Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Tahun: 2026

Pastikan Pelayanan Optimal untuk Masyarakat, Kapolda Jabar Tinjau Langsung SPPG Polresta Bandung

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan kepolisian kepada masyarakat dengan melakukan kunjungan kerja ke Sentra Pelayanan Publik Gabungan (SPPG) Polresta Bandung 4 di Kampung Ciharuman, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan SPPG dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Irjen Pol. Rudi Setiawan didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolresta Bandung, serta PJU Polresta Bandung. Turut hadir pula unsur Forkopimcam Kutawaringin, Kepala Desa Jelegong, serta pengelola SPPG Polresta Bandung 4.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.35 WIB, Kapolda Jabar langsung meninjau kesiapan dapur SPPG Polresta Bandung 4. Peninjauan ini dilakukan secara seksama untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana pendukung SPPG berfungsi optimal dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.

Kapolda Jabar menekankan pentingnya SPPG sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap SPPG dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional, sehingga masyarakat merasa terbantu dan terlayani dengan baik.

Selain meninjau kesiapan SPPG, Kapolda Jabar juga menyempatkan diri untuk meninjau lokasi pembangunan Green House yang berada di area berdekatan. Program Green House ini merupakan bagian dari upaya Polresta Bandung dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah hukumnya.

Kunjungan Kapolda Jabar ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polresta Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Jabar merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh Polresta Bandung, khususnya SPPG dan pembangunan Green House.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Dengan pelayanan yang optimal dari SPPG dan dukungan terhadap ketahanan pangan melalui Green House, diharapkan kehadiran Polri dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.

Bulan Suci Ramadhan Polsek Tabah Jawa Polres Simalungun Gelar Razia Di Cafe

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id - Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL BANUARA MANURUNG S.H. Menggelar razia di Barra VIP Bar Kel. Pem Tanah Jawa Kec. Tanah Jawa Simalungun. Sabtu, 28/2/2026 Pukul 23.30 wib.

Sesuai UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Perintah lisan Kapolsek Tanah Jawa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menciptakan suasana yang nyaman bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Tepatnya, Sabtu 28 Februari 2026 sekira pkl. 21.30 wib, dilaksanakan kegiatan Razia THM (Tempat Hiburan Malam) BARRA VIP BAR dengan sasaran Narkoba, Senpi/Sajam, Handak, kelengkapan Surat ijin THM, miras dan prostitusi.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H, menyampaikan agar dalam Bulan suci Ramadhan 1447 H ini mewajibkan tutup total untuk menghormati ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H 2026.

Kompol Banuara Manurung, S.H juga memberikan himbauan kepada pemilik dan pengunjung bahwa kegiatan THM ini tidak mengganggu ketertiban umum, Kanit Reskrim yang ikut dalam Razia langsung melaksanakan pengecekan apakah memiliki ijin.

Dalam razia tersebut tidak ada transaksi Narkoba, Tidak ada yang membawa senpi atau sajam, Tidak ada kegiatan prostitusi dan petugas memastikan apakah minuman tersebut legal. Jangan sampai pengunjung mabuk atau membuat keributan. Petugas menghimbau agar waktu operasional sesuai dengan jam 02.00 wib dan mematuhi seluruh isi dari pada perizinan THM.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H beserta Personil Polsek Tanah Jawa melakukan pemeriksaan badan dan identitas para pengunjung THM, Kapolsek juga menyampaikan mohon dukungan dan kerja sama dalam membina Kamtibmas karena Polri bersama Masyarakat akan semakin kuat dalam membina Kamtibmas.

Hadir langsung dalam razia tersebut KOMPOL BANUARA MANURUNG, S. H. (Kapolsek Tanah Jawa), IPTU F.G SITOHANG S.H M.H (Kanit Reskrim / pawas), IPDA SYAFRIL SIAHAAN (Panit Reskrim), AIPDA J. PASARIBU, AIPDA J. SIMANJUNTAK, BRIPKA V. TAMPUBOLON dan BRIGADIR BAYU SEPTIAN S.H. Selama kegiatan berjalan situasi aman, tertib dan lancar.

#polripresisi

Jamin Keamanan Nyepi dan Idul Fitri, Polres Karangasem Gelar Apel Kesiapan Ops Cipkon Agung-2026

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Menjelang rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Polres Karangasem menggelar Apel Kesiapan Pasukan Operasi Cipkon Agung-2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem pada Minggu (1/3) pagi, dipimpin langsung oleh Wakapolres Karangasem, Kompol Taufan Rizaldi, S.I.K., M.H.

Operasi Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat) ini akan dilaksanakan selama 8 hari, mulai tanggal 1 hingga 8 Maret 2026. Sebanyak 99 personel dikerahkan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum guna memastikan situasi di wilayah hukum Polres Karangasem tetap kondusif.

Dalam amanatnya, Wakapolres menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat.

"Kita harus mengantisipasi potensi gangguan di tempat umum seperti Pelabuhan Padangbai, pusat perbelanjaan, dan objek wisata. Jangan sampai momentum hari raya dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seperti jambret, premanisme, hingga calo tiket," tegas Kompol Taufan Rizaldi.

Penekanan Khusus dan Strategi Lapangan
Meski operasi serupa rutin dilaksanakan, Wakapolres mengingatkan personel agar tidak underestimate, terutama mengingat situasi dinamika di Desa Adat Bugbug yang masih memerlukan perhatian. Berikut adalah poin-poin penekanan pimpinan:

Intelijen: Pemetaan potensi gangguan dan deteksi dini secara intensif.
Sat Binmas: Sosialisasi keamanan mandiri kepada masyarakat yang merayakan hari raya.
Sat Lantas: Penyiapan rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran.
Humas: Maksimalisasi viralisasi dan amplifikasi kegiatan positif kepolisian selama operasi.
Sinergi dan Kemanusiaan

Apel ditandai dengan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya tugas secara resmi di lapangan. Menutup rangkaian apel, Wakapolres juga memberikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel yang merayakan, dengan harapan keberkahan Ramadhan menyertai tugas pengabdian mereka.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel yang terlibat dalam surat perintah Operasi Cipkon Agung-2026.

Komitmen Berantas Narkoba, Polda Kalbar Musnahkan 16 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi, 18 Tersangka Diringkus

PONTIANAK || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Komitmen ini ditunjukkan melalui konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti yang digelar di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum, didampingi Dirresnarkoba Polda Kalbar Kombes Pol Deddy Supriadi, serta Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono. Turut hadir perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Kalbar, BNNP Kalbar, Kanwil Bea Cukai Kalbar, dan penasehat hukum.

Dalam keterangannya, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono mengungkapkan bahwa sepanjang Februari 2026, pihaknya berhasil mengungkap 11 kasus narkotika dengan total 18 tersangka, dua di antaranya merupakan residivis. Para pelaku diketahui menggunakan berbagai modus operandi untuk mengelabui petugas.

“Para tersangka menggunakan modus yang beragam, mulai dari jasa pengiriman barang, sistem jaringan terputus atau sistem ‘letak’, hingga transaksi jual beli secara daring (online),” ujar Wakapolda.

Ia menegaskan bahwa pemusnahan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memerangi narkotika. “Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pengedar yang merusak masyarakat dengan modus distribusi yang terus berkembang,” tegasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan menggunakan alat inseminator tersebut terdiri dari sabu seberat netto 16.026,54 gram, 22.674 butir ekstasi, serta 123 unit K-Pod cartridge liquid vape yang mengandung Etomidate. Selain itu, terdapat barang bukti sitaan lain berupa 1.482,72 gram sabu, satu butir ekstasi, dan empat cartridge vape yang akan dimusnahkan pada tahap berikutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menambahkan bahwa para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis, yakni UU Narkotika No. 35 Tahun 2009 dan UU No. 1 Tahun 2026 dengan ancaman hukuman maksimal.

“Polda Kalbar akan terus memperkuat sinergi dengan BNN, Bea Cukai, dan Kejaksaan untuk memutus rantai peredaran ini. Sesuai prinsip kerja Kapolda Kalbar yang Responsif, Kolaboratif, dan Solutif, kami akan menindak tegas semua jaringan narkoba demi mewujudkan Kalimantan Barat yang bersih dari narkoba,” tutup Kombes Pol. Bambang.

Antusias Tinggi, Sebanyak 500 Pemain Muda Tercatat Mengikuti Seleksi Skuad Banteng Jatim FC U-17 di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Sebanyak 500 pemain muda ambil bagian dalam seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-7 yang diselenggarakan di Stadion Diponegoro Banyuwangi pada, Sabtu (28/02/2026) malam.

Seleksi yang direncanakan berlangsung dua hari ini menjadi kesempatan berharga bagi talenta muda dari Kabupaten Banyuwangi,Situbondo, Bondowoso, Jember dan Lumajang untuk merintis karier menuju dunia sepak bola profesional.

Manager Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi mengatakan, seleksi terbuka ini bertujuan untuk menjaring talenta muda berbakat dan berkualitas yang siap menjadi bagian dari skuad Banteng Jatim FC U-17 dengan target Jatim kembali menjadi juara di Soekarno Cup 2026.

” Seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan pemain terbaik Banteng Jatim FC U-17 yang akan mewakili DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Soekarno Cup 2026, ” ucap Daniel saat dikonfirmasi awak media.

Untuk memastikan jangkauan lebih merata, lanjut Eri, pihaknya memilih 5 (lima) daerah sebagai tempat pelaksanaan seleksi terbuka pemain Banteng Jatim FC U-17 yakni di Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, kabupaten Malang, Kabupaten Bangkalan dan di Kota Surabaya.

” Seleksi ini dilakukan secara profesional sehingga tidak ada kuota untuk masing-masing lokasi seleksi, bisa juga di Banyuwangi ini kita tidak menemukan pemain terbaik, yang kita ambil untuk menjadi skuad hanya 22 orang sedangkan peserta seleksi lebih dari 500 orang , ” ucapnya.

Daniel menyebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para peserta seleksi untuk bisa masuk sebagai skuad Banteng Jatim FC U-17 antara lain pemain kelahiran tahun 2009-2010, postur tubuh, memiliki skill individu yang mumpuni, fisik dan mentalitas yang bisa terdeteksi oleh pelatih. Dan seleksi terbuka ini untuk semua posisi, mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang.

” Kita tutup mata, tidak boleh ada yang titip-titip pemain agar bisa lolos, semua obyektif, walaupun anak pengurus partai tidak boleh , ” tegasnya.

Pendaftaran dilakukan melalui tautan bit.ly/SeleksiSoekarnoCup2026. Tim pelatih yang terdiri dari pelatih kepala, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis data akan memantau langsung proses seleksi di setiap daerah.

Dari pantauan, seleksi pemain Banteng Jatim FC U-17 tersebut dilaksanakan dengan metode pertandingan, yakni para pemain yang terdaftar mengikuti seleksi dikelompokkan dalam beberapa tim untuk melaksanakan pertandingan sepak bola.

Saat pertandingan berlangsung, Tim Pelatih akan memantau para pemain berdasarkan kemampuan individu dan permainan dalam tim sesuai dengan kriteria masuk dalam skuad Banteng Jatim FC.

“Kami berharap bisa menemukan satu atau dua pemain yang selama ini tidak terpantau dan memiliki kualitas di atas rata-rata,” kata pelatih.

Sementara Bupati Ipuk Fiestiandani menaruh harapan besar kegiatan seleksi ini mampu menjaring talenta-talenta muda berbakat dari Bumi Blambangan untuk memperkuat tim Banteng Jatim FC U-17.

” Seleksi diharapkan mampu menjaring potensi pemain muda berbakat dari Banyuwangi untuk memperkuat skuad Banteng Jatim FC U-17 pada perhelatan Soekarno Cup 2026 , ” ucapnya.

Dan pemain muda yang terpilih juga diharapkan memiliki semangat juang tinggi untuk kembali meraih juara pada Soekarno Cup 2026 yang akan digelar pada bulan Juli-Agustus 2026 mendatang di Surabaya.

Nampak hadir mendukung kegiatan seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-17, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, Bendahara DPC , Desi Prakasiwi dan jajaran, anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi antara lain,Pramudita Maharani Saputri, Dhea Sartika, serta Andiko Putra Mahatta. (***)