We're open Closes at 5:00 pm

Giliran Kesbangpol Kota Medan Dan Anggota Paskibra Kota Medan Di Sambangi Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri

1785934945844

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Dalam upayanya melakukan pencegahan terhadap penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme ( IRET ) meminimalisir munculnya fenomena Nihilistic Violent Extremis ( NME ) kali ini Tim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri menyambangi Kesbangpol Kota Medan dan anggota Paskibra Kota Medan, Rabu 05 Agustus 2026 pukul 08.05 s.d selesai kegiatan.

Di hadapan anggota Kesbangpol Kota Medan dan anggota Paskibraka Kota Medan sebanyak 50 ( lima puluh ) orang Katim Pencegahan Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Ipda Kunto Adi Wibowo S.H.,M.H menyampaikan tentang penyebaran Paham IRET dan muncul nya fenomena NVE yang bisa menjadi ancaman nyata bagi dunia pelajar di Sumut ini , apalagi saat ini dunia pelajar tidak terlepas dari Handphone ( HP ) dimana rasa ingin tahu, pencaharian jati diri sangat besar, sementara tingkat emosi diri labil dan hal itu membuat para pelajar menjadi rentan terhadap paparan paham IRET dan NVE.

Sambung Ipda Adi mulai dari di dapati adanya konten negatif yang bersifat provokatif, konten Hoax, konten Kekerasan dari media sosial, game on-line semua itu bisa di lihat melalui Handphone.

Pada kesempatan tersebut Tim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri hadir mengajak seluruh hadirin untuk bisa mencegah penyebaran Paham IRET dan NVE di lingkungan mereka, melalui kegiatan organisasi intra sekolah ( OSIS ) dan kegiatan lainnya dapat menjadi benteng pencegahan paham IRET dan NVE, hal ini secara dini harus di lakukan agar menciptakan bibit generasi muda yang terbebas dari paham IRET dan NVE.

Kegiatan sosialisasi yang di lakukan oleh Tim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri berjalan dengan baik dan lancar, sesi tanya jawab di berikan oleh Tim guna membuka wawasan serta Pola Pikir hadirin tentang paham IRET dan NVE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *