We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

Kapolresta Banyuwangi Dampingi Menaker RI Resmikan Workshop Kejuruan di BPVP Muncar

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mendampingi Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, dalam peresmian Inauguration School Operation dan Workshop Kejuruan Pariwisata serta Las di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar, Banyuwangi, Senin (11/8/2025).

Peresmian ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan Pemerintah Austria melalui eee Austria International Project GmbH. Kehadiran Menaker disambut Bupati Banyuwangi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, serta Kepala BPVP Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Yassierli mengaku terkesan dengan keindahan Banyuwangi yang baru pertama kali ia kunjungi. Ia menegaskan, fasilitas ini memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil di sektor pariwisata dan pengelasan.

“Tantangan berikutnya adalah mengoptimalkan fasilitas ini. Setelah mendapat sertifikat pelatihan, peserta harus siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Menaker menekankan, balai vokasi seperti BPVP Banyuwangi menjadi harapan untuk menjawab keluhan dunia industri terkait minimnya pelamar kerja yang memiliki kualifikasi memadai. “Saya tidak ingin mendengar fasilitas ini menganggur. Harus ada program berjalan setiap minggu,” tegasnya.

Dengan diresmikannya dua workshop ini, diharapkan peningkatan kompetensi SDM di Banyuwangi dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan industri, khususnya di kawasan strategis ekonomi Jawa Timur bagian timur. (red)

Pelaku Pembobolan Rumah Di BTN Kelapa Mas Permai Kalukubula Dibekuk Tim Resmob Polres Sigi dan Polsek Biromaru

Sigi, Jejak - Indonesia.id | Upaya kolaborasi yang kuat antara Tim Resmob Kepolisian Resor Sigi dan Polsek Biromaru berhasil mengungkap kasus pembobolan rumah yang terletak di kompleks BTN Kelapa Mas Permai, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Sigi.

Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial MFA di sebuah mini market di Desa Kalukubula pada Jumat malam (8/8/2025).

Kapolsek Biromaru AKP Arifin Mahmud, pada Senin (11/8/2025), mengungkapkan bahwa MFA (30), warga BTN Grand Kalukubula, sudah dalam pencarian Unit Reskrim Polsek Biromaru selama kurang lebih setahun.
"MFA diduga kuat telah melakukan pencurian di rumah milik Erick Laguni yang berada di kompleks BTN Kelapa Mas Permai, Desa Kalukubula, pada dini hari 11 Juli 2024 lalu," ungkapnya.

Pada saat kejadian, korban sedang berada diluar kota dan begitu kembali korban mendapati pintu rumahnya dalam keadaan rusak dan barang-barang yang ada di dalam rumah telah hilang.

Adapun barang yang hilang menurut keterangan korban An. Erick Laguni yang tertuang dalam LP Nomor : 74/ VII/ 2024/ SPKT/ Polsek Sigi Biromaru/Polres Sigi/Polda Sulteng, Tanggal 18 Juli 2024.Bahwan barang yang hilan adalah 2 unit TV, 3 unit jam tangan, kulkas, 1 unit kompor gas, 1 unit oven, 1 unit speaker aktif, 1 unit pompa air, 2 buah tabung gas, 1 unit dispenser, dan 1 unit bread master.

Saat ini, MFA telah diamankan di Mapolsek Biromaru untuk proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan pasal 363 ayat (2) KUHP, yang ancaman pidananya berupa penjara maksimal 9 tahun.
"Sementara itu, penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dan tempat kejadian perkara (TKP) yang belum teridentifikasi," tambah Iptu Nuim.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Sigi dan Polsek jajarannya juga terus mengintensifkan patroli untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau melihat aktivitas mencurigakan. Laporkan melalui Layanan Call Center Polri di nomor 110 atau Layanan Presisi Kapolres Sigi di 0821-4833-1346 atau Layanan Presisi Polsek Biromaru di 081241294962. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan," tutupnya. (red)

Ditpolairud Polda Sumut Bersama Relawan Wak Young Gelar Beras Murah

Belawan, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ditpolairud Polda Sumut bersama Relawan Wak Young gelar puluhan ton beras murah kepada masyarakat Belawan, pada Senin.(11/8/2025)

Acara yang dilaksanakan di Mako Ditpolairud Polda Sumut, mendapat antusias dari masyarakat Kecamatan Medan Belawan.

Bahkan masyarakat merasa sangatlah terbantu dengan adanya beras murah, Karena saat ini harga beras melambung tinggi.

Ketua Relawan Wak Young Sumatera Utara, Abdul Rahman mengatakan kegiatan beras murah itu dilaksanakan dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun.

Abdul Rahman mengucapkan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Sumut yang bersedia berkolaborasi dengan Relawan Wak Young dalam mengatasi pangan, khususnya di Kecamatan Medan Belawan.

"Kegiatan ini kita laksanakan selama sepekan. Harga beras itu sebenarnya Rp 58 Ribu. Namun Bapak Kapolda Sumut mensubsidi Rp 8 Ribu. Sehingga masyarakat cukup membayar Rp 50 Ribu saja. Sedangkan untuk anggota Relawan Wak Young di subsidi oleh Pengurus Relawan Wak Young sebesar Rp 23 Ribu. Sehingga anggota Wak Young cukup membayar Rp 35 Ribu", Jelas Abdul Rahman yang akrab di sapa dengan Atan.

Semoga kata Abdul Rahman, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Medan Belawan. Dan meringankan beban masyarakat dalam membatasi pangan.

Sementara itu Simon Barus salah seorang warga Kelurahan Belawan ll mengucapkan terima kasih kepada Dirpolairud Polda Sumut, Bapak Kapolda Sumut serta Relawan Wak Young yang sangat perduli dengan masyarakat pesisir khusus nya masyarakat Kecamatan Medan Belawan.(Red/Tim)

Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Dukung Asta Cita Presiden Melalui Program Ketahanan Pangan dan Pertanian Ramah Lingkungan

Simalungun, Jejak - Indonesia.id |  Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis yang dilaksanakan di area pertanian. Bhabinkamtibmas Kecamatan Hutabayuraja Aipda Vonsa Tampubolon melaksanakan kegiatan pembinaan kepada petani lokal di areal perladangan Huta Girsang Nagori Pulobayu, Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, pada Senin (11/8/2025) mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Senin (11/8/2025) pukul 14.10 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan.

"Kegiatan sambang dan patroli dialogis yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan," ujar Kompol Asmon Bufitra.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Vonsa Tampubolon melakukan pendekatan persuasif kepada petani setempat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kamtibmas sekaligus mendukung program pertanian ramah lingkungan yang sejalan dengan visi pemerintah.

"Pada kesempatan ini, kami bertemu dengan Ibu Nurmala Gultom, seorang petani jagung yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah," ungkap Aipda Vonsa Tampubolon.

Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petani dan mengajak masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah pertanian. Pendekatan ini dinilai strategis mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan nasional yang perlu dijaga keamanannya.

Salah satu aspek penting yang dibahas dalam kegiatan ini adalah apresiasi terhadap petani yang telah menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan. Ibu Nurmala Gultom dan petani lainnya telah mentaati himbauan pemerintah dengan mengolah lahan pertanian tanpa menggunakan metode pembakaran.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah mentaati himbauan pemerintah dengan mengolah lahan pertanian miliknya tanpa membakar, melainkan mengolah tanah dengan menggunakan traktor," ucap Bhabinkamtibmas.

Praktik pertanian tanpa pembakaran ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian. Metode pengolahan lahan menggunakan traktor tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tanah untuk jangka panjang.

"Program ini sangat mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam aspek ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Petani yang menerapkan metode ramah lingkungan turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem dan meningkatkan produktivitas pertanian," ungkap Kapolsek Tanah Jawa.

Kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian dengan masyarakat petani, sehingga dapat tercipta sinergi dalam menjaga keamanan areal pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Hasil dari kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat petani. "Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta masyarakat setuju dengan himbauan yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas," ujar Aipda Vonsa Tampubolon.

Dukungan masyarakat petani terhadap program ini menunjukkan kesadaran tinggi dalam mendukung visi pemerintah. Mereka tidak hanya berkomitmen dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga aktif menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan jangka panjang.

Kapolsek Tanah Jawa menegaskan bahwa program seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polsek dalam mendukung program pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan di sektor strategis.

"Sektor pertanian merupakan fondasi ketahanan pangan nasional yang harus dijaga keamanannya. Melalui pendekatan community policing seperti ini, kami dapat membangun kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kamtibmas sekaligus mendukung program pembangunan nasional," ungkap Kompol Asmon Bufitra.

Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi unit-unit kepolisian lainnya dalam mengintegrasikan tugas kamtibmas dengan dukungan terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Keberhasilan implementasi program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. (red)

Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun Tanggap Cepat Atasi Kebakaran Rumah, Kerugian Rp 5 Juta

Simalungun, Jejak - Indonesia.id |  Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun kembali menunjukkan kinerja responsif dalam memberikan tindakan kepolisian dengan melakukan reaksi cepat menangani kasus kebakaran rumah yang menimpa warga di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Kebakaran yang terjadi pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 08.30 WIB ini mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 5.000.000.

Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G Silalahi, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin (11/8/2025) pukul 15.10 WIB, menjelaskan bahwa tim Polsek Bosar Maligas langsung bergerak cepat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan adanya kebakaran di area dapur rumah warga.

"Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas Aipda Surya Atmaja langsung melakukan pengecekan TKP kebakaran dapur rumah pada pukul 11.00 WIB untuk memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dan memberikan bantuan yang diperlukan," ujar IPTU Sonni G Silalahi.

Korban kebakaran adalah Sumiati (46), seorang ibu rumah tangga beragama Islam bersuku Jawa yang tinggal di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kronologis kejadian dimulai ketika korban meninggalkan rumah sekitar pukul 08.15 WIB untuk berkunjung ke rumah Ibu Ngatilah di Huta II Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu. Tidak lama setelah itu, korban mendapat informasi melalui panggilan telepon dari Leginem (43), seorang saksi yang juga ibu rumah tangga dan bertetangga dengan korban.

"Korban mendapat kabar dari saksi Leginem bahwa rumahnya terbakar, kemudian korban langsung pulang dan melihat api di dapur rumahnya serta warga yang antusias memadamkan api tersebut," ungkap Bhabinkamtibmas Aipda Surya Atmaja.

Saksi lain yang turut menyaksikan kejadian adalah Muhammad Sahari (23), seorang wiraswasta beragama Islam bersuku Jawa yang tinggal di Huta I Pulo Banjar Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang.

Kebakaran yang terjadi di area dapur rumah ini menghanguskan berbagai peralatan dapur dan elektronik milik korban. Barang-barang yang terbakar meliputi kulkas, televisi, cosmos (rice cooker), dan kompor gas dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5.000.000.

"Dari hasil pemeriksaan di TKP, kami mengamankan satu unit cosmos yang terbakar sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan," ucap Aipda Surya Atmaja.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan tim, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari colokan cosmos nasi (rice cooker) yang sedang digunakan sebelum korban meninggalkan rumah.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari colokan cosmos nasi, sehingga kasus ini dikategorikan sebagai non pidana atau kejadian yang tidak mengandung unsur tindak kriminal," ungkap Kapolsek Bosar Maligas.

Dalam penanganan kasus ini, tim Polsek Bosar Maligas melakukan serangkaian tindakan profesional sesuai prosedur kepolisian. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pengecekan TKP secara menyeluruh, pengambilan keterangan dari para saksi, pengamanan barang bukti, serta memberikan saran kepada korban untuk membuat laporan polisi.

"Kami telah melakukan cek TKP, mengambil keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan menyarankan korban untuk membuat laporan polisi ke Polsek Bosar Maligas, namun pihak korban menyatakan tidak membuat laporan," ujar IPTU Sonni G Silalahi.

Meskipun korban memilih untuk tidak membuat laporan polisi, tim tetap melaporkan kejadian ini kepada pimpinan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Keberhasilan penanganan cepat kasus kebakaran ini menunjukkan komitmen Polsek Bosar Maligas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Respons cepat yang diberikan juga membuktikan bahwa Polsek Bosar Maligas selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam kasus pidana maupun non pidana.

"Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, karena keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami," tegas Kapolsek Bosar Maligas.

Insiden ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik dan selalu mematikan alat-alat listrik sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran. (red)

error: Content is protected !!