Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Harmoni di Tepi Selat: Kasdim Banyuwangi Hadir di Seamphony Music yang Bikin Malam Kalipuro Bergetar

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Suasana malam di Villa Solong, Kecamatan Kalipuro, berubah menjadi panggung harmoni ketika acara Seamphony Music Banyuwangi resmi digelar pada Jumat (28/11/2025). Dalam perhelatan seni yang menghadirkan musisi lokal hingga tamu undangan daerah tersebut, Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto turut hadir sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan budaya dan kreativitas masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Mohammad Fuji Santoso, M.Sc, Mayor Kav Suprapto Kasdim 0825/Banyuwangi, Wakapolres Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono., S.I.K, serta tamu undangan lainnya

Kehadiran Mayor Kav Suprapto tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga mempertegas komitmen Kodim 0825/Banyuwangi dalam merangkul komunitas seni serta memperkuat hubungan antara unsur keamanan dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini adalah ruang positif untuk meningkatkan rasa persatuan dan memperkuat karakter kebudayaan Banyuwangi,” ujarnya di sela-sela acara.

Acara yang diikuti ratusan penonton ini mampu menghadirkan perpaduan musik modern dan nuansa etnik yang menjadi ciri khas seni Banyuwangi. Para musisi tampil bergantian membawakan aransemen yang memikat, menciptakan malam penuh energi dan kehangatan di tengah panorama Selat Bali. Tidak sedikit pengunjung yang menyebut bahwa gelaran ini menjadi penyegar di tengah padatnya aktivitas masyarakat.

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa Seamphony Music Banyuwangi akan menjadi agenda berkelanjutan sebagai ruang ekspresi bagi generasi muda. Dengan hadirnya pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI seperti Kasdim Mayor Kav Suprapto, acara ini diharapkan menjadi penguat ekosistem seni budaya lokal sekaligus memperkenalkan Banyuwangi sebagai pusat kreativitas yang terus berkembang.

Kapolri Serahkan Bantuan 3,5 Ton kepada Korban Bencana di Taput

Tapanuli Utara || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi. Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir dan longsor di tiga wilayah Kabupaten Tapanuli Utara Sabtu (29/11/2025).

Kepolisian Resort Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak memberikan keterangan pers kepada wartawan di Siborongborong. Dalam batuan tersebut sebanyak 3,5 ton bermacam-macam jenis makan.

"Adapun bantuan yang kita terima berupa bahan makanan, roti, mie instan, kasur, penampungan, obat-obatan, dan makanan cepat saji"Ujarnya

Dalam penerima bantuan Ada tiga wilayah, yakni Kecamatan Adiankoting, Parmonangan, dan Kecamatan Pahae Jae. Dalam hal ini AKBP Ernis Sitinjak mengucapkan terimakasih kepada bapak kapolri Listyo Sigit Prabowo

"Kita sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah mengirimkan bantuan kepada korban bencana banjir dan longsor di tiga wilayah Kabupaten Tapanuli Utara"Ucapnya

Dia mengatakan bantuan yang dikirim Kapolri akan segera didistribusikan ke posko-posko pengungsian yang ada di tiga Kecamatan. Kita akan segera distrbusikan bantuan agar bisa disalurkan kepada saudara-saudara kita yang mengungsi.

Selain bantuan kepada korban bencana, Dia mengatakan pihaknya juga menerima bantuan tenda yang akan dibangun di posko-posko pengungsian.

Kita sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah mengirimkan bantuan.

Polisi Bersihkan Rumah Warga Terdampak Erupsi Semeru di Dusun Sumbersari Lumajang

LUMAJANG || jejakindonesia.id - Anggota gabungan dari Sat Brimob Ditsamapta Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang terus turun lapangan membantu warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

Kali ini, personel gabungan Polda Jatim itu membersihan rumah-rumah warga dari timbunan material erupsi di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat kepolisian dalam membantu pemulihan pascabencana yang menyebabkan sejumlah rumah warga tertutup lumpur dan material.

Personel gabungan Polda Jatim bekerja bersama masyarakat secara bergotong-royong, menyingkirkan lumpur, membersihkan perabotan, serta membantu memindahkan barang-barang berharga milik warga.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri hadir di tengah masyarakat pada situasi sulit.

Kombes Pol Abast menegaskan, Polda Jawa Timur menurunkan personel gabungan untuk membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.

"Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk meringankan beban masyarakat,” kata Kombes Pol J. Abast.

Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam hal ini Polda Jatim menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk mempercepat aktivitas warga kembali normal.

“Kami memastikan bantuan personel akan terus diberikan selama warga masih membutuhkan. Polri akan selalu hadir untuk membantu dan memberikan rasa aman,” ujar Kombes Pol J. Abast.

Warga sekitar menyampaikan apresiasi atas kerja cepat dan bantuan yang diberikan aparat kepolisian yang sudah membantu membersihkan rumah hingga lingkungan permukiman.

Dengan adanya dukungan dari Kepolisian, proses pemulihan di Desa Supiturang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. (*)

Wujud Nyata Komitmen Polri: Wakapolri Resmikan Sistem Peringatan Dini di Kawasan Rawan Erupsi Flores Timur

Flores Timur || jejakindonesia.id — Sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) atau sistem peringatan dini di kawasan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, resmi beroperasi. Peresmian dilakukan oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., pada Sabtu (29/11/2025) di Desa Pululera.

Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita ini turut dihadiri Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si dan Wakapolda NTT Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H,, serta sejumlah pejabat utama Polri yang merupakan alumni Akpol 1990.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pembangunan sistem peringatan dini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung mitigasi bencana di Indonesia.

“Early Warning System ini wujud nyata komitmen Polri. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Komjen Pol. Dedi.

Wakapolri menekankan bahwa EWS menjadi bagian penting dari upaya menjaga keselamatan masyarakat terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan erupsi.

“Ini bukti bahwa semangat Bhayangkara adalah memastikan kehadiran Polri dirasakan seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya sistem ini, langkah penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tambah Komjen Pol. Dedi Prasetyo

Wakapolri juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini, 178 bencana terjadi di Indonesia, mulai dari banjir, angin puting beliung hingga aktivitas gunung berapi—menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan nasional yang berbasis teknologi.

Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga saat ini masih berada pada status level IV/Awas, sehingga pemasangan EWS dinilai sangat relevan dan mendesak. Komjen Dedi menegaskan bahwa alat ini adalah bagian dari infrastruktur keamanan nasional dalam mitigasi bencana.

Kepala Desa Pululera, Paulus Sony Sang Tukan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polri atas pemasangan sistem peringatan dini tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu, karena erupsi masih kerap terjadi. Mayoritas warga bekerja di kebun dalam radius 6 kilometer dari titik erupsi. Sementara desa kami berada pada radius 7 kilometer,” jelas Paulus.

Menurutnya, keberadaan EWS akan memberikan rasa aman dan meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam melakukan aktivitas pertanian.

Peresmian EWS di Lewotobi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata, alumni Akpol 1990. Program tersebut meliputi, peresmian sumur bor, pembangunan Tower Early Warning System, serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat di Flores Timur.

Dalam kegiatan ini, Wakapolri juga didampingi sejumlah perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1990, antara lain, Irjen Pol. Umar Effendi (Dosen Kepolisian Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri), Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga (Kakorsabhara Baharkam Polri), Irjen Pol. Iman Prijantoro (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri), Irjen Pol. Nurworo Danang (Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri), serta Brigjen Pol. Agung Julianto (Karorenmin Baharkam Polri).

Kehadiran EWS modern dan akurat di Gunung Lewotobi Laki-Laki diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Flores Timur. Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen Polri yang tidak hanya berfokus pada fungsi keamanan, tetapi juga keselamatan masyarakat dan urusan kemanusiaan.

Polda Jatim Sediakan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG || jejakindonesia – Personel Polisi Wanita (Polwan) dan anggota Satbrimob Polda Jawa Timur menyediakan dapur umum bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Dengan peralatan lengkap dan tenaga personel yang siaga, petugas menyiapkan makanan untuk para warga, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Kehadiran dapur umum dari Polda Jawa Timur ini sangat membantu mengurangi beban warga.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa penyediaan dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Polda Jatim dalam membantu masyarakat.

“Polda Jawa Timur hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, termasuk menyediakan makanan siap saji setiap harinya,” kata Kombes Pol J. Abast, Sabtu (29/11).

Ia menambahkan bahwa jajaran Polda Jatim akan terus bersiaga dan memberikan dukungan penuh selama masa tanggap darurat.

“Polda Jatim akan terus mendukung upaya penanganan bencana di Lumajang ini," tegas Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim juga berharap kehadiran Polri di lapangan dapat memberikan rasa aman dan meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Dapur umum Polda Jatim ini direncanakan tetap beroperasi selama warga masih membutuhkan bantuan logistik," pungkas Kombes Pol Abast. (*)

error: Content is protected !!