Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Kapolda Jawa Timur Ajak Masyarakat Jogo Jatim Aman, Tentrem, Makmur, Tertib dan Raharja

SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol.Drs Nanang Avianto,M.Si kembali menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat khususnya di Jawa Timur untuk menjaga semangat persatuan melalui filosofi “Jogo Jatim”.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat kegiatan Bakti Sosial (Baksos ) bertajuk “Polda Jatim Peduli Masyarakat”, di halaman Mapolda Jatim, Jumat (17/10/2025).

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat persatuan melalui filosofi “Jogo Jatim” dengan tagline Aman, Tentrem, Makmur, Tertib, Raharja," tegas Irjen Pol Nanang.

Dihadapan para komunitas ojek online (Ojol), koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, perwakilan buruh, suporter Bonek, serta musisi jalanan yang menjadi peserta Baksos, Kapolda Jatim juga menekankan agar semua pihak dapat menghindari perpecahan, dan menciptakan kedamaian.

“Jadikan Jawa Timur contoh kerukunan nasional. Mari kita jaga kebersamaan, hindari perpecahan, dan ciptakan kedamaian di bumi Majapahit ini,” pungkas Kapolda Jatim.

Seperti diketahui, dalam rangka memperingati Satu tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Polda Jatim menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bertajuk “Polda Jatim Peduli Masyarakat”.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang.

Kapolda Jatim menegaskan, Baksos ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Selain itu Baksos “Polda Jatim Peduli Masyarakat” ini juga bagian dari dukungan penuh pemerintah melalui Polri dalam meringankan beban masyarakat.

Pada kegiatan ini, Polda Jatim menyalurkan 1.050 paket beras SPHP masing-masing seberat 5 kilogram dan 1.000 liter minyak goreng merek Kita.

Adapun peserta Baksos terdiri dari komunitas ojek online (Ojol), koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, perwakilan buruh, suporter Bonek, serta musisi jalanan.

Program 10.000 CCTV Bantu Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di 13 TKP

PASURUAN - Polres Pasuruan Kota Polda Jatim berhasil mengungkap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di belasan tempat kejadian perkara (TKP).

Ada Lima tersangka yang terlibat. Tiga di antaranya sudah ditangkap, sementara dua pelaku masih berstatus dalam pencarian orang (DPO).

Ketiga tersangka tersebut adalah MS, warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Grati; MH warga Desa/Kecamatan Wonorejo, dan M warga Desa Pancur, Kecamatan Lumbang.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom melalui Kasat Reskrim, Iptu Choirul Mustofa di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota,Kamis (16/10).

"Ketiga pelaku semuanya dari Kabupaten Pasuruan,"kata Iptu Choirul

Iptu Choirul menyebutkan dari hasil penyelidikan, terungkap para tersangka melakukan aksinya di sejumlah lokasi, seperti terminal wisata, penginapan, gudang, hingga perumahan warga di Kota Pasuruan.

Ia mengatakan, komplotan tersangka ini telah beraksi mencuri kendaraan bermotor di 13 TKP.

Selain menangkap 3 tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB),seperti STNK, BPKB, helm, jaket, kunci T, hingga beberapa unit sepeda motor.

Dalam proses penangkapan, Polisi melakukan upaya tindakan tegas terukur dengan menembakkan timah panas ke kaki kiri MH dan M saat mereka hendak melarikan diri.

"Tersangka pelaku disangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Dan ancaman hukumannya tujuh sampai sembilan tahun penjara," kata Iptu Choirul.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota mengungkapkan, aksi para pelaku terungkap melalui closed circuit television (CCTV).

"Rekaman CCTV yang menjadi alat bukti penting untuk mengidentifikasi pelaku dan melacak kendaraan hasil curian, sudah kami amankan," kata Iptu Choirul.

Ia menyebut jejak digital dari rekaman CCTV itu sangat membantu Polisi menelusuri pergerakan pelaku dari satu TKP ke TKP lainnya.

"Ini membuktikan bahwa teknologi CCTV adalah kunci dalam penegakan hukum modern," katanya.

Iptu Choirul menegaskan bahwa program 10.000 CCTV yang digagas Kapolres Pasuruan Kota sangat membantu bagi keamanan warga di Kota Pasuruan.

"Ini selaras dengan visi bapak Kapolres Pasuruan Kota untuk membangun sistem keamanan berbasis teknologi dan partisipasi publik," ujar Iptu Choirul.

Ia juga berharap warga dan pemilik usaha turut berperan aktif memasang kamera pengawas di lingkungan masing-masing.

Asdep Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan Puji Fasilitas Pemenuhan Hak Dasar Warga Binaan Lapas Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Herdaus, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (17/10).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung layanan dan fasilitas pemenuhan hak dasar yang diberikan kepada warga binaan.

Dalam kunjungannya, Herdaus secara khusus memantau dua fasilitas utama, yaitu Dapur Sehat dan Klinik Pratama yang dimiliki oleh Lapas yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah tersebut. Atas apa yang disaksikannya, Herdaus menyampaikan apresiasi yang tinggi.

Terhadap Dapur Sehat Lapas Banyuwangi, yang setiap harinya menjadi pusat pengolahan makanan bagi seluruh warga binaan, Herdaus memberikan pujian. Ia menilai dapur sehat tersebut telah tertata dengan sangat baik dan terjaga kebersihannya.

“Kejelasan prosedur mulai dari penerimaan bahan makanan hingga proses pengolahannya sudah berjalan dengan baik. Didukung dengan sirkulasi udara yang optimal, hal ini sangat mendukung terjaminnya higienitas makanan yang disajikan,” ujar Herdaus.

Tidak hanya dapur sehat, fasilitas Klinik Pratama di Lapas Banyuwangi juga mendapat penilaian positif. Herdaus menyebut klinik tersebut telah representatif dan memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi warga binaan.

Meski memberikan apresiasi, Herdaus berpesan agar Lapas Banyuwangi dapat terus menjaga konsistensi layanannya. Ia menekankan bahwa pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk hak atas pangan dan kesehatan, merupakan hal yang mutlak dan harus dipenuhi dengan baik secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan terbaik.

“Kami akan terus berupaya maksimal untuk menjamin semua hak dasar warga binaan dapat terpenuhi dengan baik. Apresiasi dari Bapak Asdep ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya.

Kesehatan Pos TNI Satgas Yonif 521/DY Buka Layanan Kesehatan Gratis di Distrik Bolakme

Jayawija || jejakindonesia.id - Hati yang tergerak oleh panggilan kemanusiaan, Pos Bolakme Satgas Yonif 521/DY menunjukkan kepeduliannya dengan membuka layanan kesehatan gratis di Pos Bolakme bagi masyarakat di Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, (17/10/2025).

Para tenaga kesehatan dari Pos Bolakme dengan sigap dan penuh senyum menyambut warga, mulai dari lansia hingga anak-anak, yang berbondong-bondong datang untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.

Di antara senyum tulus para prajurit, terpancar harapan baru bagi warga. Mereka mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, pemberian vitamin, hingga obat-obatan untuk berbagai keluhan penyakit. Bagi banyak warga, kesempatan ini adalah sebuah anugerah. Terbatasnya fasilitas medis dan sulitnya medan sering kali menjadi hambatan besar dalam mendapatkan pengobatan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli dengan kesehatan kami," ujar Mama Yikwa Tabuni, salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Jauh di pedalaman ini, layanan seperti ini sangat berarti, Kami merasa tidak sendiri, ada yang memperhatikan kami," imbuhnya.

Komandan Pos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 521/DY untuk memperkuat hubungan dengan Masyarakat.

"Kami ingin Masyarakat tahu bahwa TNI adalah bagian dari mereka. Kami hadir untuk membantu, membangun, dan memastikan warga Bolakme sehat dan sejahtera," tuturnya dengan penuh kehangatan.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Layanan kesehatan gratis ini menjadi bukti bahwa di balik seragam loreng, ada hati yang penuh kasih, Sinergi antara TNI dan rakyat adalah kekuatan sejati yang akan terus menyinari setiap sudut negeri, menghadirkan harapan di tengah keterbatasan, dan menyembuhkan luka-luka, baik fisik maupun batin yang membutuhkan.

Langkah ini bukan sekadar tugas, melainkan wujud nyata kehadiran TNI sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat, terutama di daerah terpencil yang minim akses kesehatan.

*"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)*

Lingkar Sumut Kecam Polres Tapsel Tak Mampu Tangani Kasus Pengerusakan Terduga Tuan Seyhk Di Paluta

SUMATERA || jejakindonesia.id - Rahmad Akhir Harahap Ketua Lintas Kajian Kaum Gerakan Sumatera Utara ( Linkkar Sumut ) merasa kecewa terhadap kinerja pihak penyidik polres Tapsel pasalnya Kasus perusakan pagar yang dilaporkan oleh Ahmad Dairobi Harahap warga desa Hutaraja kecamatan Ujung Batu terkesan lamban ditangani pihak kepolisian.

Hal ini disampaikannya kepada para awak media.,Jumat (17/10) dimana menurutnya para penyidik polres Tapsel terkesan lambat dalam menangani proses laporan masyarakat. Dimana laporan polisi nomor : LP/B/202/IV/2025/SPKT/POLRES Tapanuli Selatan pada 30 Juni 2025 kemarin belum menunjukan progres signifikan hingga saat ini.

"Kita sangat menyayangkan kinirja kepolisian tapsel laporan sudah hampir empat bulan namun hingga saat ini pihak korban belum mendapat kepastian hukum padahal sejumlah saksi telah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP namun hingga hari ini kasus tersebut belum masuk dalam proses penyidikan",.ujarnya.

Akhir menekankan bila polres Tapsel tidak berbenah dan terkesan lambat memproses laporan masyarakat tentunya itu akan memperburuk institusi polri itu sendiri terkhusnya polres Tapsel dimata masyarakat.

"Kita berharap kapolres Tapsel agar benar benar menjalankan tugasnya sesuai dengan Selogan polri, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta benar benar menegakkan keadilan dan terlepas dari tekanan-tekanan dari pihak lain".,tegasnya

Dimana sebelumnya vidio tindak pidana kasus pengerusakan pagar yang dilakukan H Saidi Harahap sudah sempat viral dimana dalam vidio tersebut H Saidi Harahap di duga dengan sengaja melakukan pengerusakan tembok pagar pembatas sepanjang dua meter dengan ketinggi dua meter dengan cara memukuli dan memecahkannya hingga rata dengan sebuah martil.

Dalam vidio yang berdurasi dua menit tiga puluh dua detik tersebut terlihat seorang pria tua berpakaian serba putih lengkap dengan sorban yang terpasang di kepala yang di ketahui bernama H Saidi Harahap yang terlihat santai melakukan pengerusakan walau sudah di dilarang oleh Ahmad Daerobi namun H. Saidi Harahap tidak menggubrisnya hingga tembok pagar pembatas tersebut rata dengan tanah dan dalam vidio tersebut juga terlihat pertengkaran antara H Saidi Harahap dan Ahmad Daerobi yang di saksikan sejumlah warga namun tak bisa berbuat banyak.

Di ketahui H Saidi Harahap merupakan ayah dari kepala desa Hutaraja yang juga merupakan seorang Tuan Syekh sebuah parsulukan di desa Hutaraja Lengkungdolok kecamatan Ujung Batu dan serta orang tua kandung dari terpida kasus pencabulan anak di bawah umur berinisil AKH yang berpropesi sebagai ASN yang di ponis 10 tahun penjara oleh pengadilan negeri Padangsidimpuan.

tags. polrestapsel, kasus pengerusakan, tuan syekh, hutaraja, kec ujung batu, paluta.

foto dok Ketua Lingkar Sumut Rahmad Akhir Harahap.
foto loporan Ahmad Daerobi Harahap ke polres tapsel.

error: Content is protected !!