Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Januari 2026

Jelang HUT ke 9 Media Bangsa Nusantara Gelar Aksi Jariyah Bangun Rumah Ibadah

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Menjelang hari jadi media bangsa yang ke 9, tim Media Bangsa Nusantara menunjukkan komitmen sosialnya melalui program "Gerakan Jariyah Bangun Rumah Ibadah." Salah satu aksi ini adalah jariyah pembangunan Mushallah At Taubah yang berlokasi di Lingkungan Krajan, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.

​Hingga saat ini, proses pengerjaan fisik Mushallah At Taubah dilaporkan telah mencapai progres signifikan sebesar 60%. Sinergi antara tim mediabangsa, donatur, dan warga setempat menjadi kunci keberlangsungan proyek rumah ibadah ini.

​Bendahara Mushallah At Taubah, Ilham Suzatmiko, menyatakan optimismenya bahwa pembangunan ini akan selesai tepat waktu. Pihak panitia menargetkan bangunan dapat digunakan sepenuhnya pada bulan Februari 2026 mendatang.

​"Target kami pembangunan rampung pada Februari atau sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Kami berharap prosesnya berjalan lancar tanpa kendala berarti," ujar Ilham saat memberikan keterangan pada Kamis (08/01).

​Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa percepatan ini bertujuan agar masyarakat sekitar dapat segera memanfaatkan fasilitas mushallah untuk berbagai rangkaian ibadah selama bulan puasa.

​"Tujuannya agar Mushallah At Taubah bisa digunakan untuk aktivitas ibadah di bulan suci Ramadhan nanti. Kelancaran pembangunan ini tentu tidak terlepas dari peran besar para donatur dan gotong royong masyarakat sekitar," tambahnya.

Untuk sumbangan jariyah ke mushallah At Taubah bisa melalui :

Rekening:
Bank BRI : 000701100342500
Atas nama sulistiyowati

Atau hubungi dan konfirmasi di nomor pimpinan redaksi media bangsa :
083131640847
S.Rio Utomo

​Aksi jariyah ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Media Bangsa ke-9 sebagai wujud syukur dan bakti media terhadap masyarakat di wilayah Nusantara, khususnya di Kabupaten Banyuwangi.

Kami sampaikan terimakasih kepada para donatur mushallah At Taubah, semoga amal jariyah para donatur diterima Allah SWT, dilipat gandakan rezekinya dan di lancarkan rezekinya. Aamiin tutup pak pimred.

Reporter : Rio

Satresnarkoba Polres Pasuruan Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Yayasan Al-Uswah Bangil

PASURUAN || jejakindonesia.id — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba kepada ratusan pelajar SMPIT dan SMAIT Al-Uswah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 siswa-siswi dan dilaksanakan di Gedung Aula Yayasan Al-Uswah Bangil, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, sebagai bagian dari upaya preventif Polres Pasuruan dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, AKP Ali Sadikin, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan edukasi sejak dini kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba.

“Sosialisasi ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan dengan memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, termasuk dampak hukum, kesehatan, serta masa depan mereka,” ujar AKP Ali Sadikin.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H., anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, yang membahas pengertian narkoba dan jenis-jenisnya, kenakalan remaja sebagai salah satu faktor penyebab penyalahgunaan narkoba, pola peredaran narkoba, cara menghindari narkoba, hingga sanksi hukum bagi penyalahguna dan pengedar.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan interaksi langsung antara pemateri dengan para peserta guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk sekolah dan keluarga, dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba.

“Pelajar adalah aset masa depan bangsa. Karena itu, pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak dini melalui edukasi, pengawasan, dan kolaborasi antara kepolisian, sekolah, serta orang tua,” tegas AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba tersebut berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dan berlangsung dengan tertib, aman, serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Polres Pasuruan berharap melalui kegiatan ini, para pelajar memiliki pengetahuan dan ketahanan diri yang kuat untuk menolak narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Binter Cinta Sejati Satgas Yonif 521/DY Mengubah Segalanya Menjadi Istimewa dan Bermakna Untuk Masyarakat Papua

PAPUA || jejakindonesia.id -- Binter (Pembinaan Teritorial) Merebut hati rakyat Menemukan cinta sejati yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari yang biasa, mengubah segalanya menjadi istimewa dan bermakna.

Betapa kuat dan berharganya hubungan itu, bahkan di tengah dunia yang terasa "gelap", dan bagaimana cinta kasih itu menjadi alasan hidup yang baru.

untuk menjadikan hal-hal biasa menjadi sesuatu yang agung karena kehadiran Satgas Yonif 521/DY dengan, Senyum, Sapa dan Salam.

Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Personel TNI melaksanakan Anjangsana di wilayah penugasan Papua. (8 Januari 2025).

Keluarga Bapak Bomu Wenda dan Mama Wenne Gombo, Menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan respon cepat dari personel TNI. “Kami sangat berterimakasih atas Kehadiran dan bantuan bapak-bapak TNI, Dengan pelayanan kesehatan gratis, bagikan alat tulis,permen kepada anak-anak di kampung Kami dengan ramah.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, "Pembinaan teritorial (Binter) *TNI cinta sejati di Papua* Ini upaya TNI membangun kedekatan emosional dan kepercayaan dengan masyarakat Papua melalui pendekatan humanis, kegiatan sosial-keagamaan (Komsos), layanan kesehatan, bantuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, untuk menciptakan rasa aman, persaudaraan, dan solusi di tengah masyarakat."

Transformasi hidup melalui cinta yang mendalam, di mana cinta menjadikan hal yang biasa menjadi luar biasa dan memberikan tujuan hidup.

TNI menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom rakyat dalam situasi apapun dan dimanapun bertugas.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Penasihat Hukum Terdakwa Soroti Dugaan Keterangan Palsu Saksi Korban di Persidangan

SULUT || jejakindonesia.id — Penasihat hukum terdakwa dalam perkara dugaan penyerobotan tanah menyoroti adanya indikasi keterangan palsu di bawah sumpah yang disampaikan oleh saksi korban dalam persidangan yang digelar hari ini di Pengadilan Negeri setempat.

Agenda persidangan tersebut sejatinya telah dijadwalkan sejak tahun lalu, yakni pemeriksaan saksi tambahan serta rencana dari pihak penasihat hukum terdakwa untuk menghadirkan saksi ahli guna meringankan posisi terdakwa.

Dalam persidangan, penasihat hukum kembali menagih komitmen Majelis Hakim sebagaimana disampaikan pada agenda persidangan terakhir pada Desember 2025. Saat itu, pihaknya telah meminta agar para pihak yang diduga memberikan keterangan palsu dalam persidangan dapat turut diproses secara hukum.

Permintaan tersebut didasarkan pada adanya bukti surat berupa Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang diajukan oleh saksi korban sendiri. Dalam dokumen PPJB tersebut, secara jelas disebutkan bahwa objek tanah yang diperjualbelikan telah diketahui memiliki para penggarap dan penghuni sejak tahun 2015, termasuk para terdakwa dalam perkara ini.

Namun, dalam keterangannya di persidangan, saksi korban menyatakan baru mengetahui adanya penggarap di atas tanah tersebut pada tahun 2017. Perbedaan keterangan ini dinilai sebagai keterangan yang tidak sesuai dengan fakta dan dokumen hukum yang ada.

Penasihat hukum menilai, pernyataan bahwa penguasaan tanah baru diketahui pada tahun 2017 diduga sengaja disampaikan untuk menghindari daluwarsa pelaporan pidana, sehingga laporan dugaan penyerobotan tanah tetap dapat diproses secara hukum.

“Fakta dalam PPJB tahun 2015 secara tegas menyebut adanya para penggarap di atas tanah tersebut. Namun dalam persidangan disebutkan baru diketahui pada 2017. Ini jelas bertentangan dan patut diduga sebagai keterangan palsu di bawah sumpah,” tegas penasihat hukum terdakwa.

Menanggapi hal tersebut, Majelis Hakim mengarahkan agar pihak penasihat hukum membuat laporan pidana baru terkait dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan. Arahan tersebut diberikan dengan dasar ketentuan KUHAP yang berlaku saat ini.

Penasihat hukum menyampaikan keberatan karena sebelumnya pihaknya telah dua kali mencoba membuat laporan ke kepolisian, namun laporan tersebut belum diterima. Pihaknya juga menyampaikan kekhawatiran akan munculnya persepsi publik seolah-olah pihak tertentu kebal hukum, baik di tingkat kepolisian maupun di pengadilan.

Meski demikian, atas arahan Majelis Hakim, penasihat hukum menyatakan akan kembali menempuh jalur pelaporan resmi ke kepolisian terkait dugaan pemalsuan keterangan di bawah sumpah serta dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan sejumlah pihak.

“Majelis Hakim telah menyampaikan bahwa apabila laporan tersebut tidak diterima, maka terbuka ruang untuk menempuh upaya hukum melalui mekanisme peradilan, dan hal itu akan menjadi perhatian pengadilan,” ujarnya.

Pihak penasihat hukum menegaskan komitmennya untuk menempuh seluruh langkah hukum yang tersedia demi menegakkan keadilan dan memastikan tidak ada pihak yang berada di atas hukum.

 

Kaperwil Sulut : Marflien

Ngopi Kamtibmas di Tambora, Kapolres Jakbar Ajak Warga Bersatu Cegah Tawuran

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam upaya mencegah terjadinya aksi tawuran dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Tambora menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama masyarakat di Pos RW 08, Jalan Kalianyar Raya, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., didampingi para Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Barat serta Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K.

Dalam suasana santai namun sarat makna, Kapolres Metro Jakarta Barat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga sekaligus memperkenalkan dan menegaskan implementasi program Jaga Jakarta+ yang digagas Kapolda Metro Jaya.

Program tersebut menekankan pentingnya menjaga lingkungan, melindungi warga, menegakkan aturan secara adil, serta menjaga amanah dan integritas dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Alhamdulillah, secara umum wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat dalam keadaan aman dan kondusif. Kondisi ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, tokoh agama, hingga pemuda dan karang taruna, untuk terus memberikan imbauan kepada warga agar saling menjaga lingkungan dan tidak mudah terprovokasi, khususnya terkait potensi tawuran.

Selain itu, Kapolres turut mengingatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman.

Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini juga menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait situasi kamtibmas di wilayah Kalianyar.

Sejumlah perwakilan warga, tokoh masyarakat, hingga karang taruna menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait dinamika keamanan wilayah, khususnya di area perbatasan yang rawan tawuran.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat koordinasi lintas wilayah, serta mengedepankan langkah preventif melalui sinergi tiga pilar dan peran aktif masyarakat.

Melalui Ngopi Kamtibmas, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan warga, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama, demi terwujudnya Jakarta Barat yang aman, nyaman, dan damai.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!