Semarak HUT ke-80 PGRI: Cabang Siliragung Gelar Donor Darah & Senam Bersama, Wujud Nyata Dedikasi Guru untuk Negeri

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Semangat pengabdian dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025. PGRI Cabang Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, menggelar rangkaian kegiatan sosial dan kebugaran yang sarat makna, mengusung tema besar “Guru Bermutu, Indonesia Maju — Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Kegiatan perdana berupa donor darah massal digelar di Aula SMP Negeri 1 Siliragung pada Selasa (4/11/2025). Aksi kemanusiaan ini diikuti ratusan guru dari jenjang SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Siliragung, serta turut melibatkan guru dari kecamatan sekitar dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama antara PGRI Cabang Siliragung dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi.

Ketua PGRI Cabang Siliragung, Sukendro, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia HUT ke-80 PGRI tingkat kecamatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian guru terhadap nilai kemanusiaan dan kesehatan publik.

“Selain berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, para guru juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa guru tidak hanya mendidik, tapi juga menolong sesama,” ungkap Sukendro kepada Bratapos.com.

Rangkaian peringatan HUT ke-80 PGRI di Siliragung tak berhenti di situ. Panitia juga menyiapkan senam bersama yang akan digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Lapangan Siliragung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan, dan akan dimeriahkan dengan beragam doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi para pendidik.

Menurut Sukendro, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat jalinan silaturahmi antaranggota PGRI serta menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan guru.

“Kami ingin momentum HUT PGRI ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ajang memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarpendidik. Guru yang sehat jasmani dan rohani akan melahirkan generasi yang kuat dan cerdas,” tegasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi, H. Sodiq, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah progresif PGRI Cabang Siliragung yang dinilai berhasil menghidupkan semangat sosial dan kebersamaan di kalangan pendidik.

“Guru adalah teladan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti donor darah dan olahraga bersama, PGRI menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas dan kepedulian yang menjadi bagian dari karakter bangsa,” ujar H. Sodiq.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PGRI Banyuwangi mendorong seluruh cabang untuk melaksanakan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin kegiatan PGRI bukan hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru, tapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Sebagai penutup rangkaian peringatan, PGRI Kabupaten Banyuwangi akan menggelar acara puncak HUT ke-80 PGRI pada 25 November 2025 mendatang. Acara tersebut akan diisi dengan pidato penguatan dan konsolidasi organisasi, doa bersama, serta Sholawatan Akbar yang akan digelar di halaman Kampus STIKOM Banyuwangi.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, PGRI Siliragung menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 PGRI bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat dedikasi guru terhadap pendidikan, kemanusiaan, dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (rag/bp-bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *