Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Tahun: 2026

Putus Mata Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Serapan Bulog untuk Petani Jagung

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Polri mendorong penguatan ekosistem pertanian jagung pakan ternak dari hulu hingga hilir, sekaligus memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak.

Rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh gugus tugas ketahanan pangan Polda se-Indonesia.

Rakor dipimpin Karobinkar SSDM Polri selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Brigjen Pol Langgeng Purnomo. Ia menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum evaluasi kinerja tahun sebelumnya sekaligus konsolidasi strategi ketahanan pangan tahun 2026.

“Indonesia berhasil tidak melakukan impor jagung pakan ternak sepanjang 2025. Capaian ini menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar kinerja tahun 2026 dapat lebih optimal,” ujar Brigjen Langgeng.

Pada sisi hulu, Polri berperan sebagai fasilitator permodalan bagi kelompok tani (Poktan) jagung melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Skema pembiayaan ini melibatkan perbankan Himbara guna membantu petani memperoleh modal tanam dan memperluas lahan produksi.

Implementasi program tersebut telah berjalan di sejumlah wilayah, seperti Nagreg dan Ciamis, Jawa Barat, di mana petani binaan Polri memperoleh pembiayaan perbankan untuk meningkatkan produktivitas pertanian jagung.

Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, yang mewakili Himbara, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 BRI menyiapkan plafon pembiayaan KUR Mikro sebesar Rp180 triliun, termasuk untuk sektor pertanian dan ekosistem jagung.

Tidak hanya soal permodalan, Polri juga mengawal stabilitas harga panen di tingkat petani. Melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Polri memastikan hasil panen petani diserap dengan harga yang sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sehingga petani tidak lagi terjebak praktik tengkulak.

Pengadaan jagung oleh Bulog tahun 2026 mengacu pada Surat Dinas Internal Nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tertanggal 12 Januari 2026, dengan target serapan satu juta ton jagung sebagai cadangan pangan pemerintah, dengan harga Rp6.400 per kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga di tingkat petani minimal sesuai HPP. Di beberapa daerah seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini telah mendorong pembelian jagung sesuai standar Bulog,” kata Brigjen Langgeng.

Program ketahanan pangan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan tidur, meningkatkan produksi jagung nasional, serta membangun kemandirian petani melalui pendampingan manajerial agar mampu mengelola usaha tani secara berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Polri berharap ekosistem pertanian jagung pakan ternak semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah Indonesia.

Judi Sabung Ayam Sedati Diduga Direstui Oknum Polsek Sedati Warga Pertanyakan Sikap Polsek dan Lurah

SIDOARJO || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berulang kali menegaskan komitmen Polri untuk memberantas segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun daring. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak ragu menindak tegas praktik ilegal yang meresahkan masyarakat.

Namun pernyataan tegas tersebut kini dipertanyakan oleh warga Dusun Wager, Desa Pepe Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Mereka mengaku resah lantaran dugaan praktik perjudian terbuka justru berlangsung lama tanpa penindakan.

Sejumlah warga menilai aparat penegak hukum (APH) setempat terkesan mengabaikan laporan, meski informasi dan keluhan telah disampaikan melalui berbagai saluran, termasuk pemberitaan media. Kinerja Polsek Sedati pun ikut dipertanyakan.

Menurut Tahul (nama samaran), praktik sabung ayam dan dadu itu sudah berjalan cukup lama dan dilakukan secara terang-terangan. “Lokasi perjudian ini buka secara terbuka, tapi Polsek Sedati seolah tidak mau tahu. Padahal ini di wilayah hukumnya,” ungkapnya, Minggu (08/02/2026).

Ia menjelaskan, akses menuju arena perjudian sangat mudah melalui jalan kecil dari arah Jembatan Wager. Bahkan, terdapat penanda berupa kurungan ayam yang digantung di tiang listrik dekat sebuah minimarket, seakan menjadi petunjuk arah bagi para pemain.

Arena tersebut juga nampak seperti lapangan, namun beratap sederhana dan kerap dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Sejumlah mobil bahkan terlihat terparkir rapi di sekitar lokasi, menambah kesan aktivitas itu berlangsung terbuka tanpa hambatan.

“Seperti hari ini Minggu, ramai sekali," imbuhnya.

Ia menambahkan, warga sekitar mengaku terganggu dan resah. Sorak-sorai penonton terdengar hingga ke rumah-rumah. “Kalau sudah mulai, benar-benar bising,” katanya.

Lebih lanjut, Tahul menyebut praktik itu terkesan berjalan sistematis, mulai dari pendaftaran ayam, pengaturan jadwal pertandingan, hingga perhitungan taruhan. Sejumlah pihak diduga berperan sebagai pemodal dan koordinator lapangan.

“Bahkan, ada sosok yang bertugas mengamankan jalannya kegiatan supaya tidak tersentuh penindakan,” tegasnya.

Hingga informasi ini mencuat, warga mengaku belum melihat adanya langkah tegas dari aparat di wilayah hukum Sedati. Kondisi tersebut memicu kekecewaan dan mendorong masyarakat mendesak pimpinan kepolisian di tingkat lebih tinggi turun tangan.

Tokoh masyarakat setempat menilai, jika praktik perjudian terus dibiarkan, dampaknya akan merusak tatanan sosial serta memicu konflik dan tindak kriminal lain. “Pastinya menjadi pemicu kejahatan-kejahatan lain,” ujarnya.

Warga pun secara terbuka meminta Kapolda Jawa Timur dan Kapolresta Sidoarjo untuk turun langsung melakukan penindakan tegas, sekaligus mengevaluasi kinerja aparat di tingkat bawah.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sedati saat dikonfirmasi PagiterKini.Com terkait dugaan perjudian tersebut memilih tidak memberikan keterangan hingga berita ini ditayangkan. Bersambung(tim)

Putus Rantai Tengkulak, Polres Pasuruan Dukung KUR dan Serapan Jagung Petani

PASURUAN || Jejak-indonesia.id  – Polri terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memutus rantai tengkulak dan memperluas akses pembiayaan bagi petani jagung. Upaya tersebut dilakukan melalui fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penyerapan hasil panen petani oleh Perum Bulog dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi Polri bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2).

Rapat diikuti seluruh gugus tugas ketahanan pangan Polda se-Indonesia secara daring dan dipimpin Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan.

Brigjen Langgeng mengatakan, rakor digelar sebagai langkah konsolidasi dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya, sekaligus menyiapkan strategi penguatan ekosistem pertanian jagung pada 2026.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya. Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak pada 2025, sehingga rapat ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada 2026,” ujarnya.

Di sisi hulu, Polri berperan sebagai penghubung antara kelompok tani dan perbankan untuk mengatasi kendala permodalan. Melalui skema KUR yang melibatkan Himbara, petani jagung didorong kembali menanam dan memperluas lahan. Di Jawa Barat, seperti di wilayah Nagreg dan Ciamis, petani telah memanfaatkan fasilitas kredit tersebut.

Senior Vice President BRI Danang Andi Wijanarko yang mewakili Himbara menyampaikan, pada 2026 BRI menyiapkan plafon pembiayaan KUR Mikro sebesar Rp180 triliun untuk sektor pertanian, termasuk ekosistem jagung pakan ternak.

Sementara di hilir, Polri bersama Perum Bulog memastikan hasil panen petani terserap dengan harga layak. Pengadaan jagung Bulog tahun 2026 menargetkan 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah, dengan harga Rp6.400 per kilogram sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Fokus kami menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai HPP. Di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini sudah berjalan dengan harga Rp6.400 per kilogram,” kata Brigjen Langgeng.

Di Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan turut mendukung penuh program ketahanan pangan tersebut melalui pendampingan dan pengawalan terhadap petani jagung.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, pihaknya siap menjadi penghubung antara petani, perbankan, dan Bulog agar petani tidak lagi bergantung pada tengkulak.

“Kami di Polres Pasuruan mendukung penuh program ketahanan pangan Polri. Petani jagung harus mendapatkan akses modal yang mudah serta kepastian harga saat panen. Dengan pendampingan yang tepat, kami berharap kesejahteraan petani meningkat dan produksi jagung di Pasuruan terus bertambah,” ujar AKBP Harto.

Menurutnya, pengawalan dari hulu ke hilir menjadi kunci agar program KUR dan penyerapan hasil panen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

Program ketahanan pangan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan tidur, meningkatkan produksi jagung nasional, serta mendorong kemandirian petani. Dengan manajemen usaha yang baik, petani diharapkan mampu mengembalikan pinjaman tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Polri menargetkan ekosistem pertanian jagung pakan ternak semakin kuat dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional, termasuk di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Polda Kepri Terjun Langsung Penuhi Air Bersih Warga Tanjung Sengkuang Hari Ke-13-16

BATAM || Jejak-indonesia.id – Sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, jajaran Polda Kepulauan Riau melalui Polsek Batu Ampar Polresta Barelang melaksanakan pengamanan pendistribusian air bersih dari Pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) bagi warga terdampak gangguan pasokan air bersih di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak hari ke-13 hingga hari ke-16.

Pengamanan pendistribusian air bersih dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Personel Polsek Batu Ampar melaksanakan pengamanan secara mobile serta pengawasan langsung di titik-titik pendistribusian air bersih sesuai dengan surat perintah pengamanan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data pelaksanaan di lapangan, selama pendistribusian air bersih dari *hari ke-13 sampai dengan hari ke-16, tercatat sebanyak 214 trip mobil tangki air bersih* telah disalurkan kepada masyarakat di sejumlah RT dan RW Kelurahan Tanjung Sengkuang. Pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan serta ketersediaan armada mobil tangki air.

Kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memastikan proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Hal tersebut merupakan bentuk kehadiran dan upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, di mana BP Batam terus berupaya secara maksimal memastikan ketersediaan serta pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak.

Warga Kelurahan Tanjung Sengkuang menyampaikan ucapan terima kasih dan mengaku sangat terbantu atas kehadiran serta pengamanan yang dilakukan jajaran Polda Kepulauan Riau bersama Polsek Batu Ampar, sehingga proses pendistribusian air bersih dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai penutup, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Kabidhumas Polda Kepri mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, mendukung kebijakan pemerintah, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Batam.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri
Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Wakili Kapolda Kepri, Kabidhumas Menerima Plakat Sahabat Pers PWI 2026 Di Tanjung Pinang

BATAM || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Pemberian Plakat Sahabat Pers PWI Tahun 2026 yang digelar di Kota Tanjungpinang, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, S.H., Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., Kepala BNNK Tanjungpinang Kombes Pol. Mohamad Dafi Bastomi, S.H., S.I.K., M.I.K., serta perwakilan TNI dari Koarmada I, Kodim 0315/TPI, Lanud RHF, Lanudal, dan Lanal Bintan. Turut hadir pula perwakilan Kejaksaan Tinggi Kepri, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, serta Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA.

Dalam sambutannya Ketua PWI Tanjungpinang Bpk. Suhardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, insan pers, serta Pemerintah Kota Tanjungpinang dan masyarakat yang telah mendukung rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional. Ia juga mendorong insan pers untuk terus menghadirkan pemberitaan yang membangun serta berkontribusi dalam kemajuan Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., menekankan pentingnya peran pers dalam membangun opini publik yang sehat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Ia berharap peringatan Hari Pers Nasional dapat menjadi momentum kebangkitan pers daerah dalam mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers.

Kabidhumas Polda Kepri menegaskan bahwa pers bukan hanya mitra strategis Polri, tetapi juga sahabat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat di tengah berbagai dinamika yang ada.

“Sinergi antara insan pers, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus terjaga.
Kami berharap kerja sama ini semakin solid, memiliki visi dan misi yang sama dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kepri, agar tetap aman, baik, dan kondusif,” ujar Kabidhumas Polda Kepri.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam Sahabat Pers, pengumuman dan penyerahan hadiah lomba menulis dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) PWI Tanjungpinang. Acara semakin semarak dengan hiburan dan pembagian doorprize, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan insan pers sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang edukatif, konstruktif, dan bertanggung jawab.

*Polri Untuk Masyarakat*

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: (0778) 7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri