We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

Senyum Dan Sapa Papuaku Satgas Yonif 521/DY Saat Berkunjung Ke Kampung Bolakme

Jayawijaya, Jejak - Indonesia.id | Satgas Yonif 521/DY melalui Pos Bolakme hadir dan menebar senyum kepada masyarakat saat melaksanakan anjangsana ke Kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kab. Jayawijaya, Papua Pegunungan. (12/8/2025).

Danpos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han mengatakan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan upaya personil Satgas untuk melihat dan merasakan situasi dan kondisi yang dialami oleh masyarakat binaannya.

" Melalui kegiatan ini, kita dapat mengetahui dan merasakan secara langsung apa yang menjadi kendala bagi masyarakat yang ada di Kampung Bolakme," ucap Danpos.

" Tidak hanya itu, Personil Pos Bolakme juga memberikan bantuan sedikit sembako kepada warga masyarakat dengan harapan dapat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat Kampung Bolakme," tambahnya.

Dengan adanya Personil Pos Bolakme di Kampung Bolakme tersebut, keakraban dan kedekatan masyarakat dengan TNI semakin terjalin dengan baik dalam suasana apapun, dimana mereka saling menegur dan menyapa. Sementara itu, Bapak Amus Tabuni salah satu warga Kampung Bolakme mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada personil Pos Bolakme Satgas Yonif 521/DY yang selalu membantu tanpa pamrih kepada masyarakat di kampungnya.

" Terimakasih Bapak TNI, kami bersyukur Bapak TNI hadir di kampung kami. Bapak TNI selalu hadir dan membantu kami. Semoga Tuhan memberkati Bapak TNI semua, " ucapnya.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY, *"Senyum dan sapa"* TNI di Papua adalah bagian dari upaya untuk membangun kedekatan dan hubungan harmonis dengan masyarakat. Keramahan dan kepedulian melalui interaksi langsung, seperti menyapa warga, memberikan bantuan, atau sekadar berbagi cerita. Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di Papua. Melalui kegiatan-kegiatan ini, TNI berusaha membangun kepercayaan dan mempererat hubungan emosional dengan masyarakat Papua, menciptakan suasana yang lebih harmonis dan kondusif di wilayah tersebut.

"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)

Diduga Ingkar Janji kepada Ratusan Pembeli, LBH CCI Luruk Pengembang Perumahan Lotus Star

Sidoarjo, Jejak - Indonesia.id | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cendrawasih Celebes Indonesia (CCI) bersama tim kuasa hukum mendatangi kantor pengembang Perumahan Lotus Star di Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Senin (11/8/2025).

Rombongan LBH CCI yang dipimpin Widodo CPLA dan Subagio, S.H., merupakan kuasa hukum enam korban yang mengaku menjadi korban dugaan wanprestasi PT Prospero Propertindo Sentosa. Para korban mengklaim telah menunggu hampir lima tahun sejak transaksi pembelian rumah di Perumahan Lotus Star, namun unit yang dijanjikan tak kunjung terbangun.

Widodo menegaskan, pihaknya masih mengedepankan jalur mediasi agar permasalahan dapat diselesaikan sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
“Alhamdulillah kami sudah bertemu dengan direktur dan beliau cukup kooperatif. Kami meminta penyelesaian secepat mungkin untuk mengembalikan sejumlah dana dari keenam klien kami. Jika tetap ingkar, kami akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polresta Sidoarjo, bahkan bisa dilanjutkan ke Polda Jawa Timur. Ini termasuk tindak pidana penggelapan dan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” ujar Widodo.

Sementara itu, Fendy, salah satu korban, menceritakan bahwa pada 2020 ia tertarik membeli rumah di Lotus Star tahap tiga setelah melihat iklan di aplikasi OLX. Ia menyetor uang muka (DP) sebesar Rp80 juta yang dapat dicicil delapan kali, dengan kesepakatan tanda tangan di notaris setelah pelunasan. Dalam perjanjian, pembangunan rumah dijanjikan dimulai empat bulan setelah pelunasan.

“Nyatanya setelah lunas, tidak ada tanda-tanda pembangunan, bahkan pengurukan pun tidak dilakukan. Begitu terus selama empat tahun, hingga akhirnya saya menerima surat pembatalan pembelian,” jelas Fendy.

Ia menuntut pengembang mengembalikan seluruh dana yang telah dibayarkan sebesar Rp111.500.000. Namun, hingga kini baru dikembalikan Rp9.500.000, jauh dari kesepakatan pembatalan yang menyebutkan dana akan dikembalikan penuh meskipun dicicil dalam empat tahap
(Redho)

Polres Pasuruan Pererat Hubungan dengan Masyarakat Lewat Lomba HUT RI ke-80

PASURUAN || jejakindonesia.id - Memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Polres Pasuruan menggelar berbagai perlombaan meriah yang mempertemukan personel kepolisian dan warga masyarakat di Mapolres Pasuruan, Selasa (12/8/2025).

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla.menegaskan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat, "Kita gunakan momentum ini untuk lebih dekat dengan masyarakat di wilayah Polres Pasuruan," ujar Jazuli dalam pernyataannya.

Masih Kapolres, "Dengan mengadakan lomba-lomba antar polisi bersama masyarakat, hubungan kita semua diharapkan menjadi lebih akrab dan harmonis, imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa metode pendekatan dan pembauran dengan masyarakat sengaja dipilih sebagai bentuk memaknai kemerdekaan. Acara ini diikuti oleh anggota Polres Pasuruan, para Kapolsek jajaran, serta masyarakat sekitar yang berbaur tanpa sekat.

Beragam lomba digelar untuk menciptakan semangat kebersamaan dan tawa, seperti lomba makan kerupuk dan membawa balon dengan kelereng. Lomba-lomba tersebut tidak hanya menghibur tetapi juga dirancang untuk mendidik ketangkasan dan kerjasama antar peserta.

Kegiatan ini berhasil menghadirkan keceriaan dan semangat persatuan, menunjukkan kesatuan bangsa Indonesia dalam suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan kepolisian Pasuruan.

Menembus Pegunungan Puncak, Prajurit Yonif 700/WYC Bawa Sehat ke Honai Jenggernok

Puncak, Jejak - Indonesia.id |  Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) melalui Pos Gome kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat pedalaman Papua. Kali ini, prajurit TNI melaksanakan Safari Honai di Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, (12/8), yang dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi warga.

Dipimpin langsung oleh Serda Arfin, personel kesehatan Pos Gome menyambangi rumah-rumah tradisional honai sambil membawa perlengkapan medis sederhana. Warga yang sebagian besar adalah orang tua dan anak-anak tampak antusias memeriksakan diri, mulai dari pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai keluhan.

Dalam suasana akrab dan penuh canda tawa, prajurit TNI tidak hanya memeriksa kesehatan, tetapi juga memberikan semangat dan edukasi pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Anak-anak terlihat senang melihat interaksi hangat antara tentara dan masyarakat, bahkan beberapa di antaranya setia mendampingi orang tuanya selama pemeriksaan.

Danpos Gome, Lettu Inf Na’im Aryo, S.T.Han, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan.

> “Bagi kami, kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sahabat dan keluarga bagi warga di sini. Pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan membantu meringankan kesulitan warga, khususnya di daerah yang jauh dari fasilitas medis,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan antara Satgas Yonif 700/WYC dan masyarakat setempat. Dengan adanya Safari Honai dan layanan kesehatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, dan penuh rasa kebersamaan di tanah Papua.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Berkontribusi dalam Penggagalan Upaya Penyelundupan Narkoba, Lima Pegawai Lapas Banyuwangi Terima Penghargaan dari Kalapas

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta WIbawa memberikan penghargaan kepada lima orang pegawai yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan dalam apel pagi pegawai sebagai bentuk apresiasi atas kewaspadaan dan integritas para petugas, Selasa (12/8).

Kelima pegawai yang menerima penghargaan merupakan petugas pengamanan pintu utama dan staf kesatuan pengamanan Lapas Banyuwangi. Kejelian mereka dalam memantau setiap aktivitas yang mencurigakan berhasil mengungkap dan mencegah masuknya barang terlarang tersebut ke dalam lingkungan lapas.

Dalam sambutannya, Kalapas Banyuwangi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja para pegawai.

"Kami sangat menghargai kewaspadaan dan komitmen para petugas dalam menjalankan tugas. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kedisiplinan dan integritas menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman dan bersih dari narkoba," ujar Wayan.

Lebih lanjut, Wayan menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini juga bertujuan memotivasi seluruh pegawai untuk senantiasa bekerja sesuai prosedur dan memperkuat komitmen bersama mewujudkan Lapas Banyuwangi yang bebas dari barang terlarang.

"Kami ingin semua pegawai meneladani sikap waspada dan profesional seperti ini. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran, terutama terkait narkoba," tegasnya.

Selain itu, Wayan juga mengimbau seluruh jajaran untuk memperkuat fungsi intelijen Lapas. Setiap informasi, sekecil apa pun, harus menjadi perhatian serius guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

"Dengan sinergi dan kewaspadaan bersama, kami yakin segala upaya penyelundupan atau tindakan yang dapat memicu gangguan kamtib lainnya dapat dicegah sedini mungkin," harapnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan ketat dan kolaborasi di Lapas Banyuwangi mampu menangkal ancaman narkoba. Diharapkan, langkah ini dapat memacu semangat seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas dan keamanan Lapas demi terciptanya pembinaan bagi warga binaan yang lebih baik.

“Lapas yang aman akan berpengaruh pada optimalnya kegiatan pembinaan,” pungkasnya. (red)

error: Content is protected !!