RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id – Ada yang unik dan berbeda dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah hukum Polda Papua Barat. Polres Raja Ampat sukses menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut perairan Pulau Saonek, Distrik Waigeo Selatan, pada Rabu sore (1/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.
Sebelum menyelami eksotisme bawah laut, Kapolres beserta jajaran terlebih dahulu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan acara syukuran secara formal di Mapolres Raja Ampat.
Aksi yang memukau mata ini dipimpin langsung oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K. Di bawah birunya air laut surga bawah air Raja Ampat, sang Kapolres sukses memimpin jalannya upacara khidmat yang diikuti oleh barisan Pejabat Utama (PJU) Polres. Mulai dari Wakapolres AKP Muhadi, S.H., para Kabag, Kasat, hingga jajaran Kasi tampak gagah menembus kedalaman laut.
“Pelaksanaan upacara di bawah laut ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh rasa khidmat. Ini menunjukkan bahwa Bhayangkara sejati siap menjadi garda terdepan penjaga laut dan bumi nusantara,” ungkap AKBP Jems Oktovianus Tegai dengan bangga.
Upacara bawah air ini menjadi salah satu inovasi perayaan Hari Bhayangkara paling ikonik di Tanah Air. Langkah brilian ini diambil bukan tanpa alasan. Polres Raja Ampat sangat menyadari bahwa wilayah hukum mereka adalah surga maritim dunia, di mana 75% wilayahnya didominasi oleh perairan.
Melalui pengibaran bendera di kedalaman laut Saonek ini, Polres Raja Ampat tidak hanya merayakan hari jadi Kepolisian Nasional. Lebih dari itu, Korps Bhayangkara ingin menegaskan komitmen nyata mereka sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian ekosistem di “surga bawah air” Raja Ampat.
