We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Bantah Terlibat, Tapi Dipanggil Polda? Ketua Lidikkrimsus Sulut Tantang Pernyataan Deker Mamusung

Minahasa Tenggara || jejakindonesia.id — Publik dibuat bertanya-tanya atas bantahan keras yang disampaikan oknum mantan anggota DPRD Minahasa Tenggara berinisial DM alias Deker Mamusung, terkait sejumlah pemberitaan miring yang menyeret namanya dalam dugaan aktivitas pertambangan ilegal, penggunaan CN, serta distribusi BBM ilegal. 15 Kamis 2026

Melalui pernyataannya, Deker secara tegas membantah seluruh tudingan tersebut. Ia mengklaim tidak pernah dan tidak sedang terlibat dalam aktivitas pertambangan di lokasi yang dimaksud. Bahkan, ia menegaskan bahwa saat ini kondisinya tengah beristirahat dan tidak menjalankan kegiatan usaha apa pun, khususnya di sektor tambang.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah dan tidak sedang melakukan aktivitas tambang di lokasi tersebut. Tuduhan itu sama sekali tidak berdasar,” ujar Deker.

Namun bantahan tersebut justru memantik reaksi keras dari Ketua Lidikkrimsus RI Provinsi Sulawesi Utara, Hendra Tololiu, SE., CPLA. Menurut Hendra, sikap defensif Deker justru menimbulkan tanda tanya besar.

“Kalau memang tidak terlibat, mengapa merasa takut? Mengapa sampai meminta beberapa media online menghapus pemberitaan tentang dirinya?” tegas Hendra.

Hendra menilai tindakan meminta penghapusan berita bukanlah sikap orang yang merasa bersih dan tidak terkait. Ia bahkan menyebut fenomena ini sebagai “maling teriak maling”, sebuah istilah yang menggambarkan upaya mengaburkan fakta dengan bantahan agresif.

Lebih jauh, Hendra mengungkapkan bahwa pihaknya memperoleh informasi dari narasumber yang sangat kredibel, bahwa Deker Mamusung sempat dipanggil dan diperiksa oleh Polda Sulawesi Utara hingga sekitar pukul 01.00 dini hari. Pemanggilan tersebut diduga kuat berkaitan langsung dengan pemberitaan dan laporan seputar pertambangan ilegal, penggunaan CN, serta BBM ilegal yang belakangan mencuat di Minahasa Tenggara.

“Pemanggilan itu bukan isu kosong. Ini menunjukkan bahwa aparat penegak hukum sudah mulai bekerja dan menelusuri fakta di balik aktivitas ilegal yang selama ini merugikan negara dan merusak lingkungan,” ujar Hendra.

Hendra juga menegaskan bahwa Lidikkrimsus RI Sulut akan terus mengawal kasus ini dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak objektif, profesional, dan tanpa tebang pilih, sekalipun pihak yang disebut-sebut adalah mantan pejabat publik.

Hendra Tololiu, SE. CPLA yang juga sebagai Legal Di Rumah Hukum Indonesia meminta Polda Sulut dan Gubernur Sulut agar bisa mengambil tindakan tegas terhadap Deker yang sudah merugikan Negara.

Kasus ini kembali menyoroti wajah buram penegakan hukum di Minahasa Tenggara. Publik kini menanti, apakah bantahan Deker Mamusung akan terbukti, atau justru fakta-fakta hukum yang akan membuka tabir dugaan keterlibatan aktor-aktor kuat di balik mafia tambang, CN, dan BBM ilegal yang selama ini seolah kebal hukum.

Tim.

Mantan Kapolres Simalungun Kombes Pol Dr. Ronald Sipayung Jabat Direktur Resnarkoba Polda Babel

PANGKALPINANG || jejakindonesia.id – Kombes Pol Dr. Ronald Fredy C. Sipayung, S.H., S.I.K., M.H., resmi menjabat sebagai Direktur Resnarkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung. Perwira tinggi yang pernah memimpin Polres Simalungun ini dilantik dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama Polda Babel di Gedung Tribrata, Mapolda Babel, Senin (12/1/2026) pagi.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing memimpin langsung upacara sertijab yang melibatkan sembilan pejabat utama tersebut. "Apa yang sudah kalian kerjakan dapat menjadi inspirasi bagi saya bertugas di Babel dan apa yang kalian perbuat jadi pedoman bagi pejabat baru," ujar Viktor kepada para pejabat lama.

Ronald Sipayung menerima tongkat estafet kepemimpinan Dirresnarkoba dari Kombes Pol Slamet Ady Purnomo yang dipindahtugaskan sebagai Direktur Resnarkoba Polda Kalimantan Tengah. Sebelum bertugas di Babel, pria bergelar doktor ini menjabat sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya.

Rekam jejak karier Ronald Sipayung di Sumatera Utara cukup panjang dan gemilang. "Beliau sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Utara, Kapolres Simalungun, dan terakhir memimpin Polresta Bandara Soetta," ungkap sumber di Polda Babel yang mengenal jejak karier perwira berpendidikan tinggi tersebut.

Dalam sambutannya, Irjen Viktor berpesan kepada seluruh pejabat baru agar segera beradaptasi dengan kondisi di Kepulauan Bangka Belitung. "Kepada yang baru selamat datang di Babel. Saya berharap pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Jalin terus komunikasi dengan pejabat lama," kata Viktor.

Kapolda Babel juga menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi dalam menjalankan tugas kepolisian modern. "Intinya, era polisi saat ini ialah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan masyarakat dan tujuannya bagaimana kita bisa membuat masyarakat aman, nyaman, dan lancar," tuturnya.

Selain Ronald Sipayung, delapan pejabat utama lainnya juga dilantik dalam upacara tersebut. Kombes Pol Rimsyahtono yang sebelumnya menjabat Direktur Reskrimsus Polda Kalteng dilantik sebagai Karo SDM menggantikan Kombes Pol Ariefaldi Warganegara yang pindah ke Polda Lampung.

Kombes Pol Nanang Haryono, mantan Kapolresta Malang, kini memimpin Direktorat Reskrimsus menggantikan Kombes Pol Jojo Sutarjo yang dipromosikan sebagai Direktur Resnarkoba Polda Bengkulu.

Di bidang operasional, Kombes Pol Wahid Kurniawan dari Polda Sulawesi Barat dilantik sebagai Direktur Pamobvit, sementara AKBP Rudi Syaeful Hadi yang sebelumnya Wakapolresta Cilacap kini memimpin Direktorat Polairud.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi serta kinerja yang telah dilaksanakan selama bertugas di Polda Babel," ucap Viktor sambil memberikan apresiasi kepada para pejabat yang dimutasi.

Untuk jabatan kepala bidang, terjadi rotasi di Bidang Propam dengan dilantiknya Kombes Pol Afri Darmawan dari Polda Gorontalo. Bidang Humas kini dipimpin Kombes Pol Agus Sugiyarso yang sebelumnya bertugas di Divhumas Polri.

Kombes Pol Iman Risdiono Septana dilantik sebagai Kabid TIK menggantikan Kombes Pol AF Indra Napitupulu yang dipromosikan sebagai Direktur Binmas Polda Lampung. Sementara Kombes Pol Irawan Banuaji dari Polda Papua kini memimpin Bidang Keuangan.

Upacara sertijab berlangsung hikmat dengan protokol kesehatan ketat. Para pejabat baru diharapkan segera mengambil alih tugas dan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan Polda Babel.

Dengan dilantiknya Ronald Sipayung sebagai Dirresnarkoba, Polda Babel berharap pemberantasan narkoba di wilayah kepulauan ini semakin intensif. Pengalaman panjang Ronald di berbagai daerah diharapkan menjadi modal kuat menghadapi tantangan peredaran narkoba di Babel.

Kabit Humas Polda Kepri Kawal Investasi Di Wilayah Perbatasan Melalui Dialog Batam TV

BATAM || jejakindonesia.id - Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus menggelar dialog interaktif di Gedung Batam TV, Batam Center, yang disambut hangat oleh Direktur Batam TV Dr. Rini Elfina, S.E., M.Si., Direktur 3 Bapak Sularno, serta Manager Marketing Bapak Fahrudin. Rabu (14/1/2026).

Kegiatan silaturahmi yang dilanjutkan dengan dialog interaktif tersebut mengangkat tema “Peran Strategis Polda Kepri Mengawal Investasi Di Perbatasan”.

Dalam momen silaturahmi tersebut, Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa keamanan merupakan faktor utama dalam menjaga stabilitas dan daya tarik suatu daerah. Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Batam, memiliki modal penting berupa masyarakat yang ramah dan rendah hati, sehingga menciptakan kondisi aman yang mendukung keberlangsungan investasi dan pembangunan.

Melalui dialog interaktif ini, Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan komitmen Polri untuk terus menjaga keamanan wilayah sebagai upaya mendukung perkembangan investasi, baik di sektor pemerintahan maupun dunia usaha. Keamanan dipandang sebagai elemen krusial untuk menumbuhkan rasa percaya investor agar bersedia menanamkan modalnya di wilayah Kepulauan Riau.

Polri hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif. Saat ini di Polda Kepri terdapat 10 program prioritas dari Bapak Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Seiring perkembangan zaman, Polri akan terus beradaptasi dengan pendekatan yang semakin humanis, mendekatkan diri kepada masyarakat, serta meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan.

“Terkait stabilitas wilayah, pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, mulai dari buruh hingga pelaku usaha, untuk menjaga kondusivitas. Kerja sama ini bertujuan agar informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan tidak terjadi kesalahpahaman atau berkembangnya opini yang tidak benar mengenai situasi Kamtibmas,” Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.

Sebagai bentuk keterbukaan pelayanan, Polda Kepri juga menyosialisasikan layanan pengaduan melalui call center 110. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor apabila menemukan gangguan keamanan di lingkungannya.

Menutup rangkaian silaturahmi dan dialog tersebut, Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dengan rasa aman, demi terciptanya situasi yang kondusif yang mendukung penuh pertumbuhan investasi di wilayah Kepulauan Riau.

Polri Untuk Masyarakat

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

Tingkatkan Mutu Layanan, Kapolda Gorontalo Pantau Langsung Kesiapan SPKT dan Call Center 110 di Polres Boalemo

GORONTALO || jejakindonesia.id - Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Gorontalo Ny. Septiana Widodo melaksanakan kunjungan kerja di Polres Boalemo. Kegiatan tersebut didampingi oleh Inspektur Pengawasan Daerah Irwasda Polda Gorontalo Kombes Pol. Rudi Haryanto S.I.K serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Gorontalo. Selasa(13/01/2026)

Dalam kunjungannya, Kapolda Gorontalo melakukan pengecekan langsung kesiapan personel dan sarana prasarana, khususnya Pamapta dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Boalemo, termasuk pelayanan Call Center 110 sebagai salah satu layanan cepat tanggap Polri kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Gorontalo menekankan kepada seluruh personel Polres Boalemo agar senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental. Kapolda mengingatkan bahwa padatnya tugas dan tingginya tuntutan pelayanan kepada masyarakat harus diimbangi dengan kondisi kesehatan yang prima agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara maksimal dan bertanggung jawab.

Kapolda juga menginstruksikan agar seluruh personel tetap menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat soliditas dan sinergitas baik di internal maupun dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang humanis, responsif, dan berintegritas merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi, S.I.K., dan Ketua Bhayangkari Cabang Boalemo Ny. Gita Sigit Rahayudi beserta jajaran. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan di wilayah hukum Polres Boalemo.

Polsek Sunggal Ungkap Kasus Penganiayaan Avin Ginting, 7 Adegan Diperagakan 3 TSK

MEDAN || jejakindonesia.id - Polsek Sunggal gelar rekonstruksi kasus penganiayaan bersama - sama yang dialami oleh Avin Ginting di Mapolsek Sunggal Jalan Tahi Bonar Simatupang Medan, Senin (12/01/2026).

7 Adegan diperagakan oleh 3 pelaku yang telah ditetapkan menjadi tersangka yakni AF (31), MZ(30), AS (45).

Hal itu diungkapkan Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H didampingi Kanit Reskrim AKP Harles Richter S.H, saat ditemui awak media usai gelar rekonstruksi kasus penganiayaan tersebut.

"Rekonstruksi hari ini ada 7 adegan yang kami laksanakan. Pada saat di adegan kelima, di situ terlihat jelas bagaimana peranan masing-masing tersangka sesuai dengan, apa yang dialami saudara Avin Ginting," ungkap Kompol Bambang G Hutabarat.

Kapolsek Sunggal menjelaskan, rekonstruksi kasus penganiayaan sempat akan digelar di Kantor Desa Pujimulyo yakni lokasi terjadinya penganiayaan yang dialami avin ginting.

"Memang awalnya rencana, hasil koordinasi kami dengan semua pihak, termasuk korban, rekonstruksi ini kami laksanakan di TKP yang sebenarnya. Namun keamanan kurang kondusif, karena secara spontan, adanya asimilasi dari masyarakat Pujimulyo Dan untuk keamanan demi kelancaran pelaksanaan rekonstruksi ini kami pindahkan ke tempat lain, yaitu di Polsek Sunggal, jelasnya.

Latar belakang penganiayaan secara bersama-sama yang dialami oleh Avin Ginting ini diawali dengan adanya kegiatan pemasangan portal jalan di Desa Pujimulyo.

" Saudara Avin ini memportal jalan di Desa Pujimulyo, dengan alasan yang disampaikan oleh saudara Avin Ginting bahwa masyarakat keberatan adanya kendaraan-kendaraan yang melewati tonase masuk ke kawasan Desa Pujimulyo yang merupakan kawasan pergudangan," katanya.

Pemortalan jalan tersebut menimbulkan reaksi dari pekerja buruh yang mengakibatkan penganiayaan terhadap korban.

"Dengan adanya aksi dari saudara Avin Ginting, bersama rekan-rekannya memportal jalan itu, mengakibatkan, para pekerja buruh, atau tersangka merasa keberatan hingga terjadi keributan. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah di kantor desa dan tidak menemui titik terang hingga terjadi penganiayaan," terangnya.

Kini, Polsek Sunggal telah menetapkan 3 tersangka dan dari hasil pengembangan terdapat 3 pelaku lainnya yang kini dalam pengejaran.

error: Content is protected !!