Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk 2025 » Halaman 497

Tahun: 2025

IMG-20251008-WA0020

Praperadilan Dinyatakan NO, Safii dan Fauzi Selaku Kuasa Hukum para Pemohon Nilai Hakim Abai Substansi Keadilan

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id - Negeri Banyuwangi memutus permohonan praperadilan tiga warga Banyuwangi tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard/NO). Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Tunggal dalam sidang terbuka untuk umum pada Selasa (8/10/2025).

Permohonan praperadilan ini diajukan oleh tiga Pemohon melalui Kantor Hukum Nurul Safii, S.H., M.H., C.MSP & Partners terhadap Kepolisian Resor Kota Banyuwangi selaku Termohon, dengan dalil adanya 2 alat bukti yang tidak sah dalam proses penyelidikan dan penetapan tersangka.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa permohonan praperadilan tidak memenuhi syarat formil. Pertimbangan hakim menyebutkan bahwa surat penetapan tersangka yang dijadikan dasar permohonan hanya mencantumkan satu orang tersangka, sementara permohonan diajukan oleh tiga Pemohon.

Selain itu, hakim menilai permohonan Para Pemohon tidak merinci secara jelas permintaan dari masing-masing Pemohon, sehingga dianggap kabur (obscuur libel) dan tidak dapat diperiksa lebih lanjut.

Menanggapi putusan tersebut, Advokat Nurul Safii, S.H., M.H., C.MSP, dan Ahmad Fauzi, S. E.,S.H., selaku kuasa hukum Para Pemohon, menyatakan menghormati putusan hakim, namun menilai bahwa pertimbangan hukum yang digunakan terlalu formalistis dan justru mengabaikan substansi keadilan.

“Kami menghormati putusan hakim tunggal, tetapi kami menilai alasan putusan NO tersebut terlalu menitikberatkan pada aspek formil dan mengabaikan substansi perkara. Padahal, inti praperadilan adalah untuk menguji sah atau tidaknya tindakan aparat penegak hukum, bukan sekadar pada aspek administratif,” ujar Nurul Safii usai sidang.

Safii menambahkan bahwa pihaknya akan mengkaji langkah hukum lanjutan, termasuk pengajuan permohonan ulang dengan penyempurnaan aspek formil sebagaimana dipertimbangkan oleh hakim.

 

“Kami akan tetap memperjuangkan hak-hak hukum klien kami. Keadilan tidak boleh berhenti hanya karena alasan teknis. Prinsip due process of law harus menjadi pegangan utama,” tegasnya.

Pengacara yang memiliki jiwa petarung dan Pemberani ini dengan sebutan Pendekar Syair berdarah dari Muncar, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penegakan hukum yang berkeadilan dan menjunjung tinggi profesionalitas dalam setiap proses hukum di Banyuwangi.

IMG-20251008-WA0019

STIK Lemdiklat Polri Terima Kunjungan Kehormatan Kepala Kepolisian Rwanda, Perkuat Kerja Sama Internasional di Bidang Pendidikan Kepolisian

JAKARTA || jejakindonesia.id – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri menerima kunjungan kehormatan Kepala Kepolisian Rwanda (Commission General) Felix Namuhoranye beserta para delegasi. Rombongan diterima secara langsung oleh Ketua STIK-PTIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., didampingi para Wakil Ketua, Direktur, Pejabat Utama STIK, serta dosen kepolisian dan ASN STIK, Senin (6/10).

Kunjungan kehormatan ini menjadi wujud nyata hubungan baik dan kerja sama antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Rwanda National Police, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di tingkat internasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Commission General Felix Namuhoranye kepada mahasiswa STIK Lemdiklat Polri dengan tema “Inclusive Policing as a Catalyst for Security and Economic Development: Insights from Rwanda National Police.”

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa memperoleh wawasan berharga mengenai praktik kepolisian modern berbasis partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi kelembagaan yang diterapkan oleh Rwanda National Police.

Ketua STIK-PTIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas kunjungan kehormatan Kepala Kepolisian Rwanda beserta delegasi, yang dinilai mempererat hubungan antar lembaga kepolisian dan membuka peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan kepolisian.

“Kunjungan kehormatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara Polri dan Rwanda National Police. Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut melalui pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, dan pengembangan kapasitas personel kepolisian di kedua negara,” ujar Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Eko menegaskan komitmen STIK Lemdiklat Polri untuk terus mengembangkan pendidikan kepolisian yang berwawasan global dan berorientasi pada nilai-nilai integritas serta profesionalisme.

“STIK Lemdiklat Polri berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan ilmu kepolisian yang unggul dan adaptif terhadap dinamika global, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan kehormatan ini menandai langkah penting dalam diplomasi kepolisian internasional, memperkuat jejaring kolaborasi akademik, serta menambah wawasan mahasiswa STIK terhadap praktik kepolisian dunia yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan

IMG-20251008-WA0017

Polda Kalteng Gelar Tes CAT Psikologi Alih Golongan Bintara ke Perwira

Palangka Raya jejakindonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Tim Biro Jianstra SSDM Mabes Polri meninjau pelaksanaan Tes Computer Assisted Test (CAT) psikologi bagi personel alih golongan dari Bintara (Ba) ke Perwira (Pa), Selasa (7/10/2025).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 162 peserta dari jajaran Polda Kalteng itu, berlangsung di SMK Negeri 1 Palangka Raya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda, Karo SDM, Dirintelkam selaku Ketua Tim Tes Psikologi dan Mental, serta Kabag Psikologi Ro SDM.

Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa tes ini terdiri atas tiga bagian, yakni tes kecerdasan, tes kepribadian, dan tes sikap kerja.

Ketiga komponen ini menjadi dasar dalam menilai kesiapan dan kelayakan peserta untuk menempati jabatan perwira di lingkungan kepolisian.

“Tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dan karakter calon perwira, agar ke depan mereka dapat menjalankan tanggung jawab yang lebih besar dengan baik,” ujar Erlan mewakili Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan tes CAT ini Polda Kalteng menjunjung tinggi prinsip keterbukaan. Setiap peserta dapat langsung melihat hasil tes setelah menyelesaikannya, sehingga tidak ada ruang bagi kecurigaan atau manipulasi data hasil ujian.

“Transparansi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menciptakan sistem seleksi yang objektif, jujur, dan akuntabel,” tutup Erlan.

IMG-20251007-WA0075

Danramil Banyuwangi Kota Gelar Tasyakuran di HUT TNI Ke 80

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Koramil Banyuwangi kota gelar tasyakuran di hari ulang tahun ​Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 80 dengan penuh semangat dan optimisme. Peringatan tahun ini mengusung tema sentral "TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU," yang menjadi landasan filosofi dan operasional bagi seluruh prajurit TNI, dari matra Darat, Laut, hingga Udara. Selasa 07 Oktober 2025

Dalam sambutannya Kapten.kav.Andoko Danramil Banyuwangi kota menyampaikan visi TNI Prima TNI Rakyat Indonesia Maju, konsep TNI PRIMA adalah wujud nyata komitmen TNI untuk bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan yang profesional.

​"Di usia ke-80 ini, TNI tidak hanya memperkuat alutsista, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) prajurit. Prima berarti Profesional dalam setiap tugas, Responsif terhadap setiap ancaman, Inovatif dalam strategi, Modern dalam teknologi, dan Adaptif terhadap setiap perubahan lingkungan strategis global," ujar Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

​Aspek TNI RAKYAT menekankan kembali jati diri TNI yang lahir dari rahim perjuangan rakyat. Rangkaian kegiatan sosial, mulai dari bakti kesehatan, donor darah massal, hingga operasi bhakti TNI yang berfokus pada pembangunan infrastruktur pedesaan, telah dilaksanakan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ungkap Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

​"Tidak ada TNI tanpa rakyat. Kami adalah tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara rakyat. Kekuatan pertahanan yang hakiki adalah sinergi antara TNI dan seluruh komponen bangsa," tegas Danramil Banyuwangi kota.

​makna Indonesia Maju menegaskan peran TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak dan pengawal program pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. TNI berkomitmen untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah melalui Operasi Militer. termasuk penanggulangan bencana, ketahanan pangan, dan pengamanan objek vital nasional. Imbuh Danramil Banyuwangi kota

Terimakasih kepada forkopimka, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, media serta seluruh elemen masyarakat yang telah hadir di acara tasyakuran HUT TNI Ke 80 di Koramil Banyuwangi Kota. Tutup Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

Reporter : Rio

IMG-20251007-WA0074

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 20 Tersangka Selama Operasi Kancil Toba 2025

Belawan || jejakindonesia.id – Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap dan menangkap 20 tersangka selama pelaksanaan Operasi Kancil Toba 2025, yang digelar selama 21 hari sejak 15 September hingga 5 Oktober 2025. Keberhasilan tersebut terungkap dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Akhir Operasi Kancil Toba 2025, yang dipimpin oleh Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., di ruang Lobi Polres Pelabuhan Belawan, Senin (5/10/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung santai tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras selama pelaksanaan operasi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Kancil Toba 2025. Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap 100 persen target operasi, terdiri dari 10 target orang, 5 target tempat, dan 10 target barang,” ujar AKBP Wahyudi Rahman.

Selain capaian target operasi, Polres Pelabuhan Belawan juga berhasil mengungkap non-target tambahan yang terdiri dari 10 orang tersangka, 3 tempat/lokasi, dan 7 barang bukti. Hasil tersebut menjadi bukti nyata keseriusan jajaran kepolisian dalam menindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.

“Ini adalah pencapaian besar dan hasil kerja sama yang solid antar satuan fungsi di lapangan. Selain melakukan penegakan hukum, kami juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda, memasang alarm, dan parkir di tempat yang aman,” tambah Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Wahyudi Rahman menyampaikan harapannya agar hasil operasi ini dapat berkelanjutan dan menjadi momentum bagi seluruh personel untuk semakin meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap hasil positif dari Operasi Kancil ini dapat menurunkan angka curanmor di wilayah Belawan dan sekitarnya. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif maupun represif agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

error: Content is protected !!