We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

Unit PPA Sat Reskrim Polres Bolmut Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Tahap Dua ke Kejari Bolmut

Bolmut || jejakindonesia.id – Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Bolmut melaksanakan penyerahan tersangka beserta barang bukti Tahap Dua kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bolmong Utara, Selasa 9 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Pengantar Tahap Dua nomor B/1250/XII/2025/Reskrim tertanggal 4 Desember 2025. Proses penyerahan berlangsung pada pukul 16.00 Wita di Kantor Kejaksaan Negeri Bolmong Utara.

Tersangka yang diserahkan yaitu Hendra Mokodompit alias Yanto Ahmad, berusia 37 tahun, warga Desa Boroko Kecamatan Kaidipang. Ia diduga melakukan tindak pidana yang melanggar pasal 82 ayat 1 jo pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang perlindungan anak, serta pasal 332 ayat 1 ke-2 KUHP.

Penyerahan tersangka dan barang bukti diterima langsung oleh Kasie Pidum Kejari Bolmut, Tesalonika C Roringpandey, S H, selaku Jaksa Penuntut Umum. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, tanpa hambatan, dan berlangsung dalam situasi aman kondusif.

Polres Bolmut memastikan bahwa proses penegakan hukum terus dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur demi memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Kaperwil Sulut: Marflien

Polres Mojokerto Kota Salurkan Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Sumatera

MOJOKERTO || jejakindonesia.id - Wujud kepedulian Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menyalurkan paket bantuan untuk para korban bencana, Senin (08/12/2025).

Paket bantuan ini merupakan hasil donasi dari seluruh keluarga besar Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Bantuan yang dikirim antara lain, paket obat-obatan, popok anak, pembalut wanita, perlengkapan mandi bayi, mie instan, pakaian bayi dan dewasa.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Galih Yasir Mubarroq, S.T.K., S.I.K., M.H. berharap pengiriman bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar masyaramat terdampak dan untuk mempercepat penanganan bencana.

"Kami keluarga besar Satlantas Polres Mojokerto Kota berharap bantuan logistik kebutuhan ini dapat membantu korban bencana serta bisa pemulihan di wilatah bencana," ujarnya.

AKP Galih juga menyampaikan doa kepada korban yang terdampak serta berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat dapat mendukung korban bencana banjir di pulau sumatera ini walaupun tidak dengan materil namun juga dapat dilakukan secara moril. (*)

Sinergi Polri dan BKSDA : Gajah Dikerahkan Bersihkan Material Banjir di Pidie Jaya

Meureudu || jejakindonesia.id – Empat ekor gajah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah tiba lengkap di Kabupaten Pidie Jaya untuk membantu proses pembersihan material pascabencana banjir. Hewan-hewan tersebut langsung dikerahkan untuk menarik timbunan kayu dan material berat yang terseret arus banjir beberapa waktu lalu.

Kegiatan pembersihan hari ini dipusatkan di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, salah satu kawasan yang paling terdampak akibat tumpukan kayu dan lumpur.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Admaja, mewakili Kapolres Pidie Jaya, menyampaikan bahwa seluruh gajah telah tiba dan langsung bekerja membantu masyarakat.

“Empat gajah yang kita datangkan bersama BKSDA Aceh hari ini sudah berada di lokasi. Mereka langsung kita kerahkan untuk menarik kayu-kayu besar serta material berat lainnya yang menumpuk akibat banjir,” ujar Iptu Fauzi.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu turut memberikan penjelasan mengenai tujuan kedatangan gajah tersebut. Selain untuk membantu proses pembersihan, gajah-gajah ini juga dihadirkan sebagai bentuk dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir.

“Gajah-gajah ini kita datangkan bukan hanya untuk mengangkat material berat, tetapi juga untuk kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kehadiran gajah dapat menghadirkan suasana ceria, mengurangi ketegangan, dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif, sesuai dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia.”

Melalui kerja sama antara Polres Pidie Jaya dan BKSDA Aceh ini, proses pembersihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memberi dukungan emosional bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak banjir.

Polri Apelkan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti untuk Tanggap Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DEPOK || jejakindonesia.id – Dalam upaya memperkuat penanggulangan bencana dan memastikan masyarakat segera mendapatkan bantuan yang memadai—selaras dengan isu Optimalisasi Tanggap Bencana, Polri—Polri melaksanakan Pemberangkatan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada Senin (8/12), yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan pasukan dan sarana pendukung harus segera dilakukan karena personel yang berada di lapangan telah bertugas lebih dari 12 hari dan mengalami kelelahan fisik, mental, serta kesehatan yang cukup ekstrem.

Ia menekankan bahwa rotasi pasukan sangat penting untuk mem-fresh-kan kondisi personel, sehingga Polri menyiapkan pasukan terlatih dari Kelapa Dua lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung.

Evaluasi bersama Dankor Brimob dan tim menunjukkan perlunya penambahan dukungan logistik dan desain manajemen bencana yang lebih komprehensif di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk mendukung pergeseran pasukan dan peralatan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui pemanfaatan fasilitas ASDP sebagai sarana angkut pasukan, kendaraan, alat SAR, perlengkapan medis dan DVI, dapur lapangan, water treatment, ambulans, serta 10.000 potong pakaian.

Penguatan ini diprioritaskan ke wilayah Aceh yang saat ini paling membutuhkan tambahan personel dan peralatan akibat beratnya operasi serta kerusakan infrastruktur. Dankor Brimob juga diperintahkan bertugas sebagai Kasatgas Jembatan guna mempercepat perbaikan infrastruktur vital bersama tenaga ahli Polri dari berbagai fungsi.

Pasukan lintas ganti yang diberangkatkan terdiri dari kekuatan SAR Brimob sebanyak 8 tim dengan total 361 personel, SAR Sabhara sebanyak 200 personel, serta 12 ambulans yang mengangkut 48 personel gabungan dokter dan perawat. Selain itu, dikerahkan pula 19 ekor anjing K9 dengan dukungan 29 personel yang terdiri dari handler dan tenaga veteriner.

Perlengkapan yang dibawa mencakup 15 unit kendaraan dapur lapangan, 12 unit water treatment, serta perlengkapan SAR perorangan untuk memperkuat operasi kemanusiaan dan penyelamatan di tiga provinsi terdampak.

Dengan penguatan lintas ganti ini, Polri memastikan bahwa operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berjalan lebih cepat, lebih aman, dan lebih efektif, sehingga masyarakat segera mendapatkan bantuan yang paling mereka butuhkan.

Dapur SPPG Sumberrejo 2 dan 3 Resmi Beroperasi, Siap Perkuat Program Ketahanan Pangan Dan Gizi Presiden Prabowo

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Dua dapur baru SPPG, yakni Dapur SPPG Sumberrejo 2 dan 3, resmi beroperasi pada Senin pagi pukul 08.30 WIB, ditandai dengan acara tasyakuran yang dihadiri jajaran Forkopimcam Banyuwangi, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga pendidikan.

Acara peresmian tersebut dihadiri Danramil Kecamatan Banyuwangi Kapten Sahar bersama jajaran Koramil dan Babinsa Sumberrejo. Pihak kecamatan turut hadir melalui perwakilan staf, sementara Camat Banyuwangi sedang bertugas di luar kota. Lurah Sumberrejo, Bhabinkamtibmas, RW, seluruh RT, serta sejumlah perwakilan sekolah juga mengikuti rangkaian peresmian.

Prosesi dimulai dengan pembacaan Basmallah dan dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, sambutan disampaikan berurutan oleh perwakilan Yayasan, Kepala SPPG, hingga Danramil.

Dalam sambutannya, Kapten Sahar menekankan pentingnya peningkatan standar dapur SPPG melihat sebelumnya pernah terjadi beberapa KLB terkait makanan, seperti keracunan massal, peralatan dapur yang tidak layak, hingga menu yang dinilai belum memenuhi standar gizi.

“Kejadian-kejadian luar biasa itu harus menjadi pelajaran penting. Dengan ilmu dan pelatihan yang sudah ditempuh selama tiga bulan, saya yakin Dapur SPPG Sumberrejo 2 dan 3 mampu tampil lebih profesional, higienis, dan layak menjadi dapur percontohan,” tegas Kapten Sahar. Ia juga menyatakan bahwa beroperasinya dapur baru ini diharapkan mampu memperkuat Program Ketahanan Pangan dan Peningkatan Gizi Nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Prosesi peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Danramil bersama Kepala SPPG serta perwakilan mitra. Para tamu kemudian diajak meninjau langsung fasilitas dapur, termasuk area pengolahan, kebersihan, serta sistem distribusi yang kini sudah disesuaikan dengan standar baru.

Dengan beroperasinya Dapur SPPG Sumberrejo 2 dan 3, masyarakat berharap kualitas makanan bagi anak-anak dan penerima program semakin meningkat, mendukung gizi harian yang lebih baik, serta mencegah terulangnya insiden yang merugikan. Kehadiran dua dapur baru ini juga menjadi bukti komitmen Yayasan Sempolan Jaya Mandiri bersama para pengelola—PIC Mitra Haekal, PIC Yayasan Dedy Ary W., Kepala SPPG Sumberrejo 2 Naufal, dan Kepala SPPG Sumberrejo 3 Rodhi—dalam menghadirkan layanan pangan yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi masyarakat.

error: Content is protected !!