MAGETAN || Jejak-indonesia.id – jejakindonesia.id || Polemik penunjukan lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP) Desa Buluharjo kecamatan Plaosan kian memanas, lantaran penunjukan lokasi di area pasar hewan Plaosan menimbulkan gejolak bagi para pedagang sapi di wilayah plaosan dan sekitarnya.
Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan karena pasar hewan plaosan ini menjadi jantung ekonomi rakyat di sekitar plaosan. Namun saat ini para pedagang sapi dihadapkan dengan ketidakpastian yang mengganggu stabilitas ekonomi mereka.
Dalam upaya meredam gejolak tersebut Camat Plaosan dan dinas terkait melakukan kordinasi dengan pedagang sapi pada selasa (07/04/2026). Namun forum ini masih menjadi ajang tarik ulur kepentingan antara rencana pemerintah dan kondisi di lapangan.
Camat Plaosan Ayudya saat di konfirmasi mengatakan sebenarnya kami disini hanya memfasilitasi saja karena ini adalah ranahnya Disperindag Magetan.
“Sebenarnya ini ranahnya indag disini kami hanya memfasilitasi saja antara disperindag dengan para pedagang sapi.” Ujar Ayudya.
Lebih lanjut Ayudya mengatakan hari ini disperindag melakukan survey lokasi pasar hewan plaosan untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu petunjuk dari Bupati Magetan.
“Hari ini tadi disperindag melakukan survey lokasi untuk perbaikan pasar dan sambil menunggu keputusan dari Bupati supaya pada bulan Mei ini pasar sudah bisa di gunakan untuk memenuhi kebutuhan idul adha.” Jelas Ayudya.
Salah satu pedagang sapi plaosan wahyu mengatakan bahwa para pedagang sapi di berikan dua opsi pindah pasar atau membangun di lokasi yang sekarang.
“Kami di berikan dua opsi kemungkinan yang akan terjadi antara membangun pasar yang sekarang atau pindah lokasi pasar dan itu masih menunggu keputusan dari Bupati.” Ujar wahyu.
Namun para pedagang masih belum puas dengan hasil hari ini karena nasibnya masih belum jelas karena keputusan final masih menunggu keputusan dari Bupati magetan.(sal)