Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Video

BINJAI || Jejak-indonesia.id – Menjelang hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Binjai gandeng Rs. Murni Teguh Medan dan PT. Serdang Hulu, untuk melaksanakan kegiatan *”SUNATAN MASAL”*, di aula Anindya polres Binjai jalan Sultan Hasanudin No.1 Binjai, Kamis (25/6/26),

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., mengucapkan terima kasih terhadap pihak Rs. Murni Murni Teguh dan PT. Serdang Hulu, dimana kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk komitmen dan wujud kehadiran polri di tengah-tengah masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-80, yang mana polri akan berulang tahun nantinya pada tanggal 1 Juli 2026,. Ucap Kapolres Binjai

” Sunat Masal ini merupakan momen untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan sekaligus mendekatkan pelayanan polri sehingga polri dapat hadir di tengah-tengah masyarakat. Dimana polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban namun dapat memberikan pelayanan kesehatan untuk kesejahteraan bagi masyarakat., terang AKBP Mirzal Maulana,

Pihak Rs. Murni Teguh bersama PT. Serdang Hulu, juga memberikan apresiasi terhadap Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, beserta jajarannya yang sudah mengundang pihaknya untuk mengadakan bakti kesehatan dalam bentuk sunatan masal di kota Binjai, ujarnya.,

humasresbinjai,

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten menggelar Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama Dengan Tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” yang bertempat di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten pada Kamis (25/06).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, ASDA I Provinsi Banten Dr. Komarudin, Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar K.H. Embay Mulya Syarif, Ketua MUI Provinsi Banten Dr. K.H. A. Bazari Syam, Pejabat Utama Polda Banten, Ketua FKUB Provinsi Banten Dr. K.H. A. M. Romly, Pastor RD. Yohannes Suradi, Romo Xaverius Kallen, Jro Mangku Gede Suwono, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim.

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama yang dilaksanakan merupakan cerminan nilai luhur bangsa Indonesia.

“Di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan, masyarakat Indonesia tetap berdiri dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh. Kebersamaan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat ketahanan bangsa menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut seluruh elemen masyarakat menyatukan harapan dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keselamatan, dan keberkahan.

“Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Provinsi Banten tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, serta mampu terus berkembang demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata. Kamtibmas yang kondusif, kata dia, lahir dari sinergi dan kepedulian seluruh elemen bangsa.

“Polri menempatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyejukkan kehidupan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Dengan terus disampaikannya pesan-pesan kesejukan, persatuan, dan kasih sayang, maka ruang bagi perpecahan dan konflik akan semakin sempit.” tegasnya.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Banten.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Banten yang selama ini telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sinergi yang telah terjalin dengan baik ini merupakan modal utama dalam mewujudkan Banten yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya (Bidhumas).

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pertamina Patra Niaga memberikan klarifikasi terkait penahanan satu unit mobil tangki oleh Polresta Banyuwangi yang diduga berkaitan dengan adanya selisih muatan bahan bakar minyak (BBM) di luar batas toleransi yang ditetapkan.

Meski saat ini kendaraan beserta Awak Mobil Tangki (AMT) masih menjalani pemeriksaan, Pertamina memastikan proses distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan. Pasokan energi untuk wilayah Banyuwangi dan sekitarnya juga dipastikan aman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan mendukung penuh langkah aparat kepolisian dalam mengungkap fakta secara objektif.

Menurutnya, tim keamanan internal Pertamina bersama jajaran Polresta Banyuwangi saat ini masih melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan distribusi BBM, termasuk pemeriksaan terhadap Awak Mobil Tangki (AMT) dan data operasional pendukung lainnya.

> “Kami menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Pertamina mendukung langkah pengumpulan fakta agar persoalan ini dapat ditangani secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ahad Rahedi, Rabu (24/6/2026).

 

Pertamina menegaskan bahwa integritas dalam rantai distribusi energi merupakan prinsip utama yang harus dijaga. Karena itu, apabila hasil investigasi nantinya menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tertentu, perusahaan memastikan akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Perusahaan juga menekankan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan dalam proses penyaluran BBM. Setiap pelanggaran yang terbukti akan ditindak baik berdasarkan aturan internal perusahaan maupun sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Di tengah berlangsungnya pemeriksaan tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang dapat menimbulkan kekhawatiran terkait ketersediaan BBM. Operasional distribusi tetap berjalan sesuai rencana sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi.

Sebagai bagian dari sistem pengawasan distribusi energi, Pertamina Patra Niaga telah menerapkan berbagai mekanisme kontrol terhadap armada mobil tangki. Seluruh kendaraan distribusi dilengkapi dengan teknologi Global Positioning System (GPS) yang memungkinkan pergerakan armada dipantau secara real time dari pusat pengendalian.

Selain pemantauan berbasis teknologi, perusahaan juga secara berkala melakukan inspeksi lapangan, evaluasi operasional, serta audit internal guna memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, prosedur operasional, dan ketentuan yang berlaku.

Pertamina menegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan dan evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan agar distribusi energi berlangsung aman, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, proses pendalaman yang dilakukan aparat kepolisian bersama pihak terkait masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab selisih muatan tersebut dan menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi yang diumumkan terkait hasil pemeriksaan tersebut.

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat, Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya menggelar nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 bareng pemohon SIM, Kamis 25 Juni 2026.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, Nobar tersebut digelar di ruang tunggu pemohon. Petugas dan masyarakat tanpa sekat menonton jalannya pertandingan yang mempertemukan Ceko VS Meksiko.

“Selain sebagai sarana hiburan bersama, kegiatan ini juga kami manfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat, tentang berlalu lintas,” katanya.

Sementara Kanit Regident Satpas SIM Colombo, AKP Tri Arda Meidiansyah menambahkan, kegiatan nobar dengan pemohon SIM merupakan salah satu bentuk menjalin kedekatan dengan warga, serta memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan Nobar Piala Dunia 2026 ini juga menjadi wadah untuk mempererat komunikasi antara Polri,dan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis,” tambahnya.

Sedangkan, Kasubnit Regident Satpas Colombo, Ipda Dani Kurniawan menjelaskan, gelaran Nobar ini dilakukan selama Piala Dunia 2026 berlangsung dan mengikuti jam operasional pelayanan.

“Nobar ini kami gelar selama Piala Dunia 2026 berlangsung dan mengikuti jam operasional pelayanan kami mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB. Untuk hari Jumat – Sabtu sampai pukul 11.00 WIB,” pungkasnya.(LIMBAD86)

GORONTALO || Jejak-indonesia.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Kasad dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut merupakan wujud dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi seluruh komponen bangsa.

Kegiatan berskala nasional tersebut juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pejabat TNI-Polri, kepala daerah, serta puluhan ribu peserta yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

PENAS XVII menjadi wadah strategis untuk mempererat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam sektor pertanian dan perikanan. Berbagai agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari temu usaha, gelar teknologi pertanian dan perikanan, pertukaran inovasi, hingga penguatan kemitraan guna mendukung peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai pilar utama ketahanan nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah tersebut, TNI Angkatan Darat terus berperan aktif mendukung penguatan ketahanan pangan melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, antara lain pendampingan petani, pengembangan lahan produktif, pembangunan sarana pendukung pertanian, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

PENAS XVII juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian maupun perikanan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing sektor pangan nasional dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Penyelenggaraan PENAS XVII yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo diikuti sekitar 50.000 peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta komunitas petani dan nelayan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui partisipasinya dalam kegiatan tersebut, TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sumber: Dispenad

error: Content is protected !!