Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo Pimpin Patroli Black Spot di Selatan: Teguran Humanis dan Edukasi Jadi Fokus Utama

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi kembali menggelar patroli di titik-titik rawan kecelakaan atau black spot di wilayah selatan Banyuwangi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus memberikan pembinaan secara langsung dan humanis kepada para pengguna jalan.

Patroli dimulai dengan pengarahan internal yang diawali salam komando.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Kompol Elang.
Seluruh personel menjawab kompak, “Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.”

Kompol Elang kemudian memberikan instruksi utama kepada seluruh anggota yang terlibat dalam patroli.

"Pertamakan Motorize, hari ini kita melaksanakan kegiatan patroli black spot atau trouble spot di daerah selatan. Tujuan kita untuk memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat," tegasnya.

Ia menekankan bahwa anggota wajib memberikan teguran kepada pelanggar dengan cara yang baik dan tetap menjunjung profesionalitas.

"Bila mana di perjalanan kita diketemukan pelanggaran, silakan kita berhenti untuk memberikan teguran. Siapkan belakang tegurannya, berikan secara simpatik, humanis, dan profesional, sambil melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Teguran Humanis kepada Pengendara: “Besok Harus Diulangi Lagi Ya”

Dalam kegiatan patroli tersebut, Kompol Elang turut memberikan edukasi langsung kepada salah satu pengendara yang dinilai berpotensi membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lain.

"Pak Sugi, besok harus diulangi lagi ya. Kita ulangi lagi yaa," ujar Kompol Elang dengan penuh kesabaran.

Ia menjelaskan bahwa tindakan pengendara tersebut bisa menimbulkan bahaya serius.

"Nanti kalau ini... jalan terus, jatuh, bapak kan nggak tahu. Di sana ada masalahnya. Tiba-tiba ditinggalin di belakang, kena orang, bahaya," jelasnya.

Kasatlantas juga meminta pengendara tersebut untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada teman-temannya sesama pengemudi.

"Nanti tolong disampaikan sama teman-teman pengemudinya bahwa kendaraannya di jalan itu harus hati-hati."

Soroti Truk Muatan yang Tidak Ditutup

Selama patroli, Kompol Elang mengidentifikasi beberapa pelanggaran lain, terutama pada kendaraan truk bermuatan. Banyak truk yang beroperasi dengan kondisi muatan tidak ditutup rapi, sehingga sangat rawan menimbulkan kecelakaan.

"Tadi banyak truk-truk juga, saya temukan kendaraan truk muatan isi tetapi atapnya tidak ditutup," ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya kelengkapan kendaraan sebagai bagian integral dari keselamatan berlalu lintas.

"Pastikan juga kelengkapan kendaraan, STNK-nya, TNKB, plat nomornya dicek. Jangan sampai nggak ada," tambahnya.

Patroli Black Spot Akan Terus Ditingkatkan

Patroli black spot merupakan kegiatan rutin yang akan terus digencarkan Satlantas Polresta Banyuwangi. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada penindakan, namun lebih mengedepankan edukasi, pencegahan, dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Kompol Elang menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Melalui patroli semacam ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan kesadaran pengguna jalan semakin meningkat.

Satlantas Polresta Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan, menjaga kelengkapan kendaraan, serta berkendara dengan penuh kehati-hatian demi keselamatan bersama.

Polresta Banyuwangi Gelar Operasi Zebra Semeru 2025 menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar sejak 17 hingga 30 November Satlantas Polresta Banyuwangi selalu berupaya menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

Pada operasi kali ini yang berlangsung pada 21-11-2025 sore hari di Jalan Lingkar Barat Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, petugas berhasil mengamankan puluhan remaja dan kendaraan yang diduga terlibat aksi balap liar.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, yang memimpin langsung jalannya operasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan praktik balap liar yang banyak melibatkan pelajar.

“Operasi Zebra Semeru ini kita laksanakan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap aturan hukum di jalan raya. Sesuai arahan Pak Kakorlantas, tahun ini salah satu fokus utama kami adalah menertibkan balap liar menuju zero kasus, sebelum pelaksanaan Operasi Lilin 2025–2026,” jelas Kompol Elang.

Ia menambahkan bahwa generasi muda yang terlibat dalam aktivitas tersebut perlu mendapatkan pembinaan agar tidak terjerumus dalam tindakan yang membahayakan.

“Harapan kami, anak-anak ini adalah generasi penerus yang harus kita jaga. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi emas sesuai harapan Bapak Presiden dan orang tua mereka,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, petugas memberikan blangko teguran kepada para remaja. Polisi juga akan memanggil orang tua serta pihak sekolah untuk memberikan edukasi dan pemahaman bahwa balap liar, baik dilakukan setelah jam sekolah maupun di jam sekolah, merupakan tindakan berbahaya dan melanggar hukum.

Hasil operasi tersebut Satlantas Polresta Banyuwangi mencatat sebanyak 29 kendaraan yang berhasil diamankan, dan kita amankan yang terlibat sebanyak 39 orang.

“Rata-rata yang kami amankan masih pelajar SMA. Yang paling tua sekitar 19 tahun, dan yang paling muda berusia 16 hingga 17 tahun,” terang Kompol Elang.

Operasi Zebra Semeru 2025 diharapkan mampu mengurangi maraknya aksi balap liar di wilayah Banyuwangi, khususnya di Kecamatan Rogojampi, serta meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Satlantas Polresta Deli Serdang Gencar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas dalam Ops Zebra Toba 2025

DELI SERDANG || jejakindonesia.id - Personil Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Deli Serdang gencar melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas dan menghindari kecelakaan lalu lintas. Jumat (21/11/2025) Malam.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, melalui Ipda Adhytia yang berada di lokasi mengatakan Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Toba 2025 yang sedang berlangsung.

Dalam sosialisasi tersebut, Personil Sat Lantas memberikan penjelasan mengenai berbagai aturan lalu lintas, pentingnya menggunakan helm SNI, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, disela sela kegiatan personil juga membagikan stiker serta brosur untuk mengajak pengandara agar tetap tertib berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kesadaran akan tertib berlalu lintas adalah kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dalam keadaan aman dan baik, serta mendapat perhatian positif dari masyarakat. Satlantas Polresta Deli Serdang akan terus meningkatkan kegiatan sosialisasi serupa untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Sat Lantas Polresta Deli Serdang Gelar Sosialisai Operasi Zebra Toba 2025 kepada Para Pelajar dan Guru

DELI SERDANG || jejakindonesia.id - Satuan Lalu Lintas Polresta Deli Serdang melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar dan guru SMA Swasta Harapan Bangsa Tanjung Morawa, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Toba 2025 yang berlangsung di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Sosialisasi digelar di Aula SMA Harapan Bangsa dengan menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Deli Serdang dan PT Jasa Raharja Lubuk Pakam. Kegiatan dipimpin oleh Kasatgas Preemtif AKP Novri Naldo bersama perwakilan Dishub Ellantira Kencana Putri serta Rahmad Hidayat dari PT Jasa Raharja.

Para narasumber memberikan edukasi terkait tertib berlalu lintas, budaya keselamatan berkendara, serta penjelasan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pelajar diingatkan untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta tidak ugal-ugalan di jalan raya.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi melalui Kasat Lantas Polresta Deli Serdang AKP Resti Widya Sari, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

“Kita tegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pembentukan karakter tertib sejak bangku sekolah. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan ikut menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan di wilayah kita,” ujar AKP Resti.

Ia menambahkan bahwa dukungan para guru dan lingkungan sekolah sangat penting dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Satlantas Polresta Deli Serdang berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, pesan keselamatan, serta dokumentasi bersama seluruh pelajar.

Polres Pelabuhan Belawan Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Tangkapan Sat Narkoba

BELAWAN || jejakindonesia.id - Polres Pelabuhan Belawan pada Jumat, 21 November 2025 melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Pelabuhan Belawan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., dan dihadiri sejumlah unsur terkait.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP A.R. Riza, SH., MH., dalam keterangannya menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika oleh Sat Narkoba dalam beberapa waktu terakhir.

“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini terdiri dari 12.398,74 gram ganja dan 23,1097 gram shabu. Seluruhnya merupakan hasil tangkapan Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan yang telah memperoleh ketetapan hukum untuk dimusnahkan,” ujar AKP Riza.

Ia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diperiksa oleh Tim Labfor Polda Sumut.

“Sebelum dimusnahkan, shabu dan ganja dilakukan pengecekan keasliannya oleh Tim Labfor Polda Sumut sebagai bagian dari prosedur hukum. Setelah dinyatakan asli, ganja kita musnahkan dengan cara dibakar, sementara shabu dicampur dengan air panas dan cairan pembersih lalu setelah larut dibuang ke saluran sanitasi,” jelasnya.

AKP Riza menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bagian dari transparansi penegakan hukum serta komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

“Pemusnahan ini menunjukkan komitmen kami untuk terus memberantas peredaran narkoba. Kami ingin memastikan barang bukti ini tidak lagi memiliki nilai guna dan tidak kembali ke tangan para pelaku kejahatan,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiwas AKP S.P. Lumbantoruan, Kasi Propam Iptu Rudi Pramudya, perwakilan Kejari Belawan, serta perwakilan Kejari Deli Serdang Cabang Labuhan Deli. Kegiatan berjalan lancar dan seluruh proses pemusnahan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

error: Content is protected !!