We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

PW FRN DPC Banyuwangi Apresiasi Langkah Cepat Polresta Tangkap Penganiaya Musisi Senior

Banyuwangi, Jejak – Indonesia.id |  PW Fast Respon Nusantara (FRN) DPC Banyuwangi memberikan apresiasi kepada Polresta Banyuwangi atas gerak cepat menangkap FS (32), warga Desa Olehsari, pelaku penganiayaan terhadap tiga musisi senior pada Selasa (12/8/2025) malam.

Ketua DPC PW FRN Banyuwangi, Agus Samiaji, menyebut tindakan cepat aparat menunjukkan komitmen melindungi pekerja seni.
“Musisi adalah aset daerah. Mereka layak dilindungi, bukan malah jadi korban kekerasan,” tegasnya, Jumat (22/8/2025).

Kasus ini sebelumnya terjadi saat sebuah pentas musik di Olehsari ricuh. Pelaku memukul dan menginjak korban, termasuk musisi senior Nanang Ariyanto, hingga harus mendapat perawatan medis. (red)

Peresmian Klinik AiMed di Banyuwangi, Dihadiri PLH Sekda dan Anggota DPRD Komisi I

Banyuwangi, Jejak – Indonesia.id | Klinik kesehatan AiMed resmi berdiri di Banyuwangi. Peresmian tersebut berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Ir. Guntur Priambodo, selaku Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Banyuwangi, serta Marifatul Kamilah, anggota DPRD Banyuwangi Komisi I dari Fraksi Partai Golkar. Sabtu. 23 Agustus 2025.

Klinik AiMed berlokasi di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi Kota. Hadirnya klinik ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan masyarakat dengan fasilitas yang lebih modern dan terjangkau.

Dalam sambutannya, PLH Sekda Banyuwangi Ir. Guntur Priambodo menyampaikan apresiasi atas inisiatif berdirinya klinik tersebut.
"Kami berharap Klinik AiMed dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Banyuwangi, sekaligus mendukung visi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata," ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamilah, juga menekankan pentingnya sinergi antara pihak swasta dan pemerintah dalam mendukung sektor kesehatan.
"Kehadiran klinik ini bukan hanya menambah fasilitas kesehatan, tapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Semoga dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas," katanya.

Dengan peresmian ini, masyarakat Banyuwangi kini memiliki tambahan pilihan layanan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan derajat kesehatan di daerah tersebut. (red)

Keselamatan Adalah Budaya, Polantas Kampanye di Dieng Culture Festival 2025

Jakarta, Jejak – Indonesia.id | Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengapresiasi jajarannya yang menghadirkan program Polantas Menyapa dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2025 di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu (23-24/8/2025). Kehadiran polisi lalu lintas di festival budaya tahunan ini dimanfaatkan untuk mengkampanyekan budaya keselamatan menuju Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada 19 September 2025 mendatang.

“Lalu lintas itu adalah cermin budaya bangsa. Keselamatan harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban hukum. Mari kita jadikan kampanye keselamatan lalu lintas bisa hadir di mana saja; di jalan, sekolah, kantor, hingga festival budaya,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya, DCF 2025 menjadi contoh bagaimana pesan keselamatan bisa dikemas secara kreatif, inklusif, dan penuh kebersamaan. “Dari Dieng kita kirim pesan ke seluruh Indonesia, keselamatan adalah budaya. Mari bersama-sama menumbuhkan kesadaran dan melipatgandakan ikhtiar keselamatan agar setiap orang bisa selamat di jalan, selamat di rumah,” tambahnya.

Irjen Agus menegaskan, kehadiran Korlantas Polri di DCF bukan sekadar meramaikan pesta budaya, tetapi juga menyampaikan pesan penting soal disiplin lalu lintas. Ia mengingatkan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi dengan ribuan korban jiwa setiap tahun.

“Semua diawali dengan pelanggaran. Akar persoalan bukan pada kurangnya regulasi, melainkan rendahnya kesadaran dan disiplin pengguna jalan. Karena itu keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama, tidak boleh berhenti pada jargon, tapi harus menjadi kesadaran kolektif,” tegasnya.

Ia menambahkan, DCF dipilih sebagai momentum kampanye karena festival ini dihadiri puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah, latar belakang, dan usia. “Keselamatan bukan hanya urusan polisi, tapi budaya bersama. Dengan hadir di festival budaya, kami ingin menunjukkan bahwa tertib lalu lintas bisa menjadi bagian dari gaya hidup dan kebanggaan masyarakat,” pungkas Kakorlantas. (red)

Satgas Yonif 131/Brajasakti dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gereja Mahanaim di Perbatasan Papua

KEEROM, Jejak - Indonesia.id | 23 Agustus 2025 ] – Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa hangat di Kampung Yetti, Distrik Arso, saat Satgas Yonif 131/Brajasakti yang dipimpin Sertu Agung melaksanakan gotong royong bersama masyarakat membersihkan Gereja Mahanaim.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Satgas dalam menjaga kebersihan serta mempererat hubungan dengan warga perbatasan. Personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan area sekitar gereja sehingga tempat ibadah terlihat lebih asri dan nyaman digunakan.

Pengurus gereja, Bapak Yulius (35), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 131 atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Kami sangat senang dan bersyukur atas kepedulian Abang-abang TNI. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar hubungan baik dengan masyarakat semakin erat,” ujarnya penuh haru.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 131/Brajasakti kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga silaturahmi, dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga perbatasan.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Misteri Hilangnya Gadis 16th Berhasil di Ungkap Anggota Polresta Banyuwangi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Hilangnya dara belia berinisial FA usia 16 Tahun sejak minggu 17 Agustus 2025, berhasil di temukan anggota Polresta Banyuwangi sabtu tanggal 23 Agustus 2025 dini hari dalam kondisi sehat. 23/08/25

Gerak cepat anggota polresta banyuwangi dalam mengungkap hilangnya FA 16Th, patut di apresiasi.

FA 16Th saat ini masih berstatus pelajar di sekolah menengah kejuruan di Banyuwangi. hilangnya FA menjadi pelajaran untuk semua orang tua agar lebih mengawasi dan menjaga anaknya dalam pergaulan.

Ibunda FA Halimah saat di jumpai awak media menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolresta Banyuwangi dan Bapak Kasat Reskrim beserta jajarannya. Yang telah berhasil menemukan anak saya dalam kondisi sehat.

"Saya sangat berterimakasih kepada kepada Bapak Kapolresta Banyuwangi dan Bapak Kasat Reskrim beserta jajarannya. Karena telah berhasil menemukan putri saya yang hilang" Ungkap Halimah

Saat ini terduga pelaku berinisial AS yang membawa FA sudah di amankan di Mapolresta Banyuwangi untuk proses lebih lanjut.

Reporter : Rio

error: Content is protected !!