Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Tahun: 2025

Syukuran Pembangunan Bakal Calon Lapangan Tembak Perjuangan Perbakin Pengkab Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Perbakin Pengurus Kabupaten Banyuwangi dengan bangga mengumumkan momen bersejarah berupa syukuran pembangunan Lapangan Tembak Perjuangan "Perjuangan Shooting Range", sebuah fasilitas baru yang akan menjadi pusat latihan dan pengembangan olahraga menembak di Banyuwangi.

Acara syukuran yang digelar pada hari ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari lingkungan Perbakin, serta komunitas pecinta olahraga menembak. Momen ini menandai langkah nyata dalam memperkuat fasilitas olahraga menembak di Banyuwangi sekaligus meningkatkan prestasi atlet menembak di kancah regional dan nasional.

Ketua Perbakin Pengkab Banyuwangi mz doni sapaan akrabnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu proses pembangunan lapangan tembak ini. “Lapangan Tembak Perjuangan merupakan wujud komitmen kita untuk membina dan mencetak atlet-atlet menembak berkualitas yang bisa mengharumkan nama Banyuwangi, serta dapat juga digunakan sebagai sarana latihan menembak dari TNI, POLRI dan instansi lainnya. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi wadah inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Lapangan Tembak Perjuangan dirancang memenuhi standar keselamatan dan kompetisi internasional yang modern, lengkap dengan sarana penunjang seperti area latihan yang nyaman dan alat menembak terbaru. Diharapkan, fasilitas ini mampu meningkatkan semangat olahraga menembak dan membuka peluang bagi pelatihan yang lebih intensif serta kompetisi tingkat lokal hingga nasional.

Perbakin Pengkab Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan lapangan tembak ini demi kemajuan olahraga sekaligus media pembinaan generasi muda dalam menyalurkan bakat dan minat di bidang menembak.

Reporter : idam

Ziarah Nasional HUT ke-80 TNI, GM FKPPI Banyuwangi Teguhkan Semangat Juang Pahlawan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Banyuwangi diwarnai dengan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (3/10/2025) pagi.

Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (GM FKPPI) PC-1325 Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.

Upacara kali ini mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” dan diikuti sekitar 260 peserta dari berbagai unsur, mulai dari prajurit TNI AD, AL, AU, Puslatpur 7 Lampon, Veteran, Persit, Jalasenastri, PIA, hingga organisasi kemasyarakatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, M.Sc. Adapun Kapten Arm Siswandi (Danramil Srono) dipercaya sebagai Komandan Upacara, dan Kapten Laut (S) I Gede A. Widiatmika (Lanal Banyuwangi) sebagai Perwira Upacara.

Rangkaian upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta. Dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, seluruh peserta kemudian mengikuti prosesi tabur bunga sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.

Dalam amanatnya, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, M.Sc., menegaskan bahwa ziarah nasional tidak boleh dipandang sebagai rutinitas semata, melainkan momentum penting untuk merenungkan kembali perjuangan para pahlawan.

“Momentum ziarah ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat akan pengorbanan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dengan semangat itu, TNI bersama rakyat diharapkan terus menjaga soliditas dalam membangun Indonesia yang lebih maju,” tegas Letkol Laut (P) Puji Santoso.

Sementara itu, Ketua GM FKPPI Banyuwangi, KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., menekankan pentingnya generasi muda untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para pendahulu.

“Ziarah ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan dan rasa terima kasih kita kepada para pahlawan. Dari pengorbanan merekalah kita bisa menikmati kemerdekaan. Semangat juang inilah yang harus terus kita warisi dan aplikasikan dalam menjaga persatuan bangsa serta membangun Indonesia yang lebih maju,” ujar Ir Achmad Wahyudi kepada Bratapos.com.

Upacara yang berakhir sekitar pukul 08.30 WIB itu berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus hidup di hati setiap anak bangsa.

(Sumber: Biro Publikasi dan Dokumentasi GM FKPPI 1325 Banyuwangi)

Gelora Semangat HUT TNI Ke-80, Satgas Yonif 700/WYC Gelar Piala Pangkogabwilhan III Warnai Tanah Papua

PAPUA || jejakindonesia.id – Di ujung timur Indonesia, di mana embun pagi masih menyelimuti bukit-bukit hijau, sebuah gelora semangat justru membara. Bukan dalam medan latihan tempur, tapi di atas lapangan voli yang penuh decak kagum. Satgas Yonif 700/Wyc, sang penjaga khatulistiwa, menggelar Turnamen Bola Volly Piala Pangkogabwilhan III, sebuah festival olahraga yang berjiwa dan berjiwa heroik.

Kegiatan yang digelar selama dua hari penuh gelak tawa dan ketegangan itu, akhirnya mencapai puncaknya pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Sebuah final yang menggetarkan hati, di mana setiap pukulan bukan hanya tentang mencetak angka, tapi tentang mengukir semangat persaudaraan.

Acara yang membara ini resmi dibuka oleh Wadansatgas Yonif 700/Wyc, Mayor Inf Finsa Wahyu. Dengan semangat yang membaja, sang pemimpin menyampaikan amanahnya. "Turnamen ini adalah persembahan kami dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80. Junjung tinggi sportivitas, dan jadikan ajang ini sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita semua, prajurit yang bersaudara."

Dan benar saja, selama dua hari, lapangan voli berubah menjadi panggung kehormatan. Setiap smash yang menggelegar adalah cerita tentang dedikasi. Setiap block yang kokoh adalah simbol ketangguhan. Setiap umpan yang tepat adalah bukti dari kekompakan. Mereka yang biasanya berjibaku dengan medan terjal, kini menunjukkan kelincahan dan strategi brilian di atas lapangan berukuran 9x18 meter.

Suasana tak kalah heroik dengan medan tugas mereka. Sorak-sorai penyemangat menggema, menyatu dengan dentuman bola yang seolah menjadi irama pengiring semangat juang. Di sini, tidak ada musuh, yang ada adalah saudara seperjuangan yang saling menguji ketangguhan dan menjaga sportivitas.

Pada final yang digelar di tanggal bersejarah, 4 Oktober, dua tim terbaik berjibaku dengan segala daya upaya. Mereka tak hanya memperebutkan piala, tetapi juga memperebutkan kehormatan dan kebanggaan untuk unitnya. Sebuah pertarungan sengit yang layak dinobatkan sebagai puncak dari perayaan semangat TNI.

Turnamen ini lebih dari sekadar kompetisi. Ia adalah puisi keprajuritan yang ditulis dengan keringat dan tawa. Sebuah simfoni heroik di tengah tugas pengabdian, mengingatkan kita bahwa di balik kekuatan dan ketegasan seorang prajurit, tersimpan jiwa-jiwa sportif yang haus akan persaudaraan.

Bravo Satgas Yonif 700/Wyc! Terima kasih telah menunjukkan bahwa semangat juang TNI tak pernah padam, dalam medan tempur maupun di lapangan voli. Selamat Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80! Jayalah Negeriku, Jayalah TNI-ku.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Polresta Sidoarjo Terjunkan 208 Personel Amankan Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny

SIDOARJO || jejakindonesia.id - Petugas gabungan memutuskan untuk melakukan evakuasi di Ponpes Al Khoziny dengan menggunakan alat berat setelah 3 hari pascakejadian.

Sebanyak 208 personel Polresta Sidoarjo Polda Jatim diturunkan untuk mengamankan jalannya proses evakuasi dan pengangkatan reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Ratusan personel Polresta Sidoarjo disebar di sejumlah titik dan sesuai dengan tugas yang telah disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing.

Pengamanan tidak hanya fokus di kawasan area Ponpes saja. Namun juga terlihat anggota Satlantas Polresta Sidoarjo yang melakukan rekayasa lalu lintas di persimpangan traffic light Maspion 2, Banjar Kemantren, Buduran.

Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol M. Irfan mengatakan, 208 personel yang tersprin dalam pengamanan proses evakuasi sudah dimulai sejak Kamis (2/10/2025) di Ponpes Al Khoziny.

"Kami mohon dukungan dan pengertian masyarakat. Semoga proses evakuasi korban dan pengangkatan material reruntuhan di Ponpes Al Khoziny oleh pihak berwenang berjalan lancar," ujar Kompol M. Irfan,Jumat (3/10).

Sementara itu Tim Dokkes Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo juga telah disiapkan untuk penaganan korban.

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Malang Gelar Ramp Check Jeep Wisata Bromo

MALANG || jejakindonesia.id - Polres Malang Polda Jawa Timur bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Malang menggelar pemeriksaan teknis (ramp check) kendaraan jeep wisata Bromo Tengger Trans 4x4.

Kegiatan yang berlangsung di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Karanglo-Singosari, diikuti 75 pengemudi jeep dari paguyuban wisata Bromo-Tengger.

Pemeriksaan teknis meliputi sistem pengereman, kemudi dan roda, penerangan dan kelistrikan, kelengkapan peralatan, body kendaraan hingga power train.

Uji teknis ini dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, bersama tim gabungan dari Satlantas Polres Malang dan Jasa Raharja.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menegaskan kegiatan ini bertujuan memastikan kendaraan wisata benar-benar laik jalan sebelum digunakan untuk mengangkut wisatawan.

"Ram check ini adalah upaya preventif agar kendaraan jeep wisata Bromo selalu dalam kondisi prima. Kami ingin keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama," ujar AKP Alif, Jumat (3/10).

Selain pemeriksaan teknis, petugas Satlantas Polres Malang Polda Jatim juga menempelkan stiker layanan kepolisian 110 pada setiap kendaraan.

Stiker tersebut berisi nomor darurat Polri yang bisa dihubungi masyarakat saat membutuhkan bantuan cepat.

"Stiker layanan 110 ini untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan melakukan pelaporan apabila terjadi sesuatu di lapangan. Kami berharap pengemudi jeep juga ikut membantu sosialisasi kepada para wisatawan," lanjut AKP Alif.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembayaran premi asuransi Jasa Raharja oleh pemilik kendaraan.

Hasil pemeriksaan teknis kemudian diserahkan langsung oleh Dishub kepada masing-masing pengemudi.

Sementara itu Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wisata di kawasan Bromo.

"Sinergi Polres Malang, Dishub, dan Jasa Raharja ini menunjukkan bahwa keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab bersama. Dengan ram check dan stiker layanan 110, masyarakat bisa lebih tenang ketika berwisata," kata AKP Bambang.

Salah satu pengemudi jeep wisata, Eko, yang juga koordinator paguyuban, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para sopir.

"Kami merasa terbantu dengan adanya ram check ini. Jadi kami bisa tahu kondisi kendaraan masing-masing dan lebih percaya diri saat mengangkut wisatawan ke Bromo," ujar Eko