PALU || Jejak-indonesia.id – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng, Selasa (31/3/2026).
Acara yang berlangsung di Mapolda Sulteng ini dihadiri oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Helmy Kwarta, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, serta Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW-FRN) Counter Polri, Agus Flores.
Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol. Endi Sutendi menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja satuan kerja (satker) dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Reformasi Polri menuju transformasi yang Presisi.
“Momen ini sangat baik, di mana kita masih dalam suasana Idul Fitri. Pembangunan gedung Reskrimum dan Reskrimsus ini diharapkan dapat memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di bidang hukum, agar terakomodir dengan lebih baik,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Morowali atas dukungan penuhnya terhadap pembangunan fasilitas kepolisian ini.
Di sisi lain, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian. Ia menyatakan bahwa dukungan ini merupakan upaya untuk memastikan wilayah Morowali dan Sulawesi Tengah secara umum tetap terjaga dengan baik melalui pelayanan yang prima.
“Prinsip kolaborasi ini sangat penting. Tidak hanya di tingkat Polda, namun hingga Polres, pemerintah daerah mendukung penuh demi terciptanya pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Iksan.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara berurutan oleh Kapolda Sulteng, Wakapolda, Bupati Morowali, Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Pol. Suratno, serta Dirkrimum Polda Sulteng Kombes Pol Hendri Yulianto sebagai simbol dimulainya pembangunan infrastruktur penunjang penegakan hukum di Sulawesi Tengah.