Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Pimpin Apel Pagi, Kapolda Kaltim Tekankan Profesionalisme dan Kepedulian Sesama Anggota

BALIKPAPAN || jejakindonesia.id – Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., memimpin apel pagi rutin di halaman Mapolda Kaltim, Senin (03/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolda Kaltim, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Kaltim.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh personil yang telah menjalankan tugas dengan baik.

“Saya berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras rekan-rekan semua. Sejauh ini, berbagai kegiatan dan kinerja Polda Kaltim dapat terlaksana dengan baik, termasuk kegiatan simulasi Sispamkota yang menjadi sarana kesiapan kita dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Irjen Pol. Endar Priantoro.

Kapolda Kaltim juga menekankan pentingnya profesionalisme, sinergi lintas fungsi, dan pemahaman terhadap seluruh prosedur operasional, termasuk kesiapan menghadapi situasi darurat serta meminta seluruh personil untuk menjalankan setiap prosedur dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Selain itu, Kapolda Kaltim menyoroti program Ojol Kamtibmas sebagai langkah inovatif membangun kemitraan dengan masyarakat. Kapolda Kaltim berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai sarana komunikasi dan deteksi dini di lapangan.

Kapolda Kaltim turut mengingatkan pentingnya penguatan fungsi Pamapta sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian, serta pengawasan rutin terhadap ruang tahanan agar tidak terjadi kelalaian dan menegaskan agar seluruh anggota menjauhi praktik judi online dan saling peduli terhadap kondisi rekan kerja.

“Dalam judi online tidak ada yang menang, semua hanya diberi harapan palsu. Tolong hentikan, saling awasi, dan bantu rekan kita yang kesulitan,” tegasnya.

Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor Lewat Disertasi “Cerita dari Mesuji”, Paparkan Kondisi Polisi di Tengah Konflik

BANDUNG || jejakindonesia.id  - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, resmi meraih gelar doktor setelah menjalani sidang promosi terbuka di Universitas Airlangga, Senin (3/11/2025). Dalam disertasinya yang berjudul “Cerita dari Mesuji: Studi Fenomenologi tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik”, Irjen Rudi memaparkan pengalaman dan refleksi mendalam mengenai kehidupan polisi di wilayah konflik sosial.

Ia menggambarkan bagaimana menjadi polisi yang profesional dan berintegritas di tengah masyarakat yang penuh kekerasan, ketidakpercayaan, serta konflik agraria yang meluas dan melembaga.

Melalui pendekatan fenomenologi Edmund Husserl, Irjen Pol. Rudi berupaya memahami polisi bukan hanya sebagai profesi, tetapi sebagai individu yang hidup dalam dunia sosial yang kompleks dan paradoks. Ia menyoroti bahwa bagi polisi di Mesuji, “dunia hidup” mereka bukan sekadar institusi dan aturan, melainkan realitas sehari-hari yang diwarnai rasa sepi, ancaman, keterbatasan sarana, hingga dilema moral ketika berhadapan dengan masyarakat yang kerap lebih percaya pada kekuasaan dan kekerasan daripada hukum.

Dalam kesimpulan disertasinya, Irjen Pol. Rudi menegaskan bahwa identitas seorang polisi di wilayah konflik terus berubah seiring interaksi dan refleksi terhadap lingkungan sosialnya. Identitas tersebut lahir dari pengalaman ambivalen antara panggilan moral untuk melayani dan tekanan struktural yang sering menimbulkan rasa ditolak dan tak berdaya.

Melalui risetnya ini, Irjen Pol. Rudi mengajak semua pihak untuk memahami bahwa di balik seragam polisi, ada manusia yang berjuang menjaga integritas dan kemanusiaannya di tengah situasi yang penuh tantangan.

Wujud Penghargaan Pimpinan, Kapolda NTT Berikan Apresiasi pada 11 Anggota Berprestasi

NTT || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. memimpin Apel pemberian penghargaan kepada 11 personel Polda NTT yang berprestasi dan berjasa bagi institusi Polri, Senin (3/11/25).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolda NTT dan dihadiri oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda NTT, serta seluruh personel Polda NTT.

Pemberian penghargaan ini berdasarkan Keputusan Kapolda NTT Nomor: KEP/541/XI/2025 tanggal 2 November 2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada PNPP Polda NTT yang Berprestasi dan Berjasa bagi Polri.

Dalam keputusan tersebut, salah satu penerima penghargaan adalah AKBP Kristiyan Beorbel Martino, S.H., S.I.K., M.M., yang telah melaksanakan tugas sebagai Individual Police Officer (IPO) dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMISS) di Sudan Selatan periode tahun 2024–2025.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para personel yang tergabung dalam Kontingen Garbha Satgas FPU 6 MINUSCA di Republik Afrika Tengah, yaitu Iptu dr. Lewis Richard Adson Nggeolima, Kasidokkes Polres Flores Timur. Ipda Andres Henrycus Lopez Dacrus, PS. Pasilog Dengegana Satbrimob Polda NTT. Ipda Agustinus Lambertus Jago, PS. Produksi Produk Si Intel Satbrimob Polda NTT. Ipda Barnabas Daud Yanuarianto Radja Pono, S.H., Danton I Kompi II Satbrimob Polda NTT. Brigpol Khairul Fahmi, anggota Pleton I Kompi II Satbrimob Polda NTT. Brigpol Abdullah Said Ibrahim, S.H., anggota Pleton V Kompi IV Satbrimob Polda NTT. Brigpol Ady Roma Putra Bintang Mas’at Sanda, anggota Polres Kupang. Brigpol Dian Ayu Fuji Lestari, S.H., anggota Spripim Polda NTT.

Sementara itu, dua personel lainnya memperoleh penghargaan karena prestasi di bidang olahraga.

Briptu Gregoresia Laura Feka, Banit Unit II Subden II Dengegana Satbrimob Polda NTT, meraih Juara 1 kategori menembak senjata laras panjang Three Position (3 posisi) jarak 75 meter pada Kejuaraan Menembak Danlanud El Tari yang digelar pada 18–19 Oktober 2025 di Lapangan Tembak Seroja, Lanud El Tari Kupang.

Sedangkan Bripda Erniati Ngongo, anggota Siprovos Dengegana Satbrimob Polda NTT, meraih Medali Emas kelas 60 Kg Elite Women pada Kejuaraan Nasional Tinju yang berlangsung di Sulawesi Tengah tanggal 23–31 Oktober 2025.

Dalam arahannya, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang telah diraih para personel.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh anggota yang telah membawa nama baik Polri, khususnya Polda NTT. Bagi rekan-rekan yang telah bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB, pengalaman berharga ini hendaknya menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan wawasan,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan menjauhi kebiasaan negatif, terutama penyalahgunaan minuman keras yang dapat mencoreng nama institusi.

“Saya tegaskan, bagi anggota yang mabuk dan melakukan pelanggaran hingga merugikan masyarakat, akan saya tindak tegas bahkan diberhentikan. Mari kita tinggalkan hal-hal negatif dan mulai dari diri sendiri untuk berbuat kebaikan sekecil apa pun,” tegasnya.

Irjen Pol Rudi Darmoko memperkenalkan program kesehatan mental dan pendampingan psikologis bagi seluruh personel. Program ini bertujuan membantu anggota yang mengalami stres, depresi, atau permasalahan pribadi agar dapat kembali optimal dalam menjalankan tugas.

“Saya ingin membenahi dari dalam diri seluruh anggota Polda NTT. Jika diri kita sehat dan tenang, maka kinerja pun akan maksimal. Ke depan, akan dibangun ruang terapi di dekat lapangan tenis Mapolda sebagai sarana konsultasi bagi anggota,” pungkas Kapolda.

Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat

GRESIK || jejakindonesia.id - Sebanyak 50 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 SPN Polda Jatim resmi memulai kegiatan Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Gresik.

Latja ini akan berlangsung selama enam hari, mulai 3 hingga 8 November 2025, dan diawali dengan Apel Penyambutan dan Pembukaan yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Senin (3/11/2025).

Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, dan dihadiri oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Gresik, serta personel pendukung lainnya.

Momen penting apel ditandai dengan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan siswa, sebagai simbol dimulainya tahap akhir pendidikan tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan Latja merupakan fase penting sebelum para siswa resmi dilantik menjadi anggota Polri.

“Latihan kerja ini adalah bagian dari rangkaian program pendidikan Polri Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi tahap pembulatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan,” ujar Kapolres Gresik.

Selama kegiatan, para siswa akan memperoleh pengalaman langsung di lapangan pada berbagai fungsi teknis kepolisian seperti Reskrim, Intelkam, Binmas, Samapta, dan Lalu Lintas.

Melalui praktik tersebut, mereka diharapkan semakin siap menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan berlandaskan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Kepada para peserta latihan, Kapolres menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar di setiap penugasan.

“Jalani latihan dengan sungguh-sungguh, bersikap kritis, dan selalu patuhi aturan serta SOP yang berlaku,” pesan AKBP Rovan.

Sementara kepada para pendamping dan mentor, ia berpesan agar memberikan bimbingan dan pengawasan maksimal, sekaligus menjadi teladan dalam sikap dan profesionalisme.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres Gresik secara resmi membuka kegiatan Latja dengan penuh keyakinan.

“Dengan semangat pengabdian, kegiatan Latihan Kerja Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Polres Gresik secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Penempatan 50 siswa SPN Polda Jatim di Polres Gresik menjadi bentuk kepercayaan lembaga pendidikan Polri terhadap kemampuan jajaran Polres Gresik dalam membina calon Bhayangkara muda.

Diharapkan, kehadiran mereka dapat membawa semangat baru dalam pelayanan masyarakat, serta memperkuat sinergi Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik. (*)

Kapolresta Sidoarjo Cek SPPG, Pastikan MBG Sesuai Standar Gizi

SIDOARJO || jejakindonesia.id - Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengecek langsung proses pengolahan menu yang disiapkan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Sidoarjo, di Sentra Porong, Selasa (4/11/2025).

Penyediaan MBG di wilayah Kabupaten Sidoarjo dijamin aman dan memenuhi standar gizi.

Kapolresta Sidoarjo menegaskan semua proses pengolahan menu makanan melalui pengawasan ketat pihaknya, bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Sidoarjo dan tim ahli gizi.

"Pengecekan dan pengawasan terus kami lakukan untuk memastikan MBG benar - benar hieginis," tegas Kombes Tobing.

Ia mengatakan dalam pengawasab SPPG Polresta Sidoarjo Polda Jatim juga melibatkan ahli gizi.

"Ini untuk memastikan menu yang disiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis telah memenuhi standar, steril dan menyehatkan untuk dikonsumsi,"terang Kombes. Pol. Christian Tobing.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat di dalam SPPG Polresta Sidoarjo, termasuk dalam penyediaan menu yang bervariasi setiap harinya.

Keberadaan SPPG ini menjadi bagian dari upaya Polresta Sidoarjo Polda Jatim, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah, sekaligus memperkuat peran Polri dalam mensukseskan program-program Pemerintah.

Menurutnya Polresta Sidoarjo Polda Jatim tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan pelaksanaan program MBG tersebut, tetapi juga ikut berkontribusi dalam aspek sosial dan kemanusiaan melalui pengelolaan serta pendampingan kegiatan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan dan menjamin rasa aman masyarakat, dalam hal ini kegunaan MBG bagi para pelajar benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,"pungkasnya. (*)