BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai peringatan Anniversary ke-1 Banyuwangi Creative Market (BCM) Car Free Day (CFD) Taman Blambangan, Minggu (26/7/2026), di Selasar Gesibu Blambangan, Banyuwangi. Mengusung semangat “Bersama, Berbagi, Berkarya untuk Banyuwangi”, perayaan satu tahun perjalanan BCM tidak hanya menjadi momentum syukuran, tetapi juga diisi berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti pembagian sayuran gratis, dilanjutkan aksi donor darah, pembacaan puisi, hingga santunan kepada 17 anak yatim piatu yang menerima bantuan berupa uang tunai dan paket sembako.
Seluruh rangkaian acara dipandu dengan hangat dan komunikatif oleh Nurul Ludfia Rochmah, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Ludfi, seorang guru berprestasi sekaligus pembina di MAN 1 Banyuwangi, sekaligus penyair dan penulis aktif dengan sekian banyak karyanya.
Ketua Banyuwangi Creative Market (BCM), Rahmad Hidayat, S.Kom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan satu tahun BCM merupakan hasil kerja bersama seluruh pelaku UMKM, relawan, sponsor, dan masyarakat yang terus memberikan dukungan.
“Satu tahun ini menjadi bukti bahwa ketika semua elemen bersatu, UMKM bisa tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas. Anniversary ini kami rayakan bukan dengan kemewahan, tetapi dengan berbagi kepada masyarakat. Semoga BCM semakin kuat, semakin bermanfaat, dan terus menjadi rumah bagi para pelaku UMKM Banyuwangi,” ujar Rahmad.
Sementara itu, Pembina BCM sekaligus Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), Hakim Said, SH, menegaskan bahwa keberadaan BCM tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
“BCM harus menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata. UMKM berkembang, masyarakat terbantu, dan nilai-nilai kemanusiaan terus kita hidupkan. Karena itu, kegiatan berbagi sayur, donor darah, pembacaan puisi hingga santunan anak yatim menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang ingin terus kami bangun,” kata Hakim Said.
Mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolresta Banyuwangi yang diwakili Kasat Samapta Kompol Suhartanto, SH, mengapresiasi konsistensi BCM yang mampu menghadirkan kegiatan ekonomi kreatif sekaligus aksi sosial.
“Kami mengapresiasi Banyuwangi Creative Market yang selama ini mampu menjadi wadah pemberdayaan UMKM sekaligus menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial yang positif. Sinergi seperti ini patut dipertahankan karena mampu memperkuat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ungkap Kompol Suhartanto.
Nuansa budaya turut menghidupkan acara melalui pembacaan puisi yang menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan satu tahun BCM. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan pengunjung.
Acara juga dihadiri berbagai unsur, di antaranya Dandim 0825 Banyuwangi yang diwakili Danramil 0825/01 sekaligus mewakili Forkopimka Banyuwangi, keluarga besar Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), perwakilan Peradi Banyuwangi, Bank BNI Banyuwangi sebagai sponsor pendukung kegiatan, PP Polri Banyuwangi, kalangan pengusaha, komunitas, serta para pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar BCM.
Menjelang akhir kegiatan, sebanyak 17 anak yatim piatu menerima santunan berupa uang tunai dan paket sembako. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam peringatan anniversary perdana BCM.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Ikrom Hasan, ulama kharismatik Banyuwangi yang juga pernah menjabat Ketua PPP Banyuwangi dan anggota DPRD Banyuwangi selama tiga periode. Dalam tausiyah singkatnya, KH. Ikrom mengajak seluruh hadirin untuk terus menjadikan kegiatan ekonomi sebagai jalan berbagi kepada sesama.
“Usaha yang disertai keikhlasan berbagi akan menghadirkan keberkahan. Semoga BCM terus menjadi tempat tumbuhnya rezeki yang halal, mempererat persaudaraan, dan membawa manfaat bagi masyarakat Banyuwangi,” pesan KH. Ikrom Hasan.
Perayaan anniversary pertama Banyuwangi Creative Market pun berakhir dengan pemotongan tumpeng, makan bersama, dan penuh harapan agar BCM terus berkembang sebagai pusat pemberdayaan UMKM yang tidak hanya menggerakkan roda perekonomian daerah, tetapi juga menebarkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan bagi masyarakat Banyuwangi.
