Kapolres Langkat Dampingi Kakorbinmas Polri Dialog Kamtibmas Bersama Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat

LANGKAT || Jejak-indonesia.id – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi mendampingi Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si dalam kegiatan Sambang dan Dialog Kamtibmas bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang digelar di Lyza Outbound, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Polres Langkat tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Langkat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa kehadiran Kakorbinmas Polri di Kabupaten Langkat merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polri dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta meningkatkan peran aktif seluruh elemen dalam menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat guna bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Langkat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono dalam arahannya mengapresiasi dukungan masyarakat Kabupaten Langkat yang selama ini turut menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Ia menekankan pentingnya peran tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa/Lurah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat secara cepat, tepat, dan humanis.

Kakorbinmas Polri juga menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dioptimalkan melalui pendekatan preemtif dan preventif dengan mengedepankan edukasi, pembinaan, serta kemitraan yang kuat antara Polri dan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Kakorbinmas Polri turut melakukan pengecekan langsung terhadap layanan Call Center 110 Polres Langkat.

Hasilnya, panggilan diterima dan ditindaklanjuti secara cepat dan responsif oleh operator, yang menunjukkan kesiapsiagaan personel Polres Langkat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain dialog kamtibmas, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan, pemberian santunan kepada anak yatim, foto bersama, penanaman pohon, serta pelepasan burung sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang hadir.

Pulang Sebelum Menyapa Dunia: Malaikat Kecilku Kembali kepada Allah, Meninggalkan Cinta yang Tak Pernah Pergi ❤️🤲🏻

JEMBER|| Jejak-indonesia.id – Bagaikan mimpi yang terbangun sebelum sempat menjadi nyata. Keindahan yang selama ini diimpikan, harapan yang tumbuh dalam doa dan penantian, kini telah kembali kepada Sang Pemilik Kehidupan. Malaikat kecilku telah lebih dahulu pulang ke hadirat Allah SWT.

Pada awalnya, hati ini sulit menerima. Kesedihan datang silih berganti, meninggalkan ruang kosong yang tak mudah dijelaskan dengan kata-kata. Sebagai manusia biasa, aku pernah bertanya dalam diam, pernah menahan air mata yang jatuh tanpa izin, dan pernah merasa berat untuk mengikhlaskan.

Namun waktu dan keimanan mengajarkan bahwa setiap takdir Allah mengandung hikmah yang mungkin belum mampu dipahami saat ini. Apa yang Allah ambil bukanlah karena kebencian-Nya, melainkan karena Dia lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Hari ini aku belajar untuk ikhlas. Bukan karena sudah tidak bersedih, tetapi karena percaya bahwa Allah tidak pernah salah dalam menetapkan takdir. Aku belajar bersabar, karena yakin bahwa setiap ujian akan berakhir dengan kebaikan bagi mereka yang tetap berpegang pada iman.

Malaikat kecilku mungkin tidak sempat tumbuh dalam pelukan, tidak sempat dipanggil dengan penuh kasih di dunia ini, tetapi ia telah menjadi bagian dari doa yang akan selalu hidup di dalam hati.

**Ya Allah, titipkan malaikat kecil kami dalam kasih sayang-Mu yang luas. Berikan kekuatan kepada kami untuk menerima takdir-Mu, lapangkan hati kami dengan keikhlasan, dan gantikan kesedihan ini dengan kebahagiaan yang Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa yang tidak kami ketahui.**

*”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”* (QS. Al-Baqarah: 216)

Semoga Allah mengganti kehilangan ini dengan kebahagiaan yang lebih indah, kesehatan, keberkahan, dan keturunan yang saleh serta salehah pada waktu yang terbaik menurut-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. 🤲🏻

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Billiard Kapolda Banten 2026

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, secara resmi membuka Turnamen Billiard Kapolda Tahun 2026 yang berlangsung di WN Billiard, Kota Serang, pada Sabtu (20/06). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KONI Provinsi Banten, pejabat utama Polda Banten, para atlet billiard, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat” menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Polri dituntut untuk semakin profesional, berintegritas, humanis dan responsif dalam menjaga kepercayaan publik melalui pengabdian yang tulus dan nyata. Semangat pengabdian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Hengki.

Kapolda menjelaskan bahwa Turnamen Billiard Kapolda Banten Tahun 2026 diselenggarakan sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi, sinergi, dan kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan yang harmonis dan produktif. Melalui olahraga, kita dapat memperkuat kolaborasi, persaudaraan, serta kebersamaan dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Hengki.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menuturkan bahwa olahraga billiard mengajarkan nilai-nilai disiplin, fokus, ketelitian, kesabaran, kejujuran, dan sportivitas yang sejalan dengan karakter yang harus dimiliki setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kolaborasi, dan semangat kebersamaan antarinstansi maupun masyarakat. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di Provinsi Banten, Kapolda Banten turut menyerahkan bantuan berupa stick billiard kepada para atlet. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, KONI Provinsi Banten, komunitas billiard, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga turnamen ini menjadi sarana pembinaan olahraga yang positif, mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Banten yang aman, nyaman, dan kondusif. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan raihlah prestasi terbaik,” tutup Hengki. (Bidhumas).

Gerak Cepat Satreskrim Polres Raja Ampat Ringkus Residivis Pencuri 43 Ponsel, Kerugian Tembus Rp118 Juta!

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Raja Ampat bergerak cepat mengungkap kasus pencurian di Konter Ponsel Agung Cell, di Distrik Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat. Kurang dari dua jam setelah menerima laporan, polisi berhasil meringkus pelaku berinisial TU (22) pada Sabtu (20/6/2026).

Aksi nekat pelaku ini tergolong besar. Korban menderita kerugian hingga Rp118 juta setelah 43 unit ponsel berbagai merek raib digondol pelaku.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Arantaun, S.H., menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV. Pelaku beraksi pagi buta, tepatnya pukul 06.22 WIT, dengan cara mendobrak pintu depan konter.

“Kasus ini terungkap berawal dari seorang saksi yang melihat pintu konter terbuka dan isi etalase sudah kosong melompong. Saksi langsung memberi tahu pemilik toko, yang kemudian terkejut mendapati seluruh dagangannya habis,” ujar Iptu Arantaun.

Berbekal rekaman CCTV dan keterangan para saksi, tim Opsnal Satreskrim Polres Raja Ampat langsung memburu pelaku. TU akhirnya berhasil dibekuk di kawasan belakang BUMN. Penangkapan sempat diwarnai ketegangan karena pelaku mencoba melarikan diri, namun kesigapan petugas berhasil melumpuhkannya.

Iptu Arantaun mengungkapkan bahwa TU merupakan seorang residivis kambuhan yang sebelumnya pernah dihukum terkait kasus penganiayaan dan kekerasan terhadap anak.

Dalam penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan seluruh barang bukti yang sempat disembunyikan pelaku di beberapa lokasi berbeda, termasuk empat titik di wilayah Kimindores. Dari total ponsel yang dicuri, satu unit sempat dijual namun berhasil dilacak kembali oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Raja Ampat.

Adapun rincian barang bukti yang disita meliputi:

* 43 Unit Ponsel: 21 unit Realme, 13 unit Samsung, 4 unit Redmi, 4 unit Infinix, dan 1 unit Vivo (beserta kotaknya).

* Aksesori: 30 buah kepala pengisi daya (charger), 33 buah kabel data, dan 25 buah casing ponsel.

* Perlengkapan Pelaku: 1 jaket merah (yang digunakan saat beraksi), 1 tas ransel biru, dan 1 karung besar untuk menyembunyikan hasil curian.

“Hari ini pelaku sudah resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim.

Belajar dari kejadian ini, pihak Polres Raja Ampat mengimbau seluruh masyarakat dan pemilik usaha untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta memastikan sistem keamanan tempat usaha, seperti memasang CCTV dan kunci ganda, guna mencegah terjadinya tindak kriminal serupa.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Anjangsana ke Personel Sakit dan Panti Asuhan: “Polri Semakin Dicintai Masyarakat”

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Simalungun kembali menghadirkan momen yang sarat kehangatan dan kepedulian. Pada Sabtu, 20 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung kegiatan Anjangsana, mengunjungi personel yang sedang sakit hingga menyambangi panti asuhan, sebagai wujud nyata semangat “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat.”

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dihubungi pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekira pukul 15.27 WIB. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Anjangsana ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sebagai perwujudan Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, yang terus hadir secara berintegritas dan humanis dalam setiap denyut kehidupan warga maupun keluarga besar Polri itu sendiri.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Tidak hanya kepada warga, tetapi juga kepada personel kita sendiri yang sedang menghadapi ujian kesehatan,” ujar AKP Verry Purba.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel yang terlibat terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di Kantor Sat Lantas Polres Simalungun. Dalam apel tersebut dilakukan pembagian tugas dan penempatan personel sesuai lokasi yang telah ditentukan, memastikan setiap kunjungan berjalan dengan tertib dan penuh kehangatan.

Kunjungan pertama ditujukan kepada Penata Nining P., seorang ASN Polres Simalungun yang berdomisili di Desa Sionggang, Nagori Silo Malaha, Kecamatan Siantar, yang sedang menjalani perawatan akibat sakit. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke kediaman Aipda Edy M. Sinaga, anggota Polsek Sidamanik, di Desa Pardamean, Kecamatan Siantar. Kapolres beserta jajaran memberikan motivasi dan dukungan moril langsung kepada kedua personel tersebut.

Dalam sambutannya di lokasi kunjungan, Kapolres AKBP Marganda Aritonang menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh personel dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun, dimana hari ini kami melaksanakan kegiatan anjangsana. Tadi sudah dua lokasi yang kita kunjungi, yaitu salah satu ASN Polres Simalungun dan satu anggota Polsek Sidamanik Polres Simalungun yang sedang mengalami sakit, sehingga kita memberikan motivasi dan semangat kepada yang bersangkutan agar dapat kembali bekerja seperti sedia kala,” ucap AKBP Marganda Aritonang.

Usai mengunjungi kedua personel, rombongan Kapolres melanjutkan perjalanan menuju Panti Asuhan Islamic Center di Jalan Asahan Nomor 22, Kecamatan Siantar. Di lokasi ini, Kapolres bersama jajaran menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak panti sebagai bentuk perhatian Polri kepada generasi muda yang membutuhkan kasih sayang dan dukungan.

“Selanjutnya hari ini kita juga berada di Panti Asuhan Islamic Center dalam rangka melakukan kunjungan anjangsana dengan memberikan bantuan sosial kepada anak-anak panti asuhan, sebagai bentuk perhatian Polri kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak panti asuhan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kedepannya Polri semakin dicintai masyarakat,” ungkap AKBP Marganda Aritonang, menutup sambutannya dengan salam khas Polri: “Polri Untuk Masyarakat, Salam Presisi.”

Pengurus Panti Asuhan Islamic Center, Ibu Riri, menyampaikan rasa terima kasih yang dalam atas kepedulian yang terus diberikan Polres Simalungun.

“Terima kasih kepada pihak Kepolisian Resor Simalungun yang rutin mengunjungi Panti Asuhan Islamic Center dan selalu memperhatikan serta menyalurkan bantuan kepada anak-anak di panti asuhan. Selamat Hari Ulang Tahun kepada Kepolisian Republik Indonesia ke-80 Tahun, semoga semakin sukses dan tetap dicintai masyarakat,” ucap Ibu Riri dengan penuh keharuan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Panti Asuhan Mamre di Jalan Hj. Ulakma Sinaga, Rambung Merah, Kecamatan Siantar, untuk melaksanakan kegiatan serupa. Turut hadir dalam seluruh rangkaian Anjangsana ini Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin, serta seluruh Kasat dan pejabat utama Polres Simalungun.

Kegiatan Anjangsana ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, mewujudkan kepedulian sosial, serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang membutuhkan, sekaligus memberikan dukungan moril, semangat, dan motivasi bagi personel yang sedang berjuang melawan sakit. Inilah wajah Polri yang sesungguhnya — tegas dalam tugas, namun lembut dan penuh kasih dalam pengabdian.

Sat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Warga Sampali Yang Menyimpan Narkoba

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial LS, 43 tahun, Laki-laki, Islam, warga Cemara Pasar 1 Lorong 3 Barat Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang berhasil diamankan karena diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi,SH, MH menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut berawal pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2026 sekira pukul 17.00 wib bahwa masyarakat menginformasikan kepada personil Sat Resnarkoba tentang adanya seorang laki-laki yang diduga menguasai narkotika jenis sabu di kawasan jalan Cemara Pasar 1 Lorong 3 Barat Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subnit II Unit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang di maksud, personil Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan sekira pukul 18.00 wib personil tiba di lokasi dan melihat ciri ciri Pelaku yang di informasikan oleh masyarakat, setelah melihat pelaku personil Sat Resnarkoba melakukan under cover da kemudian personil melakukan Tindakan Kepolisian terhadap pelaku LS.

Setelah berhasil mengamankan pelaku personil menemukan, barang bukti berupa 5 plastik klip transparan yang berisikan sabu dengan berat bruto 506,87 (lima ratus enam koma delapannya puluh tujuh) gram, 1 unit HP android merek oppo, 1 plastik asoy warna putih, dan 1 paperbag warna coklat putih yang berada dimeja didepan pelaku saat itu.

Kemudian petugas melakukan introgasi awal terhadap pelaku tentang kepemilikan Barang Bukti Narkotika tersebut bahwa pelaku mengakui jika Barang Bukti Narkotika adalah miliknya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa Polresta Deli Serdang akan terus memerangi peredaran narkoba dan akan menindak tegas bagi pelaku yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Polresta Deli Serdang berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan kami juga mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba” Tegas Kasat Narkoba.

Aliansi Poros Tengah Pasuruan Akan Gelar Aksi Damai: Sorot Keterbukaan Keadilan Penerimaan Siswa Baru

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi ruang lahirnya keadilan dan harapan, dinilai masih tertutup berbagai persoalan mendasar. Menanggapi hal itu, Aliansi Poros Tengah Pasuruan mengumumkan akan menggelar aksi damai di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pasuruan. Dua isu utama yang diangkat: transparansi penuh pengelolaan anggaran pendidikan dan evaluasi total sistem penerimaan siswa baru.

Bagi aliansi ini, pendidikan tidak boleh dikelola secara tertutup dan birokratis. Setiap kebijakan yang menyangkut hak belajar anak, wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat luas.

“Anggaran pendidikan adalah amanah rakyat. Tidak boleh ada ruang gelap dalam pengelolaannya. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) harus benar-benar kembali sepenuhnya untuk kepentingan murid—bukan menimbulkan tanda tanya dan keresahan yang terus berulang,” tegas perwakilan Aliansi dengan tegas.

Sorotan yang jauh lebih tajam ditujukan pada sistem penerimaan siswa baru yang dinilai gagal menghilangkan ketimpangan. Masalah mulai dari daya tampung yang terbatas, kesenjangan kualitas dan akses antar sekolah, hingga persepsi ketidakadilan, masih terjadi setiap tahun tanpa perbaikan berarti.

Aliansi menilai pola ini menjadi lingkaran setan. Banyak orang tua terjebak kecemasan, kebingungan, hingga kekecewaan mendalam ketika anak gagal masuk sekolah negeri yang diharapkan. Sementara itu, penjelasan resmi yang disampaikan dinilai belum cukup menjawab keraguan publik.

“Jangan sampai sistem yang dirancang demi pemerataan, justru melahirkan ketidakadilan baru. Pendidikan bukan sekadar soal kuota atau angka statistik—ini adalah masa depan anak-anak dan harapan seluruh keluarga,” ucap perwakilan aliansi.

Mereka menuntut pemerintah berani melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar perbaikan parsial. Sistem yang baik tidak cukup hanya memenuhi aturan administrasi, tetapi harus benar-benar menghadirkan rasa adil, terbuka, dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.

Aliansi juga menegaskan: kritik terhadap pendidikan bukanlah ancaman, melainkan bukti kepedulian agar penyelenggaraan pendidikan tetap berjalan sesuai cita-cita konstitusi negara.

Dalam aksi damai nanti, sejumlah tuntutan akan disuarakan secara lantang:
✅ “Dana BOS untuk Murid, Bukan untuk Kepentingan Pribadi!”
✅ “Dinas Pendidikan Harus Terbuka! Di mana rincian penggunaan anggaran sekolah?”
✅ “Hentikan Penyimpangan Dana Pendidikan! Jangan pertaruhkan masa depan anak bangsa!”
✅ “Evaluasi Total Sistem Penerimaan Siswa Baru! Pendidikan Adil untuk Semua!”

Di akhir pernyataannya, Aliansi Poros Tengah mengingatkan bahwa pendidikan tidak boleh berubah menjadi ladang yang meruntuhkan kepercayaan masyarakat. Ketika orang tua harus berjuang keras demi hak dasar anaknya, pemerintah wajib hadir dengan tata kelola yang bersih, berpihak pada rakyat, dan bebas dari praktik yang melukai rasa keadilan.

“Pendidikan adalah hak mutlak, bukan hak istimewa. Selama masyarakat masih mempertanyakan keterbukaan anggaran dan keadilan sistem, jawaban pemerintah haruslah keterbukaan—bukan sikap menutup diri. Masa depan anak-anak Pasuruan terlalu berharga untuk dipertaruhkan oleh tata kelola yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas pernyataan tersebut.

SERBU TAMBANG! BANYUWANGI MENGGUGAT, HUKUM JANGAN HANYA TAJAM KE BAWAH

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Gelombang keresahan masyarakat terhadap dugaan aktivitas tambang galian C ilegal kembali mencuat ke permukaan. Melalui berbagai saluran pengaduan dan media sosial, warga mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindak aktivitas yang diduga merusak lingkungan dan merugikan kepentingan masyarakat.

Hampir satu tahun sejak laporan dan keluhan masyarakat disampaikan, publik menilai belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian dan efek jera. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah hukum benar-benar bekerja untuk melindungi rakyat dan lingkungan, atau justru kalah oleh kepentingan tertentu?

Aktivitas galian C ilegal bukan sekadar persoalan administrasi perizinan. Dampaknya dapat mengancam kelestarian lingkungan, merusak struktur tanah, meningkatkan risiko bencana, merusak infrastruktur jalan akibat lalu lintas kendaraan berat, hingga menimbulkan kerugian ekonomi bagi daerah.

Lebih mengkhawatirkan lagi, muncul dugaan adanya praktik “kucing-kucingan” antara pelaku tambang ilegal dengan oknum tertentu yang membuat aktivitas tersebut seolah kebal terhadap penindakan. Dugaan inilah yang kini menjadi sorotan publik dan menuntut transparansi serta klarifikasi dari pihak terkait.

Masyarakat Banyuwangi tidak sedang mencari sensasi. Mereka hanya menuntut satu hal yang menjadi hak setiap warga negara: kepastian hukum yang adil dan tidak tebang pilih.

Jika memang terdapat pelanggaran hukum, maka proses penegakan harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan tanpa pandang bulu. Sebaliknya, jika tudingan yang beredar tidak benar, maka aparat juga berkewajiban memberikan penjelasan kepada publik agar tidak berkembang menjadi spekulasi yang merusak kepercayaan masyarakat.

Kini sorotan publik tertuju pada penanganan persoalan ini. Sebab di mata masyarakat, diamnya penegakan hukum sering kali dianggap lebih berbahaya daripada pelanggaran itu sendiri.

Banyuwangi sedang menunggu jawaban. Bukan janji. Bukan narasi. Melainkan tindakan nyata yang membuktikan bahwa hukum masih berdiri tegak di atas kepentingan rakyat, lingkungan, dan keadilan.

“Ketika laporan masyarakat tak kunjung mendapat kepastian, maka pertanyaan akan berubah menjadi tuntutan. Dan ketika tuntutan terus diabaikan, kepercayaan publik menjadi taruhannya.”

Anggota Polri yang Hadir Doa dan Shalawat HUT Polri Akan Didata, Agus Flores: Bentuk Apresiasi untuk Personel yang Ikut Mendoakan Institusi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Polri tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga ajang refleksi dan doa bagi seluruh insan Bhayangkara. Dalam rangkaian kegiatan Doa dan Shalawat HUT Polri yang akan digelar untuk keempat kalinya di Banyuwangi, panitia menyiapkan pendataan khusus bagi anggota Polri yang hadir dan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Penggagas kegiatan, Ketua Umum FRN Counter Polri, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., yang akrab disapa Agus Flores (AF), menegaskan bahwa daftar hadir tersebut merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk penghargaan dan dokumentasi terhadap personel Polri yang meluangkan waktu untuk mengikuti doa bersama demi kebaikan institusi.

Menurut AF, kegiatan doa dan shalawat bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan bentuk dukungan moral dan spiritual bagi Polri agar semakin kuat dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Anggota Polri yang hadir dan ikut bershalawat akan kami data. Daftar hadir itu bukan perintah Kapolri, melainkan ide saya sendiri. Nantinya akan saya sampaikan kepada Bapak Kapolri dan Kadiv Humas Polri sebagai laporan bahwa masih banyak anggota yang memiliki kepedulian untuk mendoakan institusinya,” ujar Agus Flores, Sabtu (20/6).

Tokoh nasional yang dikenal aktif memberikan dukungan terhadap kinerja Polri tersebut menegaskan bahwa setiap kegiatan positif yang bertujuan membangun citra dan semangat institusi kepolisian selalu mendapatkan perhatian dan dukungan dari pimpinan Polri.

“Kalau yang saya lakukan untuk hal-hal positif dan menjadi prestasi bagi Polri, saya yakin Bapak Kapolri mendukung. Yang tidak didukung tentu jika ada tindakan yang merugikan atau mencoreng nama baik institusi,” tegasnya.

Pria yang memiliki garis keturunan keluarga bangsawan Residen Besuki dan Flores itu menilai, doa dan shalawat merupakan kekuatan moral yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Polri, dukungan spiritual dinilai penting untuk memperkuat integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian anggota di lapangan.

Kegiatan Doa dan Shalawat HUT Polri yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini diharapkan menjadi wadah mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dan berbagai elemen bangsa dalam semangat persatuan serta kecintaan terhadap institusi Bhayangkara.

Melalui pendataan kehadiran tersebut, panitia berharap partisipasi anggota Polri dalam kegiatan keagamaan dapat terdokumentasi dengan baik sebagai bentuk komitmen bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kesuksesan bagi Polri dalam mengemban amanah negara dan melayani masyarakat.

Polres Serang Tingkatkan Patroli KRYD, Pastikan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Serang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam di sejumlah wilayah hukum Polres Serang, Jumat (19/6/2026) malam hingga Sabtu dini hari.

Kegiatan patroli tersebut merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti tindak kriminalitas, aksi geng motor, tawuran, balap liar, premanisme, serta kejahatan konvensional lainnya.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., selaku penanggung jawab kegiatan,melalui kasat Samapta AKP. Eka Jatnika, S.A.P, mengatakan bahwa pelaksanaan KRYD dilakukan oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Serang dengan menyasar lokasi-lokasi yang dianggap rawan serta pusat aktivitas masyarakat.

“Patroli KRYD ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar Akp. Eka.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek jajaran Polres Serang melakukan patroli dialogis dan pemantauan di sejumlah titik, di antaranya kawasan pertokoan, waralaba, perbankan dan ATM, pemukiman warga, jalan raya, tempat berkumpulnya masyarakat, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya gangguan keamanan.

Jajaran Polsek Tanara, Carenang, Cikeusal, Kragilan, Tirtayasa, Jawilan, dan Pontang melaksanakan patroli dengan sasaran antisipasi C3 (curat, curas, curanmor), geng motor, tawuran, penggunaan senjata tajam, balap liar, premanisme, hingga gangguan kamtibmas lainnya.

Dari hasil kegiatan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Serang terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya aksi tawuran, balap liar, premanisme, maupun kejadian menonjol lainnya selama pelaksanaan KRYD berlangsung.

Polres Serang akan terus meningkatkan kegiatan patroli serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

(Humas Polres Serang)