BANDUNG || Jejak-indonesia.id – Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., didampingi Wakapolrestabes Bandung, Kabag Ops, Kasat Samapta, serta para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Bandung melaksanakan kegiatan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) yang melibatkan Dalmas Kerangka, Dalmas Inti, dan Negosiator Polwan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 08 April 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Apel Mapolrestabes Bandung.
Latihan ini diikuti oleh kekuatan gabungan sebanyak 451 personel, yang terdiri dari 1 SSK Dalmas Polrestabes Bandung, 1 SSK Dalmas Kerangka, 10 regu Polwan Negosiator, 1 regu Polwan Sat Samapta, Tim K9 Sat Samapta, Tim Bulsit dari fungsi Intelkam dan Reskrim, Tim Humas, Tim Dokkes, Propam, serta personel Bagops.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Bandung dan dikendalikan oleh Kabag Ops AKBP Dr. H. Asep Saepudin, S.Pd., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri para Kapolsek jajaran, perwira pengendali, serta para komandan regu dan komandan satuan Dalmas.
Adapun skenario latihan mengangkat simulasi pengamanan aksi unjuk rasa buruh dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Berdasarkan analisa intelijen, Bagops menyusun rencana pengamanan yang kemudian diaplikasikan dalam latihan tersebut.
Dalam skenario tersebut, ditekankan peran penting Negosiator Polwan sebanyak 3 regu dalam melakukan pendekatan persuasif kepada massa. Selain itu, Dalmas Kerangka sebanyak 3 SST diterjunkan sebagai lapis awal untuk memback-up kegiatan negosiasi, di bawah pimpinan Danki Dalmas Kerangka AKP Adi Mulyadi, S.S.Pd.
Selanjutnya, Dalmas Inti sebanyak 1 SSK yang dilengkapi unit K9 dengan 4 ekor anjing turut dilibatkan dalam pengendalian situasi eskalasi. Latihan dilaksanakan secara bertahap mulai dari eskalasi hijau hingga eskalasi kuning, guna mengasah kesiapsiagaan dan profesionalitas personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Setelah rangkaian latihan selesai, dilakukan evaluasi menyeluruh oleh Kapolrestabes Bandung dan Kabag Ops, termasuk penekanan terhadap peran fungsi penegakan hukum (gakkum) dalam mendukung keberhasilan pengendalian massa.
Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali dalam seminggu sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel di lapangan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.