Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Event Musik Banyuwangi Hits Maker x STD 2025 Resmi Kembali, Angkat Kreativitas Gen Z Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Dunia musik Banyuwangi kembali hidup! Setelah sempat vakum selama satu tahun, ajang Banyuwangi Hits Maker kembali digelar dengan konsep lebih segar dan kekinian lewat kolaborasi bertajuk “Banyuwangi Hits Maker x STD”.

Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan event musik ini berkat dukungan dari Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, yang menaruh perhatian besar terhadap talenta muda Banyuwangi di bidang seni dan industri kreatif.

“Anak muda Banyuwangi punya potensi besar di musik. Program seperti ini penting untuk menumbuhkan kembali semangat bermusik dan memperkuat budaya lokal melalui karya,” ujar Sonny T. Danaparamita, Senin (13/10/2025).

*_Regenerasi Musisi Banyuwangi Dimulai Lagi_*

Ajang Banyuwangi Hits Maker pertama kali muncul pada 2023 sebagai program inkubasi musik lokal yang digagas Dinas Pariwisata Banyuwangi. Sempat berhenti pada 2024, kini event tersebut kembali dengan wajah baru melalui kerja sama Banyuwangi Youth Creative Network (BYCN) dan dukungan dari Sonny T. Danaparamita.

Menurut Ananda Mahardika Putra, mentor musik yang juga dikenal sebagai Nanda The Breng, tahun ini menjadi momen spesial karena hadirnya empat band lintas genre yang merepresentasikan semangat keberagaman musik Banyuwangi.

“Empat band ini membawa energi berbeda: ada Metal Orion yang keras dan bertenaga, Juck Up dengan semangat punk, Melayu Osing yang membawa nuansa etnik pop Banyuwangi, dan Velvet Horizon dengan gaya indie pop modern. Semuanya punya misi sama — bikin musik Banyuwangi kembali hits,” ungkap Nanda.

*_Lebih dari Sekadar Panggung Musik_*

Tak sekadar festival, Banyuwangi Hits Maker x STD 2025 menjadi ruang kolaboratif bagi generasi muda dan pelaku musik lokal untuk mengasah kreativitas sekaligus membangun jejaring. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara komunitas musik, pelaku industri kreatif, dan pemerintah daerah.

“Musik bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk ekspresi dan identitas anak muda Banyuwangi. Kami ingin karya mereka bisa dikenal luas — bukan cuma di Banyuwangi, tapi juga di panggung nasional bahkan internasional,” tambah Nanda.

Dengan mengusung tagline *_#BanyuwangiHitsMaker2025_*, gelaran ini diharapkan menjadi magnet baru bagi musisi dan penikmat musik di Banyuwangi — membawa energi positif dan semangat kolaborasi khas Gen Z yang penuh ide dan warna.

Unit Reskrim Polsek Rogojampi Gerak Cepat, Motor Buruh Hilang Ditemukan Tersembunyi di Dekat Mushola

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Wajah lega terlihat jelas di raut Didik (57), buruh harian asal Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Motor kesayangannya yang sempat raib dibawa pencuri akhirnya kembali ke tangannya, berkat gerak cepat Unit Reskrim Polsek Rogojampi.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/10/2025) pagi. Seperti biasa, Didik dan istrinya berangkat bekerja di pabrik, meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci. Namun, saat pulang, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan rusak. Sejumlah barang berharga, termasuk handphone, dua tabung gas elpiji, dan sepeda motor Yamaha Mio miliknya, sudah hilang.

Tanpa menunggu lama, laporan Didik langsung ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Rogojampi. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ocky Heru Prasetyo bersama Bhabinkamtibmas Desa Mangir dan perangkat desa langsung turun ke lapangan melakukan penyelidikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dari informasi warga, petugas menemukan sebuah sepeda motor terparkir mencurigakan di dekat mushola desa. Kendaraan itu ditutupi dedaunan agar tidak mencolok. Setelah dicek nomor rangka dan mesin, ternyata benar, motor tersebut milik Didik.

“Begitu dipastikan motor itu milik korban, kami langsung amankan dan serahkan untuk pinjam pakai sambil proses penyelidikan berlanjut,” terang Ipda Ocky.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan ini berkat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kolaborasi dan kepedulian warga sangat membantu. Kami terus berkomitmen menjaga rasa aman, terutama bagi masyarakat kecil seperti Pak Didik,” ujarnya.

Didik pun tak kuasa menahan haru. Baginya, motor itu bukan sekadar kendaraan, melainkan alat utama mencari nafkah.

“Saya benar-benar bersyukur. Polisi cepat sekali bertindak. Terima kasih banyak sudah bantu orang kecil seperti saya,” ungkapnya lirih.

Kini, Unit Reskrim Polsek Rogojampi masih terus memburu pelaku pencurian. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

Kapolri Curhat Ke Presiden, Prabowo : Saya Masih Pertahankan Kamu, Netizen : Presiden Mantap Pertahankan Pak Listyo

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dapat Informasi dari Kalangan Istana Presiden, Bahwa Belum Lama Ini , Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo Sempat Curhat Ke Presiden Prabowo , Tentang Situasi dan Kondisi Posisinya di Polri , agar dapat diganti.

Bukannya diterima Curhat Kapolri, malahan Presiden Prabowo Tetap Mempertahankan.

Bahkan Presiden Prabowo Menganggap keberadaan Kapolri Dianggap Berprestasi, diantaranya Mengamankan Demo Aksi Anarkis , Termasuk Program Asta Cita.

Dikutip Pernyataan Istana oleh Media Detik Satu.id, bahwa Prabowo tidak pernah liat kesalahan Kapolri, hanya orang tidak senang melihat Polri Berprestasi.

Berbalik Terbalik situasi Di Medsos, bahwa Presiden Prabowo Tidak Senang ke Kapolri, padahal Sekecil Apapun Program Kapolri disampaikan ke Presiden Prabowo.
Selain itu Beberapa Netizen Sangat Setuju Langkah Presiden Prabowo

Tim DVI Polda Jatim Telah Berhasil Identifikasi 55 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

SURABAYA || jejakindonesia.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan signifikan dalam proses identifikasi korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.

Hingga Senin (13/10/2025), dua kantong jenazah kembali berhasil teridentifikasi dengan hasil match terhadap dua data Ante Mortem (AM).

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, dalam keterangan resminya menyampaikan, kedua jenazah tersebut teridentifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, medis, serta properti atau barang kepemilikan yang ditemukan bersama korban.

“Pada hari ini, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap dua kantong jenazah yang cocok dengan data Ante Mortem,” ungkap Kombes Pol Khusnan,Senin (13/10).

Adapun hasil identifikasi tersebut diantaranya adalah:

1. Kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-041 teridentifikasi melalui metode DNA, medis, dan properti, cocok dengan nomor AM 025 atas nama Khafa Ahmad Maulana (15), laki-laki, warga Jl. Cendana RT 004 RW 003, Ngawen, Sidayu, Gresik, Jawa Timur.

2. Kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-055 teridentifikasi melalui metode yang sama, cocok dengan nomor AM 038 atas nama Irham Ghifari (16), laki-laki, warga Katerungan RT 006 RW 001, Krian, Sidoarjo.

Dengan tambahan 2 korban tersebut, hingga hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 55 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima.

Kabiddokkes Polda Jatim menjelaskan, berdasarkan data Ante Mortem, tercatat ada 63 korban yang dilaporkan hilang, dan saat ini masih tersisa 8 orang yang belum ditemukan.

Ia mengatakan, di kamar jenazah saat ini masih terdapat 9 kantong jenazah yang menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

“Target kami, seluruh proses identifikasi bisa segera tuntas. Semua bahan dari post mortem sudah kami kirim ke Jakarta. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pusdokkes Polri. Harapan kami minggu-minggu ini selesai, tapi tentu tergantung dari kondisi sampel, apakah ada yang rusak atau memerlukan waktu tambahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Khusnan menerangkan bahwa dari sembilan kantong jenazah yang tersisa, sebagian berisi body part.

“Untuk yang belum teridentifikasi, ada 8 dari data ante mortem, dan yang 9 ini sebagian merupakan body part yang belum ada perintah pengiriman sampel. Harapan kami dalam 3 sampai 4 hari ke depan semuanya sudah selesai, mohon waktu,” pungkasnya.

Dengan kerja keras tim DVI Polda Jatim bersama seluruh instansi terkait, proses identifikasi korban terus berjalan secara profesional, hati-hati, dan penuh ketelitian, demi memberikan kepastian kepada keluarga korban tragedi Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo.

ESDM Jatim Perketat Sistem Perizinan Tambang :Semua Tahapan Terekam Digital, Celah Penyimpangan Ditutup Rapat

SURABAYA || jejak-indonesia.id – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur memperketat seluruh sistem perizinan di sektor pertambangan sebagai upaya memperkuat transparansi dan menutup celah penyimpangan yang selama ini rawan dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Langkah ini menjadi bagian dari reformasi layanan publik yang sedang digencarkan oleh Pemprov Jatim, seiring penerapan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) yang memastikan setiap proses izin usaha pertambangan (IUP) tercatat secara digital, terdokumentasi, dan mudah diawasi lintas instansi.

Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Jatim, Oni Setiawan, S.T., M.T., menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini telah menutup total ruang untuk negosiasi di luar prosedur resmi.

"Seluruh proses izin tambang di Jawa Timur kini berbasis sistem. Tidak ada lagi pengajuan manual, tidak ada tatap muka langsung dalam proses administrasi. Semuanya terekam secara elektronik dan bisa diaudit kapan saja,” tegas Oni Setiawan, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, sistem ini juga dirancang untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan ESDM. Setiap permohonan izin, perubahan data, maupun pembaruan dokumen, akan langsung terhubung ke server nasional Kementerian ESDM dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Dengan sistem ini, tidak ada istilah izin keluar tanpa dasar hukum. Semua data yang masuk diverifikasi berlapis dan dikontrol secara otomatis. Siapa pun yang mencoba bermain di luar mekanisme akan mudah terdeteksi," jelasnya.

Selain memperkuat sistem, Dinas ESDM Jatim juga membentuk tim pemantau lapangan yang secara berkala turun ke sejumlah titik tambang untuk memastikan kesesuaian antara dokumen izin dan kondisi operasional di lapangan. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mencegah munculnya tambang ilegal dan penyelewengan izin.

"Kami terus memonitor pergerakan aktivitas tambang, termasuk memastikan setiap perusahaan memenuhi kewajiban teknis, lingkungan, dan sosialnya. Ini bukan hanya soal izin, tapi juga tanggung jawab menjaga keberlanjutan alam," imbuh Oni.

Pihaknya menegaskan bahwa seluruh jajaran di Dinas ESDM Jatim saat ini berkomitmen menjalankan tata kelola pertambangan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melalui kanal pengaduan publik jika menemukan indikasi pelanggaran di lapangan.

"Kami terbuka terhadap pengawasan publik. Jika ada laporan yang kredibel, pasti kami tindaklanjuti. Prinsip kami sederhana: tambang harus legal, tertib, dan memberi manfaat bagi daerah tanpa merusak lingkungan," pungkasnya.

Dengan penguatan sistem digital dan pengawasan berlapis ini, ESDM Jatim optimistis praktik-praktik lama yang rawan disalahgunakan dapat benar-benar dihapus, sekaligus meneguhkan komitmen Jawa Timur sebagai provinsi pelopor tata kelola pertambangan yang transparan dan berintegritas.
(Redho)

error: Content is protected !!