Semangat Ramadhan, Kapolres Lhokseumawe Perkuat Kepedulian untuk Penyintas Banjir di Riseh Tunong

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi waktu penuh makna untuk berbagi dan mempererat kepedulian terhadap sesama. Hal inilah yang ditunjukkan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.10 WIB tersebut dipusatkan di camp pengungsian Desa Riseh Tunong. Kehadiran Kapolres bersama rombongan disambut oleh Geuchik Desa Riseh Tunong, Abdurrahman, serta warga yang tengah menjalani ibadah puasa di tengah situasi pascabanjir.

Dalam suasana Ramadhan yang sarat nilai kebersamaan dan empati, Kapolres menyerahkan bantuan berupa beras 25 kilogram, mi instan, minyak goreng, pampers anak dan dewasa, air mineral, rendang siap saji, susu, ikan teri, serta obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama dalam mempersiapkan sahur dan berbuka puasa di lokasi pengungsian.

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Kapolres Lhokseumawe juga menyapa langsung para penyintas, khususnya kaum ibu. Dengan penuh perhatian, ia menanyakan kondisi kesehatan serta kebutuhan yang masih diperlukan selama berada di pengungsian. Percakapan hangat itu menjadi penguat semangat bagi para ibu yang tetap tegar mendampingi keluarga di tengah ujian.

Kapolres juga berbaur dengan anak-anak di lokasi pengungsian. Ia mengajak mereka berbincang, memberi motivasi, dan menyemangati agar tetap ceria menjalani hari-hari di bulan suci. Di tengah keterbatasan, senyum anak-anak yang kembali merekah menjadi gambaran bahwa perhatian dan kehadiran aparat sangat berarti.

Dalam keterangannya, Kapolres Lhokseumawe menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat solidaritas. “Di bulan penuh berkah ini, sudah sepatutnya kita saling membantu dan memastikan saudara-saudara kita yang terdampak musibah tetap mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Geuchik Desa Riseh Tunong bersama masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana banjir.

Kegiatan berakhir pada pukul 14.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan lancar, dengan harapan Ramadhan tahun ini tetap membawa keberkahan dan kekuatan bagi seluruh warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *