Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Polri Siapkan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

JAKARTA || jejakindonesia.id — Polri tengah mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rencana pengiriman dijadwalkan berlangsung besok, Sabtu, 29 November 2025, seiring dengan rampungnya proses koordinasi serta penyelarasan kebutuhan logistik di lapangan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri terus memastikan setiap langkah penyaluran bantuan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran melalui komunikasi intensif dengan jajaran kewilayahan.

“Polri telah menyiapkan langkah percepatan penyaluran bantuan. Saat ini proses penyempurnaan kebutuhan dari wilayah terdampak terus berjalan, termasuk penyusunan manifest barang yang akan diberangkatkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dari sisi transportasi udara, jajaran Poludara Polri melaporkan bahwa beberapa pesawat yang dimiliki oleh Polri telah bersiaga di Mako Ditpoludara Pondok Cabe. Jadwal keberangkatan serta titik pendaratan nantinya akan disesuaikan dengan arahan pimpinan demi memastikan distribusi berjalan optimal.

Sejumlah crew pesawat udara Polri juga telah disiagakan untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, guna memastikan proses pengangkutan bantuan berlangsung aman dan lancar.

Polresta Banyuwangi Perkuat Pembinaan Disiplin dan Antibullying di Kalangan Pelajar

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Polresta Banyuwangi melalui Satuan Binmas melaksanakan pembinaan terkait kenakalan remaja dan pencegahan bullying kepada para pelajar SMP Unggulan Darul Anwar, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., dan diikuti oleh Bripka M. Syafaat, Brigadir Putri Anita, serta Bripda Abda Baina.

Dalam arahannya, Kompol Toni Irawan,S.H., M.H., menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta peran pelajar sebagai agen perubahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Para siswa juga diberi pemahaman mengenai dampak negatif bullying yang dapat memengaruhi perkembangan mental maupun prestasi belajar.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengapresiasi kegiatan pembinaan tersebut dan menegaskan bahwa edukasi sejak dini menjadi langkah strategis dalam meminimalisasi perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

“Pembinaan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda. Polresta Banyuwangi berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari kekerasan, serta mendorong tumbuhnya pelajar yang berakhlak dan berprestasi,” ujarnya

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samatama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., juga menambahkan bahwa kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua harus terus diperkuat untuk menciptakan ruang belajar yang sehat serta responsif terhadap persoalan yang dihadapi remaja.

Pembinaan berlangsung aman dan kondusif, diakhiri dengan doa bersama serta pesan motivasi bagi pelajar agar berani melapor jika menjadi korban maupun menyaksikan tindakan bullying.

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

JATENG || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan

Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

"Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya.

Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

"Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit.

Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit.

Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

"Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit.

Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit.

Polisi Bersihkan Rumah Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

UMAJANG || jejakindonesia.id - Respon cepat Kepolisian dalam membantu pemulihan pascabencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, terus dilakukan oleh anggota gabungan dari Satuan Brimob dan Ditsamapta Polda Jawa Timur serta Polres Lumajang.

Puluhan personel gabungan dari Polda Jatim dan Polres Lumajang melakukan pembersihan rumah-rumah warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jumat (28/11/2025).

Diketahui dampak dari erupsi Gunung Semeru tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga tertutup lumpur dan material awan panas guguran (APG).

Personel gabungan bekerja bersama masyarakat secara bergotong-royong, menyingkirkan lumpur, membersihkan perabotan, serta membantu mengamankan barang-barang berharga milik warga.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri hadir di tengah masyarakat pada situasi sulit.

Kombes Pol Abast mengatakan, Polda Jawa Timur telah menurunkan personel gabungan untuk membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.

"Kehadiran Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk meringankan beban masyarakat,” kata Kombes Pol J. Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menambahkan, kehadiran Polda Jatim dan jajarannya tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk mempercepat aktivitas warga kembali normal.

“Kami memastikan bantuan personel akan terus diberikan selama warga masih membutuhkan. Polri akan selalu hadir untuk membantu dan memberikan rasa aman,” tegas Kombes Pol J. Abast.

Warga sekitarpun menyampaikan apresiasi atas kerja cepat dan bantuan yang diberikan aparat kepolisian yang sudah membantu membersihkan rumah hingga lingkungan permukiman.

Dengan adanya dukungan ini, proses pemulihan di Desa Supiturang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. (*)

Polisi Berbagi Snack dan Susu untuk Pelajar Terdampak Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG || jejakindonesia.id - Personel Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) bersama Polres Lumajang  membagikan snack dan susu kepada anak-anak sekolah di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (27/11).

Kegiatan ini menunjukkan kepedulian aparat Kepolisian dalam hal ini Sat Brimob Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang terhadap warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya untuk menjaga keamanan, namun juga memberikan dukungan moral bagi warga, khususnya anak-anak yang masih harus beradaptasi dengan situasi bencana.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas, Ipda Untoro menjelaskan bahwa pembagian snack dan susu ini bertujuan untuk memberikan keceriaan sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi selama masa darurat.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat terjadi bencana. Karena itu, kami berupaya bukan hanya menjaga situasi tetap kondusif, tapi juga memberikan perhatian agar mereka tetap semangat menjalani aktivitas sekolah,” ujar Ipda Untoro.

Ia menambahkan, jajaran Polres Lumajang bersama Brimob Polda Jatim akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan pendampingan selama masa penanganan erupsi Semeru.

“Kami berharap bantuan kecil ini bisa membuat mereka tersenyum dan merasa diperhatikan. Kepolisian akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan warga, terutama anak-anak, dapat terpenuhi,” tambahnya.

Pembagian snack dan susu tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa dan warga sekitar.

Banyak anak terlihat antusias dan gembira saat menerima bingkisan dari petugas.

Dengan kegiatan ini, aparat kepolisian berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Semeru. (*)

error: Content is protected !!