Ketum Fast Respon Counter Polri Apresiasi Dua Srikandi Banyuwangi Peraih Prestasi Musik Internasional

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Banyuwangi di kancah internasional. Dua putri terbaik daerah, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia dalam ajang internasional Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang digelar di Johor, Malaysia.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang tersebut, Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, hadir langsung di SMP Katolik Santo Yusup Banyuwangi, Jumat (5/6/2026), untuk memberikan penghargaan dan motivasi kepada kedua siswi berprestasi tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh Kepala Sekolah Romo David, wali murid Jeanny Margareth, serta keluarga besar sekolah.

Ajang CUMF merupakan kompetisi musik tingkat internasional yang mempertemukan para juara dari berbagai negara. Sebelum tampil di Malaysia, seluruh peserta terlebih dahulu harus melewati seleksi nasional melalui Indonesia Winter Music Festival.

Dalam kompetisi tersebut, Cherie Callista Wangsa berhasil meraih gelar Champion Aged 19 and Above sekaligus menyabet predikat Best Highest Score pertama, sebagai peraih nilai tertinggi dari seluruh peserta yang berlaga. Mahasiswi semester empat di Universitas Surabaya itu kembali menunjukkan kualitasnya sebagai musisi muda berbakat asal Banyuwangi.

Sementara itu, sang adik, Vivianne Vernetta Wangsa, yang masih duduk di bangku kelas VII SMPK Santo Yusup Banyuwangi, berhasil meraih Champion Aged 13–15 peringkat ketiga serta menempati posisi ketiga dalam kategori Best Highest Score dari seluruh peserta lintas kategori.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian istimewa karena kedua kakak beradik putri pasangan Mindarto dan Jeanny Margareth mampu menembus jajaran peraih nilai tertinggi di antara peserta dari berbagai negara dan berbagai cabang musik.

Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas keberhasilan yang diraih kedua putri Banyuwangi tersebut.

> “Saya sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Cherie dan Vivianne. Mereka membuktikan bahwa putra-putri Banyuwangi memiliki kemampuan bersaing di tingkat internasional. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Romo David mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih anak didiknya.

> “Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan, disiplin, serta dukungan keluarga mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

 

Sementara itu, Jeanny Margareth menegaskan bahwa keberhasilan kedua putrinya merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.

> “Kami selalu mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya soal menjadi juara, tetapi bagaimana menghargai proses, disiplin dalam berlatih, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan,” ungkapnya.

 

Sebelumnya, Cherie dan Vivianne juga telah mencatatkan prestasi di ajang Asia Championship Bangkok 2024, dengan meraih penghargaan Elite Gold/Champion dan Gold Medalist. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam mengasah kemampuan serta mental bertanding di level internasional.

Keberhasilan kedua bersaudara ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banyuwangi memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung dunia. Prestasi yang mereka raih tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga turut mengangkat nama Banyuwangi dan Indonesia di dunia musik internasional.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *