We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Keributan di Kalimalang Pasir Limus Cikarang Utara Berujung Pengeroyokan, 1 Orang Alami Luka

KABUPATEN BEKASI || Jejak-indonesia.id – Keributan yang melibatkan beberapa pria terjadi di area Kalimalang Pasir Limus, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan adanya aksi pengeroyokan hingga menyebabkan korban terluka.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, kejadian bermula dari permasalahan rumah tangga. Diduga istri dari salah satu pria suami nya ini diduga dibawa pergi oleh pria lain di Apartemen Mahakam.

Merasa tidak terima, pria yang di duga masih berstatus suami nya tersebut kemudian mendatangi area depan Hotel Mahakam di Jalan Kalimalang, Cikarang Utara untuk mencari istrinya. Sudah datang Di lokasi, Si Pria Suaminya tersebut justru ditantang oleh pria yang membawa istrinya.

Keributan pun tidak dapat dihindari. Pria yang diduga suami tersebut bersama 1 orang temannya dikeroyok dan dipukul oleh sekelompok orang.

“Sampai luka yang dikeroyok dan langsung lapor polisi,” ujar salah satu warga yang dimintai keterangan ketika di konfirmasi.

Dari informasi korban si suami nya nya langsung lapor ke Polres Metro Bekasi dan Langsung lakukan visum karena luka serius di kepala yang di alaminya.

Korban berharap Pihak kepolisian diimbau untuk segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX

Kapolda Sumsel Sambangi SMA Taruna Nusantara Pagar Alam: Cetak Pemimpin Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

PAGAR ALAM || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam kegiatan “Jumpa Tokoh” bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus SMA Taruna Nusantara Pagar Alam tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, S.T., Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil, para Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, serta para siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara.

Dalam pembekalannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus dipersiapkan sejak dini agar menjadi modal pembangunan nasional.

Kapolda juga mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan teknologi, judi online, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), hingga cyberbullying. Karena itu, pendidikan karakter menjadi benteng utama agar generasi penerus bangsa tetap memiliki moral, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah langkah untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, serta mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang unggul. Kalian adalah generasi yang pada tahun 2045 akan berada pada usia produktif. Persiapkan diri dengan ilmu pengetahuan, karakter, disiplin, dan semangat untuk terus berbuat baik demi kemajuan bangsa dan negara,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Selain memberikan pembekalan, Kapolda Sumatera Selatan juga berdialog secara interaktif dengan para siswa melalui sesi tanya jawab mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penulisan pesan motivasi bersama Wali Kota Pagar Alam dan diakhiri dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda Sumatera Selatan terhadap dunia pendidikan.

“Kehadiran Bapak Kapolda merupakan bentuk nyata sinergi antara institusi keamanan dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Pembekalan seperti ini memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,” ujar Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud nyata peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi membangun ketahanan sosial, memperkuat karakter kebangsaan, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan bangsa.

Melalui kegiatan “Jumpa Tokoh” di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan karakter generasi muda. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa yang unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta mampu menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa depan.

Kapolda Irjen Pol Adi Deriyan Tekankan Kesetaraan Kompetensi Penyidik Polri dan PPNS di Sulbar

MAMUJU || Jejak-indonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta secara resmi menghadiri kegiatan Pembinaan Teknis dan Peningkatan Kemampuan Pengemban Fungsi Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Matos Mamuju ini, Kamis (30/7/26), sebagai bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda se-Indonesia guna menyatukan persepsi dan standar penyidikan.

Mengusung tema “Optimalisasi Peran PPNS dalam Penegakan Hukum Guna Mendukung Program Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum strategis menyelaraskan pemahaman antara Polri selaku koordinator pengawas penyidikan dengan seluruh penyidik dari instansi lain di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar menegaskan bahwa penguatan fungsi Korwas adalah kunci utama menjawab tantangan hukum yang semakin beragam dan kompleks di berbagai sektor pembangunan.

“Peningkatan kemampuan ini adalah langkah strategis agar seluruh penyidik baik dari Polri maupun PPNS memiliki standar kompetensi yang setara, pemahaman regulasi yang seragam, serta bertindak berlandaskan supremasi hukum yang adil dan transparan di seluruh wilayah Sulbar,” tegas Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.

Pembinaan teknis fokus untuk mengkaji penyesuaian aturan hukum acara pidana terbaru terkait kedudukan, batas wewenang, serta tata cara tindakan hukum bagi PPNS serta upaya mempererat koordinasi operasional antara kepolisian dengan kementerian, lembaga, dan dinas di tingkat provinsi hingga kabupaten.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan analisis perkara, mengidentifikasi hambatan di lapangan, serta memastikan kelengkapan syarat formil dan materil berkas penyidikan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan PPNS dari berbagai satuan kerja, dinas, dan instansi pemerintah daerah se‑Sulawesi Barat dengan harapan setiap proses penanganan perkara berjalan cepat dan tepat sesuai ketentuan, serta masyarakat semakin merasakan kepastian hukum yang nyata di tanah bumi Malaqbi.

(Humas Polda Sulbar)

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Satreskrim Polres Jakbar Pastikan Tak Ada Gudang Handphone Rekondisi Ilegal di ruko 1000

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melalui Subnit Ekonomi Unit Krimsus bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya di kawasan Ruko 1000, Cengkareng, Jakarta Barat, yang diduga dijadikan lokasi perakitan handphone rekondisi sekaligus tempat penampungan handphone yang tidak memenuhi ketentuan kepabeanan.

Pengecekan dilakukan pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, dipimpin langsung Kasubnit Ekonomi Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat IPDA M. Nico Saputra, S.Tr.K. bersama tim.

Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Edi Budi Wibowo, S.ST.K., S.I.K., M.Si. mengatakan, pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat yang diterima pihak kepolisian.

"Tim melakukan pemeriksaan langsung di lokasi dengan meminta keterangan dari karyawan, pihak keamanan, serta melakukan pengecekan terhadap aktivitas usaha di gudang tersebut," ujar AKP Edi Budi Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas mendapati bahwa ruko tersebut menjalankan usaha penjualan berbagai jenis aksesori telepon seluler, seperti casing handphone, serta plastik peralatan makan yang dipasarkan secara online maupun offline.

"Hasil pengecekan tidak ditemukan adanya aktivitas perakitan handphone rekondisi maupun barang-barang elektronik yang diduga tidak dilengkapi dokumen kepabeanan, perpajakan, ataupun perizinan lainnya sebagaimana yang dilaporkan dalam pengaduan masyarakat," jelasnya.

AKP Edi menegaskan, kegiatan pengecekan tersebut merupakan bentuk komitmen Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dalam merespons setiap laporan masyarakat secara cepat, profesional, objektif, dan berdasarkan fakta di lapangan.

Polres Metro Jakarta Barat juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan setiap dugaan tindak pidana atau pelanggaran hukum yang diketahui.

" Masyarakat bisa melaporkan dan menggunakan layanan kepolisian 110 atau mendatangi kantor kepolisian terdekat," tambahnya

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Menjelang Senja di Al-Amanah: Saat Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Memeluk Heningnya Doa Anak Yatim

PADANG LAWAS || Jejak-indonesia.id -  Cahaya mentari Kamis sore (30/7/2026) mulai melunak di ufuk barat Padang Lawas. Selesai menunaikan salat Asar berjemaah, keheningan yang tenang merayap pelan di dalam Masjid Al-Amanah, kompleks Polres Padang Lawas.

Di sudut ruangan berkubah itu, suasana begitu hangat. Tak ada kesan kaku atau batasan jarak. Sore itu, AKP Irwansah Sitorus melepaskan sejenak gurat ketegangan yang biasa melekat pada tugasnya sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim). Didampingi sang istri tercinta, ia duduk lesehan bersama puluhan anak yatim dan kaum dhuafa yang hadir memenuhi undangan.

Di sampingnya, turut hadir Kasat Binmas Polres Padang Lawas, Iptu Arwin, yang mengangguk penuh empati menyaksikan senyum polos anak-anak yang memadati area masjid.

Tradisi Ketulusan yang Merawat Asa

Bagi AKP Irwansah, mengumpulkan anak-anak yatim dan warga kurang mampu bukanlah sekadar agenda keprotokolan atau formalitas kelembagaan. Ini adalah kepedulian yang terus dirawat secara rutin—sebuah ritual wujud rasa syukur atas napas, kesehatan, dan takdir hidup yang dititipkan sang Pencipta.

Lantunan doa berkumandang syahdu, dipimpin oleh Bripka Lukman Hasibuan. Suaranya menggema lembut, membelah keheningan masjid, mengaminkan setiap bait harapan agar rezeki yang dibagikan sore itu membawa keberkahan mendalam bagi para penerimanya.

"Kami datang ke sini bukan hanya untuk memberi, tapi justru untuk memohon doa," ujar AKP Irwansah Sitorus dengan nada suara yang bergetar penuh kerendahan hati.

AKP Irwansah berharap doa tulus dari para anak yatim dan kaum duafa agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

"Kami memohon doa agar senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah di Sat Reskrim. Serta yang paling utama, doa dari anak-anakku dan ibu-ibu sekalian agar Kabupaten Padang Lawas senantiasa aman, damai, dan terlindungi," tuturnya.

Merajut Tanggung Jawab Bersama

Melengkapi kehangatan sore itu, Kasat Binmas, Iptu Arwin menegaskan bahwa memeluk dan memperhatikan anak yatim bukan sekadar tugas individu, melainkan panggilan nurani bersama.

"Anak-anak yatim ini adalah tanggung jawab kita semua. Kehadiran kita di sini adalah wujud kasih sayang yang paling nyata. Semoga setiap langkah kecil ini diridhoi oleh Allah SWT," tutur Iptu Arwin pelan namun penuh makna.

Kebahagiaan sederhana memancar jelas dari wajah-wajah tulus para penerima santunan. Bagi mereka, kepedulian yang konsisten hadir dari sosok seperti AKP Irwansah Sitorus terasa bagaikan oase di tengah hiruk-pikuk kehidupan.

Salah seorang penerima santunan dari kaum dhuafa, dengan mata berbinar dan tangan bergetar, mengungkapkan rasa harumya atas perhatian yang tak pernah putus dari kepolisian setempat.

"Pak Kasat Reskrim ini memang sangat rutin memperhatikan kami yang di bawah ini. Doa terbaik kami selipkan di setiap salat untuk Bapak Polisi, Pak Kasat, dan seluruh jajaran Polres Padang Lawas. Semoga selalu sehat, dilindungi, dan sukses menjalankan tugas menjaga kami," bisiknya tulus.

Senyum di Penghujung Hari

Gema ucapan "Aamiin..." membumbung tinggi, mengakhiri pertemuan hangat sore itu. Saat tangan-tangan mungil anak-anak yatim menjabat erat jemari perwira polisi tersebut, terlihat ketulusan yang menembus seragam dan pangkat.

Di Masjid Al-Amanah Padang Lawas, sore itu membuktikan satu hal: bahwa di balik ketegasan hukum dan tugas menjaga keamanan, selalu ada ruang luas bagi rasa kemanusiaan dan kepedulian yang tak pernah padam.

error: Content is protected !!