Opening soon Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Kapoler Aceh Timur Harapkan Keucik Dapat Terus Bersinergi Dengan Polri

ACEH || jejakindonesia.id - Polda Aceh AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengharapkan para Keuchik (kepala desa) agar terus bersinergi dengan Polri sehingga dapat menciptakan wilayah kita tetap aman, nyaman, tertib, dan kondusif.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres saat memberikan ucapan selamat kepada 38 Keuchik definitif usai diambil sumpah dan dilantik oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I.,M.Si di Pendopo Bupati Aceh Timur, pada Selasa, (16/09/2025).

Kapolres menyebutkan, Polres Aceh Timur beserta jajaran Polsek siap bersinergi dengan para Keuchik untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Sinergi ini krusial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga program-program pembangunan, seperti ketahanan pangan, penurunan stunting, dan peningkatan infrastruktur dasar dapat terlaksana dengan optimal,” ujar Kapolres.

Disebutkan, dalam menjaga keamanan wilayah bukan hanya tugas Polri, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat, khususnya pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas kamtibmas wilayah.

“Keuchik adalah ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, peran dan tanggung jawab Keuchik sangat besar, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan gampong, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan hingga pemberdayaan masyarakat.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Sementara itu Bupati Aceh Timur menekankan kepada para Keuchik agar menjalankan amanah dengan jujur, adil dan transparan serta mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Disamping itu dalam mengelola Dana Desa harus akuntabel, transparansi dan tepat sasaran serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi serta menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat,” kata Bupati Aceh Timur.

Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Timur agar mendukung Keuchik yang baru dilantik.

“Pembangunan Gampong tidak akan berhasil tanpa partisipatif aktif seluruh masyarakat dan mari kita bangun kebersamaan persatuan dan gotong royong demi kemajuan gampong kita.” Pungkas Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I.,M.Si.

Divisi Humas Polri
Bidhumas Polda Aceh

Dirkeswat Tinjau Langsung Dan Beri Apresiasi Kesiapan Lapas Bangli Wujudkan Rehabilitasi Sesuai Standar Nasional

BANGLI || jejakindonesia.id – Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirkeswat Ditjenpas), Dr. dr. Adhayani Lubis, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli sekaligus meninjau secara langsung pelaksanaan penilaian sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) 8807:2022 untuk pelaksanaan program rehabilitasi pemasyarakatan di lapas Narkotika Bangli yang dilaksanakan oleh taim auditor dari PT Sukofindo, Selasa, (16/9).

Dalam kunjungannya, Dr. dr. Adhayani Lubis, yang didampingi oleh tim mentor Rehabilitasi dari Kantor Wilayah Dirjenpas Bali, meninjau berbagai aspek pelaksanaan rehabilitasi yang ada di Lapas Narkotika Bangli, mulai dari mekanisme asesmen, pelaksanaan terapi, hingga evaluasi hasil program. Sertifikasi SNI di bidang rehabilitasi pemasyarakatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan menjamin akuntabilitas program rehabilitasi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), khususnya bagi pengguna napza.
Kepala Lapas Narkotika Bangli, Marulye Simbolon, menyampaikan komitmennya untuk menyelenggarakan program rehabilitasi yang terstandarisasi, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami merasa sangat terhormat atas kunjungan Ibu Dr. dr. Adhayani Lubis beserta tim ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dalam rangka peninjauan pelaksanaan penilaian sertifikasi SNI 8807:2022. Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi bagi warga binaan pemasyarakatan, khususnya pengguna napza. Harapan kami, dengan adanya sertifikasi ini, layanan rehabilitasi di Lapas Narkotika Bangli dapat menjadi role model dan memberikan manfaat nyata dalam proses pemulihan warga binaan,” jelas Kalapas.

Tak hanya fokus pada aspek sertifikasi, Dirkeswat juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung sarana dan prasarana penunjang rehabilitasi, termasuk ruang konseling, klinik kesehatan, blok khusus rehabilitasi, dapur serta fasilitas pembinaan lainnya. Ia mengapresiasi kesiapan dan komitmen Lapas Narkotika Bangli dalam menyelenggarakan rehabilitasi yang terstandarisasi dan berkelanjutan.

“Lapas Narkotika Bangli merupakan salah satu lapas percontohan dalam pelaksanaan rehabilitasi dan kita harapkan setelah ini akan terbit SNInya. Ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa seluruh proses sudah sesuai standar yang ditetapkan, baik dari sisi layanan kesehatan, pembinaan, hingga dokumentasi program,” ujar Adhayani Lubis dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Dr. dr. Adhayani Lubis, menegaskan pentingnya sinergi antara petugas pemasyarakatan, tenaga medis, serta konselor rehabilitasi dalam menjamin efektivitas program. Ia juga mendorong agar seluruh lapas yang menyelenggarakan program rehabilitasi terus melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas agar hasil yang dicapai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga binaan.

Dalam kesempatan ini, Dr. dr. Adhayani Lubis, juga menyempatkan untuk meninjau berbagai program pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Narkotika Bangli dan juga berkesempatan melakukan penen asparagus dan sayur pokcoy yang merupakan program ketahanan pangan unggulan yang ada di Lapas Narkotika Bangli.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Ditjenpas dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya dalam bidang kesehatan dan rehabilitasi, demi mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan.

Polri Dukung Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako dengan Harga Terjangkau

JAKARTA || jejakindonesia.id – Mabes Polri melalui Slog Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan bersinergi bersama Bulog sebagai bagian dari program pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Slog Polri ini menghadirkan beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau, serta diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, selaku Karopenmas Divhumas Polri menjelaskan, "Gerakan ini merupakan program pemerintah sebagai bentuk nyata untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Polri turut serta dalam program ini dengan menyediakan beras SPHP sebanyak 50 ton, minyak goreng 5.000 pot, dan gula pasir 5.000 kantong."

Menurut Brigjen Trunoyudo, kegiatan pasar murah ini diselenggarakan secara simultan dan berkelanjutan di beberapa lokasi, termasuk di Polres Jakarta Timur, agar distribusinya lebih luas. Ia menambahkan, "Harga yang kami tetapkan sangat terjangkau, yaitu beras seharga Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp10.000 per kilogram. Pembelian minyak goreng dan gula pasir harus dilakukan dalam paket bersama beras agar dapat tersalurkan dengan baik."

Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menjelaskan mekanisme pembelian yang telah disiapkan agar masyarakat dapat dilayani dengan efisien tanpa harus menunggu lama. "Masyarakat membeli kupon terlebih dahulu, lalu menukarkannya dengan paket sembako yang telah disediakan di tenda-tenda khusus. Kami juga mengatur pintu keluar agar tidak terjadi antrean yang panjang."

Program ini juga menjadi sarana komunikasi yang positif antara Polri dan masyarakat. Brigjen Trunoyudo menegaskan, "Sebagai abdi masyarakat, Polri menggelar pasar murah ini sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban."

Ke depan, Polri berencana menghadirkan metode layanan yang lebih mudah, seperti layanan drive-thru yang dapat dimanfaatkan oleh pengemudi ojek online dan mitra transportasi lainnya. "Kami berkomitmen mempercepat dan memperluas akses agar manfaat pasar murah ini dapat segera dirasakan masyarakat secara merata," tutup Brigjen Trunoyudo.

Polisi Airud Gagalkan Pengiriman 50 Ribu Benih Lobster Ilegal di Cianjur, Negara Berpotensi Rugi Rp7,5 Miliar

JAKARTA || jejakindonesia.id  – Tim gabungan Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik tindak pidana perikanan berupa pengiriman benih bening lobster (BBL) ilegal di wilayah Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (16/9/2025) dini hari.

Tim Gabungan Subdit Patroli Air dan Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menghentikan sebuah kendaraan yang dicurigai mengangkut muatan BBL. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan 7 kotak karton berisi sekitar 50 ribu ekor BBL. Selain itu diamankan sebuah ponsel milik terduga. Untuk kepentingan pengembangan penyidikan, asal muatan dan detail lain terkait pengiriman saat ini belum dapat dipublikasikan.

Tersangka berinisial JVQ (40), berstatus sebagai sopir/pengirim, ditangkap di lokasi dan selanjutnya menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan awal, JVQ sudah beberapa kali melakukan pengiriman atas perintah seorang pengepul berinisial D. Ia menerima upah sekitar Rp1,7 juta setiap kali mengirim benih lobster.

Dari hasil penghitungan awal, potensi kerugian negara akibat upaya penyelundupan ini mencapai Rp7,5 miliar, dengan asumsi harga pasar gelap benih lobster sekitar Rp150 ribu per ekor. Jumlah tersebut belum termasuk dampak ekologis yang jauh lebih besar akibat hilangnya benih dari habitat alaminya.

Seluruh barang bukti dan terduga telah diamankan di Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Petugas juga berkoordinasi dengan Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Banten untuk melakukan pencacahan serta pelepasliaran benih lobster ke laut.

Direktur Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah, SH., M.M., menegaskan Polri akan terus memperketat pengawasan terhadap praktik illegal fishing maupun penyelundupan BBL.

“Tindakan ini jelas melanggar Undang-Undang Perikanan. Pengiriman dan perdagangan benih bening lobster tanpa izin tidak hanya merugikan negara hingga miliaran rupiah, tetapi juga mengancam kelestarian sumber daya laut kita. Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku dan pihak yang terlibat,” tegas Brigjen Pol Idil Tabransyah.

Ia mengimbau masyarakat tidak ikut terlibat dalam penyelundupan BBL, karena selain merusak ekosistem laut, perbuatan itu dapat dijerat dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan perundangan.

Untuk judul alternatif dengan tambahan nilai kerugian:

1. "Ditpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 50 ribu benih lobster, potensi kerugian negara senilai Rp 7,5 Miliar"

2. “Polisi Airud Gagalkan Penyelundupan 50 Ribu Benih Lobster, Potensi Rugi Negara Rp7,5 Miliar”

3. “Bisnis Gelap Benih Lobster Terbongkar, Polri Selamatkan Aset Laut Senilai Rp7,5 Miliar”

4. “50 Ribu Benih Lobster Ilegal Diamankan, Polri Cegah Kerugian Negara Miliaran Rupiah”

5. “Operasi Airud Gagalkan Perdagangan Lobster Ilegal Rp7,5 Miliar di Jawa Barat”

6. “Polri Selamatkan Puluhan Ribu Benih Lobster dari Pasar Gelap Bernilai Miliaran”

Cek Kesiapan SPPG, Kapolda Kalteng Pastikan 3400 Pelajar Terima Manfaat

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Polri yang berada di Halaman Kantor Ditlantas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Kota Palangka Raya, Rabu (17/9/2025).

Dalam peninjauannya, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, dan Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, serta sejumlah pejabat utama.

Kapolda Kalteng menyampaikan, program yang merupakan wujud upaya Polri khususnya Polda Kalteng dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia ini, direncanakan mulai beroperasi pada pekan depan.

"Karena direncanakan SPPG ini akan dioperasionalkan kira-kira minggu depan, maka hari ini dilakukan uji fungsi. Saya ingin memastikan betul kesiapan fasilitas dan peralatan yang ada," kata Kapolda.

Irjen Iwan mengungkapkan, dari hasil pengecekan ini sejumlah fasilitas yang tersedia sudah sesuai ketentuan. Bahkan untuk sarana prasarananya seperti dua unit mobil distribusi juga telah siap untuk mempercepat penyaluran makanan bergizi gratis kepada para penerima manfaat.

"Dari data yang tercatat, ada kurang lebih 3.400 murid akan menerima manfaat. Kita harapkan pendistribusian dari program ini bisa dilakukan cepat, tidak lebih dari 30 menit, bahkan kalau bisa kurang dari itu," tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolda juga menilai terkait kualitas dari menu makanan yang disiapkan pada program SPPG ini, mulai dari mutu maupun kandungan gizi.

Untuk mutu dan kandungan gizi pada menu makanan sudah sesuai kebutuhan. Hal ini tentunya juga telah melalui proses uji dan pertimbangan dari para ahli, dengan menu yang bervariasi setiap harinya.

"Kondisi makanan sudah sangat baik, higienis, dan kebutuhan kalori juga sudah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan gizi anak TK serta SD," tambahnya.

"Mudah-mudahan program makan siang bergizi gratis ini segera terealisasi, sehingga anak-anak bisa menikmati manfaatnya," tutup Kapolda. (adji)

error: Content is protected !!