Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Satlantas Polresta Banyuwangi Gelar Kampanye Keselamatan “Ops Zebra Semeru 2025” di Simpang Lima

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Satlantas Polresta Banyuwangi menggelar kegiatan Kampanye Keselamatan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 di kawasan Lampu Merah Simpang Lima Banyuwangi, Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini merupakan implementasi Program Polantas Menyapa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Banyuwangi dan dihadiri jajaran Satlantas, termasuk Wakasat Lantas, para Kanit, KBO, Kasubnit, serta mitra terkait seperti Jasa Raharja Kabupaten Banyuwangi dan Bapenda Kabupaten Banyuwangi.

Dalam operasi yang berlangsung pagi hingga selesai tersebut, petugas melakukan edukasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, mematuhi rambu, serta melengkapi dokumen kendaraan. Selain itu, petugas juga membagikan brosur keselamatan kepada para pengendara.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menekan pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Banyuwangi.
“Operasi Zebra Semeru tahun ini kami fokuskan pada edukasi dan pengawasan. Kami ingin masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam berkendara, mulai dari penggunaan helm SNI, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, hingga memastikan kelengkapan kendaraan. Keselamatan adalah prioritas,” ujarnya Kompol Elang.

Adapun tujuh sasaran pelanggaran utama Operasi Zebra Semeru 2025 adalah:
1. Pengendara tidak menggunakan helm SNI
2. Tidak memakai sabuk pengaman
3. Menggunakan ponsel saat berkendara
4. Melawan arus
5. Pengendara di bawah umur
6. Melebihi batas kecepatan
7. Berkendara dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak layak jalan

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan Satlantas Polresta Banyuwangi tersebut.
“Satlantas terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Pendekatan humanis melalui Program Polantas Menyapa ini sangat efektif membangun budaya tertib berlalu lintas. Kami berharap angka kecelakaan dapat terus ditekan dan masyarakat semakin paham bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Kombes Pol Rama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkesinambungan, sekaligus mendukung tercapainya tujuan Operasi Zebra Semeru 2025 dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

Polres Palas kawal dan amankan Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Luat Huristak di PT. Agrinas Palma Nusantara

PALAS || jejakindonesia.id - Personil Polres Padang Lawas dan gabungan BKO Pores Tapanuli Selatan dan BKO Polres Kota Padang Sidimpuan melaksanakan pengawalan dan pengamanan Aksi Unjuk Rasa masyarakat Luat Huristak di Kantor P.T Agrinas Palma Nusantara, setelah itu dilanjutkan apel pagi. Jumat (21/11/2025) pukul 08.00 wib sampai selesai.

Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. Menyampaikan
Pengamanan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh personil gabungan tersebut hingga saat ini situasi aman dan kondusif.

Setelah pelaksanaan pengamanan, seluruh personil melaksanakan apel pagi persiapan pengamanan selanjutnya, Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh personil yang telah hadir, mari kita laksanakan pengamanan ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

Kapolres memerintahkan agar seluruh personil tetap mengedepankan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam melaksanakan tugas pengamanan.

"Tetap lakukan himbauan kepada masa aksi unjuk rasa agar selalu tertib dalam menyampaikan aspirasinya dan tidak melakukan pelanggaran hukum. Dan untuk personil agar tidak terpancing emosi, kedepankan sikap humanis dan sabar dalam pelaksanaan tugas" tutup Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. (Humas Polres Padang Lawas)

Pastikan Kesiapan, Kapolda Jabar Tinjau Jalur di Wilayah Polres Ciamis Jelang Operasi Lilin 2025

CIAMIS || jejakindonesia.id - Kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K. S.H., M.H., ke Polres Ciamis menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025. Kehadiran Kapolda Jabar yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jabar menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut berlangsung pada jam 08.30 sampai dengan 11.15 WIB pada Kamis (20/11/2025).

Kunjungan ini diawali dengan penyambutan resmi di Mako Polres Ciamis yang turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Ciamis, para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan. Kapolda Jabar kemudian meresmikan Aula Pesat Gatra dan Gedung Sport Center Polres Ciamis sebagai bentuk peningkatan fasilitas dan dukungan terhadap sarana kerja anggota.

Setelah peresmian, kegiatan berlanjut dengan sesi arahan yang menekankan kesiapan menghadapi puncak arus kegiatan masyarakat pada momentum Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K. S.H., M.H., menyoroti pentingnya disiplin, latihan, serta kesiapan personel dalam menjalankan Operasi Lilin Lodaya 2025 yang merupakan operasi kemanusiaan berskala besar.

"Keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya soal tampilan di lapangan, tetapi juga berasal dari kerja rutin yang tidak selalu terlihat," tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Seluruh personel diimbau untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk kesiapan menghadapi potensi bencana alam selama periode libur panjang. Pengecekan sarana dan prasarana juga menjadi salah satu prioritas guna memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai SOP.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menyampaikan terimakasih terhadap arahan dan perhatian Kapolda Jabar. Ia menjelaskan bahwa Polres Ciamis telah mempersiapkan personel, strategi pengamanan jalur, pos pengamanan, serta kesiagaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa liburan. Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama stakeholder daerah demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Masyarakat menyambut positif kegiatan pengecekan langsung dari Kapolda Jabar. Mereka menilai hal tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberikan rasa aman, terutama pada masa libur akhir tahun yang dikenal dengan tingginya volume perjalanan. Kehadiran Kapolda dinilai memberi dorongan moral bagi anggota kepolisian serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan pengecekan Pos Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025. Seluruh tahapan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menandai kesiapan Polres Ciamis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Minahasa Terkesan Mandul dan Tutup Mata Diduga Trima Suap Dari Kedua Mafia BBM

Minahasa, Jejak - Indonesia.id || Praktik aktivitas kegiatan penimbunan para mafia BBM di wilayah Minahasa (Tondano), sampai saat ini belum juga tersentuh oleh hukum Polres Minahasa, diduga APH terkesan mandul dan tutup mata.Sabtu 22 November 2025

Investigasi awak media di lapangan bahwa para mafia bebas melakukan aktivitas walaupun sudah berkali-kali di beritakan oleh beberapa media online akan tetapi para mafia tersebut tidak merasa takut, dugaan kuat ada Oknum-oknum Polisi yang membeck Up dan juga memiliki storan ke Pihak-pihak tertentu.

"Apakah semua ini sudah memiliki storan besar?. Mana janjinya Gubernur Yulius dan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) akan menangkap para mafia BBM yang sudah terang-terangan melakukan aktivitas haram khususnya di Wilayah Minahasa (Tondano), jangan hanya omon-omon di medsos tapi sampai saat ini belum juga terlihat di mata masyarakat.Kalau tidak mampu membasmi para mafia BBM lebih baik mudur dari jabatan."

Masyarakat juga menunggu janjinya pemerintah yang di ucapkan oleh Gubernur dan Kapolda Sulut apakah semua itu akan terpenuhi.

Akan tetapi sampai saat ini masyarakat tidak melihat ada tindakan dari Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas terhadap kedua mafia yakni berinisial FR alias Frenly Rompas dan RR alias Riko Rompas.

Masyarakat juga menantang Gubernur dan Kapolda Sulut turun tangan untuk menangkap para mafia yang diduga kebal hukum dan juga tidak pernah tersentuh oleh Polres Minahasa.Ujar masyarakat

Informasi yang diperoleh dari sejumlah masyarakat dan supir dump truk di lokasi, mereka menyedot solar bersubsidi dari SPBU tersebut untuk dibawa dan ditimbun di gudang penimbunan milik RR alias Riko yang berada di Wawalintouan Kecamatan Tondano Barat, Minahasa, tak jauh dari SPBU.

Dikabarkan, mafia Solar RR alias Riko leluasa beroperasi dikarenakan mendapat jaminan dari Kasat Reskrim Polres Minahasa Iptu. Pol Kadek Agus Surya Darma S.Tr.K, M.H.

Informasi lainnya menyebutkan, aktifitas ilegal mafia Solar RR alias Riko didanai oleh Saudaranya yang juga menggelar bisnis ilegal yang sama, yakni mafia Solar FR alias Frenly yang adalah pemilik PT. Berkat Trivena Energi.

Modus operandi kedua Mafia Solar ini yaitu menyedot Solar bersubsidi dari SPBU Roong dengan menggunakan puluhan armada dumptruk. Dumptruk ini bisa berkali-kali menyedot solar dari SPBU yang sama karena memiliki lebih dari satu barcode Pertamina.

Selanjutnya, untuk mengakali masyarakat dan Polisi lainnya, BBm ilegal jenis Solar bersubsidi tersebut akan diangkut oleh mobil tanki kepala biru bertuliskan PT. Berkat Trivena Energi dan dijual ke sejumlah industri.

Polres Minahasa sendiri terkesan melakukan pembiaran. Kapolres Minahasa dan jajarannya mengangkangi perintah Gubernur Sulut Yulius Selvianus Komaling terkait larangan antrian di SPBU.

"Kalau Kapolres Minahasa dan jajarannya sudah masuk angin dan juga terkesan mandul, kami minta Polda Sulut dibawah pimpinan Kapolda Irjen Pol. Roycke Harry Langie dan Kasubdit Paminal Polda Sulut turun langsung dan tangkap Mafia Solar Riko dan Frenli dan oknum Polisi yang melindunginya. Jangan cuma "omon-omon" belaka. Dan buktinya telah terjadi antrian panjang dan padat di SPBU Roong Tondano," ujar sejumlah warga yang ditemui disekitar SPBU.

Namun, informasi yang mengejutkan dan masih dikonfirmasi, terkait hubungan dekat Kasat Reskrim Polres Minahasa, Iptu. Pol Kadek Agus Surya Darma S.Tr.K, M.H dengan Mafia Solar FR alias Frenly.

Hubungan keduanya dikabarkan sangat dekat dan sering menggelar pesta "miras" bersama. Dari informasi terkait kedekatan tersebut, muncul dugaan adanya setoran besar/suap yang mengalir dari Frenly ke "Popoji" Kasat untuk melancarkan bisnis ilegalnya.

Sehingga sindikat Mafia Solar Riko dan Frenly menjadi "Besar Kepala" karena mendapat perlindungan dari Kasat Reskrim Polres Minahasa.

Perlu diketahui, Mafia Solar Riko dan Frenly sudah beberapakali diberitakan sejumlah media Online. Akan tetapi, aktifitas ilegalnya masih leluasa berlangsung tanpa mampu disentuh aparta Kepolisian.

Kasat Reskrim Iptu Kadek pun pernah dikonfirmasi via WhatsApp.

"Nanti Saya Cek dan hubungi/konfirmasi ke Kanit Tipidter," jawab Iptu Pol Kadek ketika dikonfirmasi belum lama ini.

 

 

 

Tim Investigasi Sulut.

Cegah Bullying Kapolres Pelabuhan Tanjungperak Kukuhkan Polisi Siswa

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id - Sebagai langkah konkret dalam menekan angka perundungan (bullying) dan kenakalan remaja di lingkungan pendidikan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim secara resmi membentuk dan mengukuhkan Polisi Siswa (Polwa).

Apel pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (21/11/2025) sore.

Dalam amanatnya di hadapan para siswa dan peserta apel, AKBP Wahyu Hidayat menekankan pentingnya pembinaan kedisiplinan serta peran aktif siswa dalam mencegah pelanggaran di sekolah.

Sorotan utama Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tertuju pada isu bullying yang kian marak terjadi, baik secara fisik, verbal, maupun di ranah digital.

"Bullying yang berupa kekerasan fisik, verbal, maupun melalui media sosial adalah perbuatan yang sangat merugikan, mencederai mental, serta merusak masa depan," tegas AKBP Wahyu.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak mengimbau agar para siswa menjauhi segala bentuk perundungan.

Ia mengajak seluruh elemen siswa untuk saling menghargai dan menjadi pelindung bagi sesamanya.

"Karena itu, jangan melakukan bullying dalam bentuk apa pun. Hargai teman, jaga lisan, dan jadilah pelindung bagi sesama, bukan sebaliknya," imbuhnya.

Selain perundungan, AKBP Wahyu juga mengingatkan ancaman pergaulan bebas dan tindakan asusila yang dapat merusak moral generasi muda.

Ia meminta para siswa untuk menghindari tindakan yang merendahkan martabat diri dan melanggar norma kesusilaan, terutama di tempat umum.

"Hindari dan jangan mendekati hal-hal yang dapat menjerumuskan kalian. Fokuslah pada belajar, prestasi, dan masa depan kalian,"tegas AKBP Wahyu.

Terkait tugas dan fungsi Polisi Siswa yang baru dikukuhkan, Kapolres Tanjungperak memberikan pemahaman yang lurus.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Polwa bukan untuk menjadi mata-mata yang mencari kesalahan teman sebaya, melainkan sebagai mitra kepolisian di lingkungan sekolah.

Polisi Siswa diharapkan menjadi perpanjangan tangan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan sekolah.

Mereka juga dituntut menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, serta menjadi jembatan komunikasi antara siswa, guru, dan pihak kepolisian.

"Polisi siswa harus bersikap humanis, tegas, dan tetap menjunjung tinggi nilai persahabatan dan etika sekolah. Anak-anak sekalian, mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan sekolah yang aman," pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!