We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

Pasca Bencana Alam, Lapas Sibolga Kembali Buka Layanan Kunjungan Keluarga WB

SIBOLGA || jejakindonesia.id - Pasca bencana alam yang menimpa Tapanuli Tengah dan Sibolga, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga kembali membuka layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan (WB)

Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga Tri Purnomo, mengatakan, pihak sudah membuka kembali layanan kunjungan bagi keluarga binaan. Layanan ini dimulai pada Senin 8 Desember 2025.

"Hari Ke-13 pasca bencana alam Sibolga-Tapanuli Tengah Lapas Sibolga membuka kembali layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan. Kemarin kita sudah membuka kembali layanan tersebut," sebut dia, Selasa (9/12/2025).

Menurut dia, layanan dibuka dengan jadwal seperti hari biasa dan menutup penitipan barang. "Jam 10.00 WIB dimulai jadwal kunjungan," ujarnya.

Pada hari pertama layanan kunjungan keluarga binaan pasca bencana alam, pihaknya memberikan dukungan moral dalam menghadapi bencana alam. "Pada hari pertama ini, saya (Kalapas) beserta jajaran melakukan kunjung sapa bagi keluarga warga binaan untuk memberikan dukungan moral dalam menghadapi bencana alam," kata Tri Purnomo.

Ia mengakui, selama bencana alam yang menimpa Tapanuli Tengah dan Sibolga, Lapas Kelas IIA Sibolga tidak melayani kunjungan warga binaan sementara. "Layanan pada hari pertama kemarin cukup aman dan lancar," ucapnya.

Saat ini juga, lanjut Tri, pihaknya terus meningkatkan pengawasan dan keamanan bagi warga binaan. "Kita terus memantau situasi dan kondisi cuaca," tambah dia.

Solidaritas Satu Cita Desak Gubernur Jawa Timur Copot Sekdispora, Dugaan Langgar Etik ASN Dinilai Ditangani Tidak Transparan

SURABAYA || jejakindonesia.id — Tuntutan pencopotan Sekdispora Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur kembali mencuat. Organisasi Solidaritas Satu Cita menilai pimpinan kepala Dispora telah gagal menjalankan fungsi pelayanan publik serta diduga melakukan pembiaran terhadap pelanggaran etik di internal dinas. Aksi protes digelar di depan kantor Dispora dan BKD, Selasa (09/12/2025).

Dalam aksinya, koordinator Solidaritas Satu Cita, Noval , menegaskan bahwa ketidakseriusan Gubernur jawa timur dan BKD dalam menindak lanjuti berbagai laporan masyarakat menjadi bukti lemahnya integritas dan kepemimpinan.

“Dispora Jawa Timur bukan milik pribadi. Ketika laporan masyarakat diabaikan dan pelanggaran dibiarkan, itu artinya Sekdispora sudah tidak layak memimpin,” tegas Noval Aqim.

Dugaan Perselingkuhan ASN Dinilai Ditutup-tutupi

Solidaritas Satu Cita juga menyoroti penanganan dugaan perselingkuhan seorang ASN Sekdispora yang belakangan menjadi perbincangan publik. Alih-alih memberikan efek jera, pemerintah dinilai justru mengembalikan ASN tersebut ke jabatan yang lebih tinggi setelah sebelumnya dijatuhi sanksi.

“ASN seharusnya menjadi panutan. Jika benar ada perselingkuhan, prosesnya harus transparan dan tegas. Bukan malah seperti ditutup-tutupi dan dilantik kembali,” ujar juru bicara Solidaritas Satu Cita.

Sebelumnya, ASN tersebut telah dikenai sanksi penurunan jabatan dari eselon 3 ke eselon 4 serta pembinaan selama 12 bulan. Namun, keputusan Gubernur dan BKD Jawa Timur yang kembali menaikkan jabatan ASN itu menuai kritik tajam karena dianggap bertentangan dengan prinsip pembinaan disiplin ASN.

Kebijakan gubernur Jawa Timur Dipertanyakan

Solidaritas Satu Cita menilai langkah dari gubernur Jawa Timur melantik kembali ASN bermasalah itu sebagai bentuk inkonsistensi kebijakan dan berpotensi merusak kepercayaan publik.

“Keputusan itu tidak hanya mencederai rasa keadilan, tapi juga memberi contoh buruk bagi ASN lain. Publik berhak tahu alasan dan dasar hukumnya,” kata Noval .

Ancaman Aksi Lebih Besar

Kelompok masyarakat tersebut menegaskan akan mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Jawa Timur, DRPD Jawa Timur , dispora Jawa Timur dan inspektorat dan siap melakukan aksi lanjutan apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas.

“Kami tidak ingin birokrasi Di Jawa Timur dipimpin oleh orang yang tidak profesional dan tidak tegas terhadap pelanggaran etik. Jika tuntutan ini diabaikan, kami akan turun dengan massa yang lebih besar,” tegas Noval .

Aksi ini menjadi pengingat bahwa tata kelola pemerintahan daerah dituntut untuk menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas, terutama ketika menyangkut pejabat publik dan ASN.
(Redho)

Polri Peduli Masyarakat: Polres Sibolga Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Alam

SIBOLGA || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Sibolga kembali menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga terdampak bencana alam tanah longsor di wilayah Kota Sibolga, Senin (08/12/2025).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sibolga, Pejabat Utama Polres Sibolga, dan jajaran Bhayangkari.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan dukungan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, serta dari Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu.

Dalam keterangannya, Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk nyata perhatian Polri kepada masyarakat.

“Bantuan ini kami distribusikan sebagai wujud kepedulian Polri untuk meringankan beban warga yang terdampak langsung bencana. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit tetap merasa diperhatikan dan dibantu,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar dan perlengkapan penting, seperti beras, mie instan, susu, air mineral, sarden, minyak goreng, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan tidur seperti tikar dan spring bed.

Adapun lokasi pendistribusian berlangsung di beberapa titik pengungsian, di antaranya:
Jl. I.L Nomensen, Kel. Aek Parira, Sibolga Utara
SDN 081224 & TK Pembina Sibolga, Jl. D.I Panjaitan
SMP Negeri 5, Jl. Perjuangan, Sibolga Selatan

Kapolres menegaskan bahwa Polres Sibolga tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan logistik, namun juga pada pemulihan kondisi psikologis warga.

“Kami turunkan tim trauma healing terutama untuk anak-anak, karena mereka adalah kelompok yang paling rentan secara emosional saat menghadapi bencana. Pendampingan psikologis menjadi bagian penting agar mereka cepat pulih dari rasa cemas maupun trauma,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan sosial, Polres Sibolga juga memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terorganisir dengan baik.

“Kami pastikan seluruh proses distribusi dilakukan tepat sasaran, penuh ketertiban, dan mengedepankan rasa empati kepada keluarga yang saat ini masih berada di pengungsian,” tambah Kapolres.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus upaya mewujudkan hadirnya negara melalui langkah tanggap, cepat, dan humanis.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif, dan masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polri terhadap kondisi mereka saat ini.

Ratusan Kilogram Bantuan Disalurkan Melalui Airdrop, Polda Sumut Pastikan Warga Terisolir Terbantu

TAPANULI TENGAH || jejakindonesia.id – Upaya cepat dan taktis kembali dilakukan Polda Sumatera Utara dalam penanganan kawasan terdampak bencana alam dengan mengirimkan logistik bantuan melalui udara menggunakan helikopter, Senin (8/12/2025). Pengiriman bantuan tersebut menyasar wilayah yang hingga saat ini masih sulit diakses jalur darat akibat longsor dan kerusakan fasilitas.

Sejak pagi, tim yang terdiri dari Kasubdit Dalmas Polda Sumut, personel PID Polda Sumut Bripka Dian Octo Tobing, serta satu personel Brimobda Polda Sumut Brigadir Nuryanto melakukan peliputan sekaligus pengamanan pergeseran logistik bantuan.

Bantuan dikirim melalui metode airdrop langsung ke titik penerima bantuan di Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah dan sebagian diarahkan menuju Bandara Ferdinand Lumban Tobing.

Adapun logistik yang dikirim yakni 289 kilogram bantuan, terdiri dari biskuit, mie instan, serta kebutuhan makanan siap konsumsi MTP yang juga diperuntukkan bagi pendukung operasi di lapangan.

Bantuan itu menjadi bagian dari respons cepat Polda Sumut terhadap kondisi darurat masyarakat terdampak bencana. Berdasarkan pemantauan udara dalam misi tersebut, masih ditemukan sejumlah kerusakan infrastruktur di wilayah Ps Sipirok, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kondisi ini menyebabkan distribusi jalur darat belum sepenuhnya dapat dilakukan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polda Sumut terus bekerja maksimal dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Polda Sumut berkomitmen menjangkau wilayah yang terisolir. Cara yang paling efektif saat ini adalah melalui jalur udara. Bantuan ini segera kita distribusikan agar masyarakat tidak kekurangan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa operasi kemanusiaan tersebut masih berlangsung dan akan terus diperkuat dengan dukungan personel, sarana udara, serta pasokan logistik tambahan sesuai kebutuhan.

“Bapak Kapolda Sumut juga telah menginstruksikan agar seluruh jajaran bergerak responsif, memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan, tanpa terkendala kondisi medan,” lanjutnya.

Pelaksanaan penyaluran bantuan melalui udara berjalan dengan aman, lancar, dan terkoordinasi. Polda Sumut memastikan dokumentasi, pengawasan, serta pendataan penerima bantuan dilakukan secara cermat agar setiap dukungan logistik benar-benar tepat sasaran.

Upaya ini menunjukkan bahwa Polri melalui Polda Sumut hadir secara konkret dalam mendukung pemulihan cepat masyarakat terdampak bencana serta memastikan stabilitas situasi kemanusiaan tetap terjaga. Dengan metode distribusi udara, masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan hak atas bantuan, meski akses darat masih terbatas.

Akpol 90 “Dhira Brata” Kirim Bantuan 25 Ton Beras dan Ribuan Logistik, Polda Sumut Fasilitasi Penyaluran ke Aceh Tamiang

SUMUT || jejakindonesia.id - Gerakan kepedulian kembali hadir untuk membantu warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini bantuan berasal dari Akpol 90 “Dhira Brata” yang mengirimkan logistik dalam jumlah besar, dan difasilitasi penyalurannya oleh Polda Sumatera Utara melalui pengamanan, pengawalan, serta koordinasi distribusi hingga ke wilayah tujuan.

Sebanyak 25 ton beras kemasan 5 kilogram merk IR64, 200 kotak susu kaleng, dan 3.000 dus mie instan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan enam unit truk colt diesel dari Gudang Logistik Polda Sumut di area Bandara Internasional Kualanamu.

Polda Sumut memastikan proses distribusi berjalan terencana dan aman dengan menurunkan personel Dit Lantas dan Brimob untuk mengawal perjalanan konvoi kendaraan hingga ke titik pendistribusian akhir.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa dukungan Polda Sumut merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat dan memastikan bantuan sosial dari Akpol 90 tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini berasal dari alumni Akpol 90 ‘Dhira Brata’. Polda Sumut hadir untuk memfasilitasi pengiriman, memastikan keamanan perjalanan, dan mengawal distribusinya agar sampai tepat sasaran di wilayah terdampak bencana Aceh Tamiang,” ujar Kombes Pol Ferry.

Ia menegaskan bahwa pendampingan penuh dilakukan sejak keberangkatan, perjalanan konvoi hingga titik penyerahan di lapangan.

“Kami pastikan seluruh proses pengiriman berjalan lancar, aman, serta terkoordinasi. Harapan kami bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara di Aceh Tamiang dan membantu pemulihan kondisi di sana,” tambah Kabid Humas.

Bantuan berskala besar ini menjadi bentuk nyata solidaritas sosial alumni Akpol 90 kepada masyarakat yang tengah berada dalam situasi sulit. Kehadiran Polda Sumut memberikan nilai tambah dengan memastikan pendistribusian berjalan tertib, efektif, dan sesuai prioritas kebutuhan di wilayah terdampak.

Dengan pemberangkatan ini, diharapkan proses penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat Aceh Tamiang segera dapat bangkit serta kembali menjalankan aktivitas dengan normal.

error: Content is protected !!