Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Banjir di Hinai

LANGKAT || jejakindonesia — Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Ny. Ayu David Triyo Prasojo, didampingi wakil Ketua Bhayangkari Ny. Pesah Husnil, bersama pengurus dan Ketua Ranting Bhayangkari Hinai, meninjau posko pengungsian banjir di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Minggu (30/11/2025).

Kunjungan turut dihadiri Kapolsek Hinai, Camat Hinai, Danramil 09/Hinai, serta personel Polsek Hinai tersebut dilakukan di tiga lokasi, yaitu Posko Pengungsian Polres Langkat, Masjid Ash-Shalihin, dan Posko Koramil 09/Hinai.

Dalam kegiatan ini, Bhayangkari menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, pampers, pembalut wanita, biskuit, dan obat-obatan untuk warga Desa Batu Melenggang dan Desa Cempa yang terdampak banjir.

Masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

Ketua Bhayangkari Cabang Langkat, Ny. Ayu David Triyo Prasojo menyampaikan, Kami hadir untuk memberikan dukungan dan meringankan beban para pengungsi yang terdampak banjir.

Semoga bantuan ini membawa sedikit kelegaan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan bencana ini. ujar Ny. Ayu David.

Akses Terbuka, Bantuan Mengalir: Kapolri Pastikan Logistik Jangkau Korban Bencana Sumatera

SERANG || jejakindonesia - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memastikan bantuan logistik dan personel gabungan telah berhasil menjangkau lokasi bencana di Sumatera, meskipun sempat terkendala akses yang terputus. Pernyataan ini disampaikan usai peluncuran maskot Hari Pers Nasional 2026 di Alun-alun Kota Serang, Banten, Minggu (30/11/2025).

"Alhamdulillah, kami mendapatkan laporan bahwa beberapa personel sudah bisa masuk dan segera membagikan logistik serta kebutuhan lain kepada masyarakat," kata Kapolri.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengakui bahwa upaya penyaluran bantuan ke lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menghadapi tantangan berat, terutama karena terputusnya jalur komunikasi dan akses transportasi darat di beberapa titik.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Polri bersama TNI dan BNPB mengerahkan pesawat guna mengangkut bantuan serta mengevakuasi korban di wilayah yang terisolir.

"Diperlukan usaha lebih untuk mencapai lokasi. Kita turunkan personel dan pesawat untuk membawa bantuan logistik, baik makanan, pakaian, maupun alat komunikasi," jelasnya.

Jenderal Pol. Listyo Sigit menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir membantu warga terdampak. Ia juga berencana meninjau langsung lokasi bencana dalam waktu dekat guna memastikan penanganan berjalan optimal.

"Kami juga akan ke sana. Mudah-mudahan seluruh kegiatan bantuan dari pemerintah pusat dapat segera menanggulangi situasi, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas," ujar Kapolri.

FH Unissula Lauching Pusat Studi Kepolisian, Wakapolri: Dorong Riset Strategis Dan Rujukan Kebijakan Nasional

SEMARANG || jejakindonesia.id — Polri meresmikan Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang sebagai ruang kolaborasi strategis bagi pengembangan ilmu kepolisian berbasis riset akademik. Peresmian yang disaksikan Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., secara daring serta dihadiri langsung Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas keilmuan Polri dan melahirkan pemikiran akademik untuk kebijakan publik di masa mendatang.

Wakapolri menegaskan bahwa Polri membutuhkan kolaborasi serius dengan perguruan tinggi guna memperkuat fondasi kebijakan keamanan nasional yang berbasis data. Rektor Unissula Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H. menegaskan bahwa pusat studi ini merupakan komitmen Unissula untuk hadir sebagai mitra strategis Polri dalam memperkuat kualitas keamanan negara. “Jika kepolisian suatu negara lemah maka negara itu akan mudah rapuh, tetapi jika kepolisiannya kuat maka negaranya akan berdiri tegar,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami ingin pusat studi ini tidak hanya menghasilkan kajian, tetapi melahirkan polisi yang dicintai rakyatnya — polisi yang bekerja dengan ilmu, empati, dan keberpihakan pada keadilan substantif.”

Wakapolri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama akademik merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas kebijakan Polri. “Kolaboratif Polri dengan akademisi merupakan investasi strategis bagi kualitas kebijakan di masa depan. Dengan dibukanya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, saya berharap lahir riset nasional yang kuat, meliputi keamanan pangan, perkembangan sosial, hingga rekomendasi kebijakan Polri yang adaptif terhadap tantangan zaman,” tegasnya.

Ia mencontohkan model kemitraan serupa yang berhasil diterapkan di Inggris, Australia, dan Selandia Baru melalui pendekatan evidence-based policing yang terbukti meningkatkan kepercayaan publik.

Pusat Studi Kepolisian FH Unissula diproyeksikan menjadi simpul dialog intelektual dan pusat kajian strategis dalam memperkuat keamanan publik. Sejumlah pakar akan terlibat dalam penelitian kebijakan, pelatihan kepolisian, serta pengembangan literasi ketahanan pangan. Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana berharap pusat studi ini menjadi pemantik kemajuan. “Semoga pusat studi ini menyemangati Polri dalam bekerja dan memperluas tradisi riset yang mendukung keamanan masyarakat,” ucapnya.

Wakapolri juga menegaskan bahwa Polri terus memperkuat landasan akademik kelembagaan melalui sembilan pusat studi baru termasuk siber, anti korupsi, masyarakat, hingga lalu lintas. Polri juga mendorong pelaksanaan Asta Cita pemerintah melalui penegakan hukum judi online dan narkoba, termasuk pemusnahan barang bukti terbesar sepanjang sejarah sebesar 214,8 ton (Rp 29,37 triliun). Selain itu, Polri mendukung ketahanan pangan nasional dengan produksi 2,5 juta ton komoditas pada 624 ribu hektare lahan serta memperluas program makanan bergizi melalui pembangunan 1.084 SPPG di seluruh Indonesia.

Dengan diresmikannya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, Polri optimis bahwa integrasi sains akademik dan pengalaman lapangan akan melahirkan model kepolisian yang adaptif, humanis, dan berbasis riset. Polri percaya pusat studi ini akan berkembang sebagai Center of Excellence sekaligus mitra permanen dalam penguatan kebijakan keamanan nasional serta mewujudkan kepolisian yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.

Polresta Banyuwangi Gelar Patroli Skala Besar untuk Amankan Malam Akhir Pekan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Untuk menjaga stabilitas keamanan masyarakat pada malam akhir pekan, Polresta Banyuwangi menggelar patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (29/11/2025) malam hingga Minggu dini hari.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di terminal Jajag kecamatan Gambiran Banyuwangi yang dipimpin Kasat Binmas Kompol Toni irawan, S.H., M.H. diikuti Puluhan personel gabungan dari TNI-Polri, Sat Pol PP, Pam Ter Perguruan silat, dan stage holder terkait lainnya diterjunkan untuk memantau sejumlah titik rawan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa patroli tersebut digelar sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

“Patroli skala besar ini kami lakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di malam akhir pekan,” ujar kombes Pol. Rama Santama Putra

Sementara itu, Kompol Idham Khalid,S.H., M.H., menyebutkan bahwa patroli menyasar sejumlah lokasi yang kerap menimbulkan kerawanan, seperti pusat keramaian, jalur yang rawan balap liar, hingga kawasan kuliner malam.

Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, namun petugas tetap bersiaga terhadap potensi gangguan keamanan.

Selama patroli berlangsung, situasi di sejumlah titik terpantau aman dan terkendali. Aparat tidak menemukan aktivitas mencurigakan, aksi premanisme, maupun balap liar. Kehadiran polisi di lapangan juga disambut positif oleh warga.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli malam seperti ini,” kata Herman, salah satu warga yang ditemui di lokasi.

Polresta Banyuwangi menyatakan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah menjaga suasana kondusif serta mendukung agenda pembangunan daerah. (***)

Polantas Menyapa: Kapolresta Banyuwangi Ngopi Bareng Sopir, Ajak Jaga Keselamatan di OPS Zebra Semeru 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Suasana hangat dan penuh keakraban tampak tersaji dalam agenda “Polantas Menyapa, Ngopi Bareng Bersama Kapolresta Banyuwangi” yang digelar Satuan Lalulintas Polresta Banyuwangi, Kamis pagi. Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan sopir angkutan dan truk yang sehari-hari menjadi penggerak distribusi barang di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang secara langsung hadir dalam kegiatan ini, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh sopir yang selama ini berperan besar dalam menjaga roda perekonomian daerah.

“Profesi dan tugas panjenengan semua, ya bolo-bolo sopir, ini sangat vital sebagai penggerak ekonomi. Mengkoneksikan distribusi barang dari satu titik ke titik lain. Saya paham betul risiko besar yang panjenengan hadapi setiap hari di jalan, terutama terkait keselamatan Berlalu lintas,” tutur Kapolresta.

Dalam kesempatan itu, Kombespol Rama juga menyinggung pelaksanaan OPS Zebra Semeru 2025 yang saat ini tengah berjalan. Menurutnya, operasi tersebut bukan sekadar penegakan aturan, namun bagian dari evaluasi dan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

“Kepolisian masih melaksanakan Operasi Zebra. Ini merupakan langkah terpusat dari kepolisian untuk menilai, mengedukasi, sekaligus mengingatkan masyarakat betapa pentingnya keselamatan di jalan. Kegiatan ngopi bareng seperti ini juga bagian dari edukasi itu,” jelas Kapolresta.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Satuan Lalulintas Polresta Banyuwangi yang telah menggagas kegiatan dengan konsep lebih humanis dan dialogis tersebut.
“Saya terima kasih kepada Pak Kasat Lantas dan seluruh jajaran. Acara seperti ini sangat bermanfaat dan saya belajar banyak dari panjenengan semua para supir.”

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan “Polantas Menyapa” sengaja digelar sebagai ruang komunikasi dua arah dengan para sopir, terutama yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.

“Kegiatan ini kami lakukan demi keselamatan para sopir di Banyuwangi. Apalagi saat ini sedang berlangsung OPS Zebra Semeru 2025 yang dilaksanakan sesuai arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Edukasi tidak harus selalu formal—bahkan bisa lebih menyentuh ketika duduk bareng sambil ngopi seperti ini,” ungkap Kompol Elang.

Dirinya berharap kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkala sehingga hubungan antara kepolisian dan para pengemudi tetap harmonis, serta berdampak pada berkurangnya risiko kecelakaan lalu lintas.

Acara ditutup dengan sesi dialog terbuka antara petugas kepolisian dan para sopir. Dalam suasana santai, para peserta bebas menyampaikan keluhan, masukan, hingga harapan terkait kondisi lalu lintas di Banyuwangi. Harapannya, kedekatan ini dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak.

error: Content is protected !!