatan dasar,” jelasnya.

Selain memperkuat layanan medis, Pemkab Banyuwangi juga mendorong Puskesmas agar masyarakat bisa mengakses layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang merupakan program nasional.

Saat ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan telah 36 persen warga Banyuwangi menikmati layanan ini, dan pemerintah menargetkan cakupannya mencapai 50 persen di akhir tahun 2025.

Untuk memperluas jangkauan, tenaga kesehatan Banyuwangi aktif melakukan layanan jemput bola di berbagai titik aktivitas warga, seperti Car Free Day (CFD) dan kegiatan komunitas lainnya.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat agar layanan kesehatan bisa lebih dekat dan merata,” tambah Amir.

Selain itu, di peringatan HKN, Pemkab Banyuwango juga menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari ASN Berbagai Belanja di Tanggal Cantik (11/11), kepada pasien tuberkulosis (TBC) serta keluarga bayi yang mengalami stunting.

error: Content is protected !!