We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam

Batu Bara || jejakindonesia.id – Polres Batu Bara menunjukkan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam. Acara pelepasan bantuan dilaksanakan di Lapangan Polres Batu Bara pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan, S.H.,M.H, Wakapolres Batu Bara, Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H, Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara, Ny. Stephanie Doly, serta para pejabat utama Polres Batu Bara dan pengurus Bhayangkari Cabang Batu Bara.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Polres Batu Bara berupa:
– Beras: 300 zak
– Gula: 200 kg
– Minyak goreng: 200 liter
– Mie instan: 300 kotak

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan, S.H.,M.H, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Batu Bara terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan ini selesai dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban bencana alam.

Aceh Tamiang Lumpuh Total Diterjang Banjir, Kapolda Aceh Ajak Fokus Penanganan Darurat

Banda Aceh || jejakindonesia.is — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, memaparkan kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Sedikitnya 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, di mana Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah paling parah dan dinilai dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Sebanyak 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir. Namun, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan wilayah yang paling parah dan sangat memprihatinkan kondisinya,” ujar Kapolda saat memimpin apel pagi di Mapolda Aceh, Sabtu, 6 Desember 2025.

Kapolda menjelaskan, di Aceh Tamiang seluruh aktivitas pemerintahan terhenti akibat bencana. Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara korban jiwa juga dilaporkan jatuh. “Situasinya betul-betul memprihatinkan. Pemerintah daerah tidak dapat beraktivitas karena seluruh sumber daya difokuskan pada penanganan darurat,” ungkapnya.

Sementara itu, aktivitas pemerintahan di 17 kabupaten lainnya yang turut dilanda banjir telah kembali berjalan meskipun masih dalam tahap pemulihan.

Di hadapan seluruh personel Polda Aceh, termasuk Irwasda dan para Pejabat Utama, Kapolda mengimbau agar jajaran kepolisian menunjukkan empati dan kepedulian terhadap daerah yang masih terdampak, khususnya Aceh Tamiang yang membutuhkan perhatian ekstra.

Kapolda menegaskan bahwa Polda Aceh terus memantau perkembangan situasi daerah -daerah yang terdampak Bencana Banjir, serta memastikan bantuan logistik dari Mabes Polri, Polda Aceh dan Polda -Polda lain tersalurkan dan akan terus kita salurkan secara rutin dan berkelanjutan, jelas Kapolda Aceh.

Kemudian perbantuan Personel Polda Aceh sudah di tugaskan ke beberapa Kabupaten di wilayah Timur yang dampak banjirnya sangat parah, dan untuk ke depan, Personel Polda Aceh akan bertugas secara bergantian, sehingga daerah-daerah yang tertimpa musibah banjir tetap ada Polisi, baik dalam membantu masyarakat maupun untuk percepatan pemulihan dari dampak bencana banjir, kata Kapolda Aceh Mengakhiri Amanatnya.

Perayaan Natal di GBK: Fokus Pelayanan Ramah, Polda Metro Jaya Siapkan Ribuan Personel Gabungan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Polda Metro Jaya menyiapkan lebih dari 1.600 personel gabungan untuk mendukung kelancaran Perayaan Natal Gereja Tiberias Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Pelayanan melibatkan unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, tenaga medis, hingga relawan.

Kegiatan ibadah ini diperkirakan dihadiri sekitar 75.000 jemaat ini menjadi salah satu agenda besar menjelang Natal di Ibu Kota. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, seluruh personel diterjunkan untuk memberikan pelayanan terbaik, mulai dari layanan informasi, penyeberangan, pengaturan lalu lintas, hingga layanan kesehatan.

“Fokus kami adalah memberikan pelayanan yang ramah dan mudah diakses oleh seluruh jemaat agar mereka dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya, Sabtu (6/12/25).

Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa petugas ditempatkan di titik keramaian dan pintu masuk untuk membantu jemaat, termasuk lansia dan keluarga dengan anak kecil.

“Kami mengimbau jemaat datang lebih awal sebelum acara dimulai, Pos pelayanan terpadu juga kami siapkan bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Kombes Pol. Budi Hermanto meminta dukungan masyarakat untuk ikut menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung serta menyampaikan permohonan maaf bila aktivitas warga sempat terdampak.

“Apabila terdapat penyesuaian lalu lintas, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Semua dilakukan demi kelancaran kegiatan tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan,” ungkapnya.

Kombes Pol. Budi Hermanto berharap perayaan Natal dapat berlangsung damai, penuh sukacita, dan menjadi momen kebersamaan bagi seluruh umat dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan Ibu Kota.

“Bila melihat atau mengalami hal yang berpotensi mengganggu keamanan, silakan segera hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam,” ujarnya

Aksi Cepat Tanggap Personil POH Satbrimob Polda Sumut Bukti Nyata Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

ACEH TAMIANG || jejakindonesia.id – Di tengah tantangan bencana alam, jiwa pengabdian Bhayangkara sejati kembali bersinar terang. Ipda Ricky A. Sihotang, S.Psi., M.Psi., MBA., seorang Perwira baru lulusan sekolah perwira dan anggota Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), memimpin langsung timnya untuk memberikan bantuan logistik vital kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir besar.

Pelaksanaan tugas kemanusiaan ini merupakan perintah langsung dari atasan, Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M. Han. Komitmen pimpinan untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat diwujudkan melalui pergerakan cepat tim logistik ini.

Kenaikan pangkat yang baru disandangnya tidak menyurutkan semangatnya untuk langsung terjun ke lapangan. Bersama 7 (tujuh) personil terbaik Satbrimob Polda Sumut, Ipda Ricky Sihotang bergerak cepat melaksanakan operasi kemanusiaan pada hari Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Polres Aceh Tamiang.

"Kami bergerak cepat atas instruksi Komandan untuk memastikan bantuan segera tersalurkan. Ini adalah panggilan tugas dan hati nurani. Kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang sedang kesulitan," ujar Ipda Ricky Sihotang

Lanjut nya Ricky juga mengatakan "Ini adalah panggilan tugas dan hati nurani. Kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang sedang kesulitan. Kami pastikan bantuan ini sampai tepat sasaran," ujar Ipda Ricky Sihotang di lokasi penyerahan.

Tim yang menggunakan satu unit Truck Box ini membawa berbagai macam kebutuhan mendesak yang diperlukan untuk mendukung mobilitas dan penanganan pasca-banjir. Bantuan diserahkan langsung kepada Dansat Brimob Polda Aceh dan diterima dalam keadaan baik dan lengkap.

Beberapa materiil utama yang diserahkan meliputi 20 Unit Sepeda Motor dimana Untuk mendukung patroli dan akses ke wilayah terisolir, 5 Unit Genset untuk Sumber listrik darurat untuk posko dan fasilitas vital, Bahan Bakar 1 Drum Pertamax, 1 Drum Dexlite, dan 2 Jerigen besar BBM, dan Perlengkapan Keamanan 2 box Helm.

Kegiatan ini dilaporkan secara langsung kepada ASLOG KAPOLRI sebagai wujud akuntabilitas dan komitmen personil. Aksi cepat tanggap IPDA Ricky Sihotang dan tim POH Satbrimob Polda Sumut ini merupakan representasi nyata dari semangat "Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan" yang selalu dipegang teguh oleh Korps Brimob.

Laporan yang rapi dan terstruktur ini menjadi bukti bahwa di balik tugas kepolisian yang berat, terdapat kepedulian yang mendalam terhadap penderitaan rakyat. Kehadiran IPDA Ricky Sihotang dan pasukannya di Aceh Tamiang adalah secercah harapan bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.

Pimpin Renungan Kebangsaan, Kapolda Kalteng Ajak Bangkitkan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. memimpin langsung acara renungan kebangsaan dalam rangka apel kasatwil jajaran Polda Kalteng, bertempat di Gedung Graha Bhayangkara, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Mapolda setempat, Jumat (5/12/2025) malam.

Kegiatan ini diikuti oleh, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. seluruh pejabat utama Polda, serta diikuti para Kapolres, Kasat dan Kapolsek jajaran Polda Kalteng.

Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. mengatakan bahwa renungan kebangsaan ini merupakan prosesi sakral yang menjadi bagian utama dalam rangkaian acara Apel Kasatwil jajaran Polda Kalteng tahun 2025.

Pada puncak acara, yang diadakan dalam gelap dengan penerangan lilin. Kapolda Kalteng memimpin pembacaan Ikrar Ksatria Bhayangkara sebagai komitmen moral memperkuat arah transformasi Polri, menjadikan suasana berjalan khidmat

Dengan lantang, Kapolda menyatakan dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa, di bawah panji Merah Putih, di hadapan api perjuangan rakyat Indonesia.

"Kami, Ksatria Bhayangkara, berikrar membangun Polri yang melindungi, Polri yang melayani, Polri yang mengayomi, Polri yang dicintai dan dipercaya masyarakat'," terang Kabidhumas.

"Diakhir ikrarnya, Kapolda menegaskan tekad kolektif Polri: 'Demi seluruh rakyat Indonesia, demi kehormatan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kami berjanji untuk setia pada ikrar kami. Kami tegak, kami siap, kami setia'," imbuh Erlan.

Kombes Erlan mengatakan renungan ini juga dimaksutkan sebagai momen refleksi, sekaligus menegaskan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara yang menempatkan integritas, keberanian moral, dan pelayanan masyarakat sebagai fondasi utama institusi.

"Kegiatan ini diakhiri doa bersama, dengan harapan dalam membangun kepolisian yang bersih, berani, melayani, dicintai, dan dipercaya oleh masyarakat," tutup Erlan. (adji)

error: Content is protected !!